Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH MODEL JARINGAN TERHADAP OPTIMASI ROUTING OPEN SHORTEST PATH FIRST (OSPF) Moonlight, Lady Silk; Suhardi, Suhardi
Teknologi Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Teknologi
Publisher : Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Routing merupakan proses mengirim data dari satu network ke network lain. Dengan dynamic routing maka mekanisme routing dilakukan secara dinamis dengan menentukan jarak terpendek secara cepat dan akurat antara peralatan pengirim dan penerima. Open Shortest Path First (OSPF) merupakan salah satu protokol dynamic routing yang menggunakan algoritma link-state untuk membangun dan menghitung jalur terpendek ke semua tujuan yang diketahui. OSPF mendistribusikan informasi routing antara router-router autonomous system (AS). OSPF memiliki titik berat pada kinerja processor, kebutuhan memori dan konsumsi bandwidth. Oleh karena itu perlu mengoptimalkan kinerja protokol routing OSPF terutama masalah pengaruh bandwith dengan menentukan model dan area jaringan routing OSPF. Kata kunci : routing, rynamic routing, OSPF ABSTRACT Data sending processes from one to the other networks is called to be Routing. Using the dynamic routing, the routing mechanism is dynamically done by swiftly and accurately determining the shortest route between sender and receiver. One of the dynamic routing protocols is the Open shortest path first (OSPF) using link-state algorithm to build and count the shortest route to the all known destination. OSPF distributes routing information between system autonomous routers (AS). The focus of OSPF is in the processor activity, memory needs and bandwidth consumption.  There are needs to optimize OSPF routing protocol activity by determining OSPF routing network area and model especially to the bandwidth influence. Key words: routing, dynamic routing, OSPF
PENGARUH MODEL JARINGAN TERHADAP OPTIMASI ROUTING OPEN SHORTEST PATH FIRST (OSPF) Moonlight, Lady Silk; Suhardi, Suhardi
Teknologi Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Teknologi
Publisher : Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Routing merupakan proses mengirim data dari satu network ke network lain. Dengan dynamic routing maka mekanisme routing dilakukan secara dinamis dengan menentukan jarak terpendek secara cepat dan akurat antara peralatan pengirim dan penerima. Open Shortest Path First (OSPF) merupakan salah satu protokol dynamic routing yang menggunakan algoritma link-state untuk membangun dan menghitung jalur terpendek ke semua tujuan yang diketahui. OSPF mendistribusikan informasi routing antara router-router autonomous system (AS). OSPF memiliki titik berat pada kinerja processor, kebutuhan memori dan konsumsi bandwidth. Oleh karena itu perlu mengoptimalkan kinerja protokol routing OSPF terutama masalah pengaruh bandwith dengan menentukan model dan area jaringan routing OSPF. Kata kunci : routing, rynamic routing, OSPF ABSTRACT Data sending processes from one to the other networks is called to be Routing. Using the dynamic routing, the routing mechanism is dynamically done by swiftly and accurately determining the shortest route between sender and receiver. One of the dynamic routing protocols is the Open shortest path first (OSPF) using link-state algorithm to build and count the shortest route to the all known destination. OSPF distributes routing information between system autonomous routers (AS). The focus of OSPF is in the processor activity, memory needs and bandwidth consumption.  There are needs to optimize OSPF routing protocol activity by determining OSPF routing network area and model especially to the bandwidth influence. Key words: routing, dynamic routing, OSPF
Optimasi Simulasi Routing OSPF (Open Shortest Path First) di Bandara Soekarno Hatta Moonlight, Lady Silk
Jurnal Penelitian Vol 3 No 4 (2018): Jurnal Penelitian Desember 2018
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.397 KB)

Abstract

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta adalah bandara terbesar di Indonesia dengan luas mencapai 18 km2, dengan rute penerbangan mencapai 1657 penerbangan setiap hari, yang merupakan penerbangan terbanyak se-Indonesia. PT. Angkasa Pura II merupakan Badan Usaha Milik Negara yang mengelola pelayanan jasa kebandar-udaraan di Bandara Soekarno Hatta. Bandara ini memiliki 3 Terminal Penumpang yaitu T1, T2, dan T3. Masing-masing terminal tersebut mempunyai beberapa sub terminal. Oleh karena begitu luas area pengelolaan dan begitu padat aktifitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, maka perlu adanya topologi dan konfigurasi jaringan yang tepat untuk mengoptimalkan koneksi antar terminal di Bandara Soekarno Hatta. Pada Penelitian ini, digunakan routing OSPF (Open Shortest Path First) dengan berbagai jenis topologi dan konfigurasi area untuk menentukan routing yang paling optimal yang dapat diterapkan di Bandara Soekarno Hatta.
Rancangan Simulator Flight Information Display System (FIDS) Dan Public Address System (PAS) Berbasis Raspberry Pi sebagai Penunjang Pembelajaran di Politeknik Penerbangan Surabaya Putri, Rinda Festyana; Suharto, Teguh Imam; Moonlight, Lady Silk
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol 1 (2017): SNITP 2017
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan Flight Information Display System (FIDS) dan Public Address System (PAS) ini dibuat dengan tujuan gunamenunjang kegiatan belajar mengajar di Politeknik Penerbangan Surabaya yang ditujukan kepada taruna yangsebelumnya belum ada agar para taruna lebih paham tentang fasilitas tampilan jadwal penerbangan yang ada di bandaraini. Rancangan yang dilengkapi dengan pemanfaatan teknologi saat ini yaitu system control announcer denganmenggunakan PAS.Rancangan ini menggunakan Java sebagai aplikasi input master flight untuk menampilkan informasi departure dan arrival.Menggunakan satu PC server sebagai broadcaster dan satu monitor sebagai output display FIDS. Pada PC server danRaspberry Pi menggunakan operating system yang sama, yaitu Linux. Kemudian PC server akan melakukan pengirimandata melalui kabel UTP ke Raspberry Pi. Data akan diproses untuk dapat diteruskan ke monitor sebagai tampilan FIDSmelalui kabel HDMI dan juga akan diproses untuk dapat diteruskan ke speaker sebagai output berupa audio.
RANCANG BANGUN KONTROL DAN MONITORING RECLOSER BERBASIS SMART RELAY VIA TELEGRAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Sahisnu, Pawitra Enhar; Suryono, Wiwid; Moonlight, Lady Silk
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol 2 No 1 (2018): SNITP 2018 Vol. 2 No.1
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu membuat sistem proteksi secara otomatis dan memonitoring arus dan tegangan. Sehingga mampu membuat para Taruna dapat memahami dan menambah wawasan tentang sistem proteksi. Dalam penelitian ini peneliti merancang sistem kontrol dan monitoring menggunakan recloser dan beberapa alat lain yang dibutuhkan seperti Smart Relay atau mini Program Logic Control (PLC), Arduino Uno, dan beberapa komponen lainnya. Untuk PLC menggunakan Smart Relay Zelio Schneider. Smart Relay Zelio memiliki 12 inputan dan 8 outputan.
RANCANG BANGUN KONTROL DAN MONITORING SISTEM PROTEKSI BEBAN TIDAK SEIMBANG BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER Akbar, Muh. Firsya Ali; Iswahyudi, Prasetyo; Moonlight, Lady Silk
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol 2 No 1 (2018): SNITP 2018 Vol. 2 No.1
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listrik tiga fasa banyak digunakan untuk konsumen atau industri dengan daya yang besar. Instalasi listrik tiga fasa memiliki kesulitan dalam pembagian beban tiap fasa nya. Keseimbangan antar fasa sangat sulit diperoleh karena penambahan beban dan pemakaian beban yang tidak prediktif. Ketidakseimbangan beban (unbalance load) memiliki dampak negatif antara lain : 1) netral bertegangan 2) merusak komponen elektronika 3) suhu pada kawat penghantar mengalami kenaikan. Dampak negatif ini sangat berbahaya apabila tidak segera diatasi. Satu-satunya cara untuk mengatasi nya ialah memindah beban secara manual pada masing-masing fasa nya. Penelitian ini dilakukan di lantai 3 laboratorium terintegrasi politeknik penerbangan Surabaya. Pada area tersebut, beban tidak seimbang melebihi batas toleransi yakni 10% antar fasa dan juga komponen elektronika untuk keperluan praktikum sering mengalami kerusakan. Sehingga diperlukan rancangan alat yang dapat mengurangi atau bahkan dapat menyeimbangkan pembagian beban pada distribusi listrik 3 fasa. Pada perancangan alat, ditambahkan proteksi phase failure, overload dan gangguan pada beban agar sistem proteksi lebih handal. Hasil percobaan menunjukan bahwa pembagian beban dapat mendekati seimbang dan mencapai toleransi dibawah 10%. Dengan menggunakan logika program PLC dan juga kontaktor sebagai akuator pemindah beban, sistem ini dapat berjalan dengan baik.
RANCANG BANGUN JARINGAN INTERNET BERBASIS CISCO ROUTER R2901 DAN ROUTING INFORMATION PROTOCOLDI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Damayanti, Yessica Kristina; Pambudiyatno, Nyaris; Moonlight, Lady Silk
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol 2 No 2 (2018): SNITP 2018 Vol. 2 No.2
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dikarenakan tidak harmoninya jaringan internet yang ada di laboratorium terintegrasi yang di sebabkan oleh komponen-komponen yang menunjang jaringan internet yang belum sesuai dengan kebutuhan klien, belum dapat mengurangi Domain Collision,Serta belum terdapat sitem monitor untuk mengamati status atau perubahan Bandwidth dan Traffic pada jaringan internet yang ada. maka, peneliti mencoba membuat sebuah rancangan suatu jaringan internet yang harmonis dan dapat membagi jalur internet sesuai dengan kebutuhan client sehingga dapat menunjang kegiatan belajar mengajar antara dosen dan taruna yang baik dan lancar. Maka dari itu di butuhkan router yang memadai dan pengaturan bandwidth yang efektif. Dalam penerapannya router cisco R2901 berfungsi untuk mengatur bandwidth yang di terima dari ISP (Internet Service Provider). Pada router terdapat monitoring bandwidth sehingga petugas server dapat mengetahui jika terjadi perubahan pada jaringan internet pada laboratorium terintegrasi.