Wa Ode Zusnita Muizu
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN Muizu, Wa Ode Zusnita
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja karyawan yang tinggi dapat terwujud jika semua elemen yang ada dalamorganisasi terintegrasi dengan baik, serta mampu menjalankan peranannya masing-masing. Dalam penelitian ini mengacu pada variabel kepemimpinan. Hasil prasurvey mengindikasikan bahwa kinerja karyawan belum dapat dicapai denganoptimal, antara lain terlihat dari komunikasi antara pimpinan dan karyawan dilakukanseperlunya dan masih bersifat instruksi, tingginya turn over karyawan, juga keluhandari nasabah mengenai lambannya pelayanan yang diberikan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawanperbankan di Sulawesi Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalahdescriptive survey dan explanatory survey. Alat uji hipotesis yang digunakan adalahStructural Equation Model (SEM), sedangkan untuk pengolahan data menggunakanprogram LISREL 8.72 (Linier Structural Relationship). Hasil pengujian hipotesismenunjukan bahwa kepemimpinan, berpengaruh secara signifikan, baik parsialmaupun simultan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin baik penerapankepemimpinan, maka akan semakin optimal pencapaian kinerja karyawanperbankan Sulawesi Tenggara.Kata kunci : Kepemimpinan, dan kinerja karyawan
ZAKAT: INSTRUMEN PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT Muizu, Wa Ode Zusnita; Effendi, Nury
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar kaum Muslim masih akrab dengan kemiskinan. Kondisi ini seringkalimenyebabkan banyak masyarakat Muslim kita tidak mampu mendapatkanpendidikan yang memadai dan pada akhirnya membuat merekaterjebak dan sulitkeluar dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. Kehidupan sosial-ekonominegeri ini dirasakan belum memberikan proteksi bagi kelompok lemah, sehinggaentitas ini sangat mudah ditindas oleh golongan pemilik modal besar. SebagaiNegara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, tidak berlebihan jikazakat dijadikan alat untuk menstimulasi pertumbuhan perekonomian secara mikromaupun makro dengan mentransformasikan zakat dari sebatas nilai dan kewajibanrelijius dalam masyarakat Islam menjadi salah satu instrument pentingpembangunan ekonomi Indonesia. Dengan hitungan kuantitatif umat Islam yangsangat besar, tentunya potensi zakat di Indonesia sungguh sangat melimpah.Namun dari Rp 216 triliun potensi zakat yang bisa diperoleh tersebut, ternyata baruterserap sekitar 1% atau Rp 2,73 triliun. Kondisi ini ditengarai terjadi karena belumtumbuhnya kesadaran akan penting dan manfaat zakat, serta kurangnyakepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat. Untuk itu sudah saatnyapemerintah meninjau dan mempertimbangkan kembali pentingnya menjadikan zakatsebagai instrument penting pembangunan perekonomian nasional dan peningkatandevisa negara di samping instrument fiscal atau ekonomi lainnya dengan bersinergidengan para ulama dan pemuka agama agar pemanfaatan zakat dapatteroptimalkan.Kata Kunci :Potensi zakat, stimulus pertumbuhan ekonomi
PENGUATAN SDM INDUSTRI KREATIF MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT Muizu, Wa Ode Zusnita; Effendi, Nury
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba membahas tentang Penguatan SDM Industri Kreatif melalui Peningkatan Kompetensi dan Knowledge Management. Pembahasan dimulai dengan melihat Perkembangan industri, semakin disadari bahwa saat ini dunia bisnis akan menjadi industry yang digerakkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Kemudian pembahasan tentang Pengembangan kompetensi yang merupakan salah satu unsur penentu upaya peningkatan kinerja industri kreatif yang memberikan perspektif yang lebih tajam dan spesifik terhadap pekerja dan pekerjaannya. Strategi pengelolaan sumber daya manusia yang sejalan dengan strategi perusahaan akan mendorong pada pencapaian tingkat efektifitas dan efisiensi yang tinggi, percepatan proses bisnis perusahaan, dan peningkatan kualitas organisasi. Mengingat pentingnya SDM dalam pengelolaan usaha termasuk industry kreatif. Integrasi fungsi SDM dan strategi bisnis perusahaan ini sangat penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif perusahaan. Melalui integrasi tersebut diharapkan tercapai efektivitas fungsi SDM dalam melakukan fungsinya, memberikan nilai tambah bagi organisasi.Kata kunci : Industri Kreatif, Peningkatan Kompetensi dan Knowledge Management
Perception and Expectation of Viewers and Proposed Business Models for Local TV Stations: Case of Internet Local TV Stations in West Java Province-Indonesia Kaltum, Umi; Muizu, Wa Ode Zusnita; Bernik, Merita
Jurnal Bisnis dan Manajemen Vol 19, No 1 (2018): March 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jbm.v19i1.147

Abstract

Local content is an important resource for Indonesia because it has economic as well as cultural values. Local content has the value of local wisdom, believed to be able to build a strong national identity and is able to survive amid the uncertainty era. Presently, the Indonesian local content barely exists, being hit by the global content in various media. Local television, closely related to the content area, is expected to encourage the growth of local content from all regions of the country. This research is aimed at determining the role of internet local TV in West Java in developing the local content which has global competitiveness. This can then be utilized by all local TV stations in Indonesia to expand the broadcast nationally and globally by using the Internet television technology.The method used is a descriptive survey using quantitative and qualitative research approach. The sample consists of 422 viewers and 12 local TV stations in West Java. The results obtained are the perception and expectations of the local TV viewers in West Java from the aspect of Quality Service with the dimensions of tangibility, Assurance, Empathy, Reliability, and Responsiveness, as well as the Business Model Canvas (BMC) of local TV stations in West Java.
PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK KEMAJUAN BERSAMA INDONESIA – MALAYSIA Muizu, Wa Ode Zusnita; Sule, Ernie Tisnawati
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan luar negeri Indonesia dengan negara-negara lain telah dimulai sejak Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Hubungan ini diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional, di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. Saat ini Indonesia telah menjalin kerjasama bilateral dengan 162 negara, termasuk dengan Malaysia. Berbagai kerja sama telah dilakukan Indonesia dengan Malaysia hingga saat ini, sehingga tercipta hubungan baik diantara kedua negara, baik dalam konteks hubungan bilateral, maupun kerja sama ASEAN. Peran strategis Indonesia dan Malaysia di kawasan regional (ASEAN) sangatlah penting. Data makroekonomi menunjukkan bahwa ASEAN merupakan kawasan yang dinamis dan penuh dengan potensi. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi Indonesia dan Malaysia untuk dapat memanfaatkan peluang dan potensi pasar ASEAN tidaklah ringan. Dibutuhkan peran SDM yang berkualitas dan berdaya saing sebagai human capital untuk merespon dengan cepat semua tantangan global yang ada.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA MIKRO DI DESA PURWADADI BARAT DAN PASIRBUNGUR KABUPATEN SUBANG Layyinaturrobaniyah, Layyinaturrobaniyah; Muizu, Wa Ode Zusnita
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data statistik menunjukan bahwa jumlah unit usaha kecil mikro dan menengah(UMKM) mendekati angka 99,98% dari total unit usaha di Indonesia dengankontribusi sebesar 56% dari total PDB di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginyasignifikansi peran UKM bagi pemerataan ekonomi Indonesia. Sayangnya, ditemukanberagam persoalan yang perlu mendapat perhatian, seperti rendahnya produktivitasyang disebabkan oleh rendahnya kualitas sumber daya manusia khususnya dalambidang manajemen, organisasi, penguasaan teknologi, dan pemasaran, danrendahnya kompetensi kewirausahaan UMKM yang relatif masih masih jauhdibandingkan usaha besar. Selain rendahnya produktivitas, UMKM jugadiperhadapkan pada terbatasnya akses kepada sumberdaya produktif, terutamaterhadap permodalan, teknologi, informasi dan pasar. Hingga saat ini, tidak sedikitpelaku usaha mikro yang mengeluhkan tentang perkembangan usahanya karenadisebabkan kekurangan modal dalam bentuk uang. Begitu juga banyak kegiatanusaha mikro mengalami kegagalan atau bangkrut dikarenakan tidak mampumengelola keuangan dengan baik. Kondisi ini seringkali disebabkan karenakeuangan usaha mikro yang dikelola tidak dipisahkan dengan keuangan keluarga.Oleh karena itu, dalam rangka menjaga keberlangsungan kegiatan usaha, makadiperlukan pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku untuk mengelola seluruhaspek usaha dengan baik. Khusus di bidang keuangan diperlukan perhatian lebihkhusus dan serius, karena keuangan merupakan jiwa dan darah seluruh kegiatanusaha. Sebagaimana pada umumnya, pengelolaan keuangan usaha juga meliputiseluruh aktivitas sejak perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian.
MANAJER DAN PERANGKAT MANAJEMEN BARU Muizu, Wa Ode Zusnita; Sule, Ernie Tisnawati
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajer adalah orang yang melaksanakan kegiatan manajemen. Dalam setiaporganisasi bisnis, para manajer bertugas untuk memastikan bahwa keseluruhantujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi dapat diwujudkan melalui rangkaiankegiatan manajemen, baik yang bersifat fungsional maupun bersifat operasional.Salah satu tugas atau peran seorang manajer yaitu harus bisa mengatasi konflikyang ada dalam suatu organisasi yang dipimpinnya sehingga setiap konflik itudapat diselesaikan dengan baik dan tidak ada yang merasa dirugikan. Untuk dapatmengimplementasikan kegiatan manajemen tersebut sesuai denga fungsinyamasing-masing, maka diperlukan beberapa keahlian manajemen (managerial skills)dan kompetensi khusus yang diperlukan oleh setiap orang yang terlibat dalamkegiatan organisasi berdasarkan tingkatannya dalam organisasi yang bisamembedakan seorang manajer dan bukan manajer. Keahlian tersebut meliputikeahlian teknis, keahlian konseptual, keahlian berkomunikasi dan berinteraksi,keahlian dalam pengambilan keputusan, keahlian dalam pengaturan waktu,keahlian dalam manajemen global dan keahlian dalam teknologi. Oleh karena itu,bagi mereka yang ingin menjadi seorang manajer, maka kedua aspek darimanajemen, yaitu pengetahuan dan pengalaman perlu untuk dikuasai secarabersamaan, oleh karena itu disebutkan bahwa seorang pemimpin merupakanelemen yang sangat vital dalam menentukan maju mundurnya sebuah organisasi.
DISIPLIN KERJA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Muizu, Wa Ode Zusnita; Evita, Siti Noni; Suherman, Dindin
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 8, No 3 (2016)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis disiplin kerja dan kinerja pegawai serta mengukur berapa besar pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Cianjur.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif verifikatif. Subjek pada penelitian ini adalah pegawai negeri sipil pada Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kab. Cianjur dengan menggunakan sampel sebanyak 91 pegawai. Teknik analisa yang digunakan menggunakan analisis regresi linear sederhana, koefisien korelasi dan uji t dengan bantuan software SPSS 23.0 untuk membuktikan pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawai berada pada kategori sangat tinggi dan kinerja pegawai berada pada kategori tinggi. Sedangkan berdasarkan hasil uji statistik pada taraf signifikansi 5% diperoleh hasil disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kab. Cianjur dengan nilai R Square sebesar 0,407. Hal tersebut berarti disiplin kerja berpengaruh sebesar 40,7% terhadap kinerja pegawai, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.
MENCIPTAKAN HIGHER EDUCATION SUSTAINABLE DEVELOPMENT MELALUI INTELLECTUAL CAPITAL UNTUK MEMPERKUAT DAYA SAING PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Muizu, Wa Ode Zusnita; Sule, Ernie Tisnawati
PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis ) Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : PEKBIS ( Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The vision of Indonesia 2030, the Indonesian economy is targeted to enter the top 5world economic power, with economic growth above 7 percent, per capita income ofabout US $ 18 thousand and the population of 285 million people. To achieve that,the economy is focused on industrialization, service and trade as a catalyst forcapital accumulation. In addition, the quality of community life should be modern andequitable, marked the entry of Human Resources (HR) Indonesia in the top 30human development index (HDI) in the world. Since 1990, in Malaysia andSingapore, the pattern of education that leads to the results of research andcompetence of human resources output has been implicated for a long time.Information from the Ministry of Manpower also revealed that Indonesias educationlevel is still low (53 percent of elementary school), low productivity (marked byunemployment of educated workers and lack of inventions or applied research inscience and technology), competitiveness is low. This affects the performance of theeconomy. As a result, IMD World Competiveness Yearbook 2005 outlines, from 60countries of the world, Indonesias economic performance rankings are in the orderof 60 or the last. This is the weakness of the education model in Indonesia, whichcan not be equated with outside education. Especially higher education. What is theend result of our higher education? Not clear! Then arise the phenomenon of"contribute" our education with indicators such as: printing many educatedunemployed (coming from college); printing many scholars but not synergizing withthe needs of the business world and industry; and print human resources but lackthe competence and skill that clearly fit the field. The competitiveness of the nationno longer rests on the richness of natural resources, but is increasingly determinedby innovation (technology) and human creativity in utilizing science. This meanshuman resource education and training, the key to shaping human capital. too early.The intellectual capital approach has become the talk of many universities, due tothe fact that the universitys primary goal is the production and dissemination ofknowledge and other important emphasis is on research and human resources.(Elena, 2004), so the input and output are mostly composed of intangibles.Therefore, this seems inconsistent where there is greater development ofscholarship assessment and management of intangibles for business than highereducation institutions such as universities.
Meningkatkan Kinerja Pegawai Melalui Faktor Pribadi dan Kepuasan Kerja dan Implikasinya terhadap Efektifitas Organisasi Muizu, Wa Ode Zusnita; Komarudin, Aji; Kaltum, Umi
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Februari 2018
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v5i2.162

Abstract

Peningkatan efektivitas organisasi dapat terwujud, jika semua unsur dalam organisasi terkordinasi dan terintegrasi dengan baik, sesuai fungsi dan peranannya masing-masing. Hasil pra survey menunjukan bahwa efektivitas organisasi belum dapat ditingkatkan secara optimal, terlihat dari sikap pegawai yang tidak memegang teguh amanah dan komitmen dalam melaksanakan tugas, banyaknya sorotan masyarakat terhadap kemampuan pegawai yang kurang responsif, dan banyaknya pegawai yang mangkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pribadi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dan dampaknya terhadap efektivitas organisasi.   Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory survey. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM), sedangkan untuk pengolahan data menggunakan program LISREL 8.72 (Linier Structural Relationship).   Hasil hipotesis pertama menunjukkan bahwa Faktor pribadi  dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi  pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, maka akan semakin optimal pencapaian kinerja pegawai. Hipotesis kedua menunjukan bahwa Faktor pribadi  dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, meningkatnya kepuasan kerja pegawai dan faktor pribadi pegawai akan meningkatkan pula efektivitas organisasi juga akan semakin meningkat. Hipotesis ketiga menunjukan bahwa kinerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kinerja pegawai, akan semakin meningkat efektivitas organisasinya. Hipotesis keempat menunjukan bahwa faktor pribadi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai berpengaruh secara signifikan baik parsial maupun simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi  pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, demikian pula dengan kinerja pegawai yang semakin baik, maka akan semakin optimal pencapaian efektivitas organisasi.   Kata Kunci : Faktor Pribadi, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai, dan Efektivitas Organisasi