Articles
22
Documents
AUTONOMOUS MOBILE ROBOT BERBASIS PLAYER/STAGE MENGGUNAKAN PARALLEL SELF-ORGANIZING FEATURE MAPS UNTUK PEMETAAN LINGKUNGAN GLOBAL YANG TIDAK DIKETAHUI

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 6, No 2 Juli 2007
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autonomous mobile robot adalah salah satu jenis robot yang dikembangkan dengan kemampuan untuk mengendalikan dirinya sendiri walaupun dalam lingkungan yang tidak diketahui. Untuk dapat melakukan pengendalian secara mandiri, bisa dilakukan dengan melalui proses pembelajaran secara mandiri tanpa supervisi (unsupervised) dengan mempertimbangkan input dari sensor-sensor yang dipakai. Pada saat robot melakukan pengenalan terhadap lingkungannya, diperlukan perosesan komputasi yang berat dengan waktu yang lama. Penelitian ini akan membahas tentang penggunaan Kohonen Self-Organizing Feature Maps (SOFM) atau (SOM)  sebagai metode pembelajaran Autonomous mobile robot dalam mengenali lingkungannya. Proses pembelajaran dilakukan dengan menggunakan parallel processing menggunakan LAM-MPI, Simulasi dilakukan dengan menggunakan software simulasi Player/ Stage. Hasil simulasi menunjukkan bahwa SOM menampilkan performa yang baik dalam memetakan lingkungan yang tidak diketahui tanpa supervisi. Hasil pemrosesan dengan menggunakan parallel processing juga menunjukkan dicapainya kecepatan yang signifikan dalam proses pembelajaran robot untuk mengenali lingkungannya. Planning dengan menggunakan A* mampu untuk memberikan jalur yang efektif bagi robot dalam mencapai titik tujuan. Kata Kunci: autonomous, pemetaan, path-planning, komputasi parallel,  parallel SOM

Karakteristik Pembakaran Beberapa Jenis Biomassa dalam Fluidized Bed Boiler

Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.132 KB)

Abstract

Pembakaran biomassa dalam rangka memproduksi energi termal untuk menghasilkan utilitas lain dapat dilakukan dengan mengkonversi energi tersebut ke bentuk energi lain. Boiler dengan unggun terfluidisasi dipilih sebagai teknologi konversi energi termal menjadi energi listrik, karena kukus yang diproduksi dapat digunakan untuk menggerakkan turbin yang dikopling dengan generator listrik. Unit dimana proses pembakaran berlangsung, yaitu ruang bakar dan freeboard dipilih sebagai target pengamatan untuk mengevaluasi kinerja boiler tersebut. Hasil pengamatan terhadap pembakaran tiga jenis biomassa, serpihan kayu ketam, kulit pinang dan ranting kayu kering, memperlihatkan bahwa masing-masing jenis biomassa memiliki karakteristik pembakaran tersendiri. Temperatur pembakaran maksimum untuk serpihan kayu ketam dan ranting kayu kering didapatkan pada waktu pembakaran 30 detik, sementara untuk kulit pinang pada 20 detik. Hasil yang sangat menarik adalah ditemukan bahwa temperatur maksimum dapat ditingkatkan dengan mengubah sistem pengumpan bahan bakar. Sistem pengumpan antara memberikan temperatur maksimum yang lebih tinggi dibanding dengan sistem pengumpan biasa.

Javanese-Indonesian Female Facial Expression (JIFFE-3D) Based on 3D Marker

IPTEK Journal of Proceedings Series Vol 1 (2014): International Seminar on Applied Technology, Science, and Arts (APTECS) 2013
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facial expression is a topic which is frequently used in several areas of research, such as security, psychology, and entertainment. All of these researches demand a high quality source data of facial expression. This research builds Javanese-Indonesian Female Facial Expression Database in three dimensional data called JIFFE-3D Database. JIFFE-3D Database contains facial expression which expresses Javanese-Indonesian female universal emotions, such as happiness, disgust, fear, angry, surprise, and sadness. JIFFE-3D Database is made by using motion capture system to capture changes in facial expression which is characterized by a shift in markers on face. The facial expression is captured by multi camera and saved in 3D data. JIFFE-3D Database could be a high quality source data if all data use only marker which has influence the shifting in facial expression.

KAJIAN KOMUNIKASI ALLAH TENTANG TAQWA, DZIKIR, DAN FALAH DALAM MAKNA SEMANTIK

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.453 KB)

Abstract

Secara harfiyah kata “takwa” berasal dari kata “waqaa-yaqii-wiqaayah” yang berarti memelihara, menjaga, danlain sebagainya. Takwa juga berarti menghindar, dalam arti ini mencakup tiga aspek yaitu : Mmenghindar darisikap kufur dengan jalan beriman kepada Allah SWT; Berupaya melaksanakan perintah Allah dan menjahui larangan-larangan-Nya dengan seoptimal mungkin; dan Menghundar dari segala aktifitas yang menjauhkan pikirandari Allah .SWT.Kata “dzikir” secara harfiyah berasal dari kata “dzakara-yadzkuru-dzikran”. menurut M. Quraish Shihab bisa dikaitkandengan akal pikiran dalam arti mengingat atau dalam arti sesuatu yang mengantar akal untuk meraih apayang belum diraihnya. Inilah dzikir yang bermakna “peringatan”. Dzikir juga bisa diartikan dengan menghadirkanke dalam benak terhadap apa yang tadinya terlupakan dan inilah dzikir yang bermakna “mengingat”. Kata ddzikirjuga dapat dipahami dalam arti “kemulian”. Maksudnya adalah “Al-Qur’an”.Makna dasar “falah” adalah keberuntungan. Kata falah ketika dihubungkan dengan ayat-ayat Al-Qur’an adalahkeberuntungan, keselamatan, dan langgeng dalam kenikmatan dan kebaikan. Hal ini tercermin dalam surat Ali‘Imran ayat 130, tentang pelarangan riba. Dalam ayat ini yang diakhiri dengan peringatan Allah , supaya bertakwakepada-Nya agar orang mendapat keberuntungan. Orang yang menghalalkan riba diancam dengan api neraka.Konsep Al-Qur’an tentang takwa, dzikir, dan falah adalah setali tiga uang, dimana ketiga konsep ini mempunyaipencapaian hidup melangit dan hidup membumi. Pencapaian hidup melangit diapresiasikan oleh takwa dalambentuk keshalihan individu, sedangkan oleh dzikir dalam bentuk moralitas ilahiyyah yang berujung pada keberuntunganatau keberuntungan dari Allah yang akan diterima di hari kelak.

KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 13, No 4 (2014)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.962 KB)

Abstract

The Influence of Leadership Interpersonal Communication of School Principal and Organizational Culture on Teachers’ Working Satisfaction of Al Islam Senior High School of Surakarta. The problem raised in this study is whether leadership interpersonal communication of school principal and organizational culture influence teachers’ working satisfaction. To be more specific, this study is intended to answer the following research questions: 1) The influence of leadership interpersonal communication of school principal on teachers’ working satisfaction. 2) The influence of organizational culture on teachers’ working satisfaction. 3) The influence of both leadership interpersonal communication of school principal and organizational culture influence teachers’ working satisfaction. This study is a quantitative research using causal correlational approach with theory of S-O-R. The population of this study is all teachers in the Senior High School of Al Islam Surakarta. The sampling used in the study is total sampling and therefore all teachers (N = 155) are sampled. The data are gathered through questionnaire. Using SPSS, both basic and multiple regression is used to analyze the data. The findings of the study show 1) The results of t-test a) There is a significant influence of interpersonal communication of school principal on teachers’ working satisfaction. The t-test shows that t 2,339 > t table 1,975. b) There is a significant influence of organizational culture on teachers’ working satisfaction. The t-test shows that t 4,504 > t table 1,975. 2) The results of F test a) The F test shows that both leadership interpersonal communication of school principal and organizational culture simultaneously influence teachers’ working satisfaction. This conclusion is based on the coefficient of F 27,863 which is higher than the coefficient of F table 3,06 on the degree of significance p = .000.    Based on the above findings, this study offers the following suggestions 1)The chair of Al Islam Foundation should improve the leadership interpersonal communication though various strategies such as leadership training. This is because this study finds that the variable of communication of the school principal directly influences the teachers’ working satisfaction around 2,339. 2) The school principal should improve the organizational culture in order to create a better working environment. 3)Future research should conduct similar research with qualitative approach in order to deeply understand factors related to the variables used in this study.

KOMUNIKASI ISALAM -SEBAB-SEBAB TIMBULNYA PERBEDAAN PENDAPAT ULAMA FIQH

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 10 (2004)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KOMUNIKASI ISALAM -SEBAB-SEBAB TIMBULNYA PERBEDAAN PENDAPAT ULAMA FIQH

Kajian Eksperimental Pembakaran Biomassa pada Ruang Bakar Fluidisasi

Jurnal Teknik Mesin Unsyiah Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Combustion of biomass produces thermal energy that can be utilized of other energy utilities by conversion through fluidized combustion systems. Fluidized reactor with a system (fluidized bed) is an option to the existing conversion thermal energy in biomass. Fuel feed system on combustion chamber (combustor) and fluidized combustion reaction chamber (burner) at fluidization reactor unit integrated with utility boilers producing steam into the reactor performance targets, this is achieved by the provision of fuel to the prescribed amount and timeliness of feeder working system for supplying fuel to the combustion chamber (combustor). Maximum combustion temperature results obtained in between 20 to 30 seconds burning time for 2 (two) kg biomass. Combustion temperature is strongly influenced by the characteristics of biomass. Solid biomass character (wood chips and branches of dry wood planers) has a higher burning temperature of biomass fibers character (areca nut husk). The increase in temperature results for biomass combustion filamentous more quickly reach peak combustion temperature, the comparison is time for biomass burning wood character requires 30 seconds burning time , while for areca nut husk biomass only takes 20 seconds burning time for 2 kg of biomass .

PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK CAIR (VOC) PADA BUDIDAYA TANAMAN KOL BUNGA Brassica oleraceae var. botrytis L.subvar. cauliflora DC.

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas MIPA, UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.99 KB)

Abstract

Penelitian tentang Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) pada Budidaya Tanaman KolBunga  Brassica oleraceae var. botrytis L. subvar. cauliflora DC. dilakukan  di Tombolo Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Analisis kandungan tanah dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan pupuk organik cair pada budidaya tanaman kol bunga dan  dosis yang optimal untuk pertumbuhan dan produksi  tanaman kol bunga Brassica oleraceae var. botrytis L. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 3 kelompok. Analisis data menggunakan Analysis of variance. Hasil yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian  pupuk organik cair dengan dosis 30 ml/l air  memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat bunga, berat total tanaman, dan diameter bunga, serta berpengaruh nyata terhadap lebar daun, diameter batang dan panjang akar. Kata Kunci: Kol Bunga Brassica oleraceae var. botrytis L. subvar. cauliflora DC., Pupuk organik cair, budidaya.

STRUKTUR RETORIKA DAN FITUR LINGUISTIK BAGIAN PENDAHULUAN ARTIKEL JURNAL PENELITIAN BERBAHASA INDONESIA BIDANG ILMU HUKUM

KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang struktur retorika dan fitur linguistik bagian pendahuluan artikel peneltian berbahasa Indonesia khususnya bidang ilmu hukum. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berupa jurnal ilmiah terdiri dari 50 artikel jurnal penelitian bahasa Indonesia dalam bidang ilmu hukum yang terakreditasi. Teknik analisis data menggunakan langkah model Problem Justifying Project (PJP) untuk mempresentasikan gaya retorika bagian pendahuluan Artikel Jurnal Penelitian (AJP) berbahasa Indonesia bidang Ilmu Hukum, dilihat dari pola kalimat, kalimat efektif, kalimat langsung, kalimat tidak langsung, kalimat aktif, kalimat pasif, kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan pembentukkan paragraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) mayoritas para penulis AJP memiliki kecendrungan yang sama dalam menyamakan latar belakang pengetahuan; 2) kalimat aktif lebih banyak digunakan dari pada kalimat pasif menunjukkan bahwa subjek atau pelaku bertindak langsung melakukan pekerjaan sesuai dengan fungsinya serta memberikan kejelasan pemahaman bagi para pembaca; dan 3) kata penghubung yang digunakan lebih dominan menggunakan kata penghubung yang menyatakan penambah atau penghubung menunjukkan bahwa antara kata dengan kata, atau antar kalimat, bahkan antar paragraf memiliki hubungan saling memperkuat atau menambah wawasan pembahasan. Kata kunci:  struktur retorika, fitur lingusitik, pendahuluan artikel jurnal penelitian

RHETORICAL STRUCTURE AND LINGUISTIC FEATURES IN INTRODUCTION PARTS OF RESEARCH IN INDONESIAN LEGAL SCIENCE JOURNAL

Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : English Department FBS UNP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.734 KB)

Abstract

The objective of study was to provide an overview of the structure of rhetoric and linguistic features of the introduction of Indonesian research articles, especially the field of law. This study was descriptive method. Technique of collecting data used documentation in the form of scientific journal consist of 50 article jurnal of research of Indonesian language in field of law. Technique of data analyzing of this study was step model Problem Justifying Project (PJP) to present rhetorical style of preliminary article of Artikel Jurnal Penelitian (AJP) Indonesian language of Law Science. They were seen from sentence pattern, effective sentence, direct sentence, indirect sentence, active sentence, passive sentence, equivalent compound sentences, multi-layered sentences, and paragraph forming. The results show that: 1) the structure of the rhetoric of the introduction of Indonesian study articles, especially in the field of legal science, ie with the structure of states of background knowledge, explaining the field of research, justifying research activities, and announcing research to achieve the ultimate communicative purpose; 2) linguistic features of the introduction of Indonesian language research articles, especially the field of law dominated by the active sentence and the use of the word coordinator additions.Keywords: rhetorical structure, linguistic features, introduction ofresearch journal articles STRUKTUR RETORIKA DAN FITUR LINGUISTIK BAGIAN PENDAHULUAN ARTIKEL JURNAL PENELITIAN BERBAHASA INDONESIA BIDANG ILMU HUKUMAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang struktur retorika dan fitur linguistik bagian pendahuluan artikel peneltian berbahasa Indonesia khususnya bidang ilmu hukum. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berupa jurnal ilmiah terdiri dari 50 artikel jurnal penelitian bahasa Indonesia dalam bidang ilmu hukum. Teknik analisis data menggunakan langkah model Problem Justifying Project (PJP) untuk mempresentasikan gaya retorika bagian pendahuluan Artikel Jurnal Penelitian (AJP) berbahasa Indonesia bidang ilmu hukum, dilihat dari pola kalimat, kalimat efektif, kalimat langsung, kalimat tidak langsung, kalimat aktif, kalimat pasif, kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan pembentukkan paragraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) struktur retorika bagian pendahuluan artikel peneltian berbahasa Indonesia khususnya bidang ilmu hukumyaitu dengan struktur menyatakan latar belakang pengetahuan, menjelaskan bidang penelitian, menjustifikasi kegiatan penelitian, dan mengumumkan penelitian untuk mencapai tujuan komunikatif utama; 2) fitur linguistik bagian pendahuluan artikel peneltian berbahasa Indonesia khususnya bidang ilmu hukum didominasi oleh kalimat aktif dan penggunaan kata penghubung koordinatif penambahan.Kata kunci:  struktur retorika, fitur lingusitik, pendahuluan artikel jurnal penelitian