Muhammad Fajar Maulana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION

Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.204 KB)

Abstract

This research dilatar like problem the low study result. Research the act of this class aims to improve performance studied history.Learning method applied is learning cooperative type group investigations. The results showed that success indicator learning method Group Investigation on cycle I have not succeeded because of the many students who get average value of 56,35 while the new students achieve learning exhaustiveness 32,43% (minimum requirement is said to be successful) (75%). in cycle II has not been successful because of the many students who get average grades 65,13 while new students achieve learning ketuntasan 59,46% (minimum requirement is said to be successful) (75%). in cycle III succeeds because of the many students who get average value of 67,43 while the exhaustiveness student learning has reached 75,67% already eligible students can study a minimum exhaustiveness (75%).Penelitian ini dilatar belakangi masalah rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Sejarah.  Metode pembelajaran yang diterapkan yaitu pembelajaran kooperatif tipe Group Investigations. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa indikator keberhasilan pembelajaran metode Group Investigation pada siklus I belum berhasil karena banyaknya siswa yang mendapat nilai rata-rata 56,35 sedangkan ketuntasan belajar siswa baru mencapai 32,43% (syarat minimal dikatakan berhasil) (75%). pada siklus II belum berhasil karena banyaknya siswa yang mendapat nilai rata-rata 65,13 sedangkan ketuntasan belajar siswa baru mencapai 59,46% (syarat minimal dikatakan berhasil) (75%).pada siklus III berhasil karena banyaknya siswa yang mendapat nilai rata-rata 67,43 sedangkan ketuntasan belajar siswa sudah mencapai 75,67% sudah memenuhi syarat ketuntusan minimal belajar siswa (75%).Kata kunci: group investigations, kooperatif, prestasi belajar

Redesain Gelanggang Olahraga Bekasi Sebagai Sebuah “Civic Center”

Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.872 KB)

Abstract

Kota Bekasi berkembang dengan sangat pesat disektor jasa komersil dan pemukiman penduduk. Namun ada satu hal yang terlupakan dalam unsur pembangunan sebuah Kota, yaitu ketersediaan ruang publik yang berfungsi sebagai wadah bagi masyarakat kota untuk dapat saling berinteraksi. GOR Bekasi merupakan salah satu sarana publik di Kota Bekasi yang aktivitasnya paling terlihat. Namun proses renovasi Stadion Patriot yang ada di dalam kawasan GOR mengakibatkan banyak fasilitas pendukung stadion yang hilang. Hal tersebut membuat aktivitas didalam kawasan mati ketika sedang tidak ada even pertandingan sepakbola karena masyarakat tidak lagi dapat beraktifitas disana. Penjabaran di atas melatarbelakangi gagasan untuk “Redesain GOR Bekasi” dengan menjadikannya sebuah civic center yang nantinya diharapkan aktifitas didalam stadion ataupun di kawasan GOR akan selalu hidup baik pada saat ada even pertandingan ataupun tidak.