Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Teknosains

Potensi Gizi Tempe Berbahan Dasar Jagung Lestari, Oke Anandika; Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1202

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi kedelai berasal dari Indonesia yang kaya nutrisi.Kacang kedelai umumnya diperoleh dari luar negeri sehingga harga kedelai menjadi mahal. Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan kacang kedelai sebagai bahan baku tempe adalah melakukan diversifikasi tempe dari bahan baku lokal yaitu jagung. Salah satu kelebihan jagung yang dapat ditonjolkan adalah kandungan karotenoid. Penelitian ini akan melakukan pengukuran perubahan kandungan gizi tempe yang berbahan dasar jagung kering.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan jagung menjadi tempe menurunkan kandungan gizi jagung, akan tetapi tempe jagung memiliki kandungan karotenoid 1,65mg/g dan total kalori 136 kkal/100g. Pengembangan jagung menjadi bahan dasar tempe memiliki potensi dikembangkan sebagai bahan baku substitusi kedelai.
PENGARUH TINGKAT KETUAAN DAUN SOKAI SEGAR (Albertisia papuana Becc.) TERHADAP KADAR ASAM AMINO GLUTAMAT BEBAS Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 1/Mei (2016): Jitek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun sokai segar (Albertisia papuana Becc.) dikenal oleh suku Dayak di Kalimantan Tengah sebagai penyedap masakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pengaruh tingkat ketuaan daun sokai segar yang berbeda terhadap kadar asam glutamat bebas. Hasil menunjukkan bahwa pada semua tingkat ketuaan daun sokai yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua teridentifikasi asam glutamat bebas. Konsentrasi asam glutamat bebas tertinggi terdapat pada daun yang lebih muda yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua masing-masing 101,83 mg/gr, 41,62 mg/gr, dan 40,24 mg/gr.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIAWI SARI BUAH TAPUS (CURCULIGO LATIFOLIA DRYAND) DENGAN METODE EKSTRAKSI OSMOSIS Gusmalawati, Dwi; Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v3i2.1883

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menentukan perlakuan terbaik dari kombinasi proporsi buah : sukrosa dan lama ekstraksi osmosis pada sari buah tapus (Curculigo Latifolia Dryand)  terhadap parameter fisikokimiawi.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yaitu faktor 1 adalah proporsi buah:sukrosa sebesar 1:0.5,  1:1,  1:1,5 dan  faktor 2 adalah lama ekstraksi osmosis yaitu 12, 24, 35 jam. Parameter pengamatan yang digunakan adalah pH, total padatan terlarut, vitamin C, dan total gula. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi penambahan buah dan semakin lama ekstraksi osmosis maka terjadi peningkatan terhadap parameter derajat keasaman (pH), peningkatan terlarut, dan total gula. Namun, terjadi penurunan terhadap parameter total vitamin C.
PENGARUH TINGKAT KETUAAN DAUN SOKAI SEGAR (Albertisia papuana Becc.) TERHADAP KADAR ASAM AMINO GLUTAMAT BEBAS Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 1/Mei (2016): Jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v2i1/Mei.1012

Abstract

Daun sokai segar (Albertisia papuana Becc.) dikenal oleh suku Dayak di Kalimantan Tengah sebagai penyedap masakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pengaruh tingkat ketuaan daun sokai segar yang berbeda terhadap kadar asam glutamat bebas. Hasil menunjukkan bahwa pada semua tingkat ketuaan daun sokai yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua teridentifikasi asam glutamat bebas. Konsentrasi asam glutamat bebas tertinggi terdapat pada daun yang lebih muda yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua masing-masing 101,83 mg/gr, 41,62 mg/gr, dan 40,24 mg/gr.
KARAKTERISTIK SENSORI EKSTRAK DAUN SAN-SAKNG (ALBERTISIA PAPUANA BECC.) DENGAN PENAMBAHAN NaCl DIBERBAGAI KONSENTRASI PADA PANELIS SEMI TERLATIH Mayasari, Eva; Lestari, Oke Anandika; Saloko, Satrijo; Ulfa, Maria
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 1/ Mei (2017): jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v3i1/ Mei.1389

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan proporsi terbaik penambahan NaCl pada ekstrak daun san-sakng(Albertisia papuana Becc.) yang dapat menghasilkan akseptibilitas tertinggi oleh panelis semi terlatih. Objek penelitian iniadalah ekstrak daun san-sakng dengan penambahan NaCl sebesar 0,2 %, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Metode pengumpulan datayang digunakan adalah pengamatan karakteristik ekstrak daun san-sakng meliputi perhitungan rendemen, total padatanterlarut, analisa asam amino glutamat bebas, dan  uji sensoris dengan beberapa tahapan yaitu seleksi paneli s, uji stimulus rasadasar, pelatihan panelis, dan uji kesukaan atribut  rasa. Hasil pengamatan pada ekstrak daun san-sakng adalah rendemensebesar 3,6 %,  total padatan terlarut sebesar 4,8 °Brix, dan kadar asam amino glutamat bebas sebesar 21,43 mg/gr. Hasil ujikesukaan atribut rasa pada panelis semi terlatih menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak daun san-sakng dengan penambahan0,6% NaCl sebesar 4,8 (suka), dimana berdasarkan uji Duncan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap perlakuan yangditambahkan NaCl dengan konsentrasi 0,2%, 0,4%,0,8%.
KARAKTERISTIK SENSORIS DAN KIMIA BUMBU INSTAN DARI FORMULASI BUMBU HERBAL MENGGUNAKAN MALTODEKSTRIN DAN TWEEN 80 PADA PROSES PENGERINGAN Mayasari, Eva; Manalu, Jessi
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 5, No 1 (2019): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v5i1.3659

Abstract

The study was aimed determining the best sensory characteristic on herb seasoning extract with the concentration  vary salt added and determined of maltodextrin and tween 80 added on  leaf of  instant herbs seasoning using foam mat drying method. This study used a Completely Randomized Design (CRD) which is (1) salt concentration; 0,4%, 0,6% and 0,8%, (2) concentration of maltodextrin and tween 80; 5:0,5% ; 10:0,5% ; 15:0,5% ; 5:1% ; 10:1% ; 15:1%. The observed parameters in this study were sensory characteristics statistically using ANOVA (α=5%) and Duncan (α=5%). The results showed that the higher of concentration salt on formulation seasoning herb extract the higher panelists' preference. The treatment of 5% maltodextrin and 1% tween 80  was the best treatment of instant herbs seasoning based on panelists preference. The sensory value were aroma of 4,4 (neutral) and taste of 4.8 (slightly like).