Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PDAM KOTA MAKASSAR Misbahuddin, Misbahuddin
AKMEN Jurnal Ilmiah Vol 8 No 4 (2011): AKMEN Jurnal Ilmiah
Publisher : AKMEN Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.351 KB)

Abstract

Management of human resources could be argued that dealing with the form and character of the personnel functions of the organization where the main activity is to get human resources. Human management of human resources by using the four steps that is the problem, evaluation of practice runs, human resources management system and system implementation planning, preparation and development of employees.
SUNNAH DALAM PEMAHAMAN TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL PAKAR HADIS DAN PAKAR FIQIH (Studi Kritis atas Pemikiran Muhammad al-Gazaly) Misbahuddin, Misbahuddin
Farabi Vol 11, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunnah adalah dokumentasi hidup yang telah dipraktekkan seorang nabi dalam pola kesahariannya dan menjadi acuan umat yang diperpegangi bersama, sekaligus menjadi bagian konsep ilahi yang membumi berisikan ajaran, pedoman dan petunjuk, baik yang dapat dipahami dengan tanpa penalaran atau masih membutuhkan penalaran. Keterkaitan persoalan dengan solusi yang ditawarkan selalu berada pada posisi yang berbeda dengan pemahaman yang menjadi sumber rujukan, apalagi metode dan cara yang dipergunakan dalam memahaminya. Praktek sunnah nabi Saw., dalam berbagai sisi membutuhkan pemahaman yang komprehensif, yang oleh pakar hadis dan pakar fiqih menjadi rujukan yang sangat menarik  baik secara tekstual maupun kontekstual. Refleksi pemikiran Muhammad al-Gazaly berupaya menggali kembali beberapa persoalan sunnah yang mengacu kepada pemahaman tekstual dan kontekstual pakar hadis dan pakar fiqih. 
Hubungan Power Otot Lengan dengan Kemampuan Servis Tenis Lapangan Mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2014 Misbahuddin, Misbahuddin; Abdurrahman, Abdurrahman; Razali, Razali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.207 KB)

Abstract

Tenis lapangan merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua pemain atau dua pasangan.Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola. Tujuan permainan ini memainkan bola dengan cara memukul dan memantulkan bola melewati net ke lapangan lawan sehingga pemain lawan tidak dapat mengembalikan bola tersebut. Servis merupakan salah satu teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain sebagai langkah awal melakukan permainan tenis lapangan.Servis yang tepat dan keras merupakan senjata yang ampuh dalam memperoleh poin. Untuk melakukan pukulan servis yang keras diperlukan  power otot lengan yang kuat, dengan adanya power otot lengan yang kuat maka pukulan servis akan berhasil sesuai dengan yang diharapkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot lengan dengan kemampuan servis tenis lapangan.Jenis penelitian termasuk dalam penelitian korelasi.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2014 yang berjumlah 84 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian berjumlah 24 orang mahasiswa yang telah lulus mata kuliah T.P Tenis Lapangan dengan nilai minimal B.Pengumpulan data dilakukan dengan tes power otot lengan menggunakan alat medicine ball dan tes servis tenis lapangan. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan dengan kemampuan servis tenis lapangan (rxy = 0,48), power otot lengan memberikan sumbangan sebesar 23,04% terhadap kemampuan servis tenis lapangan mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2014 dan sisanya 76,96% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.Kata kunci: power otot lengan, servis tenis lapangan
Fleksibilitas Penerapan Syariah Islam Misbahuddin, Misbahuddin
AL-Fikr Vol 14, No 3 (2010)
Publisher : AL-Fikr

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.892 KB)

Abstract

This article addresses the flexibility of shariah in human life. This is based on the assumption that Shariah cannot offer solution toward human affairs. It is also to counter argument that shariah is merely fit to prophethood situation. Consequently, shariah was believed as monotonovs and exlusive.  This also leads to assume that Islam has no ability to solve Islamic affairs in the current context. In other words, Shariah is irrelevant in dealing with time and situation. Based on qualitative methodology, the author shows a number of elements on shariah which prove the ability of Shariah to solve human life affairs. The author, in this sense, lists qiyas, istihsan, and istislah as the means of generating product of Islamic law. In short, this article discusses shariah from different perpective focusing on Islamic jurisprudence. The author eventually come to conclude that there are many dimensions of shariah which illustrate that shariah can deal with the time as well as situation  
The Existence of Makka Keke’s Belief System in Gantarang, Selayar Hasaruddin, Hasaruddin; Misbahuddin, Misbahuddin
JICSA Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : JICSA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.164 KB)

Abstract

The impurity of Islam understood by most Indonesian Muslims at the beginning of dissemination constitutes to a form of adaptation through assimilation between Islam and local tradition that animism  and dynamism are found,  so that the Indonesian Muslims show things that are contrary with principles of Islam, especially those are related to the principles of Islamic’s theology that rejects all forms of musyrik and khurafat. The sinkretisme happens and experiences over all archipelago in general and continues to be-so, at least before some Islamic reform movement is present as neutralizing the situation. The existences of Islamic reform movements are not able to eliminate the ongoing process of acculturation. There is no much efforts provided considering that all movements in colonial period are limited. It is only at the time of Indonesias independence that is all movements by reformist and traditional ulama are in move to act the upheaval including those take place in Selayar with Makka Keke’s belief system in the village of Gantarang.
Komunitas Islam di Prancis Misbahuddin, Misbahuddin
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 9, No 2 (2009): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2386.837 KB)

Abstract

The presence of moslem in France became important on modern era with North Africa colonization started in 1830. Hucksters who were so called turco arrived from Algeria after the year 1850. After this century, immigrant from Algerian and Maroko arrived in France to work at Marseilles shipyard, France Metro construction, and North France mining. France is a pluralistic state as other states in the world since there are several religions in it. The majority of its residents are Catholic while parts of them are Protestant. This pluralistic condition in turn becomes a concerned problem in France. Despite of this problem, Islam becomes the second biggest religion after Christian.
AKTUALISASI DAKWAH DI ERA GLOBALISASI (DALAM MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM) Misbahuddin, Misbahuddin
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.133 KB)

Abstract

Tulisan ini mengenai Aktualisasi Dakwah Di Era Globalisasi Dalam Menegakkan Syariat Islam. Globalisasi komunikasi dan informasi membawa pengaruh yang cukup signifikan bagi masyarakat dunia termasuk umat Islam. Sebagai suatu kondisi yang sebenarnya juga merupakan hasil kreasi manusia, globalisasi membawa banyak kemudahan hidup tapi juga menyisakan tidak sedikit kegetiran hidup. Setidaknya ada tiga respon umat Islam terhadap globalisasi. Pertama, menolak sepenuhnya, lalu membangun komunitas eksklusif sendiri. Kedua, menerima tanpa selektifitas yang memadai. Ketiga, menapis, memilah dan memilih pengaruh globalisasi yang positif.Menghadapi tantangan yang demikian berat ini, kerja dakwah jelas dan harus terus dikembangkan dan dimodifikasi. Umat Islam harus terus mengupayakan agar infromasi mengenai agama Islam bisa diakses oleh sebanyak mungkin masyarakat. Hal ini bisa dengan syarat umat Islam dapat menguasai dan mengembangkan informasi yang efektif. Kalau tidak, dakwah hanya tinggal sekedar rutinitas religius yang stagnan. Kemasan pesan, metode dakwah yang variatif, pengelolaan data obyek dakwah yang akurat, sinergi positif semua pekerja dakwah harus dinyatakan dalam bentuk aksi yang terkoordinir, terpadu dan sistematis. Tidak sekedar retorika yang utopis. Sebagai sebuah panggilan agama, dakwah juga harus terus ditafsirkan secara lebih terbuka. Prinsip ajakan kepada kebaikan dalam persfektif agama menjadi titik berangkatnya. Ini penting agar dakwah bisa lebih meluas. Tidak hanya dalam lingkup perbincangan agama dalam maknanya yang sempit.Kesadaran akan posisi umat Islam di tengah globalisasi kini, diharapkan bisa mendorong umat Islam untuk terus berbenah diri. Kesadaran itu bisa dipacu lewat kerja dakwah yang intensif dan komprehensif. Harapan dari adanya aktualisasi dakwah yang terus dikembangkan ialah terciptanya masyarakat islami. Masyarakat yang mempunyai kesadaran keagamaan (religious consciousness) yang mantap. Kesadaran keagamaan seperti ini sangat dibutuhkan untuk merajut kembali komitmen keilahian, kemanusiaan dan keumatan, serta membangun kembali fondasi moralitas yang semakin pudar. Dengan demikian, khaira ummat, ummatan wasathan, umat yang bisa menjadi saksi kebaikan-kebaikan, bisa direalisasikan. Insya Allah.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP AUDIT JUDGMENT PADA INSPEKTORAT DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Misbahuddin, Misbahuddin; Mursalim, Mursalim; Suun, Muhammad
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 1, No 2 (2018): January-Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.73 KB)

Abstract

ABSTRAKPenulisan ini bertujuan untuk : (1) Memberikan bukti empiris pengaruh Gender terhadap Audit Judgment  (2) Memberikan bukti empiris pengaruh Tekanan Ketaatan terhadap Audit Judgment (3) Memberikan bukti empiris pengaruh Kompleksitas Tugas terhadap Audit Judgment. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Objek penelitian ini adalah Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survey dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada pegawai Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Gender berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap Audit Judgment. (2) Tekanan Ketataan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Audit Judgment. (3) Kompleksitas Tugas berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Audit Judgment. Kata Kunci: Gender, Tekanan Ketaatan, Kompleksitas tugas, Audit Judgment  ABSTRACTThis writing aims to: (1) provide empirical evidence about the influence of gender to Audit Judgment, (2) provide empirical evidence about the influence of Compliance Pressure to Audit Judgment, and (3) provide empirical evidence about the influence of Task Complexity to Audit Judgment.This type of research is quantitative one. The object of this study is the institution of Inspectorate of South Sulawesi Province. The sampling technique used purposive sampling method. The data was collected through survey method by using questionnaires distributed directly to the staff of Inspectorate of South Sulawesi Province.The results of this study indicate that (1) Gender affects Positive and not significant to Audit Judgment. (2) Compliance Pressure affects the negative and significant to Audit Judgment. (3) The Task Complexity has negative and insignificant effect to Audit Judgment.Keywords: Gender, Compliance Pressure, Task Complexity, Audit Judgment.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (STUDI KASUS 2013 – 2015) Misbahuddin, Misbahuddin
Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 4 (2017): Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.687 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know additional information about the influence of Rasioprofitability (Net Profit Margin (NPM), Earning per Share (EPS), Return on Assets (ROA), and Return on Equity (ROE) to stock price either significantly presented simultaneously and partially, the research method used is multiple regression analysis The results of this study Simultaneously proved that Net Profit Margin (NPM), Earning Per Share (EPS), Return on Assets (ROA), and Return on Equity (ROE) a significant influence on stock prices while Partially proved that the Return OnEquity (ROE) has a significant negative effect on stock prices, this is possible because in assessing the company, investors are still considering the company's ability to provide returns on shareholders. In addition, partially proven that Earning Per Share (EPS) has a significant positive effect on stock prices, this is possible because the Earning Per Share (EPS) produced contains good information dilitinjau of the stock price as a reflection of the performance of a company, the higher stock prices, indicating the better performance of the company. or in other words its performance is also good.
ANALISIS PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PADI DI SULAWESI SELATAN Misbahuddin, Misbahuddin
Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN Vol 5 No 2 (2016): Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to calculate and analyze standard about wide optimum farmlands (Land Operation) of the poor farmers households, the income of rice farm, and decent living needs of the poor farmers households in South Sulawesi, the approach methods used are mixed methode approach between quantitative method and quantitative methode. The tools analysis used are as follows : the analysis of income and cost or farm : the analysis of revenue and cost ratio (R/C ratio) the analysis of famer consumption; and Z score model used as the tools of analysis in calculating wide optimum farm lands and  the income of  poor farmers households in their rice farm with total number of respondents are 400 rice farmers. The results of finding for income of the poor farmers households who owners rice fields and also as cultivators of their rice fileds are average Rp. 1,199,408,33/month, for a farmer only or a cultivator only (profit sharing system) Rp. 599,704,17/month, while a farmworker only Rp. 198,148,15/month. Production capacity for technical irrigation rice fields average show 7,1 ton/ha. per crop, while for rice fields of rainfed (tadah rain) average show 5,12 ton/ha. per crop. For rice fields of rainfed the farmers’ consumption needs for decent living generally show Rp. 6,808,500 per year or equal to 801 kilogram rice. Standard for optimum farmlands are 0,95 ha/farmer, the need of rice fields for poor farmer who owns rice field namely 0,88 ha/farmer, cultivating lands owned by other persons are 1,65 ha/farmer. While,  rice fields of rainfed which standard namely 0,38 ha/farmer for the need rice fields to fulfill its KHL 0,37 ha/farmer for owner of rice fields and not cultivate the rice fields, while cultivating farmer/profit sharing farmer owned by other persons the needs of rice fields are 0,71 ha/farmer. Therefore, the strategy suggested to increase the prosperity of farmers are defensive.