Articles

Found 5 Documents
Search

PEMAKAIAN TIMER PADA PENGEREMAN DINAMIK MOTOR INDUKSI ROTOR SANGKARTIGA PHASA ARYONO, DWI; Mislan, Mislan
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
A Survey On Marine Fish Species In River of Mahakam East Kalimantan, Indonesia Suyatna, Iwan; Syahrir, Muhammad; Mislan, Mislan; Wijaya, Yuni Irawati; Abdunnur, Abdunnur
Journal Omni-Akuatika Vol 13, No 2 (2017): Omni-Akuatika November
Publisher : Fisheries and Marine Science Faculty - Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.524 KB) | DOI: 10.20884/1.oa.2017.13.2.332

Abstract

A first survey  on a community marine species in  river of Mahakam East Kalimantan was performed in December 2015 and May 2016. Fish samplings were carried out from two locations the lower and the middle part of Mahakam. Whilst hydrometric observation of current velocity, water depth and tide was measured not only at the locations but also along the river from 2013 to 2017, tide was only observed in the lower part of Mahakam.  However, marine fish species were recognized to reach up the middle part of Mahakam, 230 km from coastline.  To describe a community fish structure and its dissimilarity of the two surveyed locations, diversity and bray Curtis index were applied.  Almost 15 marine fish species identified in river of Mahakam was demersal fish and index of the similarity of marine fish community between the locations only 0.106.
Profil Vegetasi Riparian Tanjung Una Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur Heryadi, Eko; Hendra, Medi; Winata, Ari; Rahmatullah, Kukuh; Mislan, Mislan; Zaini, Mulia
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 10 No 2 (2015): Bioprospek: Jurnal Ilmiah Biologi: Volume 10 Number 2 2015
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v10i2.134

Abstract

Tanjung Una merupakan daerah semenanjung yang menjorokke arah muara sungai Mahakam. Hasil analisa vegetasi padaarea sumur minyak PT. Pertamina PEP Tanjung Una AngganaGT. 36 Field Sanga-sanga ditemukan 24 spesies pohon dengankodominansi empat spesies, yaitu Syzygium grande, Glutarengas, Vitex pinnata, dan Heritiera globosa. Syzygium grande(jambua-jambuan) memiliki kerapatan tertinggi pada lokasiTanjung Una (326 Pohon/Ha), dikuti kelompok Gluta rengas(Pohon Rengas) sebanyak 300 Pohon/Ha dan Vitex pinnata(Laban) sebanyak 116 Pohon/Ha. Jenis pohon yang memilikikerapatan yang sedikit ditunjukkan olek spesies Glochidionlittorale; Buchannania spp.; Osboniea octodonta; Quassiaindica; Mallotus korthalsii; Endospermum peltatum; Garciniasp.; Bruguiera sp. sebanyak 4 pohon/Ha.
STUDI KORELASI ANTARA PROFESIONALISME GURU DENGAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS VII SMP PGRI CLURING EKOWATI, DIAH; PURNAMASARI, DWI AYU ITA; MISLAN, MISLAN
SANTHET Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Santhet
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.086 KB)

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY ( TSTS ) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN 019 SEKELADI ROKAN HILIR Mislan, Mislan; Kurniaman, Otang; Antosa, Zariul
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Wisuda Februari 2017
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstact: This study was conducted in SDN 019 Sekeladi which students acquire social studies results with an average low value. Therefore, the authors do a TOD with implementing cooperative learning model two stay two stray (TSTS). This study aims to determine the activities of teachers and students in learning activities using cooperative learning model two stay two stray (TSTS). To find out the results of social studies fourth grade students of SDN 019 Sekeladi. Data were collected through observation and data sheets Cooperative Learning Model Type two stay two stray (TSTS) through daily test cycles I and II for the daily test cycle learning outcomes data. Teacher activity at the first meeting of the first cycle is the percentage of all teachers be 75.0 66.66 at the second meeting. The first meeting on the second cycle to 83.33, the second meeting increased to 95.83. Activities of students in meeting the first cycle increment percentage is 58.33 student activity becomes 70.83. The first meeting on the second cycle increased to 79.16, the second meeting becomes 95.83. Improving student learning outcomes, on the basis of scores of students the average value is 45.83 in the first cycle increased 50.0 second cycle increased to be 87.5. increase in the percentage of students learning classical completeness on the basis of a score of 45.8 increased to 50.0 in the first cycle, the second cycle increased to 87.5. Based on the research and discussion that has been done can be concluded that the type of cooperative learning model two stay two stray (TSTS) can improve student learning outcomes in social studies.Key Words: Cooperative Type TSTS, Learning Outcomes