Articles

Tetraoksigenasi Santon dari Kulit Batang Garcinia nigrolineata Tetraoxygenated Xanthone from The Stem Bark of Garcinia nigrolineata Muharni, Muharni; Supriyatna, Supriyatna; Bahti, Husein; Dachrianus, Dachrianus
Jurnal ILMU DASAR Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.756 KB)

Abstract

A tetraoxygenated xanthone, 1,7-dihidroxy-3-methoxy-4-(3methylbut-2-enyl),6’,6’ –dimethylpyrano (2’ , 3’ : 5,6) xanthone had been isolated from the ethyl acetate extract of the stem bark of Garcinia nigrolineata Planch ExT. Anders. The structure of these compounds were determined on the basis of spectroscopic NMR 1D and 2D.
BENZOFENON TERPOLIPRENASI DARI KULIT BATANG GARCINIA BANCANA MIQ. Muharni, Muharni; Supriyatna, Supriyatna; Bahti, Husein H; Dachriyanus, Dachriyanus
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 6, No 2 (2007)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu benzofenon terpoliprenilasi,isosantosimol telah diisolasi dari ekstrak metanol kulit batang tumbuhan Garcinia bancana Miq. Struktur molekul senyawa tersebut ditetapkan berdasarkan analisis data spektroskopi yang meliputi spektrum UV, IR, 1H NMR, HMQC dan HMBC serta dengan membandingkan data spektroskopi tersebut dengan yang telah dilaporkan sebelumnya.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN SENYAWA DERIVAT PIRANON DARI MIKROBA ENDOFITIK Penicillium sp PADA TUMBUHAN KUNYIT PUTIH (Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe) Muharni, Muharni; Fitrya, Fitrya; oktaruliza, Milanti; Elfita, Elfita
Majalah Obat Tradisional Vol 19, No 3 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ19iss3pp107-112

Abstract

Pencarian senyawa bioaktif terus menerus dilakukan seiring dengan makin banyaknya penyakit-penyakit baru yang bermunculan, mulai dari penyakit infeksi, kanker, dan berbagai penyakit degeneratif lainnya. Penemuan senyawa antibiotoik baru dan senyawa yang bersifat antioksidan sangat diperlukan untuk mengatasi hal ini.  Mikroba endofitik merupakan mikroba yang tumbuh dalam jaringan tumbuhan yang dapat menghasilkan metabolit sekunder yang aktif.  Pada penelitian sebelumnya telah berhasil diisolasi dua senyawa dari mikroba endofitik Penicillium sp pada tumbuhan kunyit putih dan diidentifikasi sebagai Di-(2-etilheksil)phthalat dan derivat piranon yaitu5 (4’-etoksi-2’-hidroksi-5’-metil-2’,3’-dihidrofuran-3’-il (hidroksi) metil-4-isopropil-3-metil-2-piran-2-on). Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas antibakteri dan antioksidan dari senyawa derivat piranon yang dihasilkan dari mikroba endofitik Penicillium sp pada tumbuhan kunyit putih (Curcuma zeodaria). Aktivitas antibakteri  dilakukan  dengan metode difusi cakram dengan bakteri uji E.coli, S. dysenteriae, S. aureus, dan B.  subtilis  dengan variasi konsentrasi uji  250, 500, 1000, dan 2000 μg/ml, dan  aktivitas antioksidan dengan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) dengan variasi konsentrasi 1000, 500, 250, 125, 62,5, 31,25, 15,625, dan 7,8125µg/mL. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antibakteri paling kuat pada bakteri S. aureus dengan zona hambat 11mm pada konsentrasi 250µg/mL. Senyawa derivat piranon juga bersifat aktif anti oksidan dengan IC5016,05µg/mL.
EFEK HIPOURISEMIA EKSTRAK ETANOL AKAR TUMBUHAN TUNJUK LANGIT (Helminthostachys zaylanica Linn Hook) TERHADAP MENCIT JANTAN GALUR SWISS Fitrya, Fitrya; Muharni, Muharni
Majalah Obat Tradisional Vol 19, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ19iss1pp%p

Abstract

Akar tumbuhan tunjuk langit (Helminthostachys zeylanica) sebagai ramuan obat tradisional diantaranya sebagai obat kanker dan mengobati radang. Beberapa penelitian membuktikan bahwa akar tumbuhan tunjuk langit menunjukkan aktivitas antioksidan, antikaker, neoroprotektif dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek hipourikemia ekstrak etanol akar tunjuk langit terhadap kadar asam urat darah mencit yang diinduksi dengan jus hati ayam dibanding alopurinol. Penelitian ini menggunakan mencit putih jantan galur Swiss yang dibagi kedalam 10 kelompok (tiap kelompok 5 ekor) terdiri dari Kelompok I : Normal (CMC-Na 0,5% 10 mL/kg BB), Kelompok II : Kontrol negatif, Kelompok III-VI : Kontrol positif (alopurinol dengan dosis 5, 10, 20 dan 40 mg/kg BB) dan Kelompok VII-X : Ekstrak etanol dengan dosis  20, 40, 80, dan 160  mg/kg BB.  Perlakuan terhadap hewan percobaan adalah selama 30 hari. Hewan uji diukur kadar asam urat serumnya pada hari ke-0 kemudian diberi jus hati ayam 25 ml/kg BB dua kali sehari ditambah  melinjo (2g/kg BB perhari)  dimulai dari hari ke-0 sampai hari ke 30. Pada hari ke-10 dan 15 kadar asam urat hewan uji diukur. Pada hari ke-15 sampai hari ke-30 dimulai pemberian sediaan uji per oral masing-masing dosis dengan tetap diberikan jus hati ayam. Kadar asam urat hewan uji diukur  pada hari ke 20, 25 dan 30. Kemudian dihitung persentase penurunan kadar asam uratnya. Hasil uji secara in vivo menunjukkan   ekstrak   etanol   akar   tunjuk   langit dosis 80 mg/kg BB memiliki potensi 91,95% dibanding alopurinol dosis 20 mg/kg BB dan ekstrak etanol dosis 160 mg/kg BB memiliki potensi 91.77%  dibanding alopurinol dosis 40 mg/kgBB. Berdasarkan hubungan persen efek hipourikemia terhadap konsentrasi  ekstrak aktif maka nilai ED50 ekstrak aktif adalah 135,76  mg/kg BB.
Studi Kandungan Kimia Ekstrak Kloroform dari Benalu Duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) Muharni, Muharni; Basir, Dasril; Julinar, Julinar
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5123.907 KB)

Abstract

Isolasi Steroid telah dilakukan dengan mengekstraksi bubuk kering benalu duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) dengan kloroform. Ektrak pekat kloroform dimurnikan dengan teknik kromatografi lapis tipis (KLT) preparatif dengan fasa diam silika gel 60 GF 254 dan eluen etil asetat dan metanol (19:1) dan pengamatan menunjukkan adanya 3 pita noda dengan Rf = 0,21 dan Rf = 0,34 yang tidak membentuk kristal dan Rf = 58 yang memberikan kristal putih. Analisis spektroskopi dari kristal ini memberikan dua steroid hasil isolasi; steroid paertma memiliki waktu retensi (Rt) = 28,9 menit, berat molekul (BM) = 300, rumus molekul C12H32O, dan nilai kesetaraan ikatan rangkap (DBE) = 6. Steroid kedua memiliki Rt = 29,5 menit, BM = 412, rumus molekul C29H48O, dan nilai DBE = 6. Kedua jenis steroid tersebut dapat dilaporkan sebagai pregn-14-en-3-on (BM 300) dan Stigmasta-5,22-dien-3-oh (BM 412).
Isolasi Triterpenoid dari Akar Tumbuhan Jeruju (Acanthus Ilicifolius Linn) Muharni, Muharni; Elfita, Elfita; Hidayati, Sri
Jurnal Penelitian Sains No 11 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3461.367 KB)

Abstract

Isolasi triterpenoid dari akar tumbuhan jeruju telah dilakukan dengan cara maserasi berdasarkan kepolaran menggunakan n-heksana, etil asetat dan metanol. Identifikasi kandungan kimia terhadap ketiga bagian ekstrak tersebut ternyata fraksi hekasna dari akar mengandung triterpenoid paling tinggi. Hasil pemisahan dengan kolom dan pemurnian fraksi n-heksana didapatkan kristal putih dengan titik leleh 197° C -198° C dan setelah diuji dengan pereaksi warna Lieberman-Burchard menunjukkan positif interpenoid. Analisis spektroskopi terhadap kristal hasil isolasi terlihat bahwa pada spektrum ultraviolet-visibel memberikan serapan pada panjang gelombang 224 nm yang menunjukkan adanya ikatan C=C tak terkonyugasi. Spektrum inframerah kristal hasil isolasi memberikan puncak-puncak absorbsi pada daerah bilangan gelombang 3421,5 cm-1 yang menunjukkan adanya gugus fungsi OH, serapan pada 2981,1 cm serta 2848,7 cm yang menunjukkan adanya regangan dengan GC memberikan 1 puncak dengan waktu retensi 11,5 menit dan spektrum massa senyawa hasil isolasi memberikan puncak dasar pada m/z 218. Berdasarkan analisis data spektroskopi tersebut dan ditunjang oleh spektrum massa pembanding, serta titik leleh yang diperoleh disimpulkan senyawa hasil isolasi adalah golongan triterpenoid yaitu α atau β Amyrin dengan rumus molekul C30H50O.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Hidrokarbon di Sekitar Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine Indica (L.) Gaertn) yang Berperan dalam Fitoremediasi Limbah Minyak Bumi Estuningsih, Sri Pertiwi; Muharni, Muharni; Rynanda, Marindah
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.245 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Isolasi dan Identifikasi Bakteri Hidrokarbon di Sekitar Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica[L.] Gaertn). Fitoremediasi Limbah Minyak Bumi dilakukan selama 4 bulan di Rumah kaca dan Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sriwijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri hidrokarbon yang berperan dalam proses fitoremediasi limbah minyak bumi menggunakan rumput Eleusine indica(L.) Gaertn dan mengetahui karakteristik isolat bakteri yang diperoleh. Sampel tanah diambil dari bioreaktor perlakuan (yang ditanami E.Indica) dan bioreaktor kontrol (tanpa E.Indica) setiap 2 minggu sekali. Jumlah Bakteri pada Bioreaktor yang ditanamai E indica lebih besar dibanding pada bioreactor tanpa E.Indica. Hasil Seleksi, karakterisasi dan identifikasi.diperoleh 4 Isolat bakteri pada bioreaktor tanpa E. Indica yang dapat dikelompokkan menjadi 4 genus yaitu Azotobakter, Flavobacterium, Pseudomonas, dan acetobacter. Sedangkan dari bioreaktor yang ditanami E. Indica didapatkan 9 isolat bakteri yang dapat dikelompokan kedalam 5 genus yaitu Pseudomonas, Bacillus, Flavobacterium, Mycobacteriumdan Acinetobacter.
Comparison of CTAB Method and Wizard Genomic DNA Purification System Kit from Promega on DNA Isolation of Local Varities of Rice of South Sumatera Hanum, Laila; Windusari, Yuanita; Setiawan, Arum; Muharni, Muharni; Adriansyah, Fikri; Mubarok, Amin Ali
Science and Technology Indonesia Vol 3 No 1 (2018): January
Publisher : ARTS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.268 KB) | DOI: 10.26554/sti.2018.3.1.26-29

Abstract

Research in the molecular field requires DNA with a high degree of purity. Local rice varieties of South Sumatra have different leaf texture so that in isolation process to obtain DNA with high purity level required the right method. This study aims to compare the quality and quantity of purity of local rice insulation of local rice varieties of South Sumatra with different methods of CTAB and Wizard Genomic DNA Purification System Kit from Promega. The research was conducted from August 2015 to December 2015 at the Laboratory of Microbiology and Genetics and Biotechnology Laboratory, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University. The method used is DNA isolation method Wizard Genomic DNA Purification System Kit from promega and CTAB. Based on research that has been done result of DNA visualization showed that DNA isolate CTAB method still have smears while DNA isolate method of Wizard Genomic DNA Purification System Kit from promega not. The average DNA isolate concentration of Wizard Genomic DNA Purification System Kit method is A260 / 280 = 1.853 μg / ml. The average DNA isolate concentration of CTAB method is A260 / 280 = 1,705 μg / ml. Isolation of Rice DNA of local variety of South Sumatera using DNA method of Genomic DNA Purification System Kit from promega has higher quality and quantity compared to CTAB method.
Tetraoksigenasi Santon dari Kulit Batang Garcinia nigrolineata Tetraoxygenated Xanthone from The Stem Bark of Garcinia nigrolineata Muharni, Muharni; Supriyatna, Supriyatna; Bahti, Husein; Dachrianus, Dachrianus
Jurnal ILMU DASAR Vol 10 No 1 (2009)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.756 KB)

Abstract

A tetraoxygenated xanthone, 1,7-dihidroxy-3-methoxy-4-(3methylbut-2-enyl),6’,6’ –dimethylpyrano (2’ , 3’ : 5, 6) xanthone had been isolated from the ethyl acetate extract of the stem bark of Garcinia nigrolineata Planch Ex T. Anders. The structure of these compounds were determined on the basis of spectroscopic NMR 1D and 2D.
Triterpenoid β-Amirin dari Kulit Batang Garcinia bancana Miq. Muharni, Muharni; Elfita, Elfita
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 4 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.429 KB)

Abstract

Satu senyawa triterpenoid telah diisolasi dari ekstrak kulit batang tumbuhan Garcinia bancana Miq. Senyawa ini dipisahkan menggunakan berbagai teknik kromatografi dan pemurnian dengan rekristalisasi. Struktur molekul senyawa tersebut ditetapkan berdasarkan analisis data spektroskopi UV, IR, dan NMR 1-D dan dengan membandingkan data spektroskopi tersebut dengan yang dilaporkan dalam literatur. Berdasarkan hasil analisis data-data spektroskopi tersebut maka disimpulkan senyawa isolasi adalah β-amirin. Penemuan senyawa ini telah memberikan informasi penting untuk studi kandungan kimia dan aktivitas biologis dari genus Garcinia berdasarkan pendekatan taksonomi.