Articles

PERANAN KELOMPOK PETERNAK DALAM MENUNJANG KEBERHASILAN USAHA SAPI POTONG DI KABUPATEN BOALEMO Hasnawati, Hasnawati; Fariyanti, Anna; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.255 KB) | DOI: 10.29244/jurnal mpd.6.2.%p

Abstract

ABSTRACTThis research was carried out in Wonosari District, Boalemo Regency, Gorontalo Province on April – July 2014. This research aimed : (1) to analyze the factors influencing the earnings of the cattle breeders in Boalemo Regency, (2) to analyze the performance of the cattle breeders towards the success of beef cattle business in Boalemo Regency, (3) to formulate the strategy to increase the cattle breeders’ role in supporting the business of beef cattle in Boalemo Regency. This research used the method of purposive sampling, and the criteria of breeders used were group of cattle breeders and non-group of cattle breeders (independent cattle breeders). The number of sample used in the survey was 30 members of cattle breeder group and 20 respondents from non-group of cattle breeders. The analysis instruments used were (1) the analysis of beef cattle business, (2) the analysis of Multiple Linear Regression, (3) the Importance Performance Analysis (IPA).The analysis result of the earning in 3,76 AU (animal unit) scale was Rp 3.010.849 year and non-group in 3,48 AU scale was Rp 3.983.934 year. The factor influencing farmer income are the number of bull, number of cow, and forage consumtion. The result of Importance Performance Analysis showed that the atribute in the first quadrant had the high level of importantance, but low performance, i.e. (1) getting the additional feed/beef cattle business consentrate, (2) the skill of group member, (3) the facility of means and infrastructure supporting the animal husbandary, (4) obtaining the financial for beef cattle business, and (5) the organization establishment of beef cattle group members.Key words: group role, double linear regression, importance performance analysis, policy strategy, Boalemo regency  ABSTRAKPenelitian dilaksanakan di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo pada bulan April sampai Juli 2014. Penelitian ini bertujuan : (1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan kelompok peternak sapi potong di Kabupaten Boalemo, (2) Menganalisis kinerja kelompok peternak terhadap keberhasilan usaha sapi potong di Kabupaten Boalemo, (3) Merumuskan strategi untuk meningkatkan peran kelompok peternak dalam menunjang usaha sapi potong di Kabupaten Boalemo. Pengambilan sampel secara purposive sampling,sampel dalam survey terdiri dari 30 anggota kelompok peternak dan 20 peternak non anggota kelompok. Alat analisis yang digunakan yaitu; (1) Analisis pendapatan usaha ternak, (2) Analisis Regresi Linier Berganda, (3) Importance Performance Analysis (IPA). Pendapatan usaha pembibitan sapi potong pada kelompok peternak skala 3,76 ST sebesar Rp 3.010.849 /tahun dan peternak non kelompok skala 3,48 ST sebesar Rp 3.983.934 /tahun. Factor yang mempengaruhi pendapatan peternak adalah jumlah pejantan dan induk sapi yang dimiliki serta pemberian pakan hijauan. Hasil Importance Performance Analysis menujukan bahwa atribut yang berada pada kuadran pertama memiliki tingkat kepentingan yang tinggi namun kinerjanya masih rendah, yaitu (1) memperoleh pakan konsentrat, (2) Keterampilan anggota kelompok, (3) Fasilitas sarana dan prasarana pendukung peternakan, (4) Memperoleh modal usaha beternak sapi potong, dan (5) Pembinaan Kelembagaan Peternak Sapi Potong.Kata Kunci: Peranan Kelompok, Regresi Linier Berganda, Importance Performance Analysis, Strategi Kebijakan,  Kabupaten Boalemo
ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA HASIL PEMEKARAN DI INDONESIA Widada, Rasyid; Hakim, Dedi Budiman; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.971 KB) | DOI: 10.29244/jurnal mpd.6.2.%p

Abstract

ABSTRACT This research aims to analyze the effects of government expenditure and labor on economic growth of the new districts of regional reform during the period 2008-2010. Government expenditure variable using numbers the realization of total government spending. The variable of labor using figures of employment. The variables of economic growth using the number of GRDP without oil and gas at 2000 constant market prices. The samples involved are 45 new districts by regional reform selected at random from 26 province. Data used are secondary data, while the data analysis used is regression panel data. The result showed that government expenditure, infrastructure, and labor influence positively and very significant on economic growth of the new districts by regional reform. Every 1% increase in total government expenditure will increase 0.223534 % of GRDP. Every 1 % increase in the number of employment will increase 0.298281 % of GRDP. Key Word :regional expansion, economic growth,  government expenditure, infrastructure, labor ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel belanja pemerintah, infrastruktur, dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota hasil pemekaran daerah selama periode 2008-2010. Variabel belanja pemerintah menggunakan angka realisasi total belanja pemerintah. Variabel infrastruktur menggunakan rasio panjang jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota hasil pemekaran terhadap luas wilayah darat mereka. Variabel tenaga kerja menggunakan angka kesempatan kerja. Sedangkan variabel pertumbuhan ekonomi menggunakan angka PDRB Non minyak dan gas atas dasar harga konstan tahun 2000. Sampel yang dilibatkan adalah 45 kabupaten/kota hasil pemekaran daerah yang dipilih secara acak dari 26 provinsi. Data yang dipakai adalah data sekunder, sedangkan analisis data yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel belanja pemerintah, infrastruktur, dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota hasil pemekaran. Setiap kenaikan total belanja pemerintah kabupaten/kota hasil pemekaran sebesar 1% akan meningkatkan PDRB sebesar 0,110092%. Setiap kenaikan rasio panjang jalan yang menjadi wewenang pemerintah kabupaten/kota hasil pemekaran terhadap luas wilayahnya sebanyak 1% akan meningkatkan PDRB sebesar 0,256128%. Setiap kenaikan 1% angka kesempatan kerja di kabupaten/kota hasil pemekaran akan meningkatkan PDRB sebesar 0,295785%.  Kata kunci: pemekaran daerah, pertumbuhan ekonomi, belanja pemerintah, infrastruktur, tenaga kerja.
STRATEGI ALOKASI BELANJA PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN IPM DI PROVINSI JAMBI -, Fransisco; Firdaus, Muhammad; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.366 KB) | DOI: 10.29244/jurnal mpd.8.2.%p

Abstract

The region finances of good management have impact of progressing on a area. This study aimsto develop a strategy of allocating the government expenditure to increase HDI of Regencies andTowns in Jambi province using a GMM (Generalized Method of Moments) regression model. Thevariables used in the study are HDI (Human Development Index as endogenous variable), allocatedspending in the economic sector, housing and public infrastructure, as well as health and education(exogenous variables). The study uses cross-section data of Regencies/Towns in Jambi and time seriesdata of 2010 - 2015. The analysis showed that HDI and the allocated expenditure in the economicsectors, housing and public infrastructure, as well as education had a significant effect on the increasein HDI. The formulated strategy by using AHP (Analytical Hierarchy Process) suggests an allocationpriority in education by improving competence, and in the field of economics and health by providingfacilities and infrastructure.Keyword : AHP, Panel Data, SYS GMM, Jambi ABSTRAKPengelolaan keuangan daerah yang baik akan berpengaruh terhadap kemajuan suatu daerah.Penelitian ini bertujuan menyusun strategi alokasi belanja pemerintah dalam meningkatkan IPMKabupaten dan Kota di Provinsi Jambi menggunakan model regresi GMM (Generalized Method ofMoments). Variabel yang digunakan adalah IPM (variabel endogen), alokasi belanja sektor ekonomi,serta alokasi sektor perumahan dan penyediaan sarana prasarana umum, alokasi belanja sektorkesehatan dan alokasi belanja disektor pendidikan (variabel eksogen). Data yang digunakan ialah crosssection Kabupaten/Kota di Jambi dan time series 2010-2015. Analisis menunjukkan bahwa IPM tahunsebelumnya, alokasi belanja sektor ekonomi tahun sebelumnya, serta alokasi sektor perumahan danpenyediaan sarana prasarana umum dan alokasi belanja sektor pendidikan berpengaruh signifikanterhadap peningkatan IPM. Perumusan strategi dengan menggunakan AHP diperoleh alokasi prioritasdibidang pendidikan melalui peningkatan kompetensi, dibidang ekonomi dan kesehatan melaluipenyediaan sarana dan prasarana.Kata Kunci : AHP, Panel Data, SYS GMM, Jambi
Pengaruh Waktu dan Cara Pemberian N sebagai Pupuk Tambahan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) pada Budidaya Basah Mulatsih, Sri; Mugnisjah, Wahju Q.; Sopandie, Didy; Idris, Komaruddin
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol 28, No 1 (2000): Buletin Agronomi
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.755 KB)

Abstract

An experiment was conducted at Muara Experimental Station, Research Institute of Food Crops Biotechnology, Bogor, from October 1996 to January 1997. Split block design was used in this experiment. Factors of experiment consisted of time of fertilizer application (3 week after planting (wap), 3 and 5 wap, and 3, 5, and 7 wap) and method of N fertilizer application (100% fertilizer through soil; 75% through soil, 25% through leaves; 50% through soil, 50% through leaves; 25% through soil, 75% through leaves; and 100% through leaves). Result of experiment showed that N application at 3 and 5 wap with 50% through soils and 50% through leaves increased dry weight to 11.4% if compared to 100% N through foliar application. Time of N application to 7 wap increased empty pod/plant to 31%. Method of N fertilizer application through leaves damaged the soybean leaves.   Key word: Fertilization, Nitrogen, Soybean
Pemanfaatan Serasah Daun Mangrove sebagai Pakan Cacing Lur (Dendronereis pinnaticiris) Hartanti, Ninik Umi; Mulatsih, Sri; ., Nurjanah
OSEATEK No 08 (2011): April
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polychaeta khususnya cacing lur (Dendronereis pinaticirris) merupakan sumber nutrisi pakan alami yang sangat penting untuk pertumbuhan, sintasan dan mempercepat maturasi udang.  Pohon bakau memiliki serasah (litterfall ) yang berperan aktif sebagai sumber bahan organik terlarut. Serasah mangrove merupakan guguran daun, ranting, kulit batang, bunga, buah dan biji pohon bakau yang dapat menjadi substrat dan pakan bagi biota maupun bakteri disekitarnya. Cacing lur ini belum bisa dibudidayakan secara masal disebabkan masih sangat terbatas penelitian mengenai cacing lur, salah satunya penelitian tentang pakan cacing lur ini belum pernah dilakukan. Kajian pemanfaatan serasah daun mangrove berbentuk flake untuk pakan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan, dan sintasan serta laju penambahan bobot  tubuh cacing lur. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Percobaan dilakukan dengan 5 (lima) perlakuan yaitu : PO ( tidak diberi pakan ), P1 ( diberi pakan pelet nabati dari pabrikan), P2 (diberi pakan flake serasah daun Avicennia marina), P3 (diberi pakan flake serasah daun Rhizophora stylosa), P4 (diberi pakan campuran keduanya). Tiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali.  Pengambilan sampel penambahan berat dan segmen tubuh dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Parameter yang diamati berupa sintasan, penambahan berat tubuh, penambahan segmen tubuh, analisis proksimat flake mangrove, analisis asam amino flake mangrove, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein serasah daun A.marina adalah 14,73 % , lebih tinggi dari pada R. stylosa yaitu sebesar 3,39%, sedangkan kandungan lemak R. stylosa 4,25 % berat kering, lebih tinggi dari pada A. marina yaitu sebesar 2,54 % berat Kering. Kandungan serat yang paling tinggi ditemukan pada R. stylosa.  Sintasan P1 (100% ),P2( 100 %), P3 (100%), P4 (100%) dan P0 ( 66,66 %). Jenis pakan yang berbeda mempengaruhi pertambahan bobot tubuh (P< 0.05), yaitu P0 (– 25mg), P1 ( 227 mg), P2 (31 mg), P3 (143 mg) dan P4 (134 mg). Pertambahan jumlah segmen pada P0 ( 17,333), P1 ( 59.867), P2 ( 18,400), P3 ( 48,600) dan P4 ( 34,200).  Pemberian pakan buatan dengan bahan baku serasah daun mangrove meningkatkan pertumbuhan dan tidak menurunkan sintasan cacing lur. Pertumbuhan cacing lur yang diberi pakan flake serasah daun R. stylosa lebih baik dari pada yang diberi pakan flake serasah A. marina dan campuran serasah dari kedua spesies tumbuhan mangrove tersebut Key Word : cacing lur, serasah mangrove, pakan
Faktor - Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Investasi pada Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Indonesia Asmara, Alla; Purnamadewi, Yeti Lis; Mulatsih, Sri; Novianti, Tanti
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 12, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Manajemen Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia masih menghadapi masalah utama yang terkait dengan produksi dan produktivitas. Struktur industri TPT masih didominasi oleh penggunaan mesin yang relatif tua. Tingkat pertumbuhan investasi yang relatif rendah adalah salah satu faktor utama yang diperkirakan mempengaruhi struktur industri TPT. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi di industri TPT. Model Panel digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkembangan jumlah perusahaan dalam industri TPT di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Begitu halnya dalam penyerapan tenaga kerja juga semakin meningkat. Namun demikian, perkembangan volume produksi, ekspor, dan impor industri TPT cenderung berfluktuasi. Hasil analisis model panel menunjukkan bahwa biaya bahan baku di dalam negeri, biaya bunga dan produktivitas memiliki pengaruh positif terhadap investasi di industri tekstil dan pakaian. Sementara itu, biaya bahan baku impor, biaya bahan bakar, dan biaya tenaga kerja (upah) berpengaruh negatif terhadap investasi di industri TPT.Kata Kunci: industri tekstil dan produk tekstil, struktur, investasi, model panel, produktivitas
EXPLORING THE INDONESIAN ECONOMIC LANDSCAPE AND STRUCTURAL CHANGE Firdaus, Muhammad; Kurniawan, Budi; Mulatsih, Sri
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 27, No 1 (2012): January
Publisher : Journal of Indonesian Economy and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In assessing the economic impact of a sector or a group of sectors on a single or multiregional economy, input-output analysis has been proven to be a popular method.This paper explores the degree of structural change of the Indonesian economy using the input-output frame work. It examines how linkages among economic sectors have evolved from 1971-2008 and identifies which economic sectors exhibited the highest inter-sectoral linkages. The study finds that manufacturing consistently becomes the key sector in the Indonesian economy. Indonesian cannot afford to leapfrog the industrialization stage and largely depend on a service-oriented economy when the potential for growth still lies primarily in manufacturing. The graphical presentation of inter-industry relationship through the “Multiplier Product Matrix” (MPM) and its associated “economic landscape” provides a visualization of the Indonesian economic landscape for selected years and how it has changed over time.Keywords: economic landscape, structural change, input output model, key sector
Peningkatan Hard Skills dan Soft Skills Mahasiswa Melalui Metode Pembelajaran Menulis Teks Bahasa Inggris Berbasis Genre Mulatsih, Sri
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.441 KB)

Abstract

Proses pembelajaran di perguruan tinggi seharusnya mampu membentuk mahasiswa memiliki kemampuan teknis berkenaan dengan bidang ilmu yang mereka pelajari (hard skills) dan kemampuan non-teknis di luar bidang ilmu yang mereka perlukan di dunia kerja atau kehidupan bermasyarakat (soft skills). Namun, kenyataanya sebagian besar proses dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan dosen saat ini masih menekankan pada pencapaian kompetensi hard skills, dan kurang memperhatikan pencapaian kompetensi soft skills. Dalam rangka menyeimbangkan pencapaian hard skills dan soft skills mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran maka pengembangan suatu model pembelajaran yang memungkinkan dosen dan mahasiswa mencapai kedua jenis skills tersebut sangat diperlukan. Berdasarkan hal tersebut tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran menulis teks Bahasa Inggris berbasis genre akan meningkatkan hard skills dan soft skills mahasiswa.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan 3 siklus yang masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan. Objek penelitian ini adalah 25 mahasiswa semester 4 program studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Dian Nuswantoro yang  mengambil mata kuliah Advanced Genre-Based Writing. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks bahasa Inggris berbasis genre dapat meningkatkan hard skills dan soft skills mahasiswa. Peningkatan hard skills mahasiswa dapat dilihat dari kenaikan rata-rata masing-  masing siklus, sedangkan soft skills mahasiswa dapat dilihat dari perilaku mahasiswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas misalnya kemampuan mereka dalam bekerja sama dengan temannya, kemampuan berbicara di depan umum, menghargai orang lain, dan lain-lain.
Model Optimasi Pengelolaan Kualitas Lingkungan melalui Peran Biofilter Rumput Laut (Gracilaria sp.) untuk Pengembangan Tambak yang Berkelanjutan Mulatsih, Sri; ,, Nurjanah
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi perairan dan lahan tambak di kawasan pesisir Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes mengalami peningkatan kualitas perairan dengan adanya peran biofilter rumput laut dengan hasil penyerapan kandungan nitrogen (N) yaitu 0,08% , kandungan phosphor 0,01 % dan kandungan unsur C organik yang terserap pada rumput laut 0,07 %. Keberadaan budidaya rumput laut di tambak mampu meningkatkan kualitas lingkungan tambak terutama kandungan bahan organik unsur N dan P dibandingkan dengan tambak yang tidak ditanami rumput laut. Perbedaan tersebut tercemin dari kandungan BO, N,P pada akhir penelitian sebesar BO 112,72 %, N 0,34 % dan P 0,02 % untuk tambak rumput laut. Sedangkan tambak yang tidak ditanami rumput laut kandungan BO, N,P adalah : BO 106,20 %, N 0,32 % dan P 0,01 %. Kualitas air selama penelitian menunjukan bahwa kulitas air berada pada kisaran yang layak untuk kegiatan budidayaKata kunci : Model Optimasi, Kualitas Lingkungan,Biofilter, Pengembangan Tambak
Perjalanan Klinis Pasien Leukemia Limfoblastik Akut dengan Kromosom Ph-Positif (Philadelphia Chromosome) Mulatsih, Sri; Ritonga, Serasiamy
Indonesian Journal of Cancer Vol 3, No 4 (2009): Oct - Dec 2009
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.874 KB)

Abstract

Penderita leukemia limfoblastik akut (LLA) dengan kromosom philadelphia secara umum mempunyai luaran terapi yang buruk. Dilaporkan perjalanan klinis penderita LLA anak dengan Ph-positif. Pasien laki-laki usia 6 tahun, datang dengan jumlah leukosit 102.000/ul. Hasil pemeriksaan fusi gena menunjukkan Ph-positif (BCR-ABL tipe LLA), sehingga pasien didiagnosis sebagai LLA risiko tinggi. Pasien berhasil mencapai remisi fase induksi, namun mengalami relaps saat fase reinduksi (minggu 17), sehingga diulang terapi dari awal. Dalam fase rumatan awal, penderita mengalami sepsis, batuk-batuk, dan ada massa di punggung. Diagnosis saat itu adalah adanya keganasan sekunder malignant peripheral nerve sheath tumor, dengan penyebaran ke paru dan hati. Pasien meninggal karena gagal napas akibat metastasis paru.Kata kunci: leukemia, philadelphia, kromosom
Co-Authors -, Fransisco -, Sutaryo Abdullah, Zaki Adisono, Muhamad Tulodo Aini, Septy Nur Alla Asmara Allen Yeoh, Allen Anna Fariyanti Annazah, Nur Siti April H. Wardhana Asfaruddin Asfaruddin, Asfaruddin Awalia, Nandha Rizki Bambang Juanda Bambang Pramudya Noorachmat, Bambang Pramudya Bayu Agung Prasetyo, Bayu Agung Budi Kurniawan Cece Sumantri Dedi Budiman Hakim Desy Rusmawatiningtyas, Desy Dewi, Rita S. DIDY SOPANDIE Dini Widyasmarani Suherman, Dini Widyasmarani Dominicus Savio Priyarsono, Dominicus Savio Dwikisworo Setyowireni, Dwikisworo Dyah Tjahyandari Suryaningtyas Eggi Arguni, Eggi Eka Puspitawati Ekawaty Lutfia Haksari, Ekawaty Lutfia Elly Noer Rochmah, Elly Noer Endy Paryanto Prawirohartono, Endy Paryanto Fajar Diah Tri Kusumastuti, Fajar Diah Fathonah, Ely Hadi Susilo Arifin Hadisti Nur Aini, Hadisti Nur Hariyadi Hariyadi Hartiningsih Hartiningsih Hasnawati Hasnawati Henny Nuraini Herintya, Fransiska Ida Bagus Subanada Ida S. Laksanawati, Ida S. Idqan Fahmi Ignatius Purwanto Indah Kartika Murni Inrianto, Weny Intansari Nurjannah, Intansari Issy Yuliasri Iwan Dwiprahasto Jonliberti Purba, Jonliberti Julie Christine, Julie Khalifah Muhamad Ali Komariah . Komaruddin Idris Krisnanto Wibowo, Krisnanto Kurniati, Fitri Dian Kusuma, Pungky Ardani Lailan Syaufina Lasmani, Patricia Suti Lely Lusmilasari, Lely Listiana, Yufita Luhur, Estu Sri M Yanuar J Purwanto Meti Ekayani Mohammad Juffrie, Mohammad Muhammad Firdaus Muhammad Rifqi Murni, Indah K. Mursid Saleh Murty, Dessy Shinta Neti Nurani NFN Darmansyah, NFN NFN Suratno, NFN Ningsih, Khalida Fetriyani Ninik Umi Hartanti Nur, Indrayansyah Nurhayati, Ely Nurjanah , Nurjanah . Nurjanti, Mimik Nurkhayat, Ahmad NURSEHA NURSEHA Nurvinanda, Rezka Octaria, Puspita Omo Rusdiana Orchidea, Meidiza Dwi PUDJO HAGUNG WIDJAJANTO, PUDJO HAGUNG Purnawan, I Gd. Oki Novi Purwanti, Yuni PURWANTO, DIAN A.P Putra, Hasriza Eka Retno D. Soejoedono Rini Dwi Lestari, Rini Dwi Risvan Anwar, Risvan Rivan Danuaji Sadikin, Pipin Noviati Sari, Putri Irina Mayang Sasmito Nugroho, Sasmito Serasiamy Ritonga, Serasiamy Silvia Meiliana, Silvia SITI AURELIA NURMALASARI, SITI AURELIA SOETARYO -, SOETARYO Sofia Mubarika Sri Anastasia Yudhistirani, Sri Anastasia Sri Astuti Sri Hartini Sri Hartoyo Sri Nurdiati Sri Sutarni Sunarti Sunarti Sunarto Sunarto Suroyo Junior, Raden Sonny Sutaryo Sutaryo Tanti Novianti teguh triyono Tunjung Wibowo Vicka Farah Diba, Vicka Farah Vicka Farahdiba, Vicka WA’U, DAVID VICTORY Wahju Q. Mugnisjah Wahyu Budiyanto, Wahyu Wardani, Mia Ayu Warsono Warsono Widada, Rasyid Windy Saufia Apriyanti, Windy Saufia Wiwiek Rindayati Yeow Liang, Yeow YETI L. PURNAMADEWI, YETI L. Yeti Lis Purnamadewi Yuliani Purwantika, Yuliani Yuliani, Meida