Shinta Mayasari
Unknown Affiliation

Published : 40 Documents
Articles

Found 40 Documents
Search

KENDALA PELAKSANAAN KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING Noprita, Noprita; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to determine the constraints in the implementation of guidance and counseling in SMAN 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Problem in this research was an obstancle in the implementation. The method used in this research was descriptive method. The data collection technique was using interview, questionnaire and documentation. The population in this study was 5 guidance and counseling teachers at SMAN 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat year of 2013/2014. These results indicated that (1) lack of control of services by teacher guidance and counseling (2) lack tools and equipment and the limited budget available (3) cooperation beetween school and guidance and counseling teacher were not yet fully effective and also the school cant provide effective scheduling for the implementation of BK in the school. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui kendala-kendala dalam pelaksanaan Kegiaatan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Masalah dalam penelitian ini adalah kendala pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket/koesioner dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan kepada 5 orang guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat sekaligus menjadi populasi dan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Minimnya penguasaan layanan yang ada oleh tenaga guru bimbingan dan konseling (2) Kurangnya alat perlengkapan dan terbatasnya anggaran dana (3) Kerjasama antara pihak sekolah dengan guru bimbingan dan konseling yang belum sepenuhnya berjalan efektif dan juga pihak sekolah belum bisa memberikan penjadwalan yang efektif untuk pelaksanan BK di sekolah.Kata kunci: bimbingan dan konseling, kendala, kegiatan bimbingan dan konseling
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Maharani, Putria; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students motivaton by using group guidance service. The research problem was students who have low learning motivation. The research method was pre experiment by using one group pretest and posttest design. The research subjects were 12 students who have low learning motivation. The data analysis was using wilcoxon test. It showed that students learning motivation increased 51,18% and Zcount<Ztable (-3,061<14) so Ha was received, it means that students learning motivation can be increased by using group guidance services.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dengan layanan bimbingan kelompok. Masalah penelitian ini adalah siswa memiliki motivasi belajar yang rendah. Metode penelitian ini adalah metode pre eksperimen dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 12 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 51,18% dan Zhitung < Ztabel (-3,061<14), maka Ha diterima, artinya motivasi belajar mengalami peningkatan setelah diberikan layanan bimbingan kelompokKata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar
PENINGKATAN PERILAKU SELF ESTEEM DENGAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIII Susanti, Sisca Marya; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was the self esteem of students. The aim of this research was to identify if the use of group counseling service could optimize the self esteem of students. The method used was quasi experimental method with one group pretest and posttest design. Technique in gained the data is by using observation. The result shows that could be significant maximized the self esteem of students score about before and after used group counseling services amount 42,39%, from the low self esteem results Obtained zoutput = - 3,06 and ztabel = 1, 645. then Ha is accepted and H0 is rejected. Masalah penelitian ini adalah perilaku self esteem siswa. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengggunaan layanan konseling kelompok untuk meningkatkan perilaku self esteem siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan one group pretest and posttest design. Teknik pengumpulan data adalah observasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan antara self esteem siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok sebesar 42,39%, berdasarkan penghitungan perilaku self esteem rendah yang diperoleh zoutput=-3,06 dan ztable= 1,645,maka Ha diterima dan H0 ditolak.Kata kunci : konseling kelompok, self esteem, bimbingan dan konseling
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING SISWA KELAS XII SMA Wahyuning, Desti; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 2 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to increase the capability to express the opinion with using assertive training techniques. This study used quasi experimental methods research, with one-group pretest-posttest design. The research subject were 10 students. Data collection technique used observation. The result of data analysis by using the Wilcoxon test showed that zratio = -2.805 < ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha is accepted, it meant that the capability to express the opinion of student can be improved by using assertive training techniques.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa zhitung = 2,805< ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, itu berarti kemampuan mengungkapan pendapat siswa dapat ditingkatkan menggunakan teknik assertive training.Kata kunci : bimbingan konseling, assertive training, mengungkapkan pendapat
PENINGKATAN ACADEMIC SELF-MANAGEMENT DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS XI Hadi, Bebby Sylvia; Giyono, Giyono; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to investigate the increase of Academic Self-Management of students through group guidance service. Research method which was used was Quasi Experimental in form of one group pretest-posttest, then was analyzed by using Wilcoxon test. The subject of the research were 12 students with low Academic Self Management. Data collecting technique used observation of Academic Self-Management. The result of the research using wilcoxon test showed probability value as many as 0.002 <sig. 0.05, so Ha was accepted. It means that Academic Self-Management can be increased through group guidance service at the students of class XI IPS SMA Negeri 5 Bandar Lampung year 2014/2015.Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan Academic Self-Management pada siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan bentuk one group pretest-posttest, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Subjek penelitian sebanyak 12 orang siswa dengan Academic Self-Management yang rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi Academic Self-Management. Hasil penelitian dengan uji wilcoxon menunjukan nilai probabilitas diperoleh sebesar 0,002 < sig. 0,05 sehingga Ha diterima, artinya bahwa Academic Self-Management dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan. Kesimpulannya adalah Academic Self-Management dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015.Kata kunci: academic self-management, bimbingan kelompok, siswa
PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Pratiwi, Norma Indah; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the increasing of Students social interaction by using group counseling. The problem of this study was the low social interaction of the students. The method used was quasi-experimental one-group pretest-posttest design. Subjects were six students who have low social interaction. Technique to gaindata was by using observation. The result showed that the students social interaction can be enhanced by using group counseling, as evidenced from the analysis of the data by using the Wilcoxon test, from the pretest and posttest results, it obtained Zoutput<Ztabel (-2,935<0) then Ha was accepted, it means that Social interaction of student can be enhanced by using group counseling services. Conclusion of this research was social interaction of student can be increased by using counselling group of the students grade VIII SMP 3 Natar Lampung regency Academic Year 2014/2015.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial dengan Layanan Konseling Kelompok pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Natar tahun pelajaran 2014/2015.Masalah dalam penelitian ini adalah interaksi sosial rendah. Metode yang di gunakan adalah Quasi eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon . Subyek penelitian ini sebelas orang siswa yang memiliki kemampuan interaksi sosial rendah. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan konseling kelompok, terbukti dari hasil analisis data pretest dan posttest diperoleh z hitung = -2,935 dan z tabel = 1,645. Karena z hitung < z tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan yang signifikan antar kemampuan kemampuan interaksi sosial sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan & konseling, konseling kelompok, interaksi sosial
PENINGKATAN KONSEP DIRI POSITIF DENGAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Nurhalimah, Nurhalimah; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to determine the increasing of positive self-concept of students with group counseling services. The problem of this research was the low positive self-concept of students. The method used was Quasi experimental one group pretest-posttest method, stastiscally analyzed by the non-parametric Wilcoxon test. The subjects were ten students who have  low positive self-concept. The results showed that students positive self-concept can be enhanced with counseling services group, it was proved from the results of the data analysis of  pretest and posttest which obtained z output = -2.803 z table = 1.645. Because z output &lt; z table, then Ho was ignored and Ha was accepted. It means that there was significant increases between positive self-concept of students before and after being given group counseling services. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan konsep diri positif siswa dengan layanan konseling kelompok. Masalah penelitian ini adalah konsep diri positif siswa yang rendah Metode yang digunakan adalah metode Quasi eksperimen one group pretest-posttest, dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian ini sepuluh orang siswa yang memiliki konsep diri positif yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri positif siswa dapat ditingkatkan dengan layanan konseling kelompok, terbukti dari hasil analisis data pretest dan posttest diperoleh z hitung = -2,803 dan z tabel = 1,645. Karena z hitung &lt; z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan yang signifikan antara konsep diri positif siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konseling kelompok, konsep diri positif
PENINGKATAN SIKAP SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN BAHASA LAMPUNG DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Firawan, Jenny; Latief, Syaifuddin; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students positive attitude to the Lampung language lesson using group guidance service. The method used in this research was pre-experimental with one group pretest-posttest design. It was analyzed using the wilcoxon test via computerized SPSS 17. The subject were 8 students. The data collecting technique was using attitude scale. The results showed a significant improvement between scores of attitudes toward language it Lampung before and after treatment is given. Based on the result of pretest and posttest, it obtained that z-count= -2,521 and z-table 0.05=1,645, because z-count<z-table then H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that there is a significant improvement between scores of attitudes language Lampung before and after treatment with a given group counseling services.Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan sikap siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Lampung setelah penggunaan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon melalui komputerisasi SPSS 17. Subjek penelitian sebanyak 8 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan antara skor sikap terhadap mata pelajaran bahasa lampung sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan, berdasarkan hasil pretest dan posttest diperoleh z-hitung =-2,521 dan z-tabel 0,05 = 1,645. Karena z-hitung < z-tabel maka, Ho ditolakdan Ha diterima,artinya terdapat peningkatan signifikan antara skor sikap terhadap mata pelajaran bahasa lampung sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan dengan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, sikap belajar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING SISWA KELAS XII SMA Wahyuning, Desti; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to increase the capability express the opinion with using assertive training techniques. This study to quasi experimental methods research, with one-group pretest-posttest design. The research subject were 10 students. Data collection technique used observation. The result of data analysis by using the Wilcoxon test showed that zratio = -2.805 < ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted, it meant that the capability to express the opinion of student can be improved using assertive training techniques.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa zhitung = 2,805< ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, itu berarti kemampuan mengungkapan pendapat siswa dapat ditingkatkan menggunakan teknik assertive training.Kata kunci : bimbingan konseling, assertive training, mengungkapkan pendapat
PENINGKATAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Sari, Ratih Novita; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to find out whether students social interaction ability can be improved by using group counseling services. The research method was quasi experiment with one-group pretest-posttest design. Subjects were 13 students of who have low social interaction ability. Data collection technique used observation. The results showed that students social interaction abilities had increased significantly after the administration of guidance counseling services. It was shown from the results obtained from pretest and posttest z output= -3,18 and z tables, with a value = 5% is 1,645.Because the z counts < z table, then Ho is rejected ada Ha is accepted, it means that there was a significant increased in social interaction after being given a guidance services group.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa peningkatan kemampuan interaksi sosial dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa. Metode penelitian ini bersifat Quasi eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian sebanyak tiga belas siswa kelas X yang memiliki kemampuan interaksi sosial rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial siswa mengalami peningkatan signifikan setelah pemberian layanan bimbingan kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -3,18 dan Z tabel, dengan nilai ? = 5% adalah 1,645. Karena Z hitung < Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat peningkatan interaksi Sosial yang signifikan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, interaksi sosial