Mohammad Muhriz
Laboratorium Kimia Anorganik, Kimia MIPA UNDIP

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Zeolit Nanopartikel dengan Metode High Energy Milling (Zeolite Nanoparticle Fabrication using High Energy Milling Method) Muhriz, Mohammad; Subagio, Agus; Pardoyo, Pardoyo
SAINS DAN MATEMATIKA Volume 19 Nomor 1 Tahun 2011
Publisher : SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.3 KB)

Abstract

Pembuatan nanopartikel menggunakan metode  high energy milling belum banyak dilakukan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat zeolit nanopartikel dari zeolit alam dengan metode high energy milling. Zeolit alam Wonosari digerus dan diayak menggunakan ayakan 250 mesh dan kemudian digiling dengan High Energy Milling-Ellipse 3D Motion (HEM-E3D) selama 0, 2, 4, dan 6 jam dengan kecepatan 1000 rpm dan ball to powder ratio (BPR) sebesar 8:1. Bentuk fisis dari zeolit sebelum dan sesudah milling terlihat sama dan sulit dibedakan. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan adanya penurunan ukuran partikel dari Z-0 menjadi Z-6. Zeolit dengan waktu milling  Z-6 mempunyai ukuran partikel terkecil yaitu sebesar 70-280 nm. Karakterisasi dengan metode BET menunjukkan zeolit beraglomerasi yang ditandai dengan tidak adanya perubahan berarti pada luas permukaan spesifik, volume pori total, dan ukuran pori rata-rata semua sampel.Keywords: high energy milling, zeolit alam, ukuran partikel
Pembuatan Zeolit Nanopartikel dengan Metode High Energy Milling (Zeolite Nanoparticle Fabrication using High Energy Milling Method) Muhriz, Mohammad; Subagio, Agus; Pardoyo, Pardoyo
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 19 Issue 1 Year 2011
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4197.41 KB)

Abstract

Pembuatan nanopartikel menggunakan metode high energy milling belum banyak dilakukan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat zeolit nanopartikel dari zeolit alam dengan metode high energy milling. Zeolit alam Wonosari digerus dan diayak menggunakan ayakan 250 mesh dan kemudian digiling dengan High Energy Milling-Ellipse 3D Motion (HEM-E3D) selama 0, 2, 4, dan 6 jam dengan kecepatan 1000 rpm dan ball to powder ratio (BPR) sebesar 8:1. Bentuk fisis dari zeolit sebelum dan sesudah milling terlihat sama dan sulit dibedakan. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan adanya penurunan ukuran partikel dari Z-0 menjadi Z-6. Zeolit dengan waktu milling Z-6 mempunyai ukuran partikel terkecil yaitu sebesar 70-280 nm Karakterisasi dengan metode BET menunjukkan zeolit beraglomerasi yang ditandai dengan tidak adanya perubahan berarti pada luas permukaan spesifik, volume pori total, dan ukuran pori rata-rata semua sampel.   Keywords: high energy milling, zeolit alam, ukuran partikel