Articles

Found 15 Documents
Search

Potensi Gizi Tempe Berbahan Dasar Jagung Lestari, Oke Anandika; Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1202

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi kedelai berasal dari Indonesia yang kaya nutrisi.Kacang kedelai umumnya diperoleh dari luar negeri sehingga harga kedelai menjadi mahal. Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan kacang kedelai sebagai bahan baku tempe adalah melakukan diversifikasi tempe dari bahan baku lokal yaitu jagung. Salah satu kelebihan jagung yang dapat ditonjolkan adalah kandungan karotenoid. Penelitian ini akan melakukan pengukuran perubahan kandungan gizi tempe yang berbahan dasar jagung kering.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan jagung menjadi tempe menurunkan kandungan gizi jagung, akan tetapi tempe jagung memiliki kandungan karotenoid 1,65mg/g dan total kalori 136 kkal/100g. Pengembangan jagung menjadi bahan dasar tempe memiliki potensi dikembangkan sebagai bahan baku substitusi kedelai.
Pengaruh Pemberian Filtrat Bawang Merah dengan Berbagai Konsentrasi dan Rootone-F terhadap Pertumbuhan Stek Batang Tanaman Jambu Biji (Psidium guajava L) MAYASARI, EVA; Budipramana, Lukas Suhendra; Rahayu, Yuni Sri
LenteraBio Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
PENGARUH TINGKAT KETUAAN DAUN SOKAI SEGAR (Albertisia papuana Becc.) TERHADAP KADAR ASAM AMINO GLUTAMAT BEBAS Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 1/Mei (2016): Jitek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun sokai segar (Albertisia papuana Becc.) dikenal oleh suku Dayak di Kalimantan Tengah sebagai penyedap masakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pengaruh tingkat ketuaan daun sokai segar yang berbeda terhadap kadar asam glutamat bebas. Hasil menunjukkan bahwa pada semua tingkat ketuaan daun sokai yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua teridentifikasi asam glutamat bebas. Konsentrasi asam glutamat bebas tertinggi terdapat pada daun yang lebih muda yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua masing-masing 101,83 mg/gr, 41,62 mg/gr, dan 40,24 mg/gr.
The Effects of Corn Tempeh Fermentation on Protein and Carotenoid Levels Anandika, Oke; Mayasari, Eva
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 17, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.932 KB)

Abstract

Tempe merupakan makan khas dari Indonesia yang berbahan dasar kedelai. Upaya pengayaan bahan baku tempe untuk meningkatkan penggunaan bahan baku lokal, maka dalam penelitian ini dilakukan pembuatan tempe dari jagung. Penelitian ini juga melihat pengaruh pengolahan jagung hingga menjadi tempe jagung terhadap kandungan protein dan karotenoid tempe jagung yang dihasilkan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan one-way Anova dengan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menurunkan kandungan protein 3,85% dan karotenoid 40.95%. Pemenuhan standar kadar protein pada tempe jagung dapat tercapai dengan substitusi 20% jagung dan 80% kedelai.
Kerentanan dan Kerusakan Beras terhadap Serangan Hama Pascapanen Sitophilus zeamais L. (Coleoptera: Curculionidae) Hendrival, Hendrival; Mayasari, Eva
Jurnal Agro Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/1616

Abstract

Damage on rice during storage including damage on quantity and quality is caused by Sitophilus zeamais. The study aim was to evaluate the susceptibility and damage of rice from various rice varieties to the attacks of S. zeamais. Types of rice used in the research were varieties of IR64, IR65, IR66, Ciherang, Mekongga, Rojolele, and Sintanur. The method was with no-choice assay with observed variables were F1 progeny number, the median of development time and rice damage. The results showed that the rice type had different levels on susceptibility to S. zeamais. Rice from IR65, Mekongga, Rojolele, and Sintanur varieties were classified as moderate to susceptible varieties, while IR64 and IR66 were classified as moderate varieties and Ciherang was classified as susceptible variety. A high rice damage occured in the type of rice classified of susceptible to S. zeamais. There was a significant negative correlation between susceptibility index of rice with dimensions of rice width (r = -0.75*, P <0.05) and median of development time of S. zeamais (r = -0.78*, P <0.05) and positive correlation with number of F1 S. zeamais (r = 0.86**, P <0.01) and the percentage of rice powder (r = 0.71**, P <0.01). Rice that is easily attacked by postharvest pest insects should not be stored for long period of time.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIAWI SARI BUAH TAPUS (CURCULIGO LATIFOLIA DRYAND) DENGAN METODE EKSTRAKSI OSMOSIS Gusmalawati, Dwi; Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v3i2.1883

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menentukan perlakuan terbaik dari kombinasi proporsi buah : sukrosa dan lama ekstraksi osmosis pada sari buah tapus (Curculigo Latifolia Dryand)  terhadap parameter fisikokimiawi.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yaitu faktor 1 adalah proporsi buah:sukrosa sebesar 1:0.5,  1:1,  1:1,5 dan  faktor 2 adalah lama ekstraksi osmosis yaitu 12, 24, 35 jam. Parameter pengamatan yang digunakan adalah pH, total padatan terlarut, vitamin C, dan total gula. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi penambahan buah dan semakin lama ekstraksi osmosis maka terjadi peningkatan terhadap parameter derajat keasaman (pH), peningkatan terlarut, dan total gula. Namun, terjadi penurunan terhadap parameter total vitamin C.
PENGARUH TINGKAT KETUAAN DAUN SOKAI SEGAR (Albertisia papuana Becc.) TERHADAP KADAR ASAM AMINO GLUTAMAT BEBAS Mayasari, Eva
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 1/Mei (2016): Jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v2i1/Mei.1012

Abstract

Daun sokai segar (Albertisia papuana Becc.) dikenal oleh suku Dayak di Kalimantan Tengah sebagai penyedap masakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pengaruh tingkat ketuaan daun sokai segar yang berbeda terhadap kadar asam glutamat bebas. Hasil menunjukkan bahwa pada semua tingkat ketuaan daun sokai yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua teridentifikasi asam glutamat bebas. Konsentrasi asam glutamat bebas tertinggi terdapat pada daun yang lebih muda yaitu daun muda, daun sedang, dan daun tua masing-masing 101,83 mg/gr, 41,62 mg/gr, dan 40,24 mg/gr.
KARAKTERISTIK SENSORI EKSTRAK DAUN SAN-SAKNG (ALBERTISIA PAPUANA BECC.) DENGAN PENAMBAHAN NaCl DIBERBAGAI KONSENTRASI PADA PANELIS SEMI TERLATIH Mayasari, Eva; Lestari, Oke Anandika; Saloko, Satrijo; Ulfa, Maria
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 1/ Mei (2017): jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v3i1/ Mei.1389

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan proporsi terbaik penambahan NaCl pada ekstrak daun san-sakng(Albertisia papuana Becc.) yang dapat menghasilkan akseptibilitas tertinggi oleh panelis semi terlatih. Objek penelitian iniadalah ekstrak daun san-sakng dengan penambahan NaCl sebesar 0,2 %, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Metode pengumpulan datayang digunakan adalah pengamatan karakteristik ekstrak daun san-sakng meliputi perhitungan rendemen, total padatanterlarut, analisa asam amino glutamat bebas, dan  uji sensoris dengan beberapa tahapan yaitu seleksi paneli s, uji stimulus rasadasar, pelatihan panelis, dan uji kesukaan atribut  rasa. Hasil pengamatan pada ekstrak daun san-sakng adalah rendemensebesar 3,6 %,  total padatan terlarut sebesar 4,8 °Brix, dan kadar asam amino glutamat bebas sebesar 21,43 mg/gr. Hasil ujikesukaan atribut rasa pada panelis semi terlatih menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak daun san-sakng dengan penambahan0,6% NaCl sebesar 4,8 (suka), dimana berdasarkan uji Duncan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap perlakuan yangditambahkan NaCl dengan konsentrasi 0,2%, 0,4%,0,8%.
ANALISIS KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT TAMPAN PEKANBARU Astuti, Neneng; Yarnita, Yeni; Mayasari, Eva
Sistem Informasi Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.594 KB)

Abstract

Dokumentasi keperawatan merupakan suatu yang mutlak harus ada untuk perkembangan keperawatan khususnya proses profesionalisasi keperawatan serta mempertahankan keperawatan sebagai suatu profesi yang luhur dan terpandang di masyarakat. Dokumentasi keperawatan dalam bentuk dokumen asuhan keperawatan merupakan salah satu alat pembuktian atas tindakan perawat selama menjalankan tugas pelayanan keperawatan.Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil seluruh sampel status pasien atau rekam medis pasien yang dirawat pada bulan Januari 2009, dengan jumlah sampel seluruhnya adalah 90 berkas, dengan syarat pasien bukan rawatan ulangan di bulan yang sama.Hasil analisa data pendokumentasian pada tahap pengkajian mendapatkan skor 56,11% (kategori cukup), pendokumentasian pada tahap diagnosa keperawatan mendapatkan skor 36,67% (kategori kurang), pendokumentasian pada tahap perencanaan keperawatan mendapatkan skor 17,11% (kategori kurang), pendokumentasian pada tahap tindakan keperawatan mendapatkan skor 57,78% (kategori cukup), pendokumentasian pada tahap evaluasi keperawatan mendapatkan skor 52,78% (kategori kurang), dan pendokumentasian pada tahap catatan asuhan keperawatan mendapatkan skor 92,22% (kategori sangat baik). Sehingga diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Tampan Pekanbaru untuk dapat meningkatkan mutu dokumentasi keperawatan dengan upaya mengadakan pelatihan yang berkaitan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan.
Pengawasan Orangtua Terhadap Dampak Penggunaan Gadget Pada Anak Sunita, Indian; Mayasari, Eva
Jurnal Endurance Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.594 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i3.2485

Abstract

Gadgets have a variety of appealing, varied, interactive and flexible features and apps that add to the appeal of everyone, from elderly, young, teen and even kids. Gadgets have many benefits in human life if used properly and appropriately, but the gadgets also negatively affect children especially if used without parental supervision. This study aims to determine the parental control of the impact of the use of gadgets in children in early childhood and kindergarten Taruna Islam Pekanbaru. The approach taken in this research was a quantitative approach by distributing questionnaires to parents containing questions about the monitoring and impact of the use of gadgets in children. The results of statistical tests known there is a significant relationship between parental supervision of the impact of gadget users with p value 0.05. In this study found a significant relationship between parental supervision with the impact of gadgets on children in early childhood and Kindergarten Taruna Islam Pekanbaru. Gadget memiliki berbagai fitur dan aplikasi menarik, bervariasi, interaktif dan fleksibel sehingga menambah daya tarik bagi setiap orang, baik dari kalangan lansia, muda,remaja bahkan anak-anak. Gadget memiliki banyak manfaat dalam kehidupan manusia jika digunakan dengan baik dan tepat, tetapi gadget juga memberikan dampak negatif khususnya bagi anak jika digunakan tanpa pengawasan orangtua. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengawasan orangtua terhadap dampak penggunaan gadget pada anak di PAUD Dan TK Taruna Islam Pekanbaru. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan membagikan kuisioner kepada orang tua yang berisi pertanyaan tentang pengawasan dan dampak penggunaan gadget pada anak. Hasil uji statistik diketahui ada hubungan yang signifikan antara pengawasan orang tua terhadap dampak pengguna gadget dengan p value 0.05. Pada penelitian ini didapatkan hubungan yang signifikan antara pengawasan orang tua dengan dampak pengguaan gadget pada anak di PAUD Dan TK Taruna Islam Pekanbaru.