Articles

Found 9 Documents
Search

MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 11 BANJARMASIN PADA KONSEP SISTEM GERAK DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER Muiz, Abdul; Putra, Aminuddin Prahatama; Naparin, Akhmad
Jurnal Wahana Bio Vol 5, No 1-2 (2011)
Publisher : Jurnal Wahana Bio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar siswa pada konsep sistem gerak di SMA Negeri 11Banjarmasin tahun ajaran 2008/2009 masih belum mencapai ketuntasanyaitu 46,15%. Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi dalampembelajaran di kelas seperti menggunakan pendekatan maupun modelmodelpembelajaran sehingga proses dan hasil belajar dapat meningkat.Salah satu pendekatan yang bisa dijadikan sebagai alternatif guru dalampembelajaran adalah menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NumberHead Together. Pembelajaran dengan cara ini memiliki beberapakelebihan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yangbertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa, proses belajar siswa, hasilbelajar siswa, mengetahui aktivitas guru, respon siswa, dan respon gurukelas XI IPA 1 SMA Negeri 11 Banjarmasin pada pembelajaran konsepsistem gerak melalui penggunaan pembelajaran kooperatif tipe NHT.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 11Banjarmasin Semester 1 Tahun Pelajaran 2009/2010 yang berjumlah 26orang, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Hasilpenelitian menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT di kelas XI IPA1 SMA Negeri 11 Banjarmasin pada konsep sistem gerak menunjukkanterjadi peningkatan aktivitas siswa dan penurunan dominasi aktivitas gurudari siklus 1 ke siklus 2. Hasil selama proses pembelajaran dilihat dariLKS mengalami peningkatan dari 68,47% menjadi 80,83% untuk kategoripengetahuan dan mengalami penurunan untuk kategori proses dari86,25% menjadi 73,61%. Hasil tanya jawab menunjukkan peningkatandari 81,25% menjadi 100%. Hasil belajar siswa mengalami penurunan dari72% menjadi 53,85%. Respon siswa dan respon guru adalah baik sebabsebagian besar siswa memilih jawaban yang menunjukkan respon yangbaik pada setiap soal angket respon siswa. Pembelajaran kooperatif tipeNHT ini dapat dijadikan guru biologi dalam pembelajaran.
BENANG KUSUT FIQH WARIA (ANALISIS KRITIS TERHADAP POLEMIK IDENTITAS WARIA DALAM ISLAM) Muiz, Abdul
JURNAL AT-TURAS Vol 2, No 1 (2015): Hukum Islam dan Isu Gender
Publisher : JURNAL AT-TURAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem the most of religionist until now are still looking the transgender as opponents of the providence of God. They are considered as opponent of destiny because God only created male and female, not transgender. For this reason, transgender is not recognized by religion (God) and must be removed or sequestered. There are several fatwas about the prohibition of transgender in religion. Similarly, the Islamic jurisprudence, transgender in islamic jurisprudence (fiqh) is still not much be touched by ulama. The laws of the transgender that exist today generally do not smoop down on the transgender existence actually. Islam has identified that there are a men who have no sexual desire for women that called ghair ulil irbah min al-rijal. In a hadith someone like that are called mukhannats. About this mukhannats, Ibn Hajar divides the two; min ashlil khilqah (created by God) and bil qashdi (deliberate by human). Moreover Ibn Hajar said that Islam merely forbids the mukhannats who deliberately do it. While those who did indeed original creation only directed to trying to change his personality. Similarly with Ibn Hajar, al-Nawawi also divides the mukhannats into two part; min khalqin (given) and bitakallufin (constucted).
ANALISIS PENGARUH PRAKTIK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Muiz, Abdul; Muchsinati, Evi Silvana
Journal of Accounting and Management Innovation Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pelita Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this study is to measure the effect of human resource management practice in the employees of hotel sector in Batam City. Samples were taken from 299 hotel employees of 5 a four-star hotel in the district of Batu Ampar. The Research data that has been collected is analyzed using Partial Least Squares Path Modelling (PLS-SEM) program version 3. Results from this study showed first, recruitment has a significant effect on employee performance. Second, the selection has a significant effect on employee performance. Third, the training doesn’t have a significant effect on employee performance. Fourth, compensation doesn’t have a significant effect on employee performance. Fifth, promotion doesn’t have a significant effect on employee performance.Keywords: Recruitment, Selection, Training, Compensation, Promotion, and Employee Performance.
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN BINAHONG (Andredera cordifolia) (Ten) (Stennis) SEBAGAI Feed Additive TERHADAP KUALITAS KARKAS AYAM PEDAGING Muiz, Abdul
AGRISAINS Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The binahong leaves (Andredera cordifolia (Ten) Stennis) contains phytochemical compounds that have the potentialas feed additive. Itused as a supplementary ration that canimprovecarcassqualityofbroilers. The research aimed to study benefit of the binahong leaves powder as a feed additive towards carcass quality ofbroilers. This research was conductedin the farm of Faculty ofAnimal Husbandryand Fishery, Tadulako University, Palu. The used material of this study were 80 DOCbroiler chickens and were placed in an individual cage with a size of 100x 100 x 60 cm. The completely randomized design was applied with4 treatmentsand5replications.The tested treatments were 4 levels of binahong leaf powder mixed into the ration: R0 (ration without leaf powder binahong); R1 (ration with leaf powder binahong 0.5%); R2 (ration with leaf powder binahong 1%); and R3 (raation with leaf powder binahong 1,5%); The results ofvariance analysis showedthat theuse ofleaf powderbinahongasadditivein the ration had significant effect (P<0,05) to percentage of carcass, percentage of chestcarcass component, as well as  percentage of abdominal fat.The average percentage ofcarcassfor the treatmentR0(67,3%), R1 (68,3%), R2 (69,0%) and R3 (69,9%). The average percentage of chest carcass component for the treatment R0 (34,1%), R1 (34,5%), R2 (35,1%) and R3 (35,6%). The average percentage of abdominal fat for thetreatmentR0 (1,49%), R1 (1,46%), R2 (1,13%) and R3 (1,07%). It can be concludedthat theuse ofbinahongleaf powderup1.5% levelasfeedadditivein the rationresulted inthe best resultsonthe physicalquality ofbroilercarcasses.Keywords: abdominal fat,broiler, carcass, leafbinahong powder.
PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING BERBASIS JQUERY MOBILE UNTUK MATA KULIAH FOTOGRAFI PEMBELAJARAN DI JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Muiz, Abdul
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 2 No 1 (2014): April 2014
Publisher : Curriculum and Educational Technology Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v2i1.3291

Abstract

Development Mobile LearningBased jQuery Mobile for Learning Photography Courses Educational Technology Department of Semarang State University , is a research and development using the steps according to Borg and Gall combined with development measures according to Alessi and Trollip , aiming to develop application mobile learning basedMobile Websites using jQuery Mobile and to apply them in the implementation of learning . The program was developed using Adobe CS6 Dreamwiver and Source Code jQuery Mobile , while the result of mobile learningbased jQuery Mobile hostedwith domain http://morning.bl.ee domain . The feasibility study showed the feasibility of mobile learning is 86.25 % which is included in the excellent category. The results of this field study Mobile learning is more effective to improve the competence of students , this is evidenced by the difference in the average value of 12.98 formative test between the experimental class with average value of 82.03 and 69.04 for the control class. AbstakPengembangan Mobile Learning Berbasis Jquery Mobile Untuk Mata Kuliah Fotografi Pembelajaran Di Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Semarang, merupakan sebuah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan langkah-langkah menurut Borg and Gall dipadukan dengan langkah-langkah pengembangan menurut Alessi dan Trollip, bertujuan mengembangkan aplikasi mobile learning berbasis Mobile Website dengan menggunakan jQuery Mobile dan untuk menerapkannya dalam pelaksanaan pembelajaran. Program di kembangkan menggunakan Adobe Dreamwiver CS6 dan SourceCode jQuery Mobile, sedangkan hasil mobile learning berbasis jQuery Mobiledihostingkan dengan domain http://morning.bl.ee. Studi kelayakan mobile learning menunjukkan tingkat kelayakan 86,25% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil studi lapangan Mobile learning ini lebih efektif untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai rata-rata tes formatif sebesar 12,98 antara kelas eksperimen dengan rata-rata 82,03 dan kelas kontrol sebesar 69,04.
IMPLEMENTASI MODEL SUSAN LOUCKS-HORSLEY TERHADAP COMMUNICATION AND COLLABORATION PESERTA DIDIK SMP Muiz, Abdul; Wilujeng, Insih; Jumadi, Jumadi; Senam, Senam
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 1 (2016): February 2016
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i1.9565

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Seiring perkembangan zaman, kebutuhan dan tuntutan masyarakat akan terus mengalami perubahan. Faktor globalisasi, perkembangan teknologi, pertumbuhan ekonomi, kompetisi internasional, masalah lingkungan dan perubahan politik merupakan beberapa faktor yang menyebabkan pentingnya mengembangkan kemampuan dan pengetahuan untuk sukses di abad ke XXI. Dalam pendidikan, peserta didik perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar dapat berkompetisi dalam menghadapi abad XXI. Peserta didik harus dibekali dengan kompetensi foundational knowledge (to know), humanistic knowledge (to value) dan metaknowledge (to act). Salah satu aspek yang penting dikembangkan yaitu communication and collaboration. Aspek ini merupakan bagian dari kompetensi metaknowledge. Kajian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait implementasi pembelajaran IPA melalui penerapan model Susan Loucks-Horsley untuk meningkatkan communication and collaboration peserta didik. Dalam artikel ini akan dikaji beberapa hal diantaranya pembelajaran IPA, Model Susan Loucks-Horsley serta keterampilan abad XXI yaitu communication and collaboration. Setelah memahami uraian mengenai pembelajaran IPA berbasis model Susan Loucks-Horsley diharapkan guru dan calon guru IPA memiliki ide baru dan tambahan wawasan dalam mengimplementasikan pembelajaran IPA. Abstract ___________________________________________________________________ Along with the times, the needs and demands of society will continue to change. Factors of globalization, technological development, economic growth, international competition, environmental issues and political changes are some of the factors that led to the importance of developing the skills and knowledge to succeed in the XXI century. In education, students need to be equipped with knowledge and skills necessary to compete in the face of the XXI century. Learners must be equipped with the competence foundational knowledge (to know), humanistic knowledge (to value) and metaknowledge (to act). One important aspect is communication and collaboration developed. This aspect is part of competence metaknowledge. This study aims to provide an overview regarding the implementation of learning science through the application of models Susan Loucks-Horsley to improve communication and collaboration of learners. In this article will be reviewed several things including learning science, Model Susan Loucks-Horsley and XXI century skills ie communication and collaboration. After understanding the description of the model-based science learning Susan Loucks-Horsley expected of teachers and prospective science teachers have new ideas and additional insights in implementing learning science.    
Pluralisme di Mata Santri dan Pelajar di Jawa Barat Muiz, Abdul
RELIGIA Vol 18 No 1: April 2015
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v18i1.621

Abstract

Agama akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat setelah banyaknya aksi kekerasan yang dilakukan atas nama agama. Kekerasan itu berawal dari tuduhan tentang kafir dan Islamnya seseorang hingga berakhir dengan pemaksaan agama atau bahkan pengrusakan dan pembunuhan. Beberapa lembaga pemerhati keragaman melaporkan bahwa Jawa Barat adalah zona merah bagi kebhinekaan. Tulisan ini memotret pandangan dan sikap para pelajar dan santri tentang pluralisme. Hal ini dimaksudkan untuk melihat dua hal. Pertama, bagaimana pandangan mereka tentang pluralisme sekaligus dasar teologis yang melatar belakangi pandangan tersebut. Kedua, apakah pandangan tersebut memberi pengaruh pada sikap mereka dalam relasi agama atau interagama. Untuk mencapai itu, peneliti mewawancarai secara mendalam beberapa pelajar dan santri dengan melihat latar belakang sekolah, pesantren dan lingkungannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandangan santri dan pelajar terhadap keragaman terbagi dua. Ada yang menerimanya sebagai sunnatullah dan karenanya harus disikapi dengan baik. Ada juga yang menolak perbedaan tersebut dengan dasar kebenaran itu tunggal. Namun itu, sikap terhadap perbedaan tidak menunjukkan anarkhisme, baik yang menolak pluralisme apalagi yang menerimanya.
Lesbi Akademik Potret Religiusitas Mahasiswi Perguruan Tinggi Islam Muiz, Abdul
RELIGIA Vol 20 No 1: April 2017
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v20i1.679

Abstract

In the terms of gender and sexuality, homosexual often has been accused as part of western culture, since Indonesian culture—and Islam—reputedly said it was aganist the western culture that uphold the freedom in many ways. Islam rejected the existence of homosexual. However there were some of them whom is born and raised in the islamic educational environments like Pesantren or islamic universities. This phenomena has become paradox from that thesis which lesbianism is not born from the womb of western culture. Even lesbianism itself is created by their own relational ideas. How the lesbians constructing religiousity over aganist the rigidity of textual commentation is the main question in this journal. And it has been founded that the lesbians feels their sexual orientation differences from early stage. That different kind of perception become their basis of behavior and interpreting life itself. Thus, their construction of religious commentary is not exactly similar with the majorities.
PUISI DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI (Kajian Hadis Kontradiksi) Muiz, Abdul
Reflektika Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.297 KB) | DOI: 10.28944/reflektika.v11i2.31

Abstract

Perkembangan puisi dari zaman ke zaman terus berkembang sejak zaman Jahiliyah sampai sekarang dengan corak dan macamnya, bukan hanya di negeri Arab saja tapi diseluruh negara di dunia ini mengenal akan puisi dengan berbagai macam ragam dan bahasa. Di indonesia misalnnya, ada puisi perjuangan, puisi sejarah, puisi pendidikan, puisi romantis, bahkan tentang pusi percintaan yang marak dilantunkan dalam lagu- lagu, baik lagu-lagu pop, dangdut, keroncong, kasidah, nashid-nashid islami ataupun lainnya. Kalaulah tentang musik sudah banyak dibahas tentang hukumnya, adapun puisi yang masih ada kaitannya belum banyak penulis temukan pembahasannya, maka dalam hal ini penulis mencoba mengkaji tentang puisi menurut pandangan hadis Nabi. Dari hadis-hadis tentang puisi yang penulis dapatkan dapat disimpulkan, bahwa teks hadis yang makna zahirnya bertentangan bisa dikompromikan dengan metode al-jam’u wa al-taufīq sehingga penulis katakan bahwa puisi dilarang jika mengandung hal-hal berikut : menyalahi aturan-aturan syariat, merendahkan martabat manusia secara umum dan kaum muslimin secara khusus, puisi yang sangat menyibukkan melebihi kesibukan dalam membaca al-Qur’an dan beribadah kepada Allāh. Adapun puisi dibolehkan adalah sebagai berikut : disusun dengan tidak mengenyampingkan ibadah kepada Allah, dengan tujuan untuk menyadarkan manusia dari keterpurukan mereka, membangkitkan semangat kaum muslimin dan melemahkan semangat kaum kafir, sesuai dengan al-Qur’an dan Sunnah