Articles

PEMETAAN SEBARAN DAN KEBUTUHAN GURU GEOGRAFI SMA DI PRINGSEWU LAMPUNG 2014 Sari, Gusti Bina; Yarmaidi, Yarmaidi; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purpose to describe the distribution and needs of high school geography teacher in District Pringsewu that presented in map form. This research used a descriptive method. Data was collected by interview and documentation. Data analysis by using a map, calculations using formulas and data description. The results in this research are: (1) High School Geography Teacher Distribution Map Per Subdistrict in Pringsewu,distribution geography teacher is unprevalent in some subdistrict(2) Factors that affect distribution of high school geography teachers is personnel certificate of the Government,accessibilityand travelled distance, jobs vacancy (3) Relevance of educational background of high school geography teacher has relevant percentage is 85.18% (as appropriate) and 14.81% irrelevant (not appropriate) (4) Needs for high school geography teacher in District Pringsewu, there is a gap between number of teachers with a number of requirements that must be released.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikansebaran dan kebutuhan guru geografi SMA di Kabupaten Pringsewu yang disajikan dalam bentuk peta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan  menggunakan peta, perhitungan menggunakan rumus dan deskripsi data. Hasil dalam penelitian ini yaitu: (1) Peta Sebaran guru geografi SMA per wilayah Kecamatan di Kabupaten Pringsewu,sebaran guru geografi masih belum merata di beberapa wilayah Kecamatan (2) Faktor yang memengaruhi sebaran guru geografi SMAyaitu SK (Surat Keterangan) kepegawaian dari Pemerintah, keterjangkauandan jarak tempuh sertalowongan pekerjaanguru geografi (3) Relevansi latar belakang pendidikan guru geografi SMAmemiliki presentase yaitu 85,18% relevan (sesuai) dan 14,81% tidak relevan (tidak sesuai) (4) Kebutuhan guru geografi SMA di Kabupaten Pringsewu, ada kesenjangan antara jumlah guru yang ada dengan jumlah kebutuhan yang harus dipenuhi.Kata kunci : kebutuhan guru, peta, sebaran guru.   
KARAKTERISTIK KEPALA KELUARGA ANAK PUTUS SEKOLAH PADA TINGKAT SMA Irawan, Adi; Sugiyanta, I Gede; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed to analyze about  characteristicsof family head of drop out students at senior high school level at Harapan Mukti Village sub-district Tanjung Raya regency Mesuji.Pressure point studies on socio-economic situation of parents. The method used is descriptive, the population in this study amounted to 49 respondents. Collecting data is using questionnaires techniques, interviews, and documentation. Analysis of the data by using a simple table as a percentage of the basic interpretation and description of a research report. The results showed that the level of education of parents whose children drop out of school (respondents); (1) A total of 21 people (42.85%) to pass the elementary school education, (2) A total of 17 people (34.69%) educated to graduate junior high school, (3) A total of five people (10.2%) educated to graduate high school and (4) A total of 6 people (12.26%) No School.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang karakteristik kepala keluarga anak yang putus sekolah di tingkat SMA di Desa Harapan Mukti Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji. Titik tekan kajiannya pada keadaan sosial ekonomi orang tua. Metode yang digunakan adalah deskriptif,  populasi dalam penelitian ini berjumlah 49 responden. Pengumpulan data menggunakan tekhnik kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik tabel presentase sederhana sebagai dasar interprestasi dan deskripsi pembuatan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua yang anaknya putus sekolah (responden); (1) Sebanyak 21 orang (42,85%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Dasar, (2) Sebanyak 17 orang (34,69%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Pertama, (3) Sebanyak 5 orang (10,2%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Atas dan (4) Sebanyak 6 orang (12,26%) Tidak Sekolah.Kata kunci : anak putus sekolah, karakteristik, keluarga.   
PEMETAAN OBJEK WISATA ALAM KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2015 Yusuf, Husni; Yarmaidi, Yarmaidi; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to (1) create the distribution map of tourist attractions; and (2) Find out the location and the type of attraction at Pesisir Barat District. The research methods used descriptive research. Subjects were attraction at Pesisir Barat District. The object of research was Geography Information System based mapping. Data collection was carried out though observation, documentation, and interviews. Analysis of the data was digital analysis. Presentation and descriptions of the data were the conclusion of the research. The results of the research were (1) The natural attractions wich was located in the district of Pesisir Barat in 9 sub-districts were 18 attractions. (2) Type of attractions located in the district of Pesisir Barat in the form of 12 beachs, 2 ecotourism and 3 landscapes and 1 agroforesty.Penelitian ini bertujuan (1) membuat peta persebaran objek wisata; dan (2) mengetahui lokasi dan jenis objek wisata Kabupaten Pesisir Barat tahun 2015. Penelitian menggunakan metode penelitian terapan bersifat deskripitif. Subjek penelitian adalah objek wisata Kabupaten Pesisir Barat. Objek penelitian yaitu pemetaan berbasis Sistem Informasi Geografi. Pengumpulan data dilakukan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data yaitu analisa digital. Penyajian data dan deskripsi data sebagai akhir dari penelitian ini. Hasil penelitian adalah (1) Lokasi objek wisata alam di Kabupaten Pesisir Barat tersebar di 9 kecamatan berjumlah 18 objek wisata. (2) Jenis objek wisata yang terdapat di Kabupaten Pesisir Barat berupa 12 objek wisata bahari, 2 objek ekowisata dan 3 pemandangan alam dan 1 agroforesty.Kata kunci: objek wisata, pemetaan, sistem informasi geografi.   
PEMETAAN OBJEK WISATA DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG BARAT TAHUN 2014 Airlangga, Airlangga; Budiyono, Budiyono; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to assess the mapping attractions in West Lampung Regency with pressure point on the type, the potential and accessibility. This research used descriptive method. The research object was geospatial data. The subject of the research was the head of the Tourism Departement of West Lampung regency. The data were collected by observation, interview, and documentation. The results showed: (1) Tourism object were classified into two types:  natural tourism object such as Lake Ranau and TNBBS and artificial such as Megalithic Monuments, tourism village Pekon Hujung. Its natural potency were the beauty of it natural scenery. Its social potency was traditional culture of Lampung society. (2) accessibility of the tourism object that was difficult was Suoh lake, while others were easily reachable.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemetaan objek wisata di wilayah Kabupaten Lampung Barat dengan titik tekan pada jenis, potensi dan aksesibilitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Objek kajian lokasi wisata berupa data geospasial. Subjek penelitian adalah kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Barat. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Objek wisata digolongkan menjadi 2 jenis, wisata alam seperti Danau Ranau dan TNBBS serta wisata buatan seperti Situs Megalitikum dan Desa Wisata Pekon Hujung. Potensi alamnya berupa keindahan panorama alam. Potensi sosial berupa kebudayaan tradisional masyarakat Lampung. (2) Aksesibilitas menuju objek wisata yang sulit yaitu Danau Suoh, sedangkan lainnya mudah dicapai.Kata kunci: lampung barat, objek wisata, pemetaan.
PEMETAAN PERSEBARAN PENYAKIT DI KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2013 Dwi, Selvindari; Zulkarnain, Zulkarnain; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to map the spread of the disease in Tanggamus district Lampung Province in 2013. This research used Geographic Information System (GIS) method. The object of this research was geospatial data and Attribute data that was the total of each disease suffered by the society of Tanggamus district. Data collecting technique was done by documentation and observation. The technique of analysis data was done by descriptive analysis. The results of the research were (1) the disease case in Tanggamus district was spread in 20 sub districts and consists of 3 zones. (2) In west zone, there were five kinds of disease. In middle zone, there were four kinds of disease. Those were Dengue fever, Diarrhea, Malaria, and Leprosy. In east zone, there were five kinds of disease. (3) The zone that was found the most diseases that were spread in Tanggamus district was in east zone.Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran penyakit di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode Sistem Informasi Geografi (SIG). Objek penelitian berupa data geospasial,dan data atribut berupa data jumlah masing-masing penyakit yang diderita oleh masyarakat Kabupaten Tanggamus. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah (1) Kasus penyakit di Kabupaten Tanggamus tersebar di 20 kecamatan dan terdiri dalam 3 zona. (2) Pada zona barat, terdapat lima jenis penyakit. Pada zona tengah, terdapat empat jenis penyakit yaitu penyakit DBD, Diare, Malaria, dan Kusta. Pada zona timur, terdapat lima jenis penyakit. (3) Wilayah yang terdapat persebaran penyakit paling banyak di Kabupaten Tanggamus yaitu wilayah timur.Kata kunci: peta, sebaran penyakit, zona.
PERSEPSI WISATAWAN YANG BERKUNJUNG KE OBJEK WISATA GUNUNG DEMPO PAGAR ALAM SELATAN Warlan, Warlan; Zulkarnain, Zulkarnain; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to obtain information about the perception of tourists visiting the attractions of Mount Dempo District of Pagar Alam Pagar Alam, South Sumatra Province Year 2013. The method used in this research was survey method.These results indicated that the perception of tourists who visited the attractions of Mount Dempo stated that 76.5% of respondents believed that attraction had a special attraction for tourists. 70% of tourists that accessibility to the location in a pretty good state. 92.5% of respondents expressed that the facilities at this attraction was adequate and complete. 80% of respondents said that security at tourist sites quite conducive,and as much as 65% gave the opinion that the means and  promotion were sufficient. Based on the data in the discussion, it can be concluded the that perception of tourists who visited the attractions of Mount DempoPagar Alam sub-district South was interesting.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai persepsi wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Gunung Dempo Kecamatan Pagar Alam Kota Pagar Alam Propinsi Sumatera Selatan Tahun 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Gunung Dempo menyatakan bahwa 76,5%responden berpendapat objek wisata ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.70% wistawan bahwa aksesibilitas menuju lokasi dalam keadaan cukup baik. 92,5% responden mengungkapkan fasilitas di objek wisata ini cukup memadai dan lengkap. 80% responden menyatakan bahwa keamanan di lokasi wisata cukup kondusif, dan sebanyak 65% pendapat untuk sarana dan promosi mencukupi.Berdasarkan datadalam pembahasan, dapat disimpulkan persepsi wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Gunung Dempo Kecamatan Pagar Alam Selatan  adalah menarik.Kata kunci: objek wisata, persepsi, wisatawan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU Saputra, Endri; Sumadi, Sumadi; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to determine the influence of the principals leadership style on teacher performance, the influence of work motivation of teachers on teacher performance, the influence of principal’s leadership style and work motivation teachers on teacher performance. The research was using the method of ex post facto. The population in this study were all teachers of SMAN consisting of 172 teachers. Data analysis was conducted by using questionnaires and documentation. The result showed that there was an influence of the principals leadership style on teacher performance, there was an influence of work motivation teachers on teacher performance, there was an influence of principal’s leadership style and work motivation teachers on teacher performance. It showed that the stronger the principals leadership style and work motivation would be followed by the higher performance of the teachers, and vice versa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru, pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru. Penelitian menggunakan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMAN yang terdiri dari 172 guru. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, ada pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru, ada pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kuat gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja akan diikuti dengan tingginya kinerja guru, dan sebaliknya.Kata kunci: gaya kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja guru, kinerja guru.
TINJAUAN GEOGRAFIS TERHADAP KEBERADAAN INDUSTRI TUNGKU DAN KEBERLANJUTANNYA DI DESA REJOSARI Hasanah, Siti Uswatun; Budiyono, Budiyono; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 5 (2015): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to examine about the geographycal observation toward the existence of hearth industry and its sustainability in Rejosari village in 2015. This research used descriptive method with the population were about 12 industrialist. Data collecting technique used observation technique, structured interview, and documentation. Data analysis used tabulation and percentage as the basic interpretation and description in finishing the result of this research.  The result of this research showed that: 1) All the industrialists needed the materials for a month was about 168 m3 of clay 2) All the industrialist said that it was not hard to recruite the employes. 3) The average of capital financial which was owned by all the industrialists was about Rp. 841.667. 4) Transportation needs of every entrepreneur always be fulfilled by means of renting. 5) Most of industrialists said that the process of production was fast enough. It was about 14,70% which had not been sold yet for each month.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang Tinjauan geografis terhadap keberadaaanindustri tungku dan keberlanjutannyadiDesa Rejosari tahun 2015.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan populasi sebanyak 12 pengusaha.Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi.Analisis data dengan tabulasi dan persentase sebagai dasar interpretasi dan deskripsi dalam membuat laporan hasil penelitian.Hasil penelitian ini adalah 1) Semua pengusaha membutuhkan bahan baku rata-rata setiap bulannya sebanyak 168 M3 tanah liat. 2) Seluruh pengusaha menyatakan mudah untuk mendapatkan tenaga kerja. 3)Rata-rata modal awal yang dimiliki setiap pengusaha sebanyak Rp.841.667 4) Kebutuhan transportasi setiap pengusaha selalu terpenuhidengan cara menyewa.5) Sebagian besar pengusaha menyatakan lancar dalam proses produksi, hanya 14,70% yang belum bisa terjual setiap bulannya.Kata kunci :tinjauan geografis, industri, kerajinan tungku
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Gusmalisa, Debi; Pargito, Pargito; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 5 (2015): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to find out information about the influence of discovery learning model application to students’ learning results in geography subject of Grade X in State Senior High School 1 in academic year 2014/2015. Population was 194 Grade X students in State Senior High School 1 in West Merapi. 64 respondent samples were taken using simple random sampling. Data were analyzed using t-test analysis. The results showed that there was a significant difference of average of gain values between classroom that received discovery learning model and classroom that received lecturing method. The conclusion was that learning process by using discovery learning model influenced students’ learning method in geography subject. Tujuan penelitian ini untuk  memperoleh informasi tentang pengaruh model pembelajaran discovery learning  terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA N 1 Merapi Barat Tahun Pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Merapi Barat sebanyak 194, jumlah sampel sebanyak 64 siswa diperoleh teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes. Analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil analisis data diperoleh adanya perbedaan yang signifikan rata-rata nilai gain pada kelas yang diberi perlakuan model discovery learning dan pada kelas yang diberi perlakuan metode ceramah, untuk nilai kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan proses pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi.Kata kunci : discovery learning, hasil belajar, penerapan model pembelajaran.
PEMETAAN PRASARANA KESEHATAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Fajarudin, Fiky; Sudarmi, Sudarmi; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 7 (2015): JURNAL PENELITIAN GEORGAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this research were to determine (1) The distribution location of each healthy infrastructure in the Bandar Lampung city (2) The average of healthy infrastructure distance of one with the another in the Bandar Lampung city (3) The distribution pattern of healthy infrastructure in the Bandar Lampung city. This study used the survey research method. The populations in this study were 38 healthy centers and 12 hospitals in the Bandar Lampung city. The data collecting techniques used documentation and observation techniques. The results of this survey were 1). The location of healthy infrastructure in the Bandar Lampung city were spread out almost in all over the Bandar Lampung city 2). The average distance between the healthy infrastructure in the Bandar Lampung city can be said to be in the near category 3). The distribution pattern of healthy infrastructure in the Bandar Lampung city was random for the healthy center and cluster for the hospital.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui (1) Lokasi sebaran dari masing-masing prasarana kesehatan di Kota Bandar Lampung (2) Jarak rata-rata prasarana kesehatan yang satu dengan yang lainnya yang ada di Kota Bandar Lampung (3) Pola sebaran prasarana kesehatan di Kota Bandar Lampung.Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 Puskesmas dan 12 rumah sakit yang ada di Kota Bandar Lampung.Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan teknik dokumentasi dan observasi.Dari hasil penelitian diketahui 1).Lokasi prasarana kesehatan di Kota Bandar Lampung tersebar hampir di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung 2). Jarak rata-rata antar prasarana kesehatan di Kota Bandar Lampung dapat dikatakan dalam kategori dekat 3). Pola sebaran prasarana kesehatan di Kota Bandar Lampung acak untuk Puskesmas dan mengelompok untuk rumah sakit.Kata kunci: pemetaan, jarak, sebaran, prasarana kesehatan.
Co-Authors Adi Irawan Agustiyarini, Yosi Airlangga Airlangga, Airlangga Akbar, Bima Bintang Anura, Harti Karatana Armista, Ayu Mugi Azhar Khoiruddin, Azhar Azizi, Alfin Nur B. S. Jaya, M. Thoha Betiyani, Betiyani Buchori Asyik Budiyono Budiyono Cahaya, Suci Danel Mahendra, Danel Debi Gusmalisa, Debi Debi Ranu Meiharja, Debi Ranu Edy Haryono Endang Sasmita, Endang Endri Saputra, Endri Fajrilia, Azni Faozi, Ihwan Faulana Sari, Berlinda Duwi Febrianti, Yona Fiky Fajarudin, Fiky Firdaus, Andi Kurniawan Gusti Bina Sari Halengkara, Listumbinang Haryanti Haryanti Hasanah, Marfuatun Hikmah, Fida Al Husni Yusuf, Husni I Gede Sugiyanta I Kadek Agus Setiawan Indah Nurlaila Lestari, Indah Nurlaila Irena, Widitia Clara Irma Lusi Nugraheni Jaya, M. Thoha B. Sampurna Joni Irawan, Joni Josan Fathurrakhman, Josan Kartini, Iza Dewi Koko Setiawan, Koko Kurniawan, Yongki Maharani, Raisa Maisaroh Maisaroh Meisuri, Revita Merkuri, Lindayana Evi Mulyanto, Robby Tri Mustofa, Dwi Nani Suwarni Nuraeni, Neng Rita Palam, Amar Ikhsan Pargito Pargito Permatasari, Oktavia Dian Pratiwi, Nur Andriyani Prayoga, I Wayan Andreas Prayoga, Reddy Putra, Herli Andika Rahma Kurnia Sri Utami Rakasiwi, Dicky Retno Wulandari Riki Tri Kurniawan, Riki Tri Riki Zakaria, Riki Rindiantika, Erva Septi Rosana Rosana Rozadi, Muhammad Ruswanda, Reza Firdian Sanat Dia, Sanat Santoni, Rahmawan Sari, Monika Sari, Rena Mukti Selvindari Dwi, Selvindari Shella Saputri, Shella Siti Uswatun Hasanah Sofiyah, Rini Suarna, Suarna Sudarmi Sudarmi Sugeng Widodo SUMADI SUMADI Tsani, Nurul Fadhilah Usbay, Febriyanti Warlan Warlan, Warlan Wiyono, Maryadi Budi Yarmaidi Yarmaidi Yuniyarsih, Yuniyarsih ZULKARNAIN ZULKARNAIN