Dian Miranda
Prodi PG. PAUD, FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Published : 28 Documents
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN DIRI MELALUI PEMBERDAYAAN DIRI

Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 Nomor 1 Edisi Januari 2009
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.083 KB)

Abstract

Abstrak: Proses pemberdayaan biasanya dilaksanakan dengan dua cara, yaitu secara konseptual dan empirik. Pemberdayaan secara konseptual berarti peningkatan kemampuan menciptakan ide/gagasan atau secara lebih spesifik proses penyadaran diri (self awareness). Selanjutnya pemberdayaan empirik yang dilakukan individu untuk memperbaiki kehidupan dengan cara yang praktis. Langkah-langkah pemberdayaan diri meliputi (1) memeriksa keterbatasan diri, (2) memperluas batas, (3) membangun dialog batin yang positif, (4) mengupayakan dukungan. Kata Kunci: Pengembangan Diri, Pemberdayaan Diri,

PENINGKATAN ASPEK PERKEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA 5-6 TAHUN TK AL-IKHLAS KETAPANG

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.037 KB)

Abstract

Based on the research that has been done and through the results obtained after an analysis of data, in general can be drawn a conclusion that: 1) Planning learning that teachers do in improving the developmental aspects of religion and moral values ​​through habituation saving in children aged 5-6 years in TK Al-Ikhlas Ketapang include: formulation of objectives, selection of themes, materials selection playing, teaching methods, assessment of learning outcomes. 2) Implementation of the learning that teachers do in improving the developmental aspects of religion and moral values ​​through habituation saving include: pre-learning, learning and cover core activities. 3) The response to the learning undertaken by teachers in improving the developmental aspects of religion and moral values ​​through habituation saving in children aged 5-6 years in kindergarten Al-Ikhlas Ketapang, among others: children pocket money aside for savings with very well developed category increased to 74 %. Children can tell the picture wasteful attitude to not behave very well with growing category increased by 82%. Mention the benefits of saving the child develops excellent category increased by 78%. Abstrak: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan melalui hasil yang diperoleh setelah diadakan analisis data, secara umum dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru dalam peningkatan aspek perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan menabung pada anak usia 5-6 tahun di TK Al-Ikhlas Ketapang antara lain:  Perumusan tujuan, pemilihan tema, pemilihan bahan main, metode pembelajaran, penilaian hasil belajar. 2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru dalam peningkatan aspek perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan menabung antara lain: pra pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran dan penutup. 3) Respon terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam peningkatan aspek perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan menabung pada anak usia 5-6 tahun di TK Al-Ikhlas Ketapang antara lain: anak menyisihkan uang jajan untuk ditabung dengan kategori berkembang sangat baik meningkat menjadi 74%. Anak dapat menceritakan gambaran sikap untuk tidak berperilaku boros dengan kategori berkembang sangat baik meningkat sebesar 82%. Anak menyebutkan manfaat menabung dengan kategori berkembang sangat baik meningkat sebesar 78%. Kata Kunci :  Nilai Agama dan Moral, Menabung

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEHNIK MENCARI PASANGAN KATA DAN GAMBAR

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.079 KB)

Abstract

The purpose of this research is to improve the palnning, implementation of instructional improvement by using match the right word and picture technical can improve fine reading starter skills in children ages Pre-kindergarten (PAUD) AISYAH East Pontianak District 5-6 years. This study uses classroom action research design conducted in two cycles. Each Cycles consists of four stages: planning, implementation, observation and reflection. Each cycle in this study conducted three meetings. Object of this study was Pre-kindergarten (PAUD) age children AISYAH East Pontianak District for 15 children 5-6 years consisting 5 girls and 10 boys. Data collection tools such as observation sheets. Researchers determined the percentage of completeness was 73%. Percentage of first cycle there are 5 or 33,3% of the children were able to pronounce letter into phonics and still very good. Percentage of second cycle there are 11 or 73,3% of the children were able to pronounce letter into phonics. Conclusions through the cooperative learning using match the right word and picture technical can improve fine reading starter skills in Pre-kindergarten (PAUD) AISYAH East Pontianak District. Keyword: The ability of reading starter skills, cooperative learning. Abstrak : Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan perencanaan, pelaksanaan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan tehnik mencari pasangan kata dan gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaa, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus dalam penelitian ini dilakukan tiga pertemuan. Obyek penelitian ini adalah anak usia PAUD AISYAH Kecamatan Pontianak Timur 5-6 tahun sebesar 15 anak yang terdiri dari 5 perempuan dan 10 laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, alat pengumpulan data berupa lembar observasi, dokumentasi. Peneliti menentukan persentase ketuntasan adalah 73%. Persentase hasil siklus pertama ada 5 atau 33,3% dari anak-anak dapat mengeja huruf menjadi suku kata dan tetap sangat baik. Persentase siklus II ada 11 atau 73,3% dari anak-anak dapat mengeja huruf menjadi suku kata. Kesimpulan melalui pembelajaran kooperatif dengan tehnik mencari pasangan kata dan gambar dalam peningkatan membaca permulaan anak dapat meningkat sangat baik di PAUD AISYAH Kecamatan Pontianak Timur.

PENINGKATAN KEMANDIRIAN MELALUI METODE DEMONSTRASI ANAK USIA 5-6 TAHUN

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.359 KB)

Abstract

This research is a from of action research with descriptive methods. Subjects were children of 20 children. Based on the research that has been done and through the results obtained after the analysis of the data held that : 1) Planning learning to increase self-sufficiency through method demonstration on children can be categorized as “excellent”, while the planning has been done teachers include: Formulating learning objectives, choose a theme, choose the main ingredient , determine methods pembelajran, making assessment of learning outcomes. 2) Implementation of learning to increase self-sufficiency through demonstration method in children aged 5-6 years can be categorized as "excellent", while the implementation of the teachers that have been done include: teachers pre- learning activity, the teacher opened the lesson, the teacher core activities of learning, close teacher learning. 3) Evaluation of learning to increase self-sufficiency through demonstration method in children aged 5-6 years can be categorized as "developing very well" with the increased independence of children aged 5-6 years.   Keywords: Autonomy, method demonstration   Abstrak: Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah anak yang berjumlah 20 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan melalui hasil yang di peroleh setelah diadakan analisis data bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian melalui metode demonstrasi pada anak dapat dikategorikan “baik sekali”, adapun perencanaan yang telah dilakukan guru antara lain: Merumuskan tujuan pembelajaran, memilih tema, memilih bahan main, menentukan metode pembelajran, membuat penilaian hasil belajar. 2) Pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian melalui metode demonstrasi pada anak usia 5-6 tahun dapat dikategorikan “baik sekali”, adapun pelaksanaan yang telah di lakukan guru antara lain: guru melakukan kegiatan pra pembelajaran, guru membuka pelajaran, guru melakukan kegiatan inti pembelajaran, guru menutup pembelajaran. 3) Evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian melalui metode demonstrasi pada anak usia 5-6 tahun dapat dikategorikan “berkembang sangat baik” dengan adanya peningkatan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Kata Kunci : Kemandirian, Metode Demonstrasi

PENINGKATAN KEMAMPUAN DAYA INGAT ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA GAMBAR BERSERI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.461 KB)

Abstract

Peningkatan Kemampuan Daya Ingat Anak Melalui Metode Bercerita Dengan Media Gambar Berseri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan daya ingat anak melalui metode bercerita dengan media gambar berseri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitiannya adalah kualitatif  dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas. Perhitungan dilakukan selama 2 siklus, hasil perhitungan menunjukkan rata-rata daya ingat anak pada baseline belum berkembang 55%, mulai berkembang 30%, berkembang sesuai harapan 15%. Siklus I belum berkembang 7%, mulai berkembang 45%, berkembang sesuai harapan 48%. Siklus II belum berkembang 3%, mulai berkembang 12%, berkembang sesuai harapan 85%. Berdasarkan data yang telah diperoleh, menunjukkan bahwa terdapat peningkatan ingat anak melalui metode bercerita dengan media gambar berseri pada anak kelompok B di TK Negeri Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu. Kata Kunci: kemampuan, daya, ingat   Abstract : Memory Upgrades Children Through Storytelling Method Media Glow Images. This study aims to determine the increase in the memory of children through storytelling with media images beamed. The method used is descriptive method is a form of qualitative research and the type of research is action research. Calculations carried out for 2 cycles, the calculation results showed that the average child in the baseline memory undeveloped 55%, 30% began to develop, evolve as expected 15%. Cycle I have not grown 7%, began to grow 45%, 48% develop according to expectations. Cycle II undeveloped 3%, began to grow 12%, 85% develop according to expectations. Based on the data that has been obtained, showing that there is an increase in recall of children through storytelling with media images glow in group B children in TK Negeri Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu. Keywords: ability, power, memory  

PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.186 KB)

Abstract

Tujuan umum dalam penelitian ini adalah: Apakah penggunaan media kartu kata bergambar dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun TK Bandara Supadio Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian Penelitian Tindakan Kelas. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan 23 orang anak Taman Kanak-Kanak Bandara Supadio Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan: Melalui Penggunaan media kartu kata bergambar dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Bandara Supadio Kabupaten Kubu Raya. Secara khusus kesimpulannya adalah: 1) Perencanaan pembelajaran dengan media kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak TK Bandara Supadio Kabupaten Kubu Raya telah terlaksana dengan baik, 2) Pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan media kartu kata bergambar pada anak usia 5-6 tahun di TK Bandara Supadio Kabupaten Kubu Raya telah terlaksana dengan sangat baik, 3) Terdapat respon yang psositif terhadap pembelajaran membaca permulaan dengan media kartu kata bergambar pada anak usia 5-6 tahun di TK Bandara Supadio Kabapaten Kubu Raya Kata Kunci: Penggunaan, Media Kartu Kata Bergambar, Membaca Permulaan .  Abstract: The general objective of this study is: Does the use of the word picture card media in learning can improve the reading skills of 5-6 year olds beginning kindergarten Supadio Airport Kubu Raya District. The method used is descriptive method to study the form of classroom action research. Sources of data in this study were teachers and 23 kindergarten children Supadio Airport Kubu Raya district. Based on the research that has been done: Through the use of a media card picture word learning can improve the reading skills of 5-6 year old children beginning in kindergarten Supadio Airport Kubu Raya district. In particular, the conclusion is: 1) Planning learning with media picture word cards to improve reading skills of kindergarten children Supadio Airport beginning Kubu Raya district has done well, 2) Implementation of learning to improve reading skills beginning with the word picture card media in children aged 5- 6 years in service kindergarten Supadio Kubu Raya district has done very well, 3) There psositif response to learning to read words beginning with a picture card media in children aged 5-6 years in service kindergarten Supadio Kabapaten Kubu Raya. Keywords: Usage, Media Card Picture Words, Beginning Reading.  

PENINGKATAN KEMANDIRIAN ANAK MELALUI METODE PEMBIASAAN USIA 4- 5 TAHUN DI TAMAN KANAK KANAK MUJAHIDIN I

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.752 KB)

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan wahana pendidikan yang sangat fundamental dalam memberikan kerangka dasar terbentuk dan berkembangnya dasar-dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan pada anak. Keberhasilan proses pendidikan pada masa ini tersebut menjadi dasar untuk proses pendidikan selanjutnya. Proses pembiasaan dalam pendidikan merupakan hal yang penting terutama bagi anak-anak usia dini. Anak-anak belum menyadari apa yang disebut baik dan tidak baik dalam arti susila. Ingatan anak-anak belum kuat, perhatian mereka lekas dan mudah beralih kepada hal-hal yang terbaru dan disukainya. Dalam kondisi ini mereka perlu dibiasakan dengan tingkah laku, keterampilan, kecakapan dan pola pikir tertentu. Berdasarkan  pengamatan peneliti yang juga guru pada kelas tersebut, terdapat 21 anak dari 25 anak (84%) mengalami kesulitan dalam menyimpan sepatu di tempatnya, terdapat 18 anak dari 25 anak (72%) mengalami kesulitan dalam  membuka bekal sendiri, terdapat 15 anak dari 25 anak (60%) yang mengalami kesulitan dalam mengembalikan mainan pada tempatnya setelah di gunakan. Kata Kunci: Kemandirian, Metode, Pembiasaan  Abstract : Early childhood education is a vehicle for education is fundamental in providing the basic framework is formed and the development of basic knowledge, attitudes and skills in children. The success of the educational process at this time is the basis for the further education process. Habituation process in education is important, especially for children early age. Children are not aware of what is good and not good in a moral sense. The memory of the children have not been strong, their attention quickly and easily switch to the latest stuff and the likes. In this condition they need to be familiarized with the behavior, skills, aptitude and a certain mindset. Based on the observations of the researcher who is also a teacher in the classroom, there are 21 children of 25 children (84%) had difficulty in storing the shoes in place, there are 18 children of 25 children (72%) had difficulty in opening their own lunch, there were 15 children from 25 children (60%) who have difficulty in returning the toy in place after use. Keywords: Independence, Methods, Habituation

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN BAKIAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.584 KB)

Abstract

Masalah penelitian ini didasari karena masih kurangnya kemampuan anak kelompok B di PAUD Al-Wahdah dalam peningkatan motorik kasar yang belum optimal. Hal ini dapat dilihat masih rendahnya kemampuan anak dalam aspek perkembangan motorik kasar yaitu melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih keseimbangan, kelenturan dan kelincahan, melakukan koordinasi gerakan kaki, tangan dan kepala, untuk meningkatkan motorik kasar anak PAUD Al-Wahdah alternatif yang digunakan adalah dengan permainan bakiak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak yang berjumlah 16 orang dan lokasi yang telah digunakan sebagai penelitian adalah PAUD Al-Wahdah Kecamatan Pontianak Kota. Hasil penelitian adalah peningkatan kemampuan motorik kasar dapat dilakukan melalui metode permainan bakiak pada anak usia 5-6 tahun. Kata Kunci : Kemampuan motorik kasar, permainan bakiak  Abstract: The problem of this study was based due to the lack of ability of child in early chilhood B Al-Wahdah in improving gross motor skills are not optimal. Of childreen in gross motor development apectst that make a coordinased movement of the body do improve balance, flekxibility  and agility, coordination of movement legs, hands and head, to improve childrens gross motor PAUD Al-Wahdah used alternative is to clogs game. The method used in this research is descriptives method and form of research is classroom action research. Subjects in this study were childreen of 16 people and locations that have been used as research is PAUD Al-Wahdah district of Pontianak city results of the study is the increase in gross motor skills can be done through the method bakiak race the game at 5-6 year old. Keyword: Gross motor skills, games bakiak race

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN MELALUI ANEKA MEDIA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.635 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan  perencanaan dan pelaksanan penggunaan aneka media serta untuk mendeskripsikan  peningkatan  kemampuan menulis  permulaan  pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Pertiwi 1 Setda Provinsi Kalimantan Barat setelah menggunakan aneka media. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sedangkan bentuk penelitian yang digunakan adalah  penelitian  tindakan  kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru dan 20 anak yang berusia 4-5 tahun. Hasil penelitian ini yaitu dalam meningkatkan kemampuan menulis melalui aneka media pada anak usia 4-5 di TK pertiwi 1 Setda Provinsi Kalimantan Barat  adalah berhasil. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan aneka media pada anak kelompok A TK Pertiwi 1 Setda Provinsi Kalimantan Barat, dapat meningkatkan kemampuan menulis anak. Kata Kunci : Menulis Permulaan, Media, Anak Usia 4-5 Tahun.   Abstract: This study aims to describe the planning and implementation as well as the use of various media to describe the increase in beginning writing skills in children aged 4-5 years in Pertiwi 1 Kindergarten Setda Province West Kalimantan after using various media. This study used a descriptive method, while the study is a form of action research. Subjects in this study were 1 teacher and 20 children aged 4-5 years. The results of this research is to improve writing skills through a variety of media in children aged 4-5 in Pertiwi 1 Kindergarten Setda Province West Kalimantan is managed. It can be concluded that the application of various media on children in group A Pertiwi 1 Kindergarden Setda province of West Kalimantan, can improve childrens writing skills. Keywords: Writing Starters, Media, Children Aged 4-5 Years.

PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI BERMAIN BALOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD BINA INSAN

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.514 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya tingkat kreativitas anak di PAUD Bina Insan Pontianak Tenggara. Peneliti sebagai guru berusaha untuk meningkatkan kreativitas anak melalui bermain balok. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakkan kelas (PTK). Penelitian tindakkan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, pada setiap siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Tekhnik pengumpulan data melalui observasi, komunikasi dan dokumentasi sedangkan alat pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui bermain balok dalam menciptakan bentuk balok dengan kategori berkembang sangat baik sebesar 66,7%. Memberikan variasi pada bentuk yang diciptakannya dengan kategori berkembang sangat baik sebesar 60%. Menceritakan bentuk yang dibuatnya dengan kategori berkembang sangat baik sebesar 66,7%. Kata Kunci: Kreativitas, Bermain Balok Abstract: This research is motivated lack of creativity of children in early childhood level Bina Insan Southeast Pontianak. Researchers as teachers strive to improve childrens creativity through playing blocks. This research uses descriptive method to the form class tindakkan research (PTK). This class tindakkan study was conducted in two cycles, in each cycle was conducted in three sessions. Techniques of data collection through observation, communication and documentation while using the data collection tools guide the interview and observation. Based on the results of research conducted through play in creating a beam with a beam shape is very well developed category by 66.7%. Provide variations on the form he created with very well developed category by 60%. Telling shape made ​​with very well developed category by 66.7%. Keywords: Creativity, Block Play