This Author published in this journals
All Journal JSME MIPA UNIMA
Aswin Mondolang
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TAI DENGAN PENILAIAN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR DENGAN MENGONTROL KEMAMPUAN AWAL SISWA Kuron, Meidy; Mondolang, Aswin; Makahinda, Tinne
JSME MIPA UNIMA Vol 1, No 1 (2013): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Fisika antara kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif TAI diberi penilaian kinerja dan kelompok siswa yang diajar dengan model konvensional diberi penilaian kinerja, setelah mengontrol kemampuan awal siswa. Metode yang digunakan ialah eksperiment dengan desain faktorial 2x1. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.D dan X.E berjumlah 56 orang di SMA N.1 Tondano. Pengumpulan data diperoleh melalui tes kemampuan awal dan tes hasil belajar siswa. Dianalisis menggunakan pendekatan statistik ANKOVA diperoleh hasil bahwa kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif TAI diberi penilaian kinerja lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional diberi penilaian kinerja setelah mengontrol kemampuan awal siswa.Kata Kunci : Kooperatif TAI, Pembelajaran Konvensional, Penilaian Kinerja, Kemampuan Awal Siswa, Hasil Belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran PBI (Problem Based Instruction) Dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Head Together) Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Dengan Mengontrol Kemampuan Awal Siswa Mamesah, Livana L; Mondolang, Aswin; Makahinda, Tinneke
JSME MIPA UNIMA Vol 1, No 2 (2013): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pemahaman konsep siswa pada pelajaran Fisika terutama pada materi pelajaran ”Listrik Statis”. Untuk itu digunakan model pembelajaran PBI dan kooperatif tipe NHT untuk melihat pengaruh ke dua model ini terhadap pemahaman konsep Fisika siswa. Pembelajaran dibatasi pada materi Listrik Statis. Subyek Penelitian yaitu siswa kelas XII IPA 1 dan XII IPA 2 yang masing-masing berjumlah 22 orang.Prosedur penelitian ini mengikuti model Kemmis dan Taggart dengan tahapan, yaitu : tahap perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data yang diperlukan adalah tes hasil belajar yang  dikerjakan oleh siswa.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PBI dan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran fisika kelas XII SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado, dinilai berpengaruh karena dapat meningkatkan pemahaman konsep Fisika siswa yang diukur dari hasil belajar serta keaktifan/keterlibatan siswa dalam pembelajaran.Kata kunci : Model pembelajaran PBI dan NHT, pemahaman konsep. AbstractThis research aims to knowing how big students understanding of concepts in physics, especially on the subject matter "Electrostatic". It is used for learning model PBI and cooperative learning model type NHT to see the effect of these two models to the students understanding of physics concepts. Learning materials is limited to Electrostatic. Research subjects are students of class XII IPA 1 and XII IPA 2 which amounted to 22 students. This research procedure modeled by Kemmis and Taggart stages: action planning stage, the implementation stage of the action, the observation stage, and the stage of reflection. The instrument used to obtain the data required achievement test which is done by the students. Results of this study concluded that the use of PBI learning model and cooperative learning model NHT in teaching high school physics class XII Catholic St. Thomas Aquinas, Manado, assessed influential because it can improve the students understanding of the concept of learning outcomes as well as the measured activity / student engagement in learning. Key words: PBI and  NHT  model, understanding of physics concepts.  
PENGARUH TEKNIK PENILAIAN PROYEK DAN TERTULIS DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH FISIKA Pangandaheng, Marshintya; Mondolang, Aswin; Makahinda, Tinneke
JSME MIPA UNIMA Vol 1, No 3 (2013): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Pembelajaran yang berhasil adalah pembelajaran yang melibatkan pengajar dan siswa yang aktif, kreatif, dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik penilaian dalam proses pembelajaran berbasis masalah dan mengetahui hasil belajar pada proses pembelajaran berbasis masalah dengan teknik penilaian proyek lebih tinggi dari pada pembelajaran berbasis masalah dengan teknik penilaian tertulis. Rancangan penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subyek penelitian yaitu siswa kelas XA dan XC berjumlah 20 orang di SMA Negeri 2 Tahuna.Teknik Pengumpulan Data menggunakan instrument posttes yang diuji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis data. Setelah melewati tahap pengolahan data, didapati hasil bahwa thitung>ttabel, maka tolak H0 dan terima H1 yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah dengan teknik penilaian proyek dan pembelajaran berbasis masalah dengan teknik penilaian tertulis serta pembelajaran berbasis masalah dengan teknik penilaian proyek lebih tinggi dari pembelajaran berbasis masalah dengan teknik penilaian tertulis pada materi gerak lurus. Kata kunci:Peningkatan hasil belajar, pembelajaran berbasis masalah, teknik penilaian proyek, teknik  penilaian tertulis.   Abstract Successfullearningislearning that involvesteachersandstudents who areactive, creative, andinnovative. The aim of thisstudy was to determine the effect of valuation techniques in the process of problem-based learning and knowing the learning outcomes in problem-based learning process with techniques of project appraisal is higher than in problem-based learning with a written assessment techniques. The design of this research is experimental research. Research subjects are students of class XA and XC are 20 people in SMA Negeri 2 Tahuna.Teknik posttes data collection instruments are tested using the validity, reliability, normality, homogeneity, and hypothesis testing data. After passing through the stage of data processing, the results found that t> t table, then reject H0 and accept H1 which means that there are differences in learning outcomes physics students taught using problem-based learning with assessment techniques and problem-based learning project with a written assessment techniques and problem-based learning with higher project appraisal techniques of problem-based learning with a written assessment on the material engineering rectilinear motion. Keywords:Improved learning outcomes, problem-based learning, project appraisal techniques, techniques written assessment.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Terhadap Hasil Belajar Fisika Dengan Mengontrol Kemampuan Awal Siswa SMA Pangau, Angelica; Poluakan, Cosmas; Mondolang, Aswin
JSME MIPA UNIMA Vol 2, No 4 (2014): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

AbstrakPembelajaran fisika dipandang sebagai suatu proses untuk mengembangkan memahami konsep, prinsip maupun hukum-hukum fisika sehingga dalam proses pembelajarannya harus mempertimbangkan strategi atau metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) terhadap hasil belajar fisika dengan mengontrol kemampuan awal siswa SMA. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen pretest - posttes control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Tondano. Sampel penelitian diambil secara acak sebanyak 46 orang yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas Xa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT sebagai kelas eksperimen dan kelas Xb yang hanya menggunakan model pembelajaran konvensional sebagai kelas kontrol. Perangkat pembelajaran yang digunakan yaitu : RPP dan LKS. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan analisis kovariat (ANAKOVA). Hasil penelitian menyimpulkan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) terhadap hasil belajar fisika. Kata kunci : model pembelajaran kooperatif tipe TGT, hasil belajar, kemampuan awal. AbstractLearning physics is seen as a process to develop understanding of concepts, principles and laws of physics so that the learning process should consider the strategy or method that is effective and efficient learning. The aim of this study is to determine the effect of cooperative learning model TGT (Teams Games Tournament) type on learning achievement of physics with the ability to control the initial ability of high school students. The research uses experimental pretest-posttest control group design. The population in this study were students of class X SMA Negeri 3 Tondano. The study sample is taken at random 46 students are divided into two classes those are Xa class that used cooperatve learning model TGT (Teams Games Tournament) as an experimental class and class Xb are only using conventional learning model as a control class. Learning devices used are : Study plan (RPP) and worksheets. The research instrument used is the achievement test. Data were analysis (Anacova).The study concluded there is the influence of cooperative learning model TGT (Teams Games Tournament) on learning outcomes of physics. Keywords: model of cooperative learning type TGT, learning outcomes, initial capabilities.  
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) terhadap Hasil Belajar siswa pada pembelajaran Getaran dan Gelombang di SMP N 1 Tondano Kuhu, Staycie Clarly; Mondolang, Aswin; Windia, I Wayan
JSME MIPA UNIMA Vol 2, No 7 (2014): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajara berbasis masalah (problem based learning) terhadap hasil belajar fisika siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Tondano kelas VIII dan menggunakan dua kelas dimana ada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan materi getaran dan gelombang. Data dari penelitian ini diambil dari post test dan pre-test kepada subjek penelitian dan data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada materi getaran dan gelombang mengalami peningkatan yang terlihat dari thitung = 3,65 > ttabel = 2,00. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.   Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, Getaran dan Gelombang.   Abstract This study aims to investigate the influence of the problem-based learning model physics student learning outcomes. This study was conducted in SMP N 1 Tondano class VIII and uses two classes where there are experimental class and the control class material and wave vibration. Data from this study were drawn from the post-test and pre-test to the subject of the research and the data were analyzed using t-test. The results of this study indicate that the learning outcomes of students taught using problem-based learning model to material vibrations and waves increased as seen from t = 3.65> t table = 2.00. The results of this study concluded that the use of problem-based learning model can improve student learning outcomes.   Keywords : Problem Based Learning, Learning Outcomes, Waves and Vibration.
Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw, NHT, dan Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa di SMAN 1 Tondano Kurniawati, Dian; Dungus, Ferdy; Mondolang, Aswin
JSME MIPA UNIMA Vol 2, No 8 (2014): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Hasil belajar sering diindikasikan dengan permasalahan belajar dari siswa tersebut dalam memahami materi. Hal ini dimungkinkan karena faktor belajar siswa yang kurang efektif. Masih banyak guru yang memilih model pembelajaran satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Jigsaw, NHT, dan Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Fisika siswa Kelas X SMAN  1 Tondano khususnya pada materi Suhu dan Kalor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X angkatan 2013/2014 yang berjumlah 270 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple randomized Design. Sampel yang diambil berjumlah 90 orang yang terbagi menjadi tiga kelas eksperimen dan masing-masing kelas berjumlah 30 orang. Data Data dalam penelitian ini adalah hasil belajar yang diperoleh dari penilaian kinerja dan tes tertulis. Diolah dengan menggunakan metode Analisis Varians (ANAVA) satu jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 57,5 %. Rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Jigsaw > NHT > Ekspositori.   Kata Kunci :  Model Pembelajaran, Hasil Belajar, Suhu dan Kalor.     Abstract Learning Achievement are often indicated with learning problems of students in understanding the material. This is possible because of the lack of effective student learning. There are many teachers who choose the one-way model of learning. The objective of this study was to determine the effect of Jigsaw learning models, NHT, and Expository Learning Achievement Physics Against Class X students of SMAN 1 Tondano especially on material temperature and Heat. This study used an experimental method and the population in this study were all students of class X class of 2013/2014, amounting to 270 people. Samples were taken using a simple randomized design techniques. Samples were taken of 90 people, divided into three experimental classes and each class numbered 30 people. The data in this study was obtained from the learning achievement assessment and written test performance. Processed using the methodology of Analysis of Variance (ANOVA) one way. The results showed that the effect of independent variables on the dependent variable is equal to 57.5%. The average results of students learning physics class that is taught  using model Jigsaw> NHT> Expository. Keywords: Learning Model, Learning Achievement, Temperature and Heat.
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Rori, Anggreiny M; Poluakan, Cosmas; Mondolang, Aswin
JSME MIPA UNIMA Vol 3, No 1 (2015): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara: 1) motivasi berprestasi terhadap hasil belajar fisika, 2) kebiasaan belajar terhadap hasil belajar fisika, 3) motivasi berprestasi dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar fisika. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Populasinya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Touluaan, sebanyak 70. Sampel yang digunakan diambil berdasarkan tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5% adalah sebanyak 58 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) motivasi berprestasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar fisika dengan Fhitung = 20,41 > Ftabel = 4,0129. 2) kebiasaan belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar fisika dengan Fhitung = 33,86 > Ftabel = 4,0129. 3) motivasi berprestasi dan kebiasaan belajar secara bersama-sama hasil belajar fisika dengan Fhitung = 20,36 > Ftabel = 3,1649. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa motivasi dan kebiasaan belajar berpengaruh terhadap hasil belajar fisika.   Kata kunci : motivasi berprestasi, kebiasaan belajar, hasil belajar. Abstract This study aimed to determine whether there is a positive and significant influence between: 1) achievement motivation on learning outcomes physics, 2) study habits towards physics learning outcomes, 3) achievement motivation and habit learning on learning outcomes of physics. This study used a correlational method. Its population is of eighth grade students of SMP Negeri 2 Touluaan, as many as 70. The samples used were taken by Isaac and Michael table with 5% error level was as much as 58 students. Data was collected using questionnaires and documentation techniques. The results showed that 1) achievement motivation have a significant impact on learning outcomes physics with F count = 20.41> F table = 4.0129. 2) study habits have a significant impact on learning outcomes physics with F count = 33.86> F table = 4.0129. 3) achievement motivation and learning habits together with the results of studying physics calculated F = 20.36> F table = 3.1649. Based on the results of this study concluded that motivation and learning habits affect the outcome of learning physics. Keywords: achievement motivation, study habits, learning outcomes.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM PADA BATUAN ALTERASI HIDROTERMAL MENGGUNAKAN X-RAY FLUORESCENCE (XRF) DI DAERAH LAHENDONG, SULAWESI UTARA Pongoh, Tirza; Bujung, Cyrke A N; Mondolang, Aswin
JSME MIPA UNIMA Vol 3, No 5 (2015): Fisika
Publisher : JSME MIPA UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

AbstrakSumber daya energi panas bumi adalah sumber daya energi baru terbarukan yang saat ini sedang menjadi perhatian utama. Selain karena ramah lingkungan, energi panas bumi ini tersedia dalam jumlah yang cukup besar di Indonesia sehingga dianggap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin meningkat dibandingkan dengan sumber daya energi fosil yang ketersediaannya semakin terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang eksplorasi energi panas bumi sebagai bahan masukkan untuk pengembangan lapangan panas bumi melalui survei geologi yaitu dengan menganalisa kandungan logam yang terdapat dalam batuan alterasi hidrotermal di daerah Lahendong, Sulawesi Utara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode sampling dimana pengambilan sampel dilakukan di beberapa titik. Sampel – sampel yang ada dianalisa dengan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengetahui kandungan logam dalam batuan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam terbesar pada batuan adalah besi (Fe) dengan konsentrasi rata-rata 63% dan titanium (Ti) dengan konsentrasi rata-rata 28%.   Kata kunci: alterasi hidrotermal, X-Ray Fluorescence (XRF), Lahendong.AbstractGeothermal energy resources are  the new renewable energy resources which are currently a major concern. Besides being environmentally friendly, geothermal energy is available in large enough quantities in Indonesia that are considered capable to fulfill the needs of Indonesian society, increasing compared with fossil energy resources that are increasingly limited availability. This study aims to examine about geothermal energy exploration as fill material for the development of a geothermal field through geological survey by analyze the alloysthat contained in rocks of hydrothermal alteration in the area Lahendong, North Sulawesi.Research carried out by using a sampling method in which sampling is done at some point. The Samples were analyzed using X-Ray Fluorescence (XRF) to determine the alloys in the rocks. The results showed that the largest alloy  in the rocks are iron (Fe) with an average concentration is 63% and titanium (Ti) with an average concentration is 28%.   Keywords: hydrothermal alteration, X-Ray Fluorescence (XRF), Lahendong.