p-Index From 2014 - 2019
11.638
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-JOURNAL MANAJEMEN FE UNTAD Katalogis Natural Science: Journal of Science and Technology Journal of Tropical Life Science REAKTOR Jurnal Praktik Bisnis Jurnal Sendratasik JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI USU LAW JOURNAL Jurnal Kreatif Tadulako Online Warta Rimba Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Kompetensi Teknik Jurnal Bahan Alam Terbarukan JURNAL SISTEM INFORMASI Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Aplikasi Manajemen Pseudocode Jurnal Sains dan Teknologi Industri J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Biocelebes Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Jurnal Edukasi dan Sains Biologi EDU-MAT Jurnal Fisika FLUX KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Inspirasi Bisnis dan Manajemen MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan As-Syifaa Jurnal Farmasi Jurnal CoreIT Chimica et Natura Acta Phinisi Integration Review Jurnal Office ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Jurnal Eksplora Informatika Jurnal Kimia Terapan Indonesia JURNAL SERAMBI ILMU Media Gizi Pangan Jurnal Manajemen Dan Inovasi Jurnal Ilmiah Kebidanan Jurnal Kolaboratif Sains JSiI (Jurnal Sistem Informasi) Jurnal Etika Demokrasi Prodi PPKn Unismuh Makassar JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT AMALIAH JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis´s Health Journal) AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Jurnal Perikanan Unram AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Scope : Journal of English Language Teaching
Articles

TEKNIK PERLAKUAN PENDAHULUAN DAN METODE PERKECAMBAHAN UNTUK MEMPERTAHANKAN VIABILITAS BENIH Acacia crassicarpa HASIL PEMULIAAN Yuniarti, Naning; Megawati, Megawati; Leksono, Budi
Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.404 KB) | DOI: 10.18330/jwallacea.2013.vol2iss1pp1-11

Abstract

Acacia crassicarpa improved seed has a higher quality than unimproved seed. To maintain the viability, improved seeds are required as appropriate handling techniques. One of the important steps in seed handling is seed germination test. A. crassicarpa seed have dormancy and to break it needs spesific pretreatment. Germination test can be worked in the laboratory and greenhouse. The purpose of this research was to obtain pretreatment and germination method better to maintain the viability of A. crassicarpa improved seed. Pretreatment in resources were without treatment, soaking in hot water (100oC ) and followed by soaking for 24 hours in cold water, soaking for 1 minute in hot water (100oC) followed by soaking for 24 hours in cold water, soaking for 6 minutes in hot water (100oC) followed by soaking for 24 hours in cold water, soaking for 30 minutes in H2SO4, torn of seedcoat, and torn of seedcoat and then soaking for 24 hours in cold water. Laboratory Germination method were top of paper (TP), between paper (BP), and pleated paper (PP) test. Whereas growing media used in greenhouse were top soil, sand, a mixture of top soil and sand (1:1/v:v), and cocopeat. The results showed that to maintain the viability of A. crassicarpa improved seed required the best pretreatment technique and germination methods were (1) in laboratory used combine between torn of seedcoat and top of paper. In this method, the percent of seed germination reached 96 %, and (2) in greenhouse used combine between torn of seedcoat and cocopeat. In this method, the percent of seed germination reached 88 %. 
KINETIKA REAKSI HIDROLISIS Megawati, Megawati; Sediawan, Wahyudi Budi; Sulistyo, Hary; Hidayat, Muslikhin
REAKTOR Volume 12, Nomor 4, Desember 2009
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.641 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.12.4.211 – 217

Abstract

Bio-etanol merupakan salah satu bahan bakar organik yang dapat diproduksi dari pati dan selulosa. Bahan berbasis selulosa dapat ditemukan dalam limbah organik, diantaranya: grajen kayu, ranting kering, daun kering, tongkol jagung, sekam padi dan lain-lain. Langkah-langkah penting pada produksi etanol dari lignoselulosa ialah hidrolisis untuk mengkonversi hemiselulosa dan selulosa menjadi gula, fermentasi gula untuk memproduksi etanol, dan pemurnian etanol. Penelitian ini mempelajari reaksi hidrolisis ranting kering dengan asam encer pada kondisi non-isotermis. Dua ratus gram ranting kering dicampur dengan 1200 cm3 larutan asam sulfat 0,18 N dan dipanaskan di dalam autoklaf. Selama proses hidrolisis ini, suhu akan terus naik (non-isotermis), kemudian setelah mencapai suhu tertentu dijaga tetap (suhu akhir). Hasil hidrolisis pertama diambil pada suhu 413 K dan seterusnya diambil setiap interval 5 menit. Suhu akhir divariasi pada 433 K, 453 K, 473 K dan 493 K. Metode Fehling dipilih untuk menganalisis kandungan gula di dalam sampel. Persamaan kinetika reaksi diperoleh dengan mengolah data dengan pendekatan model shrinking-core dengan ukuran partikel tetap. Nilai tetapan kecepatan reaksi meningkat sedangkan nilai tetapan transfer massa relatif tidak berubah pada berbagai suhu. Tetapan kecepatan reaksi dapat didekati dengan persamaan Arrhenius, dengan frekuensi tumbukan Ar = 0,083 l/(mol.menit) dan energi aktivasi Er = 20.000 J/mol. Untuk menyelidiki langkah mana yang mengontrol laju proses, dibandingkan tetapan kecepatan reaksi dan tetapan transfer massa pada 493 K, diperoleh nilai tetapan transfer massa berkisar 0,06 l/(mol.menit), dan nilai tetapan kecepatan reaksi berkisar 0,00051 l/(mol.menit), sehingga diperoleh bilangan Hatta 0,00933. Karena bilangan Hatta < 0,02 maka dapat disimpulkan bahwa reaksi kimia lebih mengontrol daripada transfer massa.
PEWARISAN TARI PIRING LAMPU TOGOK DALAM MASYARAKAT GURUN BAGAN LUBUAK SIKARAH KOTA SOLOK Megawati, Megawati; Syarif, Idawati; Susmiarti, Susmiarti
SENDRATASIK UNP Vol 1, No 1 (2012): Seri C
Publisher : FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

This type of research is a qualitative descriptive method. Data was collected through observation, interviews, and literature. Object of this study is Togok Desert Dance Chart Plate Lamp, Lubuk Sikarah. The findings of the studies of inheritance Dance Togok Plate Lamp In Desert Peoples Chart, Lubuk Sikarah, Solok City. In getting results. Inheritance system, there are inherit inheritance seperguruan dance, music, costumes, properties Togok Plate Lamp. the dance bequeath togok plate lights there are several requirements that must be passed by students who want to learn, the students also participate in various conditions presented by dance teachers, learn through the examples given by the teacher after which students mimic the movements made by the teacher, then students practice under the next teacher students practice independently.
COMPLAINT HANDLING (STUDI KASUS STRATEGI PENANGANAN KELUHAN HOTEL THE RINRA MAKASSAR 2018) Megawati, Megawati
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.6961

Abstract

ABSTRAK Hotel The Rinra Makassar merupakan salah satu Hotel bintang 5 di Makassar, dan merupakan  hotel bintang 5 kedua di Makassar. Hotel dengan konsep  luxery Hotel ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik karena menawarkan berbagai fasailitas yang menarik. Namun sebagai industri di bidang hospitality tidak bisa dipisahkan oleh berbagai masalah termasuk didalamnya complaint / keluhan, karena itu peneliti menganggap perlu untuk meneliti strategi dalam menangani complaint di Hotel The Rinra Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Hotel The Rinra Makassar dalam menangani keluhan yang terjadi dalam lingkup Hotel The Rinra Makassar. Penelitian ini dilakukan terhadap Management Hotel The Rinra Makassar serta Tamu yang pernah melakukan complaint di Hotel tersebut. Tehnik pengampilan sample adalah purpusing sample dengan memilikih informan yang dianggap kredible dalam menangani complaint di Hotel The Rinra Makassar.  Dengan mewawancarai informan tersebut serta mengolah data tersebut dengan menggunakan analisis isi. Hasil penelitian;  Dalam penerapannya Strategi dalam menangani complaint di Hotel The Rinra Makassar adalah mengacu pada Standart Operational Procedure (SOP) yaitu yang pertama adalah dengan “listening” yang kedua adalah “empaty” yang ke tiga adalah reasure dan yang keempat adalah Remedy. Selain SOP Management juga menerapkan fungsi pengawasan, feedback  dan evaluasi terhadap program tersebut. Program strategi penangan complaint Hotel The Rinra cukup memuaskan kepada tamu hotel The Rinra, yang menyatakan bahwa mereka puas terhadap pelayanan yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian saran yang diberikan adalah memberikan training terkait complaint handling strategy terhadap staff Hotel The Rinra, serta memperkaya bahasa asing yang dimiliki oleh staff tersebut. Keyword  : Complaint handling strategy, Penanganan keluhan, Hotel The Rinra Makassar
Audit Sistem Informasi Manajemen Sekolah Menggunakan Framework Cobit 4.1 Studi Kasus pada SMK Labor Binaan FKIP UNRI megawati, megawati
Jurnal Sistem Informasi Vol 6, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Major of Information Systems Faculty of Computer Science Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Audit Sistem Informasi dilakukan secara periodik untuk menjamin keberlanjutan operasional IT yang digunakan oleh organisasi. Audit saistem informasi juga digunakan untuk mengukur sejauh mana sistem telah terlaksana dengan baik. Sistem Informasi Manajemen Sekolah pada SMK Labor Binaan FKIP UNRI digunakan untuk mengelola data nilai siswa, data mata pelajaran, data siswa produktif dan non-produktif. Sistem juga digunakan untuk mengelola data pelanggaran siswa selama masa sekolah berlangsung, dan menyimpan informasi tentang siswa dan alumni. Audit sistem informasi ini menggunakan framework COBIT 4.1 domain Delivery and Support (DS) terutama pada proses antara lain: menentukan dan Mengatur tingkat layanan (DS1), Memastikan keamanan system(DS5), Mengelola data (DS11), Mengatur lingkungan fisik (DS12), dan mengelola operasi (DS13). Hasil audit menunjukkan tingkat kematangan proses level 2 yang berarti terjadi perulangan proses. Sedangkan target yang ingin dicapai yaitu level 3 setiap proses telah diatur dan di dokumentasikan dengan baik. Untuk mencapai level tersebut maka diberikan rekomendasi perbaikan proses.Kata kunci: audit sistem informasi, Cobit 4.1 Abstract Information Systems Audit conducted periodically to ensure continuity of IT operations used by the organization . Audit information system is also used to measure the extent to which the system has been implemented well . Management Information Systems at the SMK Labor Binaan FKIP UNRI used to manage the data of the students , the data subject , the data of students productive and non - productive . The system is also used to manage data breaches students during the school year progresses, and store information about students and alumni . This audit using COBIT 4.1 framework domain Delivery and Support ( DS ) , especially in the process include: manage service level and Organize ( DS1 ) , manage security system ( DS5 ) , Manage data ( DS11 ) , manage the physical environment ( DS12 ) , and manage operations ( DS13 ) . The results show the level of process maturity level 2 which means there is a looping process . While the target to be achieved is a level 3 each process is set up and well documented . To reach that level then the given process improvement recommendations .Keywords: information system audit, Cobit 4.1
PERBANDINGAN VIGORITAS BENIH Acacia mangium HASIL PEMULIAAN DAN YANG BELUM DIMULIAKAN Yuniarti, Naning; Zanzibar, M.; Megawati, Megawati; Leksono, Budi
Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.671 KB) | DOI: 10.18330/jwallacea.2014.vol3iss1pp57-64

Abstract

Seeds with high vigour are seeds that can germinate normally in sub-optimum conditions and above normal in optimum condition. To predict the performance of seedlings after planting and the storability of seeds, it is necessary to test the seed vigour. This study aims to investigate the growth and storage vigour of Acacia mangium breeding and unbreeding seeds. The experiment design was arranged in completely randomized design with each treatment being replicated four times with 100 seeds. Results obtained showed that breeding seeds had better growth and storage vigour. 
EKSTRAKSI PEKTIN KULIT BUAH NAGA (Dragon fruit) DAN APLIKASINYA SEBAGAI EDIBLE FILM Megawati, Megawati; Ulinuha, Adientya Yaniz
Jurnal Bahan Alam Terbarukan Vol 3, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbat.v3i1.3097

Abstract

Ekstraksi pektin kulit buah naga dilakukan menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) dengan variasi berat bahan (10, 15, and 20 gram) dan waktu ekstraksi (15, 20, and 25 minute). Ekstraksi dengan variasi berat bahan dilakukan pada waktu ekstraksi 25 menit dan daya 600 W, sedangkan ekstraksi dengan variasi waktu dilakukan pada berat bahan 10 gram dan daya 600 W. Pektin yang diperoleh dianalisis kadar pektinnya menggunakan uji Fourier Transform Infrared (FTIR) dan diproses menjadi edible film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield pektin kulit buah naga  dengan metode MAE  lebih besar dibandingkan metode konvensional. Variasi berat bahan mempengaruhi yield pektin yang dihasilkan, semakin sedikit bahan yang digunakan dalam ekstraksi, semakin besar yield pektin kulit buah naga yang dihasilkan. Yield pektin terbesar (72 %) dihasilkan pada variasi berat 10 gram. Variasi waktu ekstraksi juga memberikan pengaruh terhadap yield pektin, semakin lama waktu ekstraksi semakin besar yield pektin kulit buah naga yang dihasilkan. Yield pektin terbesar dihasilkan pada waktu ekstraksi 25 menit. Pektin hasil ekstraksi dapat digunakan sebagai bahan edible film. Extraction of pectinfrom dragon fruit peel is conducted using Microwave Assisted Extraction (MAE) method with the variation of the weight of the raw materials are 10, 15, and 20 gram and the time of the extraction are 15, 20 and 25 minutes. Extraction with the variation of the weight of raw material is conducted in 25 minutes using power of 600 W, whereas the extraction with the variation of time is conducted with 10 gram of raw material using power of 600 W. The obtained pectin was analyzed using Fourier Transform Infrared (FTIR) and processed into edible film. The result of the research shows that MAE method provides more yield of dragon fruit peel rather than the conventional method. The variation of the weight affecting the amount of the obtained pectin, the less material used in the extraction the more yield of the pectin obtained. The highest amount of pectin obtained when the weight of the material is 10 grams. The variation of time also affecting the obtained result, the longer the extraction time, the yield of the dragon fruit pectin is higher. The highest amount of pectin obtained when the extraction time is 25 minutes. The obtained pectin can be used as material of edible film.
Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Web (Studi Kasus: PT. KALBER REKSA ABADI) Putra, Ichsyan Rizky Adi; Megawati, Megawati
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 15, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.831 KB)

Abstract

PT. Kalber Reksa Abadi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi fisik. Selama ini data transaksi diolah berdasarkan siklus akuntansi dengan cara tulis tangan, dan dalam pembuatan laporan keuangan menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Masalah yang muncul dalam pembuatan laporan keuangan adalah selalu terjadi kesalahan dalam memposting jurnal harian ke buku besar dan menyebabkan laporan neraca tidak balance, yang menyebabkan pelaporan kepada pimpinan menjadi terlambat karena memerlukan waktu untuk memperbaiki laporan keuangan yang dibutuhkan oleh pimpinan dalam mengambil kebijakan. Sistem ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut, dan mempermudah admin keuangan dalam pembuatan laporan keuangan karena sejak pertama kali menginputkan transaksi, seluruh laporan keuangan yang dibutuhkan perusahaan otomatis sudah terhitung, mulai dari jurnal umum, trial balance, buku besar, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan neraca keuangan. Metode yang digunakan untuk membangun sistem adalah Waterfall. Pada tahap analisa dan perancangan sistem informasi yang dibangun menggunakan metode Object Oriented Analysis and Design (OOAD) serta bahasa pemodelan untuk pembangunan perangkat lunak menggunakan diagram Unified Modeling Language (UML). Dari pengujian yang dilakukan menggunakan Blackbox Testing diketahui bahwa persentase keberhasilan sistem ini menunjukkan angka sebesar 100%.
KEBIJAKAN FORMULASI SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI Megawati, Megawati; Ablisar, Madiasa; Marlina, Marlina; Suhaidi, Suhaidi
USU LAW JOURNAL Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : USU LAW JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.763 KB)

Abstract

ABSTRACT   Policy formulation is a criminal sanction in formulating policies and establish criminal sanctions against the perpetrators of corruption. Legislation combating corruption establish criminal sanctions against offenders by determining the minimum criminal sanctions specifically, a higher penalty, and a sentence of death which is a criminal weighting and includes imprisonment for perpetrators of corruption. In the application of criminal sanctions against the perpetrators of corruption can be seen based on the formulation of the offense in article 2 and article 3, where the criminal sanctions imposed on the perpetrators of corruption, especially in some of the Medan District Court decisions are imprisonment, criminal penalties, and criminal confinement. Key words : criminal, sanction, corruption
EVALUASI TINGKAT KEMATANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MATURITY LEVEL COBIT 4.1 (STUDI KASUS PT. BRI CABANG BANGKINANG) Megawati, Megawati; Amrullah, Fauzi
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.737 KB)

Abstract

Implementasi teknologi informasi untuk mendukung Proses Bisnis dalam mencapai tujuannya sudah merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting. Evaluasi terhadap peran teknologi informasi dengan menggunakan model Maturity level CobIT 4.1 sangat berguna untuk pengembang teknologi informasi maupun para pengelola. Evaluasi terhadap proses teknologi informasi perlu dilakukan agar proses bisnis yang ada pada PT. BRI Cabang Bangkinang tersebuat dapat melakukan perbaikan-perbaikan. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan COBIT 4.1 khusus mengelola kualitas sistem informasi (PO8). Untuk mengevaluasi proses tersebut digunakan model maturity level.Maturity level akan mengukurtingkat kematangan TI saat ini dan harapan di masa yang akan datang. Pada penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa peran teknologi informasi pada PT BRI Cabang Bangkinangberdasarkan model kematangan standar COBIT 4.1 khususnya pengelolaan kualitas system informasi (PO8)berada pada level3 (defined process). Kondisi di mana organisasi telah memiliki prosedur baku formal dan tertulis untuk mengelola kualitas TI dan telah disosialisasikan ke segenap jajaran manajemen dan karyawan untuk dipatuhi dan dijalankan dalam aktifitas sehari-hari. Hanya saja masih belumoptimal terhadap prosedur-prosedur pada PT BRI Cabang Bangkinang. Diperlukan standar operasional yang jelas untuk setiap system informasi yang digunakan, sehingga mampu mendukung pencapaian kinerja yang lebih baik bagi perusahaan.
Co-Authors A Darmawan Adientya Yaniz Ulinuha, Adientya Yaniz Agus Riyanto AGUS ROHYADI ahmad yani Aisjah Juliani Noor, Aisjah Akhmad Darmawan Alkadrie, Syarif Agussaid Amelia Murtisari Andi Darmawati, Andi Andini Sundowo Angelina, M Asih Tri Rachmi Azriful Azriful, Azriful Bakri Hasanuddin Baruwadi, Mahludin Bayu Triwibowo Budi Leksono Catur Rini Widyastuti, Catur Rini Dede J Sudrajat Dede J. Sudrajat Dewi Selvia Fardhyanti Dhoni Hartanto Dwi Santy Damayati, Dwi Santy Edi Suyanto Ediman Ginting Eko Rusminto, Nurlaksana Elfi Lutfiyatul Machsunah, Elfi Lutfiyatul Eliya Suita Endang Pujiastuti Endang Saepudin, Endang Evayusvita Rustam, Evayusvita Fahruddin Fahruddin Faizah M Nur Fajriah, S Fakhri Kahar Fauzi Amrullah Firnandi, Ringga Fitriani, Arifah Devi Fitriyanti Jumaetri Sami, Fitriyanti Jumaetri Galuh Widiyarti Handoyo Handoyo Hani Mulyani, Hani Hary Sulistyo Honorata Ratnawati Dwi Putranti, Honorata Ratnawati Dwi Husain Umar Idawati Syarif Indah D Dewijanti, Indah D Indah Permata Sari Ingir Ladjar, Imelda Irman Irman, Irman Junaidi Junaidi Jusrianto, Jusrianto Kanji, Hasnah Kazmaini, Mimi Khasana, Eva Khoiroh, Ianatul KORNELIUS, YOBERT Kuntoro Kuntoro L., MEILYAWATI Lotulung, P D Lumbessy, Salnida Yuniarti Lydia Fanny M Hanafi M. Fauzan Nashri M. Fauzan Nashri, M. Fauzan Nashri M. Hanafi M. Zanzibar Mabarroh, Ni’matil Madiasa Ablisar Mahie, Andi Galsan Marissa Angelina Marlina Marlina Minarti Minarti Muhammad Hanafi Muhammad Zanzibar Muslikhin Hidayat Muslimin Muslimin Naning Yuniarti Nawangsari, Desy Putri Nina Artanti Nina Mindawati Nurhayati, Eny Oktanina, Rahmi Pardede, Ruth Samaria Prasetiawan, Haniif Pratama, M.Wahyu Pujiati Pujiati Puspita, Dessy Ratna Putra, Ichsyan Rizky Adi Putra, Kurniawan Eka Putri, Dwiana Asmara Rahmayani, Mentari Tri Indah Ramadhanil Pitopang Ratih Ciptasari, Ratih Ratna Dewi Kusumaningtyas Reski Mai Candra rosa dwi kurniawan, rosa dwi RR, Munnawaroh Rusli Ngatimin Samsurizal M. Sulaeman, Samsurizal M. Saras Wati, Diyah Setiawan, Ibnu Inu Setyobudi Setyobudi Silalahi, Joyce Yulianti Simon Sembiring Sofa Fajriah Sofna Dewita Sari Banjarnahor, Sofna Dewita Sari Sri Cahyo Wahyono, Sri Cahyo Sri Hartati Suaib, Fatmawaty suardi suardi Sudjarwo Sudjarwo Suhaidi Suhaidi Supriadi, Ali Suriah Suriah Susmiarti Susmiarti Suwito, Slamet Syahna, Nurul Syariful Anam Syatriani, Syatriani Syntia, Ana Tatong Hariyanto Teni Ernawati Vonny Setiaries Johan Wahyudi Budi Sediawan Wahyuni, Desti Tri Yulianti Bramasto Yusmarini Yusmarini Zahir, Abdul