Mulizar Mulizar
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Introduksi Trichoderma harzianum dan Pupuk Bokhasi Terhadap Perkembangan Sclerotium rolfsii pada Tanaman Kedelai Susanna, Susanna; Abubakar, M. Ilyas; Mulizar, Mulizar
Jurnal Agrista Vol 11, No 2 (2007): Volume 11 Nomor 2 Agustus 2007
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB)

Abstract

Analysis Introduction of Trichoderma harzianum and Bokhasi Fertilizer to Sclerotium rolfsii on Soybean PlantationABSTRACT. The activity of the antagonist agent T. harzianum in reduction the development of S. rolfsii on the soybean plantation could be simultanted by application bokhasi fertilizer. The aim of the experiment was to study the effect og introducting of biological agent T. harzianum and application bokhasi fertilizer to S. rolfsii development on the soybean plantation. The study was carried out in BLP Ulee Kareng and experiment garden of Agriculture Faculty, Syiah Kuala University, using a Factorial Completely Randomized Design with nine treatment and three replication. Variable observed by incubation periods, pre emergence damping off, post emergence damping off, and the length of the lesion colour basic stem. The result showed that the effect of the application of the combination between biocontrol agent with bokhasi fertilizer can be reducing S. rolfsii development on the soybean. The best treatment to control sclerotium wilt were the combination between T. harzianum 16 g/polybag with bokhasi fertilizer 80 g/polybag.
HERMENEUTIKA SEBAGAI METODE BARU DALAM MENAFSIRKAN ALQURAN Mulizar, Mulizar
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 No. 2, Desember 2017
Publisher : Department of Alquran Science and Interpretation of the Faculty of Ushuluddin, Adab, and Dawah of IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tibyan.v2i2.386

Abstract

This article will discuss hermeneutics as a new method of interpreting the Quran.The use of hermeneutics is a new thingin the world of interpretation. Some support and some reject it.The results of this study show that the use of hermeneutics in interpreting the Qur’an must be careful.In addition, This science should be placed as a complement, not as a subdivision of the science of interpretation. On the other hand, hermeneutics paves the way to contextualize the scriptures, so that they can dialogue in different spaces and times, as apologically desirable and held by many religious groups to their respective scriptures.
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE Mulizar, Mulizar
Teras Jurnal Vol 5, No 1 (2015): TERAS JURNAL, Vol. 5, No. 1, Maret 2015
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimasi simpang bersinyal dimaksudkan untuk mengoptimalkan kinerja suatu jaringan jalan khususnya pada persimpangan bersinyal. Salah satu bentuk optimasi adalah melakukan sinkronisasi simpang bersinyal sehingga diperoleh suatu sistem koordinasi antar simpang bersinyal. Sistem ini bertujuan untuk mengurangi waktu tunda dan waktu berhenti kendaraan. Setelah melakukan antrian waktu merah pada salah satu persimpangan, kendaraan diharapkan akan memperoleh waktu hijau pada persimpangan berikutnya. Sistem demikian belum diterapkan di Jalan Merdeka Kota Lhokseumawe. Sebagai jalan utama pada pada lintasan tersebut ada tiga persimpangan bersinyal yaitu, Simpang BI (simpang I), Simpang Empat (simpang II) dan Simpang BPD (simpang III). Akibat belum adanya koordinasi antar ketiga persimpangan tersebut, sering kendaraan yang baru lolos dari simpang I harus berhenti dan menunggu fase hijau lagi pada simpang II dan sebaliknya. Hal yang sama juga terjadi antara simpang II dan simpang III sehingga antrian, waktu tundaan dan waktu berhenti yang panjang terutama pada jam puncak tidak dapat dihindari. Berdasarkan kondisi tersebut maka dilakukan studi untuk memperbaiki kinerja simpang tersebut dengan cara melakukan optimasi lampu lalulintas persimpangan. Ada dua metode yang digunakan pada optimasi ini, yaitu Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) untuk pengolahan data lalulintas, sementara untuk optimasi menggunakan bantuan perangkat lunak Transyt 14 berpedoman pada metode yang dikembangkan oleh TRRL (Transport and Road Research Laboratory) Inggris. Transyt 14 digunakan untuk mengevaluasi kinerja persimpangan pada kondisi eksisting dan sebagai alat bantu proses optimasi untuk koordinasi persimpangan dengan panjang antrian, waktu tunda, jumlah henti sebagai parameter utama. Hasil optimasi dibandingkan kondisi eksisting diperoleh waktu siklus 81 detik, antrian berkurang 14,15%, waktu tunda berkurang 44,60%, jumlah henti turun 36,23% dan tingkat pelayanan dapat ditingkatkan dari D menjadi C.Kata kunci: Optimasi, Simpang Bersinyal, Transyt 14
Pengaruh Makanan dalam Kehidupan Manusia : Studi Terhadap Tafsir Al Azhar Mulizar, Mulizar
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 Nomor 1 Januari - Juni 2016
Publisher : Department of Alquran Science and Interpretation of the Faculty of Ushuluddin, Adab, and Dawah of IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran merupakan kitab kehidupan, memuat berbagai aturan menyangkut tata kehidupan manusia didunia dan hasil dari kehidupan itu diakhirat. Karenanya sudah pasti al-Quran berbicara tentang makanan. Istilah makanan dalam bahasa Arab disebutkan dengan 3 buah istilah kata yaitu aklun, thaÊ»am, dan ghiza’un. Namun dari ketiga istilah ini, al-Quran hanya menggunakan dua buah saja yaitu thaÊ»am, dan aklun. Berdasarkan hasil pembahasan, Buya Hamka dalam menafsirkan ayat-ayat makanan dalam tafsir al-Azhar tidak lepas dari kolerasi antara ayat-ayat satu dengan ayat yang lainnya, sehingga dapat diperoleh pemahaman yang utuh tentang konsep makanan itu sendiri. Berdasarkan ayat-ayat yang dikaji dapat dipahami bahwasanya makna makanan dalam penafsiran Buya Hamka, dikelompokkan menjadi berbagai macam yaitu, makanan yang sehat, memakan makanan secara proporsional sesuai dengan kebutuhan, memiliki rasa aman terhadap makanan, makanan sebagai seruan, makanan sebagai peringatan, makanan sebagai anugerah. Pengaruh makanan terhadap kehidupan manusia sangat besar pengaruhnya kepada jiwa seseorang, diantaranya akan makbul doa, membuat jiwa jadi tenang,  maka suatu suapan yang haram ke dalam perutnya, maka tidaklah akan diterima amalnya selama empat puluh hari, makanan yang tidak baik akan merusakkan kesehatan dan merusakkan juga bagi akal budi.
FEASIBILITY OF UTILIZATION EAFD AS CEMENT REPLACEMENT IN CONVENTIONAL CONCRETE Fauzi, Amir; Syukri, Syukri; Mulizar, Mulizar; Reza, Muhammad
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v9i1.661

Abstract

Abstract — Industrial waste products can be considered as renewable resources, one of them is a steel manufacturing, which produced dust waste contain sponge iron, scrap metal and other steel wastes that impacted to environment. This waste material was called Electric Arc Furnace Dust (EAFD). This study investigates the feasibility of using EAFD as a cement replacement compared to silica fume (SF) and fly ash (FA) in terms of Chemical composition, workability, setting time, compressive strength and rapid chloride permeability resistance. The results showed that workability of EAFD is almost similar to control even if percentage of EAFD was increased. It is not refer to FA more workable or SF less workable with increase percentage of replacement. Furthermore, the EAFD significantly affect the setting time, which 3% EAFD replacement bring to prolong final setting time to more than 24 hours, while the setting time of SF and FA did not significant affected along with the increase replacement percentage. In addition, the 3% EAFD is optimum replacement for compressive strength and it is equivalent replacement level to 5% SF and 15% FA. Finally, the EAFD enhance the resistance for rapid chloride permeability more than FA but less than SF.
STUDI PENGGUNAAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT UNTUK FILLER LAPISAN PONDASI ATAS PERKERASAN JALAN Mulizar, Mulizar; Rosalina, Rosalina
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.455

Abstract

Penggunaan abu cangkang kelapa sawit untuk filler lapisan pondasi atas jalan ini bertujuan untuk mempelajari kemungkinan peningkatan kualitas campuran material dengan menggunakan nilai CBR sebagai parameter utama. Penelitian meliputi pengujian sifat-sifat fisis agregat uji pemadatan dan uji CBR. Filler yang digunakan adalah abu cangkang sawit dan abu batu sebagai pembanding. Persentase perbandingan abu batu dan abu cangkang kelapa sawit sebesar 100% : 0, 50% : 50%, dan 0 : 100%. Pengukuran kemampuan daya dukung menggunakan alat CBR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada filler abu batu 100% CBR-nya 42,82%, abu batu 50% abu cangkang 50% CBR 39,37% dan abu cangkang kelapa sawit 100% CBR 35,41%. Nilai CBR berkurang seiring penambahan filler abu cangkang sawit. Persentase penurunan terbesar terjadi pada 100% filler abu cangkang sawit yaitu 17,305% dibandingkan menggunakan filler abu batu 100%.Kata-kata kunci: abu cangkang kelapa sawit, filler, CBR
STUDI PENGGUNAAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT UNTUK FILLER LAPISAN PONDASI ATAS PERKERASAN JALAN Mulizar, Mulizar; Rosalina, Rosalina
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.491

Abstract

Penggunaan abu cangkang kelapa sawit untuk filler lapisan pondasi atas jalan ini bertujuan untuk mempelajari kemungkinan peningkatan kualitas campuran material dengan menggunakan nilai CBR sebagai parameter utama. Penelitian meliputi pengujian sifat-sifat fisis agregat uji pemadatan dan uji CBR. Filler yang digunakan adalah abu cangkang sawit dan abu batu sebagai pembanding. Persentase perbandingan abu batu dan abu cangkang kelapa sawit sebesar 100% : 0, 50% : 50%, dan 0 : 100%. Pengukuran kemampuan daya dukung menggunakan alat CBR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada filler abu batu 100% CBR-nya 42,82%, abu batu 50% abu cangkang 50% CBR 39,37% dan abu cangkang kelapa sawit 100% CBR 35,41%. Nilai CBR berkurang seiring penambahan filler abu cangkang sawit. Persentase penurunan terbesar terjadi pada 100% filler abu cangkang sawit yaitu 17,305% dibandingkan menggunakan filler abu batu 100%.Kata-kata kunci: abu cangkang kelapa sawit, filler, CBR
DURABILITAS ASPAL BETON DENGAN AGREGAT ALAM PANTE BAHAGIA KABUPATEN ACEH UTARA Mizwar, Mizwar; Mulizar, Mulizar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i2.448

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan kendaraan yang semakin tinggi, maka kebutuhan akan prasarana transportasi terutama jalan raya yang lapisan permukaannya memiliki keawetan sangat perlu ditingkatkan. Salah satu jenis lapisan permukaan jalan raya adalah lapisan permukaan aspal beton. Lapisan permukaan aspal beton yang mampu menahan keausan akibat pengaruh cuaca, perubahan suhu ataupun keausan akibat gesekan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui durabilitas campuran aspal beton dengan kategori 2 x 75 tumbukan untuk lalu lintas berat. Nilai durabilitas dengan rendaman 1 x 24 jam akan dibandingkan dengan Nilai Marshall standar dengan rendaman 30 menit. Pengujian awal dilakukan terhadap variasi kadar aspal yaitu 4,5 %; 5 %; 5,5 %; 6 % dan 6,5 % dibuat masing-masing 3 buah benda uji dan pada kadar aspal optimum dibuat 3 buah benda uji untuk rendaman 30 menit dan 3 buah benda uji untuk rendaman 1 x 24 jam; dengan total benda uji keseluruhan 21 benda uji. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari peneliti an di Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,6 % dengan rendaman 30 menit yang menghasilkan Density sebesar 2,467 gr/cm3; VIM sebesar 6,256 %; VMA sebesar 19,669 %; VFB sebesar 68,304 %; stabilitas sebesar 802,834 kg; flow sebesar 5,883 mm dan MQ sebesar 1,409 KN/mm. Nilai parameter Marshall pada kadar aspal optimum dengan rendaman 1 x 24 jam menghasilkan density sebesar 2,355 gr/cm3; VIM sebesar 10,504 %; VMA sebesar 19,667 %; VFB sebesar 43,903 %; stabilitas sebesar 581,425 kg; flow sebesar 4,300 mm dan MQ sebesar 1,319 ( KN/mm ) . Hasil perbandingan persentase dari hasil pengujian durabilitas didapatkan sebesar 72,42%. Nilai tersebut tidak memenuhi persyaratan nilai durabilitas minimum 75%.Kata-kata kunci: Agregat alam Pante Bahagia, Pengujian Marshall, Durabilitas
ANALISA PARAMETER MARSHALL DAN DURABILITAS ASPAL POROS DENGAN VARIASI GRADASI MENGGUNAKAN SPESIFIKASI JEPANG Syarwan, Syarwan; Mulizar, Mulizar; Budidarmawan, Budidarmawan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.985

Abstract

Penggunaan Asphal Concrete Wearing Coarse (AC-WC) lambat dalam proses pengaliran air ke saluran ke saluran samping pada musim hujan, sehingga bisa membuat jalan dalam keadaan berair dan dapat menyebabkan kecelakaan dan terpeciknya air ke kendaraan.  Untuk itu itu perlu mencari alternatif lain yaitu menggunakan aspal porous  dengan menggunakan material lokal yang berasal dari Krueng Mane Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai parameter Marshall  dan durabilitas dari campuran aspal poros dengan variasi gradasi dengan menggunakan standar gradasi Jepang untuk lapisan permukaan. Metode pengujian mengikuti standar Marshall dengan perlakukan 3 variasi gradasi, yaitu gradasi batas bawah, gradasi tengah dan gradasi batas atas dari spesifikasi gradasi Jepang. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter Marshall campuran aspal poros pada KAO = 5,0% untuk gradasi batas bawah adalah stabilitas = 76,19 Kg, Flow = 6,6 mm, VIM = 24,02 %, VFB = 26,99 %, VMA = 32,89 %, MQ = 12,22 Kg/mm dan durabilitas = 46,2%. Untuk gradasi tengah dengan KAO = 5,5% diperoleh parameter Marsahall adalah stabilitas = 218,14 Kg, Flow = 6,3 mm, VIM = 17,64 %, VFB = 37,37 %, VMA = 28,14 % , MQ = 35,70 Kg/mm dan Durabilitas = 59,7%. Untuk gradasi batas atas  dengan KAO = 4,6 % diperoleh parameter Marsahall adalah stabilitas = 614,88 Kg, Flow = 5,95 mm, VIM = 16,54 %, VFB = 35,47 %, VMA = 25,55 %, MQ = 105,51 Kg/mm dan Durabilitas = 65%. Dari hasil penelitian ini memperlihatkan  bahwa hanya campuran aspal poros dengan gradasi batas atas sebagian besar memenuhi parameter Marshall terutama nilai stabilitaS > 500 kg kecuali nilai VFB dan Marshall Quantient (MQ). 
Pengaruh Makanan dalam Kehidupan Manusia : Studi Terhadap Tafsir Al Azhar Mulizar, Mulizar
At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 Nomor 1 Januari - Juni 2016
Publisher : Department of Alquran Science and Interpretation of the Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah of IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran merupakan kitab kehidupan, memuat berbagai aturan menyangkut tata kehidupan manusia didunia dan hasil dari kehidupan itu diakhirat. Karenanya sudah pasti al-Quran berbicara tentang makanan. Istilah makanan dalam bahasa Arab disebutkan dengan 3 buah istilah kata yaitu aklun, tha?am, dan ghiza?un. Namun dari ketiga istilah ini, al-Quran hanya menggunakan dua buah saja yaitu tha?am, dan aklun. Berdasarkan hasil pembahasan, Buya Hamka dalam menafsirkan ayat-ayat makanan dalam tafsir al-Azhar tidak lepas dari kolerasi antara ayat-ayat satu dengan ayat yang lainnya, sehingga dapat diperoleh pemahaman yang utuh tentang konsep makanan itu sendiri. Berdasarkan ayat-ayat yang dikaji dapat dipahami bahwasanya makna makanan dalam penafsiran Buya Hamka, dikelompokkan menjadi berbagai macam yaitu, makanan yang sehat, memakan makanan secara proporsional sesuai dengan kebutuhan, memiliki rasa aman terhadap makanan, makanan sebagai seruan, makanan sebagai peringatan, makanan sebagai anugerah. Pengaruh makanan terhadap kehidupan manusia sangat besar pengaruhnya kepada jiwa seseorang, diantaranya akan makbul doa, membuat jiwa jadi tenang,  maka suatu suapan yang haram ke dalam perutnya, maka tidaklah akan diterima amalnya selama empat puluh hari, makanan yang tidak baik akan merusakkan kesehatan dan merusakkan juga bagi akal budi.