M. Mona Adha
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN PEMBINAAN KEROHANIAN OLEH PEMERINTAH DESA DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA

Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, No. 3 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.722 KB)

Abstract

This research aims to describe and analyze the policy of sprituality construction by government of village in overcome adolescent mischief. As for the analysis is support component executing policy of spirituality construction is human resource, tool, fund, process and adolescent perception to policy of spirituality construction. The method of this research is descriptive method with qualitative approach. Type of this research is phenomologys research. Data collecting technique use interview, observation and documentation. Data analysis technique use analysis interactive model. Based on the result of this research which have been done, it can be seen that component in policy of spirituality construction like a human resource, tool, fund, process and adolescent perception to spirituality construction support executing policy of spirituality construction.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kebijakan pembinaan kerohanian oleh pemerintah desa dalam menanggulangi kenakalan remaja. Adapun yang dianalisis adalah komponen pendukung terlaksananya kebijakan pembinaan kerohanian yaitu sumber daya manusia, sarana, dana, proses dan persepsi remaja terhadap kebijakan pembinaan kerohanian. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomologis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Analysis Interactive Model. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa komponen dalam kebijakan pembinaan kerohanian seperti sumber daya manusia, sarana, dana, proses dan persepsi remaja terhadap pembinaan kerohanian mendukung terlaksananya kebijakan pembinaan kerohanian.Kata kunci: kebijakan publik, kenakalan remaja, pembinaan kerohanian, pemerintah desa. 

PERSEPSI MASYARAKAT PENDATANG TERHADAP KEARIFAN LOKAL DI LAMPUNG BARAT TAHUN 2013

Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2014): Volume 2, No. 5 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.416 KB)

Abstract

This research aims to know and learn information theoretical and empirical to local wisdom of multiethnic of life in Lampung Barat. The problem of this research is how the perception of society of comer to local wisdom in Lampung Barat. The method of this research is descriptive qualitative method. Data collecting technique use questionnaire, interview and documentation.  Data  analyze technique use percentage. The sample of this research amount 29 KK. Based on the result of research which have been done, it can be seen that perception of society of comer to local wisdom in Lampung Barat is positive, it means that all aspect which to become indicator perception about understanding, opinion and attitude of society of comer to local wisdom have a tendency which are positive in taking care of to take place nation of life.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari informasi secara teoretis dan empiris terhadap kearifan lokal kehidupan multietnis di Lampung Barat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah persepsi masyarakat pendatang terhadap kearifan lokal di Lampung Barat. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan persentase. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 29 KK. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa persepsi masyarakat pendatang terhadap kearifan lokal di Lampung Barat adalah positif, artinya bahwa semua aspek yang menjadi indikator persepsi tentang pemahaman, pendapat dan sikap dari masyarakat pendatang terhadap kearifan lokal memiliki kecenderungan yang positif dalam menjaga keberlangsungan hidup berbangsa.Kata kunci: kearifan lokal, masyarakat pendatang, persepsi

PERSEPSI SISWA YANG BERBEDA BUDAYA TERHADAP PELAJARAN MUATAN LOKAL DI SEKOLAH

Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2014): Volume 2, No. 5 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.232 KB)

Abstract

This research aims to discover the students perception who have different cultures towards local content in MTs Ma’arif NU 08 Mataram Baru academic years 2013/2014. The method of this research use qualitative descriptive and data analysis use the formula percentages. Population of this research as much as 181 students, so samples taken as much as 15% of the total of 27 students. Based on the result of this research, it can be known that students perceptions who have different culture towards local content in school MTs Ma’arif NU 08 Mataram Baru years lesson 2013/2014 from indicators of understanding, as much as 15 respondents or 55,56% stated that they have not understand yet. Based on the response, as many as 13 respondents or 48.15% were less agree with the existence of local language content of Lampung. Based on indicators of hope, as many as 13 respondents or 48.15% were less agree.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan persepsi siswa yang berbeda budaya terhadap pelajaran muatan lokal di sekolah MTs Ma’arif NU 08 Mataram Baru tahun pelajaran 2013/2014. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis data menggunakan rumus persentase. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 181 siswa, sehingga sampel yang diambil sebanyak 15% yaitu sebanyak 27 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa  persepsi siswa yang berbeda budaya terhadap pelajaran muatan lokal di sekolah MTs Ma’arif NU 08 Mataram Baru tahun pelajaran 2013/2014 dari indikator pemahaman, sebanyak 15 responden atau 55,56% menyatakan kurang paham. Berdasarkan indiator tanggapan, sebanyak 13 responden atau 48,15% menyatakan kurang setuju dengan adanya muatan lokal bahasa Lampung. Berdasarkan indikator harapan, sebanyak 13 responden atau 48,15% menyatakan kurang setuju.Kata kunci: budaya, muatan lokal, persepsi siswa

PENGARUH TAYANGAN FILM KARTUN TERHADAP POLA TINGKAH LAKU ANAK USIA SEKOLAH DASAR

Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 7 (2014): Volume 2, No. 7 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.28 KB)

Abstract

This research aims to explain influence of cartoon movies against the behaviour pattern in school age children base environment II Kelurahan Gunung Terang Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. The method of this research uses quantitative descriptive correlational type and data analysis uses chi squared. Population of this research is 38 people, so all of population is sample. Based on research that has been done, it can be seen that there is a degree of closeness, the contingency coefficient C= 0,458 Cmaks = 0,812 obtained a value of 0,56 classified in medium category. It means that there is influence of cartoon movies against the behaviour pattern in school age children base environment II Kelurahan Gunung Terang Tanjung Karang Barat Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh tayangan film kartun terhadap pola tingkah laku pada anak usia sekolah dasar di  Lingkungan II Kelurahan Gunung Terang Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif jenis korelasional dan analisis data menggunakan chi kuadrat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 responden, sehingga semua populasi dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontingensi C = 0,458 dan koefisien kontingensi maksimum Cmaks = 0,812 sehingga diperoleh nilai 0,56 yang berada pada kategori sedang. Artinya bahwa terdapat pengaruh tayangan film kartun terhadap pola tingkah laku anak usia sekolah dasar di lingkungan II Kelurahan gunung terang Bandar lampung.Kata kunci : anak usia sekolah dasar, pola tingkah laku, tayangan film kartun