Articles

HUBUNGAN FAKTOR UMUR DAN STATUS GIZI DENGAN KERENTANAN FISIK MASYARAKAT TERHADAP RESIKO WABAH MALARIA DI KEMUKIMAN LAMTEUBA KECAMATAN SEULIMUM ACEH BESAR Munizar, Munizar; Mudatsir, Mudatsir; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 15, No 1 (2015): Volume 15 Nomor 1 April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.87 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor umur dan status gizi dengan kerentanan fisik masyarakat terhadap resiko wabah malaria di Kemukiman Lamteuba Kecamatan Seulimum Aceh Besar. Data dalam penelitian ini diolah dengan teknik analisa chi square test, sedangkan objek penelitian ini adalah faktor umur dan status gizi dengan kerentanan fisik masyarakat terhadap resiko wabah malaria.Sebanyak 98 responden di di Kemukiman Lamteuba Kecamatan Seulimum Aceh Besar diambil dengan teknik Proporsional Random Sampling. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur dan status gizi dengan kerentanan fisik masyarakat terhadap penyakit malaria di wilayah Kerja Puskesmas Lamteuba Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar (P≤0,05). Untuk itu Perlu adanya peningkatan status gizi masyarakat untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus malaria, pembersihan lingkungan secara rutin dapat mengurangi perkembangan vektor Pemasangan kawat kasa, penanaman padi secara serempak serta diselingi dengan penanaman palawija, pemasangan genteng kaca, tidak menanam tanaman perkebunan di sekitar rumah, pembersihan lingkungan, reboisasi dan pelarangan penebangan pohon. Pada masyarakat dianjurkan memakai busana tertutup jika akan melakukan aktivitas malam hari untuk menghindari gigitan nyamuk.
Penggunaan Darah Kadarluarsa Sebagai Media Isolasi dan Identifikasi Streptococcus faecalis Mudatsir, Mudatsir
Jurnal Biologi Edukasi Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Biologi Edukasi
Publisher : Jurnal Biologi Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.347 KB)

Abstract

Efforts to find microbes in microbiological examination of material are carried out by means of isolation and identification of microorganisms from the examination material. Isolation was carried out using culture medium. Use a medium for the isolation and identification are closely related with one of Kochs postulates, that is causing the infection must be cultured in the laboratory. Research on the use of expired blood as a medium of isolation and identification of Streptococcus pyogenes has been performed. The aim study is to determine the viability of the colony and the size of the zone of hemolysis of Streptococcus pyogenes in the blood as a medium expired. Materials use is expired blood 1, 2, 3 and 4 weeks. Isolation procedures and identification of Streptococcus pyogenes include Gram stain, type of hemolysis, catalase test, and test basitrasin. The results showed the blood expired before four weeks show the number of colonies was almost the same viability with sheep blood agar medium and large blood hemolysis zone are also nearly equal to expire so that the blood of sheep prior to 4 weeks. Thus the blood is exceeded before the 4 weeks can be used as media for the isolation and identification of Streptococcus pyogenes
Terapi Bermain Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia 3–5 Tahun Yang Berobat Di Puskesmas Peukan Baro Noverita, Noverita; Mulyadi, Mulyadi; Mudatsir, Mudatsir
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.949 KB)

Abstract

AbstrakKecemasan merupakan perasaan yang paling umum yang dialami anak saat berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kecemasan yang sering dialami seperti menangis, dan takut pada orang baru. Respon kecemasan anak tergantung dari tahapan usia anak. Kecemasan anak akibat stress yang ditimbulkan dari situasi saat menjalani pengobatan akan berdampak terhadap tingkat kooperatif anak terhadap pengobatan dan perawatan yang diberikan apabila tidak diatasi salah satunya dengan terapi bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kecemasan anak usia 3-5 tahun yang berobat di Puskesmas Peukan Baro Kabupaten Pidie. Penelitian berjenis kuantitatif ini didesain dalam bentuk quasi experiment melalui pendekatan pre-post test design without controlling yaitu kecemasan diukur sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 26 Juni sampai dengan 29 Juli 2016 di Poliklinik Anak Puskesmas Peukan Baro Kabupaten Pidie. Jumlah sampel yang didapat sebanyak 75 anak. Hasil pengolahan data dianalisa dengan menggunakan statistik non parametrik yaitu Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pada anak 3–5 tahun sebelum dilakukan terapi bermain dengan mean (2,87), median (3) dan standar deviasi (0,342). Tingkat kecemasan pada anak 3–5 tahun sesudah dilakukan terapi bermain dengan mean (2,39), median (3) dan standar deviasi (0,695). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan tingkat kecemasan anak antara sebelum dilakukan terapi bermain dengan sesudah  dilakukan terapi bermain di Puskesmas Peukan Baro Kabupaten Pidie dengan nilai p. Value 0,000. Saran peneliti bagi perawat dan pihak Puskesmas untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan pada anak yang berobat di puskesmas, dengan meningkatkan perhatian dan memberikan terapi bermain sesuai dengan tahap perkembangan anak serta menyediakan sarana bermain sehingga anak-anak akan merasa aman dan nyaman selama dalam perawatan. Kata Kunci : Kecemasan, Terapi Bermain, anak usia 3–5 tahun Abstract Concepts of attitude, subjective norms, and perceived behavior control in the Theory of Planned Behavior considered to have significant correlation to VCT uptake’s intention. This study aimed to identify determinants factors of voluntary and counseling testing uptake’s intention among HIV/AIDS risk groups in Lhokseumawe. This was an analytic with cross-sectional study on 97 respondents selected through accidental sampling technique among five HIV/AIDS risk groups consists of Men who have sex with men, Female sex workers, Transsexual, Bikers, and Prisoners, conducted from January 18 to February 13, 2016 in Lhokseumawe. Data were collected using questionnaire. The results by binary logistic regression test showed that determinant factor of VCT uptake’s intention was subjective norms (Exp (β)=0.054; p-value=0.001) and TPB explained the variability in VCT uptake’s intention by 21.6% (Nagelkerke R Square=0.216). Therefore it concluded that the Theory of Planned Behavior could  identify determinant factor of Voluntary Counseling and Testing uptake’s intention with subjective norms as its main determinant. The counselors and field personals  should assemble with the target group’s significant in order to improve the program success associated to the Voluntary Counseling and Testing service use. Key Words: HIV/AIDS Risk groups, The Theory of Planned Behavior, Voluntary Counseling and Testing uptake’s Intention.
Uji Mikrobiologi Air Sumur Gali Berdasarkan Sumber Pencemar di Desa Limphok dan Beurabung Kecamatan Darussalam, Aceh Besar Mudatsir, Mudatsir
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 10, No 1 (2010): Volume 10 Nomor 1 April 2010
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2378.35 KB)

Abstract

Abstrak,  Air merupakan materi yang esensial  bagi kehidupan manusia dan tidak dapat diganti dengan materi yang lain.  Air juga  merupakan salah  satu sarana dan  media  yang baik untuk penyebaran berbagai  macam penyakit. Penelitian ini  bertujuan untuk menguji air sumur  air sumur  terhadap cemaran   Escherichia   coli  berdasarkan sumber pencernar. Sampel dalam penelitian  ini sebanya 30 sampel  yang diambil secara purposive sampling.  Metode pemeriksaan air yang digunakan adalah MPN(Most Probable Number) seri  15 tabungyang terdiri dari tiga tahap,  yaitu uji pendugaan, uji konfirmatif dan uji lengkap.  Data dianalisis secara deskriptif daJam bentuk table.  Hasil anaJisis  data diperoleh bahwa angka MPN sangat bervariasi muJai  dari angka MPN tertinggi yaitu 1600  E.  coli/JOO ml air  diternukan ditemukan  pada sampel  nomor 5,   sedangkan angka MPN terendah yaitu 4 E. coli/109 air pada sampel nomor 10 dan 26.  Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kontaminasi air sumur dengan E.coli  berhubungan dengan sumber pencemar seperti septik tank, jarak sumur dengan Iimbah, tempat sampah, kandang ternak dan lantai sumur yang tidak memenuhi syarar sumur yang baik.  (JKS 2010,·3:9-JB)Kata Kunci: Tes mikrobiologi,  air bersih, E.  coli, Most Probable  Number  (MPN)Abstract. Water is an essential material for human life and can not be replaced with another material. Water is also one of the facilities to medium for the spread of various diseases. This study aims to test the well water well water against  Escherichia  coli  contamination based sources of pollution.  The sample in this study 30 samples taken by purposive  sampling.  The method used is the examination of water MPN (Most Probable Number) series 15  tubes -consists  of three stages, namely  prediction test, konvirmative test and complete  test. Data were analyzed  descriptively  in the form of tables.  Results of data analysis  found that the MPN numbers are very varied from the highest MPN numbers 1600 E. coli/100 ml water is found is found in the sample  number 5,  while the lowest MPN coli/100 ml water on the sample  number l O  and 26. Based on the results of data analysis can be concluded  that tho contamination of water wells with E. coli associated with the sources of pol1ution such as septic tanks, the distance  of  wells with sewage,  garbage,  cattle sheds  and  floor wells  that  do  not  meet the requirements of good wells. (JKS 2010;3:9-18)Kata Kunci: Microbiology test, well water. E.  coli, Most Probable  Number (MPN).
Perbedaan Hasil Belajar Siswa MAN I Takengon Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievment Division (STAD) Dan Tipe Jigsaw Pada Materi Sistem Reproduksi Manusia Afrizal, Finta Yani; Mudatsir, Mudatsir; Sarong, M. Ali
Biotik Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Jigsaw pada materi sistem reproduksi manusia. Metode penelitian adalah metode eksperimen dengan desain kontrol grup tes awal dan tes akhir. Penelitian telah dilaksanakan pada kelas XI IPA 3 menggunakan model kooperatif tipe STAD dan kelas XI IPA 1 menggunakan model kooperatif tipe Jigsaw di MAN I Takengon. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan data kemampuan awal siswa (pre-test), data kemampuan akhir siswa (post-tes), data peningkatan pemahaman konsep (N-Gain). Analisis data hasil belajar menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen STAD dan Jigsaw diperoleh t hitung 25,20 dan t tabel 1,65. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen STAD dan Jigsaw. Kata Kunci: Kooperatif tipe STAD, Jigsaw, Sistem Reproduksi Manusia. This research is aimed to know the difference of study result using cooperative study model for STAD and Jigsaw type in the material of human reproduction system material. The research method is experiment method with one control group design for beginning and ending test. It has been done at XI IPA 3 class using cooperative model of STAD type and XI IPA 1 class using cooperative model of Jigsaw type at MAN 1 Takengon. Instruments used are study result test. Data collecting techniques by collecting data of students beginning capability (pre test), data of students ending capability (post test), data of concept understanding improvement (N-Gain). Data analysis of study result was using t-test. The result showed that students’ study result of STAD and Jigsaw experiment class gives t-counted is 25,20 and t-table is 1,65. The conclusion of this research was, there was a student study result difference between STAD experiment class and Jigsaw. Keyword: CooperativeSTAD, Jigsaw, Reproductive System.
Penyuluhan Kesehatan dengan SMS Terhadap Kesadaran Diri Pada Anggota Keluarga Dengan Diabetes Mellitus Di Poli Endokrin RSUDZA Rikanurriski, Rikanurriski; Mudatsir, Mudatsir; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume V No.1 Januari-Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.734 KB)

Abstract

AbstrakIndividu dengan riwayat keluarga dengan diabetes tipe II beresiko untuk menderita diabetes mellitus (DM). Ketika sadar telah memiliki riwayat keluarga dengan DM dapat mendorong individu untuk proaktif dalam memonitoring  kesehatan dan menurunkan resiko untuk menderita DM. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas penyuluhan kesehatan dengan SMS terhadap kesadaran diri pada anggota keluarga dengan diabetes mellitus. Penelitian Quasi experimental ini menggunakan pre dan post test terhadap 90 anggota keluarga dengan DM di Poli Endokrin RSUDZA Banda Aceh (45 responden kelompok intervensi dan  45 responden kelompok kontrol) yang diperoleh dengan purposive sampling. Instrumen penelitian dalam bentuk kuesioner dengan tehnik analisa data menggunakan uji independent t-test. Pada kelompok intervensi diberikan penyuluhan kesehatan dengan SMS setiap hari satu kali selama 30 hari. Hasil penelitian penyuluhan kesehatan dengan SMS efektif dalam meningkatkan kesadaran diri keluarga dengan DM (p-value 0,000).Kata Kunci: Penyuluhan kesehatan,SMS, Kesadaran diri, Diabetes Mellitus AbstractIndividuals with a family history of type 2 diabetes are at risk for DM. When aware of having a family history of DM may encourage the individual to be proactive in monitoring health and lowering the risk of developing DM. The purpose of this research is to know the effectiveness of health education with SMS against self awareness of family member with diabetes mellitus. This quasi experimental study used pre and post test on 90 family members with DM in Poli Endokrin RSUDZA Banda Aceh (45 respondents intervention group and 45 control group respondents) were obtined by purposive sampling. The research instrument in the form of a questionnaire with data analysis techniques using independent t-test. In the intervention group was given health education by SMS every day once for 30 days. The results of health education research with SMS effective in increasing self-awareness family with DM (p-value 0,000). Keywords: Health education, SMS, Self awareness, Diabetes mellitus
EVALUASI PARTISIPASI PENDIDIKAN KEBENCANAAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Setelah Mengikuti Blok Disaster Management) M, Ilham; Mulyadi, Mulyadi; Imran, Imran; Syahrul, Syahrul; Mudatsir, Mudatsir; ZK, Jasa
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 16, No 3 (2016): Volume 16 Nomor 3 Desember 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.515 KB)

Abstract

Abstrak. Indonesia kerap menghadapi berbagai macam bencana yang datang silih berganti. Gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, gunung meletus dan angin puting beliung kerap terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis Indonesia khususnya Aceh yang sangat rawan bencana. Potensi bencana di Aceh sangat besar karena kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang sangat berperan dalam terjadinya bencana. Dokter merupakan profesi yang sangat dibutuhkan apabila terjadi bencana. Blok Disaster Management merupakan suatu blok dalam kurikulum pendidikan kedokteran yang membahas mengenai dasar-dasar bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis partisipasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala yang telah mengikuti blok Disaster Management angkatan 2009-2011. Penelitian kuantitatif dengan 238 subjek yang ditentukan dengan metode acak bertingkat ikut serta dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner sebanyak 10 pernyataan mengenai partisipasi disaster management. (JKS 2016; 3: 146- 152)Kata Kunci: bencana, partisipasi, mahasiswa kedokteran, blok disaster managementAbstract. Indonesia often face a variety of disasters that came and went. Earthquakes, tsunamis, floods, landslides, volcanic eruptions and tornados are common occurs in Indonesia. This is due to the geographical condition of Indonesia, especially in Aceh was highly vulnerable. The disaster potential in Aceh is very large due to geography, geology, hydrology, and demographic very important role in the disaster.Doctor is a profession that is need when the disaster occur. Disaster management bloc is a bloc in medical education curriculum that learn about the basics of disaster. The objective of this study is to evaluate and analyze the medical student’s participation of Syiah Kuala University about disaster management after joined Disaster Management bloc grade 2009-2011. This quantitative study was consist of 238 subjects which selected using stratified random sampling method. The data was obtained from questionnaire that consist of statements about participation in disaster management. (JKS 2016; 3: 146- 152)Keywords: disaster, participation, medical student, disaster management bloc
Faktor Budaya Dalam Perawatan Ibu Nifas Rahayu, Inong Sri; Mudatsir, Mudatsir; Hasballah, Kartini
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume V No.1 Januari-Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.577 KB)

Abstract

Abstrak Di Aceh masih banyak para ibu melakukan perawatan nifas berdasarkan budaya dan adat istiadat khususnya di Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara. Budaya atau kebiasaan merupakan salah satu yang mempengaruhi status kesehatan dari perawatan nifas yang dilakukan.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman ibu, manfaat, dan adat-istiadat dalam perawatan nifas di Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara. Sebuah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif dilakukan dengan wawancara mendalam  pada 10 orang partisipan yang didapatkan dengan purposive sampling. Transkripsi dianalisis dengan menggunakan content analisis untuk mengidentifikasi kategori dan tema. Penelitian ini menemukan pengalaman dalam perawatan nifas Madeung, Kusuk, pantang makan, dan minum ramu- ramuan proses atau cara, intensitas, durasi ,frekuensi dan manfaat dari melakukan perawatan nifas. Manfaat perawatan nifas meliputi KB tradisional, kulit menjadi cantik dan bersih, serta badan menjadi kurus. Adat istiadat dalam perawatan nifas merupakan bagian dari tradisi, keturunan dan budaya dari daerah setempat. Dimanapun mereka berada, akan ada adat istiadat tersendiri dari daerah yang sudah menjadi bagian dari budaya dalam perawatan nifas. Budaya tersebut dapat dilakukan dengan dimodifikasi atau diubah dalam praktik keperawatan tradisional yang dapat mempengaruhi terhadap budaya prilaku hidup sehat.Kata kunci: Pengalaman ibu, manfaat, adat istiadat AbstractAceh is still a lot of mothers do postnatal care based on the cultureand customs, especially in the district of Tanah Jambo Aye North Aceh District.Culture or habit is one that affects the health status of postnatal care is performed. The purpose of this study was to explore in depth experienceof the mother, benefits, and customs in postnatal care in Tanah Jambo AyeNorth Aceh District. A qualitative study with descriptive phenomenologyapproach with in-depth interviews conducted on 10 participants who wereobtained by purposive sampling. Transcription was analyzed using contentanalysis to identify categories and themes. This study found the experiencein the treatment of postpartum Madeung, muttering, to abstain from eating and drinking potions ramu- process or method, intensity, duration, frequency and thebenefits of doing postnatal care. Benefits include traditional birth postnatal care,skin to be beautiful and clean, and the body become thin. Customs in postnatal care is part of the tradition, heritage and culture of the local area. Wherever theyare, there will be separate from the local customs that have become part of theculture in postnatal care. The culture can be modified (culture care accommodation/negotiation)  or altered (culture care representing/reconstruction)in a traditional nursing practice that can influence the behavior of healthy livingculture.Key words: Mothers experience, benefits, customs
Penyuluhan Kesehatan dengan SMS Terhadap Kesadaran Diri Pada Anggota Keluarga Dengan Diabetes Mellitus Di Poli Endokrin RSUDZA Rikanurriski, Rikanurriski; Mudatsir, Mudatsir; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume V No.1 Januari-Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.734 KB)

Abstract

AbstrakIndividu dengan riwayat keluarga dengan diabetes tipe II beresiko untuk menderita diabetes mellitus (DM). Ketika sadar telah memiliki riwayat keluarga dengan DM dapat mendorong individu untuk proaktif dalam memonitoring  kesehatan dan menurunkan resiko untuk menderita DM. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas penyuluhan kesehatan dengan SMS terhadap kesadaran diri pada anggota keluarga dengan diabetes mellitus. Penelitian Quasi experimental ini menggunakan pre dan post test terhadap 90 anggota keluarga dengan DM di Poli Endokrin RSUDZA Banda Aceh (45 responden kelompok intervensi dan  45 responden kelompok kontrol) yang diperoleh dengan purposive sampling. Instrumen penelitian dalam bentuk kuesioner dengan tehnik analisa data menggunakan uji independent t-test. Pada kelompok intervensi diberikan penyuluhan kesehatan dengan SMS setiap hari satu kali selama 30 hari. Hasil penelitian penyuluhan kesehatan dengan SMS efektif dalam meningkatkan kesadaran diri keluarga dengan DM (p-value 0,000).Kata Kunci: Penyuluhan kesehatan,SMS, Kesadaran diri, Diabetes Mellitus AbstractIndividuals with a family history of type 2 diabetes are at risk for DM. When aware of having a family history of DM may encourage the individual to be proactive in monitoring health and lowering the risk of developing DM. The purpose of this research is to know the effectiveness of health education with SMS against self awareness of family member with diabetes mellitus. This quasi experimental study used pre and post test on 90 family members with DM in Poli Endokrin RSUDZA Banda Aceh (45 respondents intervention group and 45 control group respondents) were obtined by purposive sampling. The research instrument in the form of a questionnaire with data analysis techniques using independent t-test. In the intervention group was given health education by SMS every day once for 30 days. The results of health education research with SMS effective in increasing self-awareness family with DM (p-value 0,000). Keywords: Health education, SMS, Self awareness, Diabetes mellitus
Pengalaman Pasien Post- Stroke Dalam Menjalani Terapi Pijat Alternatif di Kota Lhokseumawe Luqman, Luqman; Tahlil, Teuku; Mudatsir, Mudatsir
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume V No.1 Januari-Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.636 KB)

Abstract

AbstrakPijat termasuk ke dalam klasifikasi terapi alternatif yang dikeluarkan oleh National Center For Complementary and Alternatif Medicine (NCCAM) yaitu dalam area sistem pengobatan metode manipulatif tubuh. Pemilihan terapi pijat alternatif bagi seorang pasien diyakini memiliki alasan yang unik dan berbeda-beda dalam pengambilan keputusan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman pasien post stroke dalam menjalani terapi pijat alternatif di Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif dilakukan dengan wawancara mendalam pada 10 orang partisipan yang didapatkan dengan purposive sampling. Hasil penelitian ini menemukan empat thema utama yaitu alasan partisipan menjalani terapi pijat alternatif, manfaat terapi pijat alternatif, harapan dalam menjalani terapi pijat alternatif dan persepsi terhadap pengobatan stroke selain pijat alternatif. Diharapkan kepada perawat dapat lebih memahami tentang terapi alternatif pijat dan dapat menjalankan sesuai dengan peran perawat yaitu sebagai care provider, conselor, educator, dan advocator dalam pengembangan cabang ilmu complementary alternative medicine (CAM)Kata Kunci: pengalaman, stroke, terapi pijat alternatif. AbstractMassage is one of alternative therapies which is classified into a body manipulative method treatment system by the National Massage Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM). The Selection of alternative massage therapies for a patient is based on unique as well as various decision making process on medical treatment. The purpose of this study is to explore in depth some experiences of post stroke patient in undergoing alternative massage therapies in Lhokseumawe City. This study is a qualitative study with descriptive phenomenology approach through in-depth interviews toward ten participants from a purposive sampling. The study finds that there are four major themes of alternative massage therapies, including reasons of undergoing alternative massage therapies, benefits of alternative massage therapies, expectations in undergoing alternative massage therapies, and perceptions on other stroke treatment besides alternative massage therapies. This study may provide nurses deeper understanding on alternative massage therapies and enable them to perform their roles as care provider, counsellor, educator, and advocator in developing complementary alternative medicine (CAM).  Key Words : experience, stroke, massage therapy alternative.