Muhaji Muhaji
The Department of Mechanical Engineering, Brawijaya University, Jl. Mayjen Haryono 167 Malang 65145, East-Java

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Variasi Sudut Sudu Turbo Cyclone Terhadap Unjuk Kerja Pada Kendaraan Honda Civic SR4 MEIRAGA, RENDY; Muhaji, Muhaji
Jurnal Teknik Mesin JTM : Volume 01 Nomer 02 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
PENGARUH PENGGUNAAN DIESEL PARTICULATE TRAP BERBAHAN TEMBAGA DAN GLASSWOOL TERHADAP OPASITAS MESIN ISUZU PANTHER 2000 Samudra, Agung; Muhaji, Muhaji
Jurnal Teknik Mesin JTM : Volume 01 Nomor 03 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
Combustion of Pure, Hydrolyzed and Methyl Ester Formed of Jatropha Curcas Lin oil Muhaji, Muhaji; Wardana, I.N.G; Yulianti, Y; Nursasongko, M
International Journal of Renewable Energy Development Vol 4, No 3 (2015): October 2015
Publisher : Center of Biomass & Renewable Energy, Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1613.162 KB) | DOI: 10.14710/ijred.4.3.211-218

Abstract

The density and viscosity of vegetable oil are higher than that of diesel oil. Thus its direct combustion in the diesel engine results many problems. This research was conducted to investigate the flame characteristics of combustion of jatropha curcas lin in pure, hydrolyzed and methyl ester form. The results indicated that the combustion of pure jatropha curcas lin occurs in three stages, hydrolyzed in two stages    and methyl ester in one stage. For pure jatropha curcas lin, in the first stage, unsaturated fatty acid burned for  0.265 s.  It is followed by saturated fatty acid, burned for 0.389 s in the second stage. And, in the last stage is the burned of glycerol for 0.560 s. Meanwhile for hydrolyzed one, in the first stage, unsaturated fatty acid burned for 0.736 s, followed by saturated fatty acid, burned  for 0.326 s in the second stage. And the last, for methyl ester is the burned for 0.712 s. The highest burning rate was for methyl ester which was 0.003931cc/s. The energy releasing rate of methyl ester, which was for 13,628.67 kcal/(kg.s) resembled that of diesel oil the most, while the lowest rate was for pure jatropha curcas lin which was 8,200.94 kcal/(kg.s). In addition, massive explosion occurred in the fuel containing unsaturated fatty acid and glycerol
COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS OF TWO LEVELS OF SUCTION PRESSURE ON OXYGEN SATURATION IN PATIENTS WITH ENDOTRACHEAL TUBE Muhaji, Muhaji; Santoso, Bedjo; Putrono, Putrono
Belitung Nursing Journal Vol 3, No 6 (2017): November-December 2017
Publisher : Belitung Nursing Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.639 KB) | DOI: 10.33546/bnj.300

Abstract

Background: Endotracheal suctioning is one of the common supportive measures in intensive care units (ICU), which may be related to complications such as hypoxia. However, a questionable efficacy is still identified to choose suctioning pressure between 130 mmHg and 140 mmHg that is effective for patients with endotracheal tube.Objective: To compare the effectiveness of 130 mmHg and 140 mmHg suctioning pressure on oxygen saturation in patients with endotracheal tube.Methods: This research used a quasy experimental design with pretest and posttest group. The study was conducted from 31 January to 1 March 2017 in the Hospital of Panti Wilasa Citarum and Hospital of Roemani Muhammadiyah Semarang. There were 30 samples recruited using consecutive sampling, with 15 assigned in the 130 mmHg and 140 mmHg suctioning pressure group. Pulse oximetry was used to measure oxygen saturation. Paired t-test and Independent t-test were used for data analysis.Results: Findings showed that there was a statistically significant effect of 130 and 140 mmHg suctioning pressure on oxygen saturation in patients with ETT with p-value <0.05. There was a significant mean difference of oxygen saturation between 130 mmHg and 140 mmHg suctioning pressure group with p-value 0.004 (<0.05). The mean difference of oxygen saturation between both groups was 13.157.Conclusion: The 140 mmHg suctioning pressure is more effective compared with 130 mmHg suctioning pressure in increasing oxygen saturation in patients with ETT.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY-TWO STRAY (TS-TS) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS SISWA SMPN 1 KECAMATAN NGEBEL KABUPATEN PONOROGO Muhaji, Muhaji; Sahertian, Pieter; Priyono, Agus
Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Vol 11 No 1 (2017): JPPI
Publisher : Pascasarjana IPS Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan ujung tombak untuk mencapai tujuan di atas. Dan guru adalah orang yang berhubungan dengan siswa setiap hari. Oleh karena itu kemampuan untuk mendorong siswa mencapai hasil belajar yang optimal adalah kewajiban. Guru harus bisa memotivasi siswanya untuk belajar lebih giat. Memotivasi siswa dalam proses pembelajaran bisa dilakukan dengan model pembelajaran yang menarik dan di senangi oleh siswa. Salah satunya adalah Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay-Two Stray (TS-TS). Namun sering terlihat proses pembelajaran di sekolah menengah pada umumnya masih menerapkan sistem tradisional atau konversional yaitu teacher centered sehingga pembelajaran masih berpusat pada guru bukan siswa. Pembelajaran ini dirasa masih kurang variatif dan menimbulkan rasa jenuh pada siswa dan menyebabkan rendahnya penguasaan materi pada siswa. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengangkat masalah tersebut.Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan penerapan model TS-TS terhadap hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kec. Ngebel, Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kec. Ngebel, Untuk mengetahui  pengaruh secara bersama-sama penggunaan model pembelajaran model TS-TS dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kec. Ngebel.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas VIII SMPN 1 Kec. Ngebel tahun pelajaran 2015-2016 sebanyak 129 siswa dengan sampel 56 siswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Ada pengaruh yang signifikan pembelajaran menggunakan model two stay-two stray (TS-TS) terhadap hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kec. Ngebel Ponorogo (2) Ada pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kec. Ngebel Ponorogo (3) Ada pengaruh secara bersama-sama penggunaan model pembelajaran model two stay-two stray (TS-TS) dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kec. Ngebel Ponorogo. 
Development of affective authentic assessment instruments for automotive engineering expertise in vocational school Ariyanto, Sudirman Rizki; Munoto, Munoto; Muhaji, Muhaji
TAMAN VOKASI Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.883 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v7i1.4777

Abstract

Development of Psychomotor Domain Assessment Instrument on Brake System Competence in SMKN 1 Jetis Mojokerto Ariyanto, Sudirman Rizki; Munoto, Munoto; Muhaji, Muhaji
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 1, No 6 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i6.1648

Abstract

Many factors influence the low number of skilled vocational high school graduates. One factor that is the leading cause is the lack of instruments that can be used in the learning process, especially authentic instruments, to assess students' abilities in the psychomotor domain. Students who are dominant in the cognitive sphere are not necessarily skilled in the psychomotor realm, especially when using the equipment and making improvements to the brake system. The purpose of this study is to develop an assessment instrument that is appropriate to be used by the teacher in evaluating the psychomotor domain's abilities, specifically for the brake system competency. This research is development research that uses ADDIE models as a reference for research. ADDIE model has five stages of development that need to be considered, including analysis; (2) design; (3) development; (4) implementations; and (5) evaluation. Based on the results of the analysis and discussion of the psychomotor domain assessment instrument for the competency of the brake system that was developed to be suitable for use in the learning process. Feasibility is proven from the results of the validation of experts who get an assessment of 4.66 with a very valid category. The instrument reliability test results that get the Cronbach's alpha value of 0.895, and the value of inter-observer reliability is 0.740. In addition, the instrument is also practical when used in the learning process. This was evidenced by the acquisition of practicality test value of 3.31 and entered in the practical category.