Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika

MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING Handayani, Bera Tri; Arifuddin, Muhammad; Misbah, Misbah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Rendahnya keterampilan proses sains siswa dikarenakan siswa kurang didorong untuk mengembangkan keterampilan proses menyebabkan perlunya dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan cara meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui model guided discovery learning  pada materi fluida statis. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan: (1)  keterlaksanaan RPP, (2) keterampilan proses sains, (3) aktivitas siswa, dan (4) hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari: plan, action/observation, dan reflective. Perangkat dan instrumen penelitian yang digunakan adalah RPP, LKS, THB, materi ajar, rubrik penilaian keterampilan proses sains, dan lembar observasi keterampilan guru serta aktivitas siswa. Data diperoleh dari hasil tes, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian yaitu: (1) keterlaksanaan RPP yaitu 83% pada siklus I menjadi 90% dengan kategori sangat baik pada siklus II; (2) keterampilan proses sains siswa, yaitu 61% pada proses pembelajaran dan 69% pada akhir siklus I dengan kategori baik menjadi 83% dan 93% pada siklus II dengan kategori sangat baik; (3) Aktivitas belajar siswa juga meningkat dari 69% dengan kategori aktif pada siklus I menjadi 86,8% dengan kategori sangat aktif pada siklus II; (4) hasil belajar siswa, yaitu 86% (tuntas) pada siklus I menjadi 97% (tuntas) pada siklus II. Diperoleh simpulan bahwa keterampilan proses sains siswa meningkat setelah diterapkan model guided discovery learning. Kata kunci: Guided discovery learning, keterampilan proses sains, fluida statis, hasil belajar Abstract: The low science skill process of students is because the students are less support to develop the science process skill. It causes the need of research conduct which aims to describe the way to increase science skill process of the students through the model of guided discovery learning in static fluid subject. The special purpose was to describe: (1) the implementation of RPP, (2) science process skill, (3) students’ activity and (4) learning outcome. This research was class action research which consist of two cycles, each cycle involved: plan, action/observation and reflective. The equipment and instrument of the research which were used were RPP, LKS, THB, teaching material, science process skill assessment and documentation. The findings of this research were: (1) the implementation of RPP was 70% with good category in I cycle became 90% with very good category in cycle II; (2) the science process skill of the students, 61% on learning process and 69% in the end of cycle I with good category also increased from 69% with active category on cycle I became 86,8% with very active category o cycle II: (4) the learning outcome was 86% (complete) on cycle I became 97% (complete on cycle II. The conclusion is the science process skill increases after the implementation of guided discovery learning model. Key Words: Guided discovery learning, science process skill, static fluid, learning outcome. 
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X MA MUHAMMADIYAH 2 AL FURQAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING Sudrajat, Ahmad; Zainuddin, Zainuddin; Misbah, Misbah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya penguasaan keterampilan proses sains siswa secara tidak langsung mempengaruhi hasil belajar. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang secara khusus bertujuan mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP model penemuan terbimbing, (2) peningkatan keterampilan proses sains siswa, dan (3) hasil belajar produk siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan, tes, dan dokumentasi selama kegiatan penelitian berlangsung di kelas X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran penemuan terbimbing mampu meningkatkan: (1) keterlaksanaan RPP setiap siklus dengan penilaian keterlaksanan RPP pada setiap siklus sangat baik, (2) keterampilan proses sains siswa meningkat setiap siklusnya dengan semua aspek telah mencapai kategori baik di akhir siklus III, (3) ketuntasan hasil belajar produk siswa secara klasikal disetiap siklus mengalami peningkatan. Sehingga diperoleh simpulan bahwa penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dengan memaksimalkan setiap fase pada materi suhu dan kalor dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan.Kata kunci: PTK, keterampilan proses sains, pembelajaran penemuan terbimbing, suhu dan kalor.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL GUIDED INQUIRY DISCOVERY LEARNING (GIDL) DI KELAS X PMIA-2 SMAN 3 BANJARMASIN Audina, Mia; Jamal, Muhammad Arifuddin; Misbah, Misbah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mia Audina, Muhammad Arifuddin Jamal, dan MisbahProgram Studi Pendidikan Fisika FKIP ULM Banjarmasin miaaudina2895@gmail.com  Abstrak: Kurangnya peran aktif siswa selama proses pembelajaran mengakibatkan siswa menjadi bosan dikelas sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar khususnya dalam pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas siswa, (3) pemahaman konsep siswa, (4) hasil belajar siswa. Model penelitian tindakan kelas Kemmis & Mc Taggart yang digunakan dalam metode penelitian. Subjek penelitian adalah 37 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran GIDL (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I, II, dan III berkategori sangat baik, (2) aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap aspek dengan berkategori cukup, baik dan sangat baik, (3) ketuntasan pemahaman konsep siswa meningkat, secara berturut-turut ketuntasan individual pada sikus I, II, dan III sebesar 29,73%, 64,90%, dan 94,60%, (4) hasil belajar siswa meningkat, secara berturut-turut ketuntasan individual pada siklus I, II, dan III sebesar 81,08%, 89,19%, dan 100%. Diperoleh simpulan bahwa untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran GIDL. Kata kunci: Pemahaman konsep, Guided Inquiry Discovery Learning.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSEDURAL SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 31 BANJARMASIN MELALUI MODEL PENGAJARAN LANGSUNG PADA PEMBELAJARAN IPA FISIKA wicaksono, Dandan; Arifuddin, Muhammad; Misbah, Misbah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning outcome and procedural skills students are still classified as low, as in school learning model did not match expectation. So, it will be done research on improving learning outcomes and procedural skills of the students through direct instruction of physics IPA learning. This research aims to describe (1) The fidelity of lesson plans during the process of teaching and learning through direct instruction, (2) Procedural skills of students through direct instruction, (3) Learning outcome through direct instruction. This research is a research action class that consists of two cycles with model Hopkins. The subject of research is the grade VIII E The middle state 31 Banjarmasin. The data collection using to the test, and observations. Analytical techniques descriptive quantitative and qualitative data. The results showed that (1) The fidelity of lesson plans during the process of teaching and learning through direct instruction increase in cycle I gained average score of 86,04% became 97,26% cycle II, (2) and procedural skills students also experienced an increase in cycle I gained an average score of 82,76% became 94,83% in cycle II, (3) Learning outcome experience increased where thoroughly the results of the study on cycle I of 48,28% became 89,66%. Provide the conclusion that with the use of the few phase direct instruction in the process of learning can improve the procedural skill and the student learning as expected. Key words: procedural skills, direct instruction, learning outcomes