Articles

Found 28 Documents
Search

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMP NEGERI DI KECAMATAN MASJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Mukhtar, Mukhtar
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi kepala sekolah merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kinerja guru dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada SMP Negeri di Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah,  guru, dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan guru dilakukan melalui a) menetapkan kewenangan guru, b) memberikan tugas yang sesuai dengan bidangnya, c) memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan seminar, d) mendatangkan tutor ke sekolah, e) memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, f) menetapkan sebagai pembimbing dalam kegiatan ekstra kurikuler, 2) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru yaitu : a) menjalankan peraturan sekolah, b) menciptakan budaya organisasi, c) memberikan sanksi. 3) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru adalah: a) menciptakan situasi yang harmonis, b) menempatkan guru sesuai dengan bidangnya, c) memenuhi semua perlengkapan yang diperlukan guru dalam melaksanakan tugasnya, d) memberikan penghargaan dan hukuman, 4) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan komitmen guru adalah: a) mengadakan rapat pada setiap awal semester, b) mengawasi pelaksanaan proses pembelajaran, c) mengevaluasi hasil kinerja guru, d) memberi catatan dalam buku pembinaan. 5) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah a) rendahnya tingkat kedisiplinan guru, b)guru kurang termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya c) domisili guru yang jauh dari sekolah, d) fasilitas sekolah yang belum memadai, e) rendahnya partisipasi warga lingkungan sekolah.   Kata kunci: Strategi Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Daftar Kepustakaan   Akdon, (2007), Strategic Management, for Educational Management (Manajemen Strategik untuk Manajemen Mulyasa, E, (2012), Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara (2005). Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran dan Menyenangkan, Bandung: PT Remaja Rosdakrya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, (2007), Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, Jakarta Supriadi, (1999), Mengangkat Citra dan Martabat Guru, Jakarta: Adi Cita Karya Nusa Undang-Undang Republik Indonesia, No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Undang-Undang Republik Indonesia, No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Usman, Nasir, (2012) Manajemen Peningkatan Mutu Kinerja Guru, konsep, teori dan model, Bandung: Citapustaka media perintis Wahjosumidjo, (2007), Kepemimpinan Kepala Sekolah, Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya, Jakarta : Raja Grafindo Persada
PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN LOGIS SISWA PADA PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN PEMBELAJARAN EKSPOSITORI DI SMP NEGERI 2 TANJUNG PURA Ramadhani, Ima Sari; mukhtar, mukhtar; Syahputra, Edi
PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.254 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dalam desain Eksperimen semu ini menyelidiki perbedaan Pendekatan (PBM) atas kemampuan penalaran logis siswa, dan Interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal siswa terhadap perbedaankemampuan penalaran logis siswa. Proses penyelasaian masalah yang dibuat oleh siswa dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Tanjung Pura sebanyak 74 siswa. Penelitian ini merupakan suatu studi eksperimen dengan desain penelitian pre-test-post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII (delapan) dengan mengambil sampel dua kelas (kelas eksperimen dan kelas kontrol) melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran logis. Instrumen tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat validitas isi dengan koefisien reliabilitas 0,75 untuk tes kemampuan penalaran logis (sedang) .Data dianalisis dengan uji ANAVA dua jalur. Sebelum digunakan uji ANAVA dua jalur terlebih dahulu dilakukan uji homogenitas dalam penelitian dan normalitas dalam penelitian ini dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh hasil penelitian yaitu: (1) terdapat perbedaankemampuan penalaran logisantara siswa yang diajarkan dengan Pendekatan (PBM) dan ekspositori dengan rata-rata tes kemampuan penalaran kelas eksperimen adalah 15,59  dan kelas kontrol adalah 12,70, (2) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal siswa terhadap penalaran logis; (3) Proses penyelasaian masalah yang dibuat oleh siswa pada PBM lebih baik daripada pembelajaran ekspositori. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar pendekatan pembelajaran berbasis masalah (PBM) dapat dijadikan alternatif bagi guru untuk mencapai kompetensi penalaran logis siswa yang tinggi.
PENGEMBANGAN USAHA TERNAK AYAM BURAS OLEH PETANI MISKIN DI TELUK KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Mukhtar, Mukhtar
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 20, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persentase masyarakat tergolong miskin yang tinggi pada masing-masing wilayah pedesaan di Teluk Kulisusu (sekitar 75%), merupakan pokok permasalahan sosial ekonomi pertanian yang dikaji dalam penelitian ini. Sementara itu, sumber kebutuhan masyarakat di desa-desa yang tidak berbatasan langsung dengan laut, bersumber dari hasil usaha ternak ayam buras. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji besarnya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani ternak ayam buras di tingkat petani, dan (2) mengkaji tingkat keberhasilan dan kemanfaatan usaha ternak ayam buras di tingkat petani. Lokasi studi dikonsentrasikan pada 3 wilayah administrasi desa yakni desa Koepisino (kecamatan Bonegunu), desa Dampalajaya (kecamatan Kulisusu Barat) dan kelurahan Lakonea (kecamatan Kulisusu). Penelitian ini merupakan penelitian survei yang menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani ternak ayam buras di wilayah teluk Kulisusu masih bersifat usaha sampingan dengan produktivitas per-tahun masih sangat rendah. Walaupun tingkat keberhasilan dan kemanfaatan usahatani ternak ayam buras di pesisir teluk Kulisusu tergolong sangat berhasil dan bermanfaat secara ekonomi, namun usahatani tersebut (sejak tahun 2004 sampai 2008) belum dapat diandalkan untuk mengatasi kemiskinan masyarakat karena kontribusinya masih relatif kecil bagi total pendapatan rumah tangga peternak. Usahatani ayam buras di desa-desa pesisir teluk Kulisusu masih perlu dikembangkan kapasitasnya, sehingga kedepan memiliki prospek yang lebih tinggi untuk mengatasi masalah kemiskinan masyarakat. Sejalan dengan itu, sangat diperlukan adanya kegiatan-kegiatan penyuluhan dan pelatihan teknis tentang pengadaan dan pemberian pakan dari bahan baku lokal serta perbaikan sistem budidaya ternak ayam buras semi intensif. Juga sangat diperlukan upaya-upaya pemberdayaan peternak ayam buras melalui pendampingan untuk memperoleh fasilitas modal tunai dan barang-barang modal yang memadai di tingkat lokal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS MAHASISWA DALAM MATA KULIAH PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS RENDAH Mukhtar, Mukhtar
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To improve students understanding of mathematical subjects low grade math learning, it is necessary to use a model of learning that can improve the process of teaching and learning process. One model used is the learning model Contextual Teaching and Learning (CTL). The problems examined in this study is whether the use of the learning model Contextual Teaching and Learning (CTL) can improve student learning outcomes in subjects low grade math learning the academic year 2013-2014 at the University of Sultan Agung Tirtayas Guidance and Counseling Department PGSD. The result is the achievement of students who use learning methods Contextual Teaching and Learning (CTL) is better than the achievement of students who use conventional teaching methods Keywords: Contextual Teaching and Learning (CTL), Learning Mathematics and Mathematical Understanding
IMPROVING MATHEMATICAL PROBLEM-SOLVING ABILITY AND SELF-CONFIDENCE OF HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH CONTEXTUAL LEARNING MODEL Surya, Edy; Putri, Feria Andriana; Mukhtar, Mukhtar
Journal on Mathematics Education Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Department of Doctoral Program on Mathematics Education, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jme.8.1.3324.

Abstract

The purposes of this study are: (1) to know if students’ mathematical problem-solving ability taught by contextual learning model is higher than students taught by expository learning, (2) to know if students’ self-confidence taught by contextual learning model is higher than students taught by expository learning, (3) to know if there is interaction between learning model and students’ early mathematical ability to improve students mathematical problem-solving ability, (4) to know if there is interaction between learning model and students’ early mathematical to improve students self-confidence. This study is a quasi-experimental research. The population in this study consists of 180 students in grade VIII SMP Muhammadiyah 11 Pangkalan Brandan. Two classes (60 students) are taken as sample. Data were analyzed by two way Anova. The results of this study indicate that (1) students’ capability of solving mathematical problems taught with contextual learning model is higher than students taught by expository, (2) students’ self-confidence taught by contextual learning model is higher than students taught by expository, (3) there is interaction between learning model and students’ early mathematical ability to improve students mathematical problem-solving ability, (4) there is interaction between learning model and students’ early mathematical to improve students self-confidence. Keywords: Contextual Learning Model, Mathematical Problem-Solving, Self-Confidence DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jme.8.1.3324.85-94
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN SIKAP SISWA TERHADAP MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CTL DI SMA GAJAH MADA MEDAN Armanto, Dian; Mukhtar, Mukhtar; Pane, Toni Sitorus
PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 1 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.212 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian untuk melihat apakah: 1) terjadi peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika setelah diberikan tindakan dengan pendekatan pembelajaran CTL, 2) tuntas hasil belajar siswa terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika dengan penerapan pembelajaran CTL, dan 3) sikap siswa terhadap pendekatan pembelajaran CTL. Penelitian berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), di SMA Swasta Gajah Mada Medan. Subjek penelitian siswa kelas X, terdiri dari 21 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Objek penelitian; 1) objek yang mencerminkan proses yaitu tindakan penerapan pembelajaran CTL beserta perangkat-perangkatnya antara lain RPP, LAS, lembar observasi; 2) objek yang mencerminkan produk yaitu kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika. Data-data penelitian diperoleh dari scenario pembelajaran, lembar observasi siswa dan guru, tes pemahaman konsep matematik dan kuisioner tentang sikap siswa terhadap matematika. Hasil validasi terhadap perangkat dan intrumen dalam kategori (Dapat digunakan tanpa revisi) dan hasil uji coba intrumen tes menunjukkan telah memenuhi seluruh kriteria (validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran)Penelitian terdiri 2 siklus dan tes diberikan pada setiap akhir siklus. Hasil tindakan siklus I dan siklus II: 1) kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dari siklus I yaitu 55,67 dan siklus II yaitu 79,83; 2) ketuntasan belajar siswa yang sangat baik, dimana pada siklus I hanya terdapat 4 orang siswa yang mencapai KKM sementara pada siklus II hampir seluruh siswa (29 orang siswa dari 30 orang siswa) mampu mencapai ketuntasan belajar siswa, dan 3) sikap siswa yang positif pada pendekatan pembelajaran CTL dengan nilai rata-rata secara keseluruhan yaitu 161,4. Hasilobservasiaktivitas guru dan siswasiklus I secara keseluruhan dapat disimpulkan dalam kategori jelas terlihat dan pada siklusII secara keseluruhan dapat disimpulkan dalam kategori sangat  jelas terlihat.Kesimpulan penelitian: 1) terdapat peningkatankemampuan pemahaman konsep matematika siswa dari siklus I (55,67) hingga siklus II (79,83) dengan peningkatan sebesar 24,16; 2) terdapat peningkatan ketuntasan belajar siswa yang sangat baik, dimana pada siklus I hanya terdapat 4 orang siswa yang mencapai KKM sementara pada siklus II hampir seluruh siswa (29 orang siswa dari 30 orang siswa) mampu mencapai ketuntasan belajar siswa, dan 3) sikap siswa yang positif pada pendekatan pembelajaran CTL.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE JIGSAW DI SMP MUHAMMADIYAH KOTA PADANGSIDIMPUAN Sormin, Masdelima Azizah; Mukhtar, Mukhtar; Syahputra, Edi
PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.29 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan komunikasi dan disposisi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan pembelajaran konvensional, (2) interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan komunikasi dan disposisi matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah kota Padangsisimpuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pre-test-post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Kota Padangsidimpuan, sedangkan sampelnya terdiri 30 siswa pada kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa pada kelas VII-3 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purpose sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis siswa, angket disposisi matematis siswa. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian ini menggunakan uji ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan komunikasi dan disposisi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih tinggi daripada pembelajaran konvensional. Hasil rerata peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan pembelajaran konvensional masing-masing sebesar 0,64 dan 0,65, dan rerata peningkatan disposisi matematis siswa masing-masing sebesar 0,43 dan 0,45. (2) terdapat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan komunikasi dan disposisi matematis siswa
PEMANFAATAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Azis, Abdul; Mukhtar, Mukhtar
Semantik Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Number 1, February 2014
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.944 KB) | DOI: 10.22460/semantik.3.1.%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis puisi secara langsung,kemampuan menulis puisi dengan menggunakan media audiovisual, danmembuktikan keefektifan penggunaan media audiovisual dalam pembelajaranmenulis puisi kelas X. Penarikan sampel dalam penelitian menggunakan teknikcluster random sampling. Instrumen yang digunakan, yaitu teknik tes. Data yangterkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif danteknik analisis uji t. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis puisi denganmenggunakan media audiovisual dikategorikan tinggi dan media audiovisual efektifditerapkan dalam pembelajaran menulis puisi.Kata Kunci: pembelajaran, media audiovisual, menulis puisi
Analisis Pengeluaran Rumah Tangga Petani Tidak Miskin dan Miskin (Studi Kasus di Desa Raimuna Kecamatan Maligano Kabupaten Muna) Sugianto, Edi; Mukhtar, Mukhtar; Zani, Munirwan
Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Department of Agribusiness Halu Oleo University Kendari Southeast Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.376 KB) | DOI: 10.33772/jimdp.v4i1.6412

Abstract

This study aims to determine and analyze the proportion of food and non-food household expenditures of poor and non-poor farmers in Raimuna Village, Maligano Subdistrict, Muna Regency and the factors that influence food and non-food expenditure, both poor and not poor. farmers either simultaneously or partially. The population in the study of all farm households in Raimuna Village, Maligano District, Muna Regency was 226 families. Sampling in this study using the Slovin formula is Stratified Random Sampling. Based on the results of the study it can be concluded that the income factor, the number of family members has a significant/significant effect on food expenditure. while the education of the family head and dummy did not significantly influence food expenditure. For non-food income factors, the number of family members and dummy farmer groups has a significant effect on non-food expenditure. while the education of the head of the family does not significantly influence the variable non-food expenditure.
Modernisasi Alat Tangkap pada Nelayan Bajo (Sebuah Studi pada Nelayan Suku Bajo di Desa Latawe Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara) Hamzah, Awaluddin; Mukhtar, Mukhtar; Abdi, Abdi; Gafaruddin, Abdul
Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Vol 21, No 1 (2019)
Publisher : Department of Agribusiness Halu Oleo University Kendari Southeast Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.321 KB) | DOI: 10.33772/bpsosek.v21i1.5905

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of fisheries modernization on the social structure of Bajo Tribe fishermen. The research was conducted from July to September 2017, in Latawe Village, West Muna Regency. After categorizing, a sample of 100 respondents was obtained; there are 45 boat owner fishermen (ponggawa), 30 local fishermen (mustard), 25 fishermen outside the village. Data analysis was carried out descriptively, namely the development of concepts and gathering facts but did not carry out hypothesis testing, and analyzed the relationship between variables for hypothesis testing using quantitative and qualitative approaches. For primary quantitative data, the processing is carried out using frequency tables and simple cross-tabulations. The results showed that the modernization of fisheries in fishing communities had an impact on various aspects of fishermen's life. The use of each type of facility has consequences or impacts that occur, namely work patterns, social structures and the level of welfare of fishermen