p-Index From 2014 - 2019
10.637
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Jurnal Agripet Jurnal Biologi Edukasi Jurnal Kanun Jurnal Teknik Sipil PILAR AGROEKOTEKNOLOGI REKAYASA SIPIL Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa SASINDO Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Syiar Hukum DEDIKASI JURNAL MAHASISWA Jurnal Ilmu Perpustakaan KHIZANAH AL-HIKMAH Jurnal Teknologi Jurnal Psikologi ULUMUNA PSYMPATHIC EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Legitimasi JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Jurnal Teknik Sipil JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia SASINDO E-DIMAS SASINDO Lantanida Journal Teras Jurnal Jurnal Akuntansi dan Pembangunan (JAKTABANGUN) Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal AL-RISALAH KARIMAN: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan INOVTEK Polbeng - Seri Informatika TECHSI - Jurnal Teknik Informatika JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Jurnal IPA & Pembelajaran IPA JOURNAL OF APPLIED ACCOUNTING AND TAXATION Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Pidana Jurnal Rekayasa Sipil Jurnal AGROHITA JKPD : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar JURNAL AGRICA LUMBUNG DEIKSIS E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Ekonis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Jurnal Ekonomi Pembangunan Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam
Articles

NILAI KEISLAMAN DAN ANTI KEKERASAN DALAM NOVEL SABDA-SABDA CINTA KARYA NAJIB KAILANY Mukhlis, Mukhlis
SASINDO Vol 1, No 1 Januari (2013): SASINDO
Publisher : SASINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Nilai Keislaman dan Anti Kekerasan dalam NovelSabda-Sabda Cinta Karya Najib Kailany”.Permasalahan dalam Penelitian ini adalah bagaimana nilai keislaman dananti kekerasan dalam novel Sabda-Sabda Cinta karya Najib Kailany? Tujuan yanghendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendePenskripsikan nilaikeislaman dan Anti Kekerasan dalam novel Sabda-Sabda Cinta karya NajibKailany.Penulisan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif,kepustakaan dan analisis dengan pendekatan religi.Penelitian ini disampaikan secara keseluruhan bahwa nilai keislaman dananti kekerasan yang terdapat dalam novel Sabda-Sabda Cinta karya Najib Kailanyadalah sebagai berikut. Unsur Intrinsik yang terdapat dalam novel Sabda-SabdaCinta meliputi tokoh, penokohan, dan latar. Nilai Keislaman yang terdapat dalamnovel Sabda-Sabda Cinta berdasarkan teori Religiusitas yaitu mengatur hubunganmanusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama manusia, danhubungan manusia dengan lingkungan. Adapun Nilai Keislaman dalam novel iniantara lain (1) Nilai Keimanan atau Aqidah, berarti kepercayaan atau keyakinan;(2) Nilai Keibadahan atau Syariah berarti jalan yang harus ditempuh seorangmuslim.; (3) Nilai Kesusilaan atau Akhlak dan Anti Kekerasan berarti kekuatanjiwa yang mendorong perbuatan tanpa adanya kekerasan. Dalam novel ini yangmempunyai nilai keimanan, nilai keibadahan dan nilai kesusilaan dimiliki olehtokoh Iryan, Syaikh Iedoul Housaini, dan Maishun.Bagi calon guru Bahasa dan Sastra Indonesia hendaknya sering mengikutiperkembangan sastra, sehingga dapat memperluas wawasan dalam bidang Bahasadan Sastra Indonesia.Kata Kunci: nilai keislaman, anti kekerasan
Tinjauan Potensi Penggunaan Kerikil Alam (Sungai) Untuk Campuran Beraspal Perkerasan Jalan Mukhlis, Mukhlis
REKAYASA SIPIL Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : REKAYASA SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama dua dekade terakhir, metoda untuk perencanaan perkerasan lentur dikembangkan berdasarkan metode analitik, dimana dalam pemakaian metode ini sangat diperlukan untuk mengetahui modulus kekakuan dari material perkerasan. Selama waktu itu juga sudah banyak penelitian tentang cara-cara untuk meningkatkan kinerja campuran beraspal baik melalui berbagai modifikasi bahan ataupun penggantian material. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengupayakan penggunaan kerikil alam (sungai) yang ada di beberapa tempat di Sumatera Barat untuk campuran beraspal perkerasan jalan. Campuran Hot Rolled Asphalt (HRA) tipe C (BS 594.1992) dipilih dalam penelitian ini, dan sifat material pada campuran selanjutnya juga diselidiki dalam penelitian ini. Selanjutnya nilai kadar aspal optimum untuk masing-masing campuran tersebut ditentukan dengan analisa Marshall.
Kajian Kuat Tekan Beton (compressive strength) Pada Beton Dengan Campuran Abu Serabut Kelapa Alexander, Hendra; Mukhlis, Mukhlis
REKAYASA SIPIL Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : REKAYASA SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Certain pollutant materials are often used for material substitution of concrete. One of them is coconut fibre ash. This material is available anywhere in Indonesia but their advantages have not been discussed as often as other concrete materials. This research employed coconut fibre ash (CFA) which initially been burned out at about 7000C for two hours. This was substituted into concrete mix at 0%, 10%, 15%, 20% and 25% by weight of cement. Concrete cylinders having 150 mm diameter and 300 mm high were used for monitoring the compressive strength at the age of 7, 14, 28, 56, 90 days. Concrete cylinders were also employed to investigate the resistance of concrete after being soaked in sulphate solution (MgSO4) for 90 days. The immersion was done after 28 days of age. Concrete cubes having 150 mm x 150 mm x 150 mm were used for absorption test after 28 days of age. From the X-Ray Diffraction test, the CFA contains pozzolanic material in term of active silica or amorphous. The Atomic Absorbtion Spectrophotometry test also indicates that the CFA contains of 42,98% silica. The cylinders with 20% CFA shows an increase of compresive strength of about 6,13% and 10,14% in comparison to the 0% CFA at 28 and 90 days of age.
Perkuatan Struktur Beton Gedung dengan Metode Grouting dan Glass Fiber Yurmansyah, Indra; Mukhlis, Mukhlis
REKAYASA SIPIL Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : REKAYASA SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjadi retak-retak pada gedung akibat beban sementara (gempa) perlu dilakukan perbaikan konstruksi dengan jalan memberikan perkuatan pada struktur konstruksi tersebut. Dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini perbaikan dapat dilakukan dengan cara memberikan perkuatan dengan memperbesar kolom atau balok yang ada atau memberikan tambahan dengan profil baja ataupun dengan memberikan pemasukan bahan adixtiv kedalam beton baik berupa injeksi ataupun grouting. Perkuatan dilakukan dengan metode grouting dengan menyuntikan bahan perekat pada retak beton yang retaknya antara 0,2 mm sampai dengan 5,00 mm agar menjadi satu kesatuan kembali ( homogen ) dan metode perkuatan pada struktur beton adalah dengan reinforcing atau dengan menambah baja tulangan dengan menggunakan bahan serat delas/ glass fiber, sehingga retak beton dapat diperbaiki dan komponen beton dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya.
Analisis Kuat Lentur Plat Komposit Kayu Beton Berdasarkan Beban Batas ( Ultimit ) dengan Variasi Ketebalan Kayu Mukhlis, Mukhlis; Yurmansyah, Indra
REKAYASA SIPIL Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : REKAYASA SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari analis plat komposit kayu-beton ini untuk mengetahui seberapa besar kuat lentur pada plat satu arah komposit kayu-beton dan pengaruh ketebalan kayu terhadap kuat lentur yang terjadi pada plat satu arah komposit kayu-beton. Dalam analisis ini, papan kayu kamfer dipergunakan sebagai acuan beton dan sebagai material penahan tarik sehingga nantinya plat komposit kayu-beton dapat dijadikan bentuk alternatif sistem struktur plat beton. Variasi ketebalan kayu dalam penelitian ini adalah 1 cm, 1.5 cm dan 2 cm dengan jumlah masing – masing 2 buah. Plat komposit kayu-beton dibuat dengan ukuran 6 x 30 x 100 cm , 5.5 x 30 x 100 cm dan 5 x 30 x 100 cm.Hasil penelitian menunjukkan variasi ketebalan kayu mempengaruhi kuat lentur yang terjadi. Perhitungan menurut teoritis ultimit, terjadi kenaikan kuat lentur 47% sampai 57,8% dari kuat lentur terendah. Plat dengan tebal kayu 1.5 cm menunjukkan lebih tinggi memikul beban batas.
Pengamatan Lendutan dan Pola Retak pada Pelat Komposit Kayu Beton dengan Variasi Ketebalan Kayu Mukhlis, Mukhlis; Herdianto, Revalin
POLI REKAYASA Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : POLI REKAYASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serviceability of certain structure is determined by deflection, crack and damage on surface of the concrete. Deflection allowance depends on total deflection that can be held by interacting structure components without losing elastic performance and damaging the deflected elements. This research aims to discover deflection characteristics and one-way cracking pattern of concrete wood with various thicknesses. concrete timber composite palate are created with dimension 6 x 30 x 100 cm , 5.5 x 30 x 100 cm and 5 x 30 x 100 cm. variation of timber thickness in this research can be identified as 1 cm, 1.5 cm and 2 cm with number of there are two pelate for each variation. The research shows the variation of timber thickness can reduce amount deflection which occur on composite concrete-timber pelate.
Pengaruh Penggunaan Filler Portland Cement dalam Campuran Asphaltic Concrete (AC) Terhadap Sifat Marshall dan Nilai Struktural Adibroto, Fauna; Mukhlis, Mukhlis
POLI REKAYASA Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : POLI REKAYASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent years, The transportation technological development has been increased, there are several research about pavement aimed to get strong, long lasting and economical construction. One of the pavement is asphaltic concrete, that is well known as aspal beton. Asphaltic concrete is kinds of flexible pavement which has high sructural value and it is widely used in indonesia as road surface layer. The type and the percentage of filler in the mixture really affect the characteristic of asphaltic concrete mixed. During two decade, flexible pavement planning method has developed based on analitical method. This method is needed to know retard (kekakuan) modulus and structure value from pavement materials. As long as that time, there are several researh about how to improve the capabilty of good asphaltic mixture through several modification and changes the material.The main purpose of this research is to know the effect of filler PC addition for asphaltic concrete mixture based on marshall behaviour parameter produced stability and density value, VIM, VMA, VFB, flow and MQ, whether it performs well as the mixture of pavement materials, as well as produces performance potensial of the mixture in marshall behaviour analysis and empirical analysis like Bina Marga method and AASHO 72 method. The usage of those methods are to find out structural value based on produced marshall stability value. This research results a tendency relating with filler PC addition from 4% to 7%, indicates increasing of mix stability value, density value, VFB and MQ, on contrast reducing VIM value and VMA value and producing a small changes in flow value. Filler addition is up to 7% has raised marshall quotiont value, therefore the mixture is retard, this condition need more concern for the flexible pavement requirement which need good flexibility. Moreover, from the empirical approach method has been known that those asphalt mixture produced high retard mixture value so that in normal temparature will give more than 0.4 for koefisen relatif value of asphalt concrete mixture.
KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JERUK (Citrus sp.) DAN KOPI ARABIKA (Coffea arabica) DI KECAMATAN SIEMPAT RUBE KABUPATEN PAKPAK BHARAT Cibro, Gilbert Fernando; Marpaung, Purba; Mukhlis, Mukhlis
AGROEKOTEKNOLOGI Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara-Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.851 KB)

Abstract

ABSTRACT The suitability of the land for the plant orange and Arabica coffee (Coffea arabica) in district of Siempat Rube, Pakpak Bharat Regency. A survey of the suitability of the land for the plant orange and Arabica coffee is done in district of Siempat Rube Pakpak Bharat Regency. This study aims to evaluate the suitability of land for the development of citrus fruit and Arabica coffee plant in the Regency of North Sumatra with the altitude of the place is at 800-1400 above sea level. This research was carried out in June 2011 to December 2012. Survey research conducted by taking samples of soil based on the map of the land system in district of Siempat Rube, each land system was taken as many as 10 soil samples taken in a zig-zag, where 10 soil samples and then analyzed the lab and evaluation methods of land made by the method of the limit which refers to the magnitude of the rate limiting factor. The parameters observed in field is soil texture, soil drainage, soil depth, rough material, the dominant vegetation, plant management, soil conservation efforts, the dangers of Flood/inundation, surface rocks and outcrops and the parameters analyzed include the physical properties of dilaboratorium (textures) and chemical properties: cation exchange capacity (CEC) of soils, soil pH, Base Saturation, and the C-organic. The evaluation of land in sub-district siempat rube district pakpak bharat, conformity land potentially for plants orange on class S3-oarc of 334,229 ha,   S2-rceh of 6430,282 ha, S2-rc of 1415,285 ha and S3-rc of 3796,192 ha. Conformity potential land to coffee plant arabica obtained class S3-waoarc of 334,229 ha, S3-wa of 7845,587 ha and S3-warc of 2594,218 ha. Keywords: Evaluation of lands suitability, citrus, arabica coffee.  ABSTRAK Kesesuaian lahan untuk tanaman jeruk (citrus sp.) dan kopi Arabika (Coffea arabica) di Kecamatan Siempat Rube Kabupaten Pakpak Bharat. Survei kesesuaian lahan untuk tanaman jeruk dan kopi arabika dilakukan di Kecamatan Siempat Rube Kabupaten Pakpak Bharat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman jeruk dan tanaman kopi arabika di Kabupaten Pakpak Bharat dengan ketinggian tempat berada pada 800-1400 di atas permukaan laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2011 sampai dengan bulan Desember 2012. Penelitian dilakukan dengan mengambil contoh tanah berdasarkan peta land system di Kecamatan Siempat Rube, setiap land system diambil sebanyak 10 sampel tanah secara zig-zag kemudian di analisis laboratorium dan metode evaluasi lahan dilakukan dengan metode limit yakni mengacu pada besarnya tingkat faktor pembatas. Parameter yang diamati dilapangan adalah tekstur tanah, drainase tanah, bahan kasar, kedalaman tanah,vegetasi dominan, pengelolaan tanaman, upaya konservasi tanah, bahaya banjir/genangan, batuan permukaan dan singkapan batuan dan parameter yang dianalisis dilaboratorium meliputi sifat fisik (tekstur)  dan  sifat kimia: Kapasitas Tukar Kation (KTK) tanah, Kejenuhan Basa, pH tanah,dan C-organik. Hasil evaluasi lahan di Kecamatan Siempat Rube Kabupaten Pakpak Bharat, kesesuaian lahan secara potensial untuk tanaman jeruk pada kelas S3-oarc seluas 334,229 ha, S2-rceh seluas 6430,282 ha, S2-rc seluas 1415,285 ha dan S3-rc seluas 3796,192 ha. Kesesuaian lahan potensial untuk tanaman kopi arabika diperoleh kelas S3-waoarc seluas 334,229 ha, S3-wa seluas 7845,587 ha dan     S3-warc seluas 2594,218 ha. Kata kunci : evaluasi kesesuaian lahan, jeruk, kopi arabika.  
Studi Ketinggian Lantai Mercu Bendung Gergaji untuk Peredaman Energi dengan Model Fisik Dua Dimensi Herdianto, Revalin; Agus, Indra; Mukhlis, Mukhlis
REKAYASA SIPIL Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : REKAYASA SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu persoalan yang ditimbulkan oleh pembargunan bendung adalah perbedaan elevasi muka air hulu dan hilir yang menyebabkan tingginya energi air di hulu. Energi ini apabila tidak dikendalikan dengan baik dapat menimbulkan peng(prwan di hilir tubuh bendung, yang bisa menyebabkan keruntuhan struKur. Bendung gergaji adalah salah satu altemative yang dapat mengurangi energi ke hilir karena adanya mekanisme benturan antara air dengan lantai di sela-sela gigi gergaji. Pada peyelidikan ini dileliti hubungan antara ketirggian lantai dasar bendung gergaji &ngsn efektivitas peredaman energi melalui model fisik dua dimensi. Penelitian ini dilakukan dengan variasi ketinggian lantai dasar mercu bendung gergaji dengan berbagai debit Parameter yang diukur adalah kedalaman gerusan di hilir bendung. Pada penelitian ini diketahui bahwa dengan jumlah gigi 4 denganperbandingan lebar dan panjang (L/B) = 0,5 dengan gQi berbentuk kapesium menghasilkan efektivitas peredaman energi terbaik. PerbanCingan h/P yang terbaik adalah h/P = 0,70 s/d 1,00 karena gerusan yang dihasilkan adalah minimum.
PENENTUAN KELAS KEMAMPUAN LAHAN DAERAH TANGKAPANAIR DANAU TOBA MENGGUNAKAN METODE SCORING Simangunsong, Eko Moriye; Razali, Razali; Mukhlis, Mukhlis
AGROEKOTEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Program studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara-Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.614 KB)

Abstract

The research of land capability classification survey is held on the area of water capturing (DTA) of Danau Toba. Land capability classification is fulfilled by using scoring methods based on the land unit in DTA of Danau Toba.         The scorring of limitation factor of each land unit is held to obtain land capability class. Here are the limitation factors of each land unit: the depth of efectivity land, texture, drainage, permeability, slope, erotion, flood and surface stone.The research outcome shows that there are totally 36 land units which are divided into 8 land capability classes. Land width of the first class is 26.484.59 ha, the second class is      73.422.64 ha, the third class is 32.912.79 ha,  the fourth class is 28.442.06  ha, the fifth class is 21.751.94 ha, the sixth class is 2.749.55 ha,  the seventh class is 618.26 ha and the eight class is 30.155.78  ha.   Keywords: land capability class, land unit, scorring.
Co-Authors ABDUL GAFUR Abdul Hadi Abdul Rauf Achmad William Halimas, Achmad William Adhi Setiawan Adi Muhajirin, Adi Agus Wismanto Agustino Agustino, Agustino Ainal Hadi Alma Yulianti Andi Pratama Annisa Tommy Aris Munandar Arisul Ulumuddin Armia Armia Azwardi Azwardi Baharullah, Baharullah Bambang Ismanto Siswosoebrotho Bambang Sugeng Subagio Benny Hidayat Bernadette Robiani Bintang Sitorus BR Silitonga, Ribka Budi Arianto, Budi Burhanuddin muhibuddin, Burhanuddin Cici Chairunnisa Damayanti, Yulia Dani Yusuf Dani, T Fakhrial Danuri Danuri, Danuri Dasrul Dasrul Dehannisa, Nabila Denni Iskandar Dewi, Amilia Kristina Djambak, Syaipan Edi Batara Mulya Siregar Efendi Efendi Eko Moriye Simangunsong Enita Suardi Erman Taer Erniati Erniati Eva Ardiana Indrariani Eva Zavira, Eva Fasdarsyah Fasdarsyah, Fasdarsyah Fauna Adibroto Firmansyah, Hasbullah Gantar Sitanggang Gilbert Fernando Cibro Gintting, Zakhariantara Hamdani Hamdani Hamdi Hamdi Hamidah Hanum Hamira, Hamira Hanafi Ansari Handayani, Dwipa Harahap, Amir Mahmud Harahap, Imelda Sari Harahap, Qorry Hilmiyah Harahap, Qorry Hilmiyah Hendra Alexander Hendriani, Riva Herman Herman Husniati, Andi Hutapea, Yunita Carolin Hutasuhut, Winda Ramadani Imannatul Istiqomah, Imannatul Ina Santa Santa Monica Br Sembiring Indah Lestari, Indah Indra Agus Indra Yurmansyah Irma Elia, Irma Ishak, Zulkarnain Ismail Thoib Ismaniah, Ismaniah Ismi Isnani Kamila Ivan Liharma Sinaga Jamilah Jamilah Latifa Hanum Lestari, Tyastuti Sri Linda Wati Sihite Lulusi Lulusi Lusyana Lusyana M. Iqbal, M. Iqbal M. Zuhri, M. Zuhri Mahfud Mahfud Malvin, Toni Miskarina, Miskarina Monika Natalia Muhammad Arifai Muhammad Danil, Muhammad Muhammad fauzan Muhammad Iqbal Muhammad Isya Muhammad Nasir Muhammad Nazar Musthafa, Imelfina Mustika, W. S. Nanda Amalia Nanik Setyawati Nelfia, Resi Triska Novita, Intan Paiszal, M. Posma Marbun Prama Hartami, Prama Pramudita, Dyandra Pratama A, Dirta Purba Marpaung R. Taslim, R. Rawinda Fitrotul Mualafina, Rawinda Fitrotul Rawinda Rawinda, Rawinda Razali Razali Revalin Herdianto Riani, Ucha Ridwan Ibrahim Rino Ginting S, Rino Rizanizarli, Rizanizarli Said Jalalul Akbar, Said Jalalul Sakinah, Ina Satwarnirat Satwarnirat Sinta Wardani Siregar, Maulana Rizki Siti Khatijah Siti Ulfiyani, Siti Sofyan M. Saleh Sophia, Risna Sri Fajar Ayu Sri Kembaryanti Putri Subhayni, Subhayni Sugianto Sugianto Sugito Sugito Sulaiman Sulaiman Sulastri Sulastri Supriyadi Supriyadi Syahputra, Beni SYAHRIAL SYAHRIAL Syaifan Nur Syamsinar Syamsinar T. Sabrina Tarmizi Tarmizi Teuku Ricky Husni, Teuku Ricky Tukiman Tukiman Udiantoro Udiantoro Vanzza Aji, Rizki Wardani, Misna Yelvi Yelvi Yuhermansyah, Edi Yuma, Aulia Rahmi Yuniar, Rizki Yunus, Yuhanis Yusrizal Yusrizal Zuarni, Zuarni