Junaidi H. Matsum
Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UNTAN, Pontianak

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN TEKNIK TEAM QUIZ

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.842 KB)

Abstract

Abstrak :Penelitianiniberjudul “Upaya MeningkatkanAktivitas  Belajar  SiswaMenggunakanTeknikTeamQuiz Pada Mata Pelajaran PKn di Kelas IX A SMP Negeri I Sekayam”. Dalam bentuk Tindakan Kelas yang dilaksanakan dua siklus. PenelitianinibertujuanmeningkatkanAktifitas belajar siswa dan meningkatkan profesionalisme guru dalammengelolapembelajaransehinggadapatmewujudkankualitas proses danhasilbelajarsiswa. Subyek  penelitian  tindakan  kelas  ini  siswa  kelas  IX A SMP Negeri I Sekayam semester ganjil tahun pelajaran  2012 / 2013  sebanyak  33  siswa. Hasil analisis data menunjukan bahwa  (1)  Rat-rata  presentase aktifitas siswa kelas IX A SMP Negeri I Sekayam selama proses pembelajaran  PKn.  pada siklus 1   adalah  61,02 %,  sedangkan  siklus II  76,45%.  Dengan  demikian terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa  sebesar 15,43 % .(2) penguasaan  pembelajaran Teknik Team Quiz oleh guru ( peneliti ) mengalami peningkatan, hal ini ditunjukan  oleh  presentase kualifikasi aktifitas guru  sangat baik pada siklus 1 sebesar 42,86 %, sedangkan pada siklus II mengalami kenaikan menjadi 80,45 %.   Kata kunci : Teknik Team Quiz, Aktifitas.   Abstract: This study entitled "Effort to Improve Student LearningActivities UsingTechnicalTeamQuizLessonInCivic educationinClassIXAJunior High SchoolISekayam". In the form ofaclassactionperformedtwocycles. This studyaims to improvestudents learningactivityandenhancethe professionalismof teachersin managingthe learningprocessso as toachievequalityand student learning outcomes. The subject ofthisaction researchclass IXstudentsof SMP NegeriISekayamAsemesterin the academic year2012/2013as many as33 students. The results ofdata analysisshowedthat (1)Rat-average percentage ofstudents of classIXactivityAJunior HighSchool ISekayamduring the learning processof civic education. in cycle1 was61.02%, 76.45%, while the second cycle. Thusan increase in thestudentactivityby15.43%.(2)mastery learningtechniquesTeamQuizby teachershas increased, this is indicated bythe percentage ofqualifiedteachers is verygoodactivityin cycle1 for42.86%, while in thesecond cycleincreased to80.45%. Keywords: TechnicalTeamQuiz, Activity.

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VII B SMP NEGERI 5 SUKADANA KAB. KAYONG UTARA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.987 KB)

Abstract

Abstract : The problem in this study is the lack of student learning activities. To overcome this problem researchers and teachers to implement Integrated social studies teaching Jigsaw model. This research aims to assist teachers in the development of IPS Integrated learning model in improving student learning activities. This study was conducted at SMP Negeri 5 Sukadana school year 2012/2013 the number of 26 students consisting of 10 male students and 16 female students. Before the class action undertaken seen students not active in group discussions. After research actions carried out with one cycle turns student activity has increased, which in cycle 1 shows 60.5% which can be said to be active in the learning activities and as many as 17 students who score ≥ 65 or as much as 65.4%. To sisklus 2 increase student learning activities in the learning process as many as 23 students who score ≥ 65 or as much as 88.5%. With the indicator 75%, the results showed that the model can improve the learning Jigsaw learning activities of students in integrated social studies class VII B SMP Negeri 5 Sukadana District. North Kayong.   Keywords : Jigsaw model, student learning activities. Abstrak : Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya aktivitas belajar siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti dan guru mata pelajaran IPS Terpadu menerapkan pembelajaran menggunakan model Jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk membantu guru dalam pengembangan model pembelajaran IPS Terpadu, dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Sukadana tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 26 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Sebelum dilaksanakan tindakan kelas siswa dilihat tidak aktif dalam kegiatan diskusi kelompok. Setelah penelitian tindakan dilaksanakan dengan satu siklus ternyata aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan, dimana pada siklus 1 terlihat 60,5% yang dapat dikatakan aktif dalam kegiatan pembelajaran dan sebanyak 17 siswa yang mendapat nilai ≥ 65 atau sebanyak 65,4%. Untuk siklus 2 peningkatan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran sebanyak 23 siswa yang mendapat nilai ≥ 65 atau sebanyak 88,5%. Dengan indikator 75%, hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu di kelas VII B SMP Negeri 5 Sukadana Kab. Kayong Utara.   Kata kunci : Model Jigsaw, Aktivitas Belajar Siswa.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP KEAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI HASIL BELAJAR

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.304 KB)

Abstract

Abstract: The title of this thesis is the Effect of Cooperative Learning Model TGT Type Of Critical Thinking Ability Seen From Student Results In Class X SMA Negeri 7 Singkawang. This study aims to determine whether there are significant given through cooperative learning model TGT on critical thinking skills students learn in terms of hail. The method used in this research is descriptive quantitative method. With this form of research is a quasi experiment (Quasy experiment). From the data processing effects, through the formulation of percentages can be concluded that there is a significant effect. While the results of inferential statistical analysis of the data obtained through posttset control class and the experimental class was 59.51 65.16. Through the normality test, the average posttest control class and the experimental class were normally distributed. Then performed with two sample t test (Independent Samples Test), in line Equal variances not assumed t = 3.806 obtained value is greater than the table = 1.670. It means that the average critical thinking skills of students who assessed the results of student learning that are subjected to cooperative learning model TGT higher than the average critical thinking skills (learning outcomes) students who did not receive treatment.   Keywords: Cooperative Learning Model, TGT, Critical Thinking Ability.   Abstrak: Judul Skripsi ini adalah Pengaruh Model Pembelajaran Koperatif Tipe TGT Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau Dari Hasil Belajar Siswa Di Kelas X SMA Negeri 7 Singkawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang diberikan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Dengan bentuk penelitiannya adalah eksperimen semu (quasy eksperiment). Dari hasil pengolahan data, melalui perumusan Persentase dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Sedangkan dari hasil analisis data melalui statistik inferensial diperoleh posttset kelas kontrol adalah 59,51 dan kelas eksperimen 65,16. Melalui uji normalitas, rata-rata posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen berdistribusi normal. Kemudian dilakukan dengan uji t dua sampel (Independent Samples Test), pada baris Equal variances not assumed diperoleh nilai thitung = 3,806 lebih besar dari nilai ttabel = 1,670. Artinya bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa yang dinilai dari hasil belajarnya siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi dibandingkan rata-rata kemampuan berpikir kritis (hasil belajar) siswa  yang tidak mendapatkan perlakuan.   Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, TGT, Kemampuan Berpikir Kritis.

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, SIKAP DAN PERSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMA NEGERI 9 PONTIANAK TIMUR

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.696 KB)

Abstract

Abstrak: Aspek motivasi belajar, sikap dan persepsi siswa di sekolah, khusunya di SMA Negeri 9 Pontianak sering diterjemahkan dari sisi guru, misalnya siswa dengan tingkat kepandaian sedang, cukup, kurang dikatakan malas belajar, tidak mau latihan soal dan lain-lain. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh motivasi, sikap, dan persepsi siswa pada pembelajaran ekonomi terhadap hasil belajar di SMA Negeri 9 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan bentuk penelitian explanatory research. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Dari hasilan alisis data bahwa ada pengaruh simultan dapat dilihat dari hasil adjusted R-Square diperoleh sebesar 0,972 dan 0.633 persen yang berartikontribusi motivasi, sikap, terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 97,20 persendan 63,30 persen, sedangkan sisanya 2,80  persendan 26,70 dipengaruhi oleh variabel lain yang dalam penelitian ini tidak diteliti. Dari hasil uji parsial diperoleh nilai koefisien regresi parsial motivasi sebesar 0,351 yang berarti bahwa kontribusi yang diberikan oleh motivasi terhadap hasil belajar  sebesar 35,10 persen. Nilai koefisien regresi parsial yaitu persepsi sebesar 0,316 yang berarti bahwa kontribusi yang diberikan oleh variabel persepsi terhadap hasil belajar  sebesar 31,60 persen. Kata Kunci: Motivasi, Sikap, Persepsi, dan Hasil Belajar Ekonomi   Abstract: Aspects of learning motivation, attitudes and perceptions of students in the school, especially in SMA 9 Pontianak often interpreted in terms of teachers, for example, students with moderate skill level, enough, say less lazy learning, exercise will not matter and others. The purpose of research is to analyze the influence of motivation, attitudes, and perceptions of students in the learning economy on learning outcomes in SMAN 9 Pontianak. The method used was a survey method to form explanatory research. Data collection techniques used were observation and questionnaires. Based on the analysis of the data that there is a simultaneous effect can be seen from the results obtained by the adjusted R -square of 0.972 and 0.633 per cent which means the contribution of motivation, attitudes, the results of the economic study by 97.20 percent and 63.30 percent, while the remaining 2.80 percent and 26.70 is influenced by other variables not examined in this study. The partial test results obtained partial regression coefficient of 0.351 motivation which means that the contributions made by the motivation on learning outcomes by 35.10 percent. Valuethe partial regression coefficient of 0.316, which means the perception that the contribution given by the variable perceptions of learning outcomes at 31.60 percent. Keywords : Motivation, Attitudes, Perceptions, and Learning Outcomes Economy

PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.31 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed to determine and describe the influence of the professional competence of teachers to the learning outcomes of Accounting , Interests Studying the effect on learning outcomes of Accounting and Master of the influence of professional competence and Interests Learning Effect on Accounting students learning outcomes . This study used a descriptive method with a quantitative approach , the population in this study all students of class XI Social SMAN 1 Bengkayang totaling 110 students , 40 students study sample . Research results are positive and significant effect between teacher competence on learning outcomes of Accounting Students, 0.139 correlation coefficient has a low influence interpretation , there is positive and significant correlation between students interest in learning accounting student learning outcomes, the correlation coefficient 0.097 has low influence interpretation and there is positive and significant correlation between the professional competence of teachers and students interest to learn outcomes Accounting, simultan. 0,864 correlation coefficient indicating that the value of the regression coefficient test simultaneously has the effect of very high Keyword: Interest in Learning, Learning Outcomes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang pengaruh kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar Akuntansi, pengaruh Minat Belajar terhadap hasil belajar Akuntansi dan tentang pengaruh Kompetensi profesional Guru dan Minat Belajar Pengaruhnya terhadap hasil belajar Akuntansi  siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bengkayang berjumlah 110 orang siswa, sampel penelitian 40 orang siswa. Hasil penelitiannya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi guru terhadap hasil belajar Akuntansi Siswa, nilai koefisien korelasi 0,139 memiliki pengaruh interpretasi yang rendah, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara minat belajar siswa terhadap hasil belajar Akuntansi siswa, nilai koefisien korelasi 0,097 memiliki pengaruh interpretasi rendah dan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar Akuntansi, nilai koefisien korelasi simultan. 0,864, berarti menunjukkan bahwa nilai uji koefisien regresi secara simultan memiliki pengaruh sangat tinggi. Kata Kunci: Minat  Belajar, Hasil Belajar

PENGARUH PROSES PEMBELAJARAN PERKOPERASIAN TERHADAP MINAT BERKOPERASI MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI KOPERASI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.779 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectof the process of cooperation learning on student’s cooperation interest in Economy  Cooperation Department of Teacher Trainingand Education Faculty in Tanjungpura University. The method that used wasdescriptive method, while the form of research was the study of relationship.Sample that used in this study was 45 people from cooperation economicseducation students in regular A and regular B who were in 8th semesters that havepassed the cooperations subject, Indonesian cooperations, accountingcooperations, management cooperations, auditing cooperations, and practice andseminar cooperations. The results of the data analysis showed that cooperationlearning in Teacher Training and Education Faculty Tanjungpura University is ingood criteria and student’s cooperation interest in Economy  Cooperation Department is in quite good category.Regression test results showed that the effect of process cooperation learninghas a significant impact on student’s cooperation interest in Economycooperation department is 14,4%, while 85.6% is influenced by other variableswhich not included in this study.Keywords: Cooperationlearning process, interest in cooperation, cooperation economics educationstudentsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh proses pembelajaran perkoperasian terhadap minatberkoperasi mahasiswa pendidikan ekonomi koperasi Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan Universitas Tanjungpura. Metode penelitian yang digunakan adalah metodedeskriptif, sedangkan bentuk penelitian adalah studi hubungan. Sample yangdigunakan dalam penelitian ini adalah 45 orang mahasiswa pendidikan ekonomi koperasireguler A dan reguler B semester 8 yang telah lulus mata kuliah perkoperasian,koperasi Indonesia, akuntansi koperasi, manajemen koperasi, auditing koperasi, danpraktek dan seminar koperasi. Hasil analisis data menunjukan bahwa prosespembelajaran perkoperasian di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UniversitasTanjungpura masuk dalam kriteria baik dan minat berkoperasi mahasiswapendidikan ekonomi koperasi masuk dalam kategori cukup baik. Hasil uji regresimenunjukan proses pembelajaran perkoperasian mempunyai pengaruh yang signifikanterhadap minat berkoperasi mahasiswa pendidikan ekonomi koperasi sebesar 14,4%,sedangkan 85,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan padapenelitian ini.Katakunci: Proses pembelajaran perkoperasian, minat berkoperasi, mahasiswapendidikan ekonomi koperasi

HUBUNGAN PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN HASIL BELAJAR SISWA IX MATA IPS SMP KOPRASI PONTIANAK

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1692.224 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini di lakukan pada kelas IX SMP Koprasi. Masalah umumnya “apakah terdapat hubungan pemamfaatan Perpustakaan Sekolah Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IX  Sekolah Menengah Pertama Koprasi Pontianak. adapun sub-sub masalah dalam penelitian ini adalah. Apakah setiap siswa yang berkunjung ke perpustakaan benar-benar memamfaatkan perpustakaan sebagai tempat sumber untuk memenuhi kebutuhan belajar guna meningkatkan hasil belajar?.Apakah terdapat hubungan pemamfaatan perpustakaan sekolah dengan hasil belajar siswa kelas IX SMP Koperasi Pontianak”.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data adalah siswa kelas IX yang berjumlah 40 siswa, dan dokumentasi sekolah. teknik pengumpulan data menggunakan teknik komunikasi langsung, komunikasi tidak langsung, dan teknik studi dokumen. Sedangkan alat pengumpulan datanya adalah pedoman wawancara, angket, pengamatan. Penelitian ini menggunakan hipotesis nol (Ho) yaitu Tidak terdapat hubungan  antara Pemanfaatan Perpustakaaan Sekolah Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IX Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Pertama Koprasi Pontianak dan hipotesis alternatif (Ha) yaitu Terdapat hubungan antara Pemamfaatan Perpustakaan Sekolah Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IX Mata Pelajaran Ilmu Pendidikan Sosial SMP Koperasi Pontianak.Dari pengolahan data melalui perhitungan korelasi product moment pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan hasil belajar yang menunjukan r hitung lebih besar dari r tabel yaitu 5,61>0,312.   Kata Kunci : Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah, Hasil Belajar.   Abstract: the result held at SMP Koperasi Pontianak class IX the general problem is what does relation the usefull of school library between the result of study for students class IX at SMP koprasi pontianak . Sub problems this research is what are every students visi at library to using as a source to fulfil the lesson to merease their result of study? What does have a relation of school library between the result of study for students at SMP Koprasi pontianak class IX?. This research used descriftive method. Source of date is students class IX the are 40 students as a sample and then school of documentation. Then, tools of date collection is interview of indicator, angket and observation sheet. This research used nol hypothesis (Ho) is there is no relation between the usefull of school library with the result of students clas IX sociolgy science at SMP Koprasi Pontianak and alternative hypothesis (Ha) is there is relation  between usefull school library with the result of students class IX sociology science at SMP Koprasi Pontianak. Besed on the analysis of date by corelation of calculation product moment usefull school library with the result of study showed r sum nigher then r table thet is 5,61 > 0,312.   Keyword: usefull of school library, result of study

IMPLEMENTASI STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA SDN SE KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2418.712 KB)

Abstract

  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi standar pembiayaan pendidikan oleh kepala Sekolah Dasar Negeri se Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayang dan faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pengelolaan pembiayaan pendidikan.Penelitian ini merupakan penelitian survey. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Sungai Raya, SDN 14 Persak, SDN 2 Sungai Keran, SDN 16 Batu Payung, SDN 6 Pulau Lemukutan, dan SDN 11 Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayang.Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, Data diperoleh melalui angket, telaah dokumentasi, dan wawancara.Analisis data dilakukan melalui 3 alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan sudah berjalan dengan baik.Kendala yang dihadapi sekolah yaitu 1) belum berjalannya menejemen berbasis sekolah terutama di sekolah yang belum terakreditasi sehingga berdampak pada pengelolaan biaya pendidikan, 2) masih kurangnya pelatihan bagi pengelola keuangan sekolah (bendahara sekolah) tentang pengelolaan pembiayaan pendidikan sehingga pembukuan keuangan sekolah belum sesuai dengan standar yang ditetapkan. dan 3) komite sekolah kurang berperan aktif dalam pengelolaan pembiayaan pendidikan Kata kunci: Pelaksanaan, PembiayaanPendidikan   Abstract: This study aims to determine the default implementation of education financing by the head of the State Primary School at Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayangand factors which become obstacles in the management of education funding.This study is a survey research. This research was conducted at SDN 1 Sungai raya, SDN 14 Persak, SDN 2 Sungai Keran, SDN 16 Batu Payung, SDN 6 Pulau Lemukutan, and SDN 11 Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayang. The data source of this research is head master. Data were obtained through questionnaires, review of documentation, and interviews. Data analysis was performed through three flow of activities of data reduction, data presentation, and data verification.The results of this study showed that the implementation of management education funding has a enough good category. Problems in the school, namely 1) ​​has not progressed the school-based management (SBM), especially in schools that have not been accredited so the impact on cost management education, 2) the lack of training for financial management of the school (the school treasurer) on the management of the education funding so that school financial records have not been accordance with established standards. and 3) lack of school committees play an active role in the management of education financing. Keywords: Implementation, Education Funding

PENGARUH PENGUASAAN KONSEP EKONOMI DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA TERHADAP POLA PERILAKU KONSUMSI SISWA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2411.539 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara penguasaan konsep ekonomi siswa terhadap pola perilaku konsumsi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner, responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang siswa kelas XI IPS  di SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan kabupaten Bengkayang. Hipotesis diformulasikan dan diuji dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1).Berdasarkan pengujian secara parsial atau uji t, ditemukan bahwa faktor penguasaan konsep ekonomi berpengaruh terhadap pola perilaku konsumsi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan di kabupaten Bengkayang.2).Berdasarkan pengujian secara parsial atau uji t, ditemukan bahwa Status sosial ekonomi orang tua berpengaruh terhadap pola perilaku konsumsi siswaXI IPS SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan kabupaten Bengkayang.3).Berdasarkan pengujian secara simultan atau uji F, ditemukan bahwa faktor penguasaan konsep ekonomi dan status sosial ekonomi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pola perilaku konsumsi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan  kabupaten Bengkayang Kata Kunci:Konsep Ekonomi, Status Sosial ekonomi, Pola perilaku konsumsi Abstract:This study to determine the contribution of the students mastery of economic concepts to patterns of consumption behavior in class XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan. This study uses quantitative methods. Data were collected by questionnaire technique, the respondents in this study were 50 students of class XI IPS in SMA Negeri 1 Sungai Raya KepulauanKabupaten Bengkayang. The hypothesis is formulated and tested using multiple regression analysis. The results showed that: 1). Based on partial test or t test, it was found that the mastery of the concept of economic factors influence the consumption patterns of behavior class XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Raya KepulauanKabupaten Bengkayang. 2). Based on partial test or t test, it was found that socioeconomic status affects orag old behavior patterns of consumption IPS XI students of SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepualauan Kabupaten Bengkayang.3). Based on simultaneous testing or F test, it was found that the mastery of the concept of economic factors and socio-economic status are jointly significant effect on consumption behavior pattern class XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan kabupaten Bengkayang Keywords:Concept of Economic, Socio-economic status, patterns of consumption behavior 1 

PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN MOTIVASI KERJA GURU EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.472 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini dilakukan pada kelas XI SMA Negeri 1 Bengkayang.Teknik pengumpul datanya adalah komunikasi tidak langsung dan dokumenter dengan menggunakan alat pengumpul data adalah angket dan dokumen dokumen dan teknik analisis data adalah menggunakan regresi sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1.Guru mata pelajaran ekonomi sudah memiliki kompetensi pedagogik dengan kategori baik; 2. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi.Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran. 4. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan pedagogik dan motivasi kerja guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X1 SMA Negeri 1 Bengkayang. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Motivasi Kerja Guru dan Hasil Belajar Abstrack:This study was conducted in class XI SMA Negeri 1 Bengkayang. Data collection technique is indirect communication and documentary using the data collection tool was a questionnaire and documents and data analysis techniques is to use a simple regression with SPSS. The results obtained are 1 Guru economic subjects already have a good pedagogical category; 2 Based on the results of hypothesis testing with the t test can be concluded that there is a significant relationship between teachers pedagogical abilities of the student learning outcomes in subjects ekonomi.Berdasarkan hypothesis test results with the t test can be concluded that there is a significant relationship between work motivation of teachers to the learning outcomes students on the subjects. 4 Based on a hypothesis test with the t test can be concluded that a significant difference between pedagogic ability and motivation of teachers to student learning outcomes on economic subjects X1 class 1 Bengkayang SMA.   Keywords:CompetencePedagogy, TeacherWork Motivationand Learning Outcomes.