Articles

Found 11 Documents
Search

BENCANA ALAM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN BUDAYA MADURA Muhlis, Achmad
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 14, No 2 (2008): MADUROLOGI 4
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac:Natural disasters occurring in this country always effect a deep grief to the people. Despite the fact that a number of rhetoric have been  reconstructed to overcome the disaster  from new order up to reformation order. Unfortunately, this is not supported by a concrete action. The questions are that weather the disaster is  either an admonition or a punishment given by Allah?  Why Allah rebukes this country so terribly. This short paper is about to disclose the  meaning behind the disaster from the view point of al-Qur’anKeyword:bencana alam, murka Allah, tolak bala’
مناهـج المستشـرقين فى دراسـة القـرآن الكـريم Muhlis, Achmad
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Penulis adalah dosen tetap pada Jurusan Tarbiyah Prodi Bahasa Arab STAIN Pamekasan dan Lulusan Program Magister Bahasa Arab UIN Malang)     Abstrak Orang-orang orientalis dalam mengkaji al-qur’an selalu menarik untuk diperbincangkan, Hal ini merupakan hasil dari pengalaman  panjang  dalam menghadapi Timur, khususnya  Islam. Makalah ini mencoba untuk mengidentifikasi metode yang digunakan orientalis dalam mengkaji al-qur’an serta mencoba menganalisis dari sisi apa? Para orientalis menkaji al-qur’an. Kata Kuci مناهج, دراسة, المستشرقون, عامل
PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB DI MTsN SUMBER BUNGUR PAMEKASAN Muhlis, Achmad
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 1 (2014): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.296 KB) | DOI: 10.19105/ojbs.v8i1.459

Abstract

Penelitian ini hendak mendeskripsikan bagaimana konsep dan model pengembangan kurikulum kelas mata pelajaran Bahasa Arab di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan dan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kurikulum tersebut. Hasilnya adalah Kurikulum kelas mata pelajaran Bahasa Arab pada dasarnya mengembangkan kurikulum 2006 dengan menekankan pada aspek kebutuhan masyarakat dan pesantren. MTs Negeri Sumber Bungur mengembangkan kurikulum bahasa Arab berbasis kelas mata pelajaran yang kemudian disebut dengan istilah kurikulum kelas mata pelajaran bahasa Arab. Model pengembangan kurikulum yang digunakan adalah sentral de-sentral, yaitu proses pengembangan kurikulum yang menggabungkan dua pendekatan administratif dan pendekatan grass roots. Pengembangan kurikulum ini dimanifestasikan pada penambahan jam pelajaran dan materi ajar, yaitu pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab yang semula hanya 11 jam pelajaran menjadi 24 jam pelajaran. Penambahan jam ini digunakan untuk mengkaji ilmu nahwu, shorrof, tafsir, dan kitab klasik lainnya. Di antara faktor pendukung terlaksananya pengembangan kurikulum tersebut adalah: 1) Motivasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, 2) Komitmen Kepala Madrasah, 3) Kompetensi profesional guru kelas mata pelajaran Bahasa Arab, 4) Eksistensi pesantren Sumber Bungur sebagai lembaga yang menguatkan proses pembelajaran, dan 5) Input siswa yang memiliki pemahaman awal terhadap materi yang akan di sajikan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: 1) Tidak tersedianya alokasi dana khusus, 2) Tidak meratanya kemampuan guru dalam melakukan penyusunan kurikulum, 3) Tidak meratanya kemampuan guru untuk mengajar di kelas mata pelajaran Bahasa Arab, dan 4) Tidak sedikit siswa yang merasa jenuh ketika belajar di kelas mata pelajaran Bahasa Arab karena banyaknya jam pelajaran yang disajikan.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MAHARAH AL-KALAM BERBASIS MEDIA BITHAQAH JAYBIYAH DI MTS NEGERI SUMBER BUNGUR PAMEKASAN Muhlis, Achmad
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 2 (2014): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.172 KB) | DOI: 10.19105/ojbs.v8i2.466

Abstract

Pengembangan pembelajaran maharatul kalam berbasis media bithaqah jaibiyah pada kelas mata pelajaran Bahasa Arab merupakan suatu keharusan dalam pengembangan tazwidul mufrodat yang pada akhirnya menunjang kemahiran berbicara (maharah al-kalam) maupun menyimak (istima’) bagi siswa di MTs Negeri Model Pamekasan. Model pembelajaran ini diterapkan dengan beberapa cara, yaitu: (1) Pembagian kelompok dilakukan dengan cara membagi siswa dalam satu kelas menjadi beberapa kelompok kecil, (2) Penjelasan mekanisme meliputi pembuatan media dan penggunaan media, dan (3) Evaluasi yang dilakukan di dalam dan di luar kelas. Sedangkan siswa merespon pengembangan pembelajaran maharatul kalam dengan media bithaqah jaibiyah pada kelas Mata Pelajaran Bahasa Arab di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan tergolong sangat positif dan optimistis. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan dan peningkatan motivasi, minat dan bakat tergambar dalam penggunaan dan pemanfaatan media bithaqah jaibiyah yang didayagunakan secara proporsional dan profesional oleh guru bidang studi bahasa Arab kelas Mata Pelajaran Bahasa Arab di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan sehingga out put yang dihasilkan sesuai dengan harapan dan target yang tertuang dalam strandar kompetensi lulusan madrasah.
BENCANA ALAM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN BUDAYA MADURA Muhlis, Achmad
KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman MADUROLOGI 4
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.876 KB) | DOI: 10.19105/karsa.v14i2.125

Abstract

Abstrac:Natural disasters occurring in this country always effect a deep grief to the people. Despite the fact that a number of rhetoric have been  reconstructed to overcome the disaster  from new order up to reformation order. Unfortunately, this is not supported by a concrete action. The questions are that weather the disaster is  either an admonition or a punishment given by Allah?  Why Allah rebukes this country so terribly. This short paper is about to disclose the  meaning behind the disaster from the view point of al-Qur’anKeyword:bencana alam, murka Allah, tolak bala’
PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB PADA KELAS MATA PELAJARAN DI MTsN SUMBER BUNGUR PAMEKASAN Muhlis, Achmad
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2015): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.203 KB) | DOI: 10.19105/ojbs.v9i2.674

Abstract

One of the Among the breakthroughs of MTs Sumber Bungur Pamekasan as a formal educational institution that is trusted as a pilot school in the area of East Java religious ministry is the realization of the program in the field of Arabic language curriculum development. The purpose of this study was about to describe how the concept and development of the classroom curriculum model in  Arabic subject at  MTs  Sumber Bungur Pamekasan, and what are the factors supporting and hindering the implementation of the curriculum. The research result shows that  the class curriculum of Arabic subjects is basically develop the 2006 curriculum which emphasis on the needs of the community and the islamic boarding school. MTs  Sumber Bungur Pamekasan develop classroom-based curriculum of the  Arabic subjects that later termed as classroom curriculum of Arabic subjects.  The Curriculum development model used is the central de-central, the curriculum development process that combines the two approaches, administrative and grass roots approach. Curriculum development is manifested in the additional hours of lessons and teaching materials, namely on subjects PAI and Arabic which was originally only 11 hours of lessons to 24 hours of lessons. The addition of the lesson period is used to examine the science nahwu, shorrof, hermeneutics (tafsir), and other classical holy books. The factors supporting the implementation of curriculum development are: 1) the Motivation by the Regional Office of the Religion Ministry of East Java, 2) the Principals Commitment, 3) Professional competence of the Arabic subjects classroom teachers, 4) The existence of Islamic boarding school sumber bungur  as an institution that strengthens the learning process and 5) the students Input who have an initial understanding of the material that will be presented. While the inhibiting factors are: 1) No allocation of special funds, 2) There is inequality in the ability of teachers in curriculum development, 3) the prevalence of the teachers’s ability in teaching  Arabic, and 4) there are some  students who feel bored when learning Arabic because of the many hours of lessons being presented.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENGAJARAN BAHASA ARAB Muhlis, Achmad
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 8, No 1 (2011)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.224 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v8i1.5

Abstract

Co-operative study represents learnig strategy with a number of students as small group member which its ability level differs of each other either from side of maharah al-lughawiyah and also ‘anashir al-lughah . This study is one of study models where students learn and work in groups having the character of heterogeneous. Learning efficacy from group is depended on group member ability and activity , either through individually and also group. This research tries to elaborate co-operative study at station of Arab language in pesantren maisonette of Sumenep annuqayah, as one of the alternative of study model in each maharah also anashir al-lughawiyah.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM DENGAN MODEL SISTEM KREDIT SEMESTER DI MADRASAH Muhlis, Achmad
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2016)
Publisher : State College of Islamic Studies Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.544 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i1.968

Abstract

Abstrak: Kebijakan pemerintah dalam pengembangan kurikulum model penyelenggaraan sistem kredit semester merupakan salah satu kebijakan yang harus mendapatkan perhatian khusus dari para praktisi pendidikan baik pada pendidikan tingkat dasar maupun tingkat menengah, karena pemerintah di sini berposisi sebagai penguasa  yang memiliki kewenangan dan otoritas yang sangat urgen dan signifikan dalam menentukan arah atau kebijakan dalam setiap pengembangan kurikulum, termasuk juga model penyelenggaraan sistem kredit semester  di Madrasah. Dalam hal ini, sukses tidaknya penyelenggaraan sistem pendidikan di Indonesia itu bergantung pada orientasi, konsep, prinsip-prinsip dan sasaran yang dicanangkan oleh pemerintah sebagai pemilik wewenang dan otoritas melalui perundang-undangan yang ditetapkan. Kata Kunci: Kebijakan pemerintah, pengembangan kurikulum, sistem kredit semester, madrasah.
KURIKULUM DIFERENSIASI MATA PELAJARAN BAHASA ARAB BAGI ANAK CI+BI MTS NEGERI SUMBER BUNGUR PAMEKASAN Muhlis, Achmad
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 10, No 1 (2013)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.621 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v10i1.164

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan 3 (tiga) fokus penelitian, yaitu: (1) Konsep kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan. (2) Implementasi kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan. (3) hasil belajar kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah konsep kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan mempunyai rentangan. Konsep yang dimaksud dengan menghilangkan sebagian besar kurikulum reguler sampai pada penyesuaian materi, proses, dan keterampilan dengan karakter dan keunikan anak CI+BI. Hal tersebut termanifestasikan dengan istilah penggunaan materi esensial dan penghilangan materi non esensial. Konsep ini diaplikasikan dengan membuat peta konsep, modifikasi alokasi waktu, rekam jejak siswa, silabus siswa, dan silabus guru. Implementasi kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan dituangkan dengan penyesuaian konsep pembelajaran bagi anak yang berkemampuan istimewa, modifikasi pembelajaran pada model pembelajaran berpikir tingkat tinggi (problem solving, penalaran, dan komunikasi), model pembelajaran berorientasi pada student centered learning dengan memanfaatkan ICT, menerapkan eskalasi ranah kompetensi dari C1, C2, dan C3 ke arah C4, C5 maupun C6, pembelajaran bersifat holistik, dengan pengajar yang kompeten, mendatangkan mentorship, dan pendampingan dari pakar Perguruan Tinggi.
KOMUNIKASI VERBAL DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS MEDIA BITHAQAH AL-JAIBIYAH Muhlis, Achmad
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 2 (2016): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.068 KB) | DOI: 10.19105/ojbs.v10i2.975

Abstract

Verbal communication in the development of  learning of the Arabic Language based media bithaqah jaibiyah, is a must for every teacher of Arabic language in any development of tazwidul mufrodat which in the end going to support, encourage and motivate students, both in speaking skills (maharah al-kalam), Listening (maharah istima’), reading (maharah qiro’ah), and also writing (maharah kitabah). Verbal communication in teaching learning of arabic by  using media bithaqah al-jaibiyah, can be done and applied through two activities at once in any learning, namely: pre workout communication and communication exercises. In pre workout communication, there are some techniques which is very possible, such as : memorization of the dialog (al-hifdz ‘ala al-hiwar), dialog through images (al-hiwar bi al-suwar), guding dialog (al-hiwar al-muwajjah), a dramatization of the action (al-tamtsil al-suluki), technique on practice patterns (tathbiq al-namadzij). While the activities that can be done in the exercise of communication are, among others: group of conversations (al-hiwar al-jama’i), role play (al-tamtsil), social utterance practice (tathbiq al-ta’birat al-ijtima’iyah), field practice (al-mumarasah fi al-mujtama’), solving problem (hill al-musykilat). The Communication on Arabic learning through media bithaqah al-jaibiyah,  going to success if we could develop dan improve students  motivation, interests and talents of students itself in the use and utilize the  media bithaqah jaibiyah, that the same use proportionally and professionally by the teacher in the field of study of the Arabic language so that the out put that is produced in accordance with the expectations and targets set out in the standards of competence of graduates of a madrasah or school.