Ali Masyhar
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

SAMPUL DEPAN JPHI VOL 1(1), NOVEMBER 2018 Masyhar, Ali
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Vol 1 No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engage
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urgensi Pembentengan Masyarakat dari Radikalisme dan Terorisme (Upaya Terhadap Jamiyyah Nahdlatul Ulama Kecamatan Bonang Kabupaten Demak) Masyhar, Ali; Arifin, Ridwan
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Vol 1 No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engage
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Tengah sebagai cermin masyarakat yang tenang dan tentram terusik atas maraknya terorisme yang menjadikan wilayah Jawa Tengah sebagai basis perekrutan, dan regenerasi teror. Aksi teror selalu saja diawali dengan penanaman paham/aliran radikalisme. Untuk itulah perlu dilakukan upaya preventif dalam menghadang penyebaran aliran-aliran radikalisme tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap preventif guna menangkal aliran-aliran radikalisme pada Gerakan Pemuda Anshor Anak Cabang Bonang Kabupaten Demak terhadap aliran-aliran terorisme dan radikalisme menumbuhkan sikap preventif guna menangkal aliran-aliran radikalisme pada Gerakan Pemuda Anshor Anak Cabang Bonang Kabupaten Demakl terhadap aliran-aliran terorisme dan radikalisme, serta memberikan masukan kepada pemerintah terkait bentuk tindakan yang harus diambil dalam rangka memberikan perlindungan hukum bagi Gerakan Pemuda Anshor Anak Cabang Bonang Kabupaten Demak terhadap aliran-aliran terorisme dan radikalisme.  
REKONSTRUKSI CEGAH TANGKAL DALAM BINGKAI PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME Masyhar, Ali
Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Vol 3 No 1 (2017): Pengawasan Keimigrasian dalam Pengendalian Radikalisme dan Terorisme di Indonesi
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DEWASA ini, pergerakan dan lalu lintas manusia tidak hanya terkungkung di seputar satu negaranya saja. Dalam tempo yang sangat singkat, seseorang bisa saja bergerak dari satu negara ke negara lain, bahkan berpindah ke beberapa negara. Kondisi demikian, tentu harus diikuti dengan pembaharuan konsep hukum, utamanya terkait hukum pidana. Tindak pidana pun bergerak tidak hanya berkutat dalam satu wilayah negara, tetapi sudah lintas batas negara. Salah satu tindak pidana yang melampaui batas wilayah negara adalah terorisme. Terorisme merupakan salah satu wujud tindak pidana yang berpotensi kuat lintas batas negara (transnational crime) bahkan terorganisasi (transnational organized crime), karena berjejaring dengan kelompok terorganisasi yang berdiam di negara lain. Oleh karena itu guna mengantisipasi terorisme yang berjejaring internasional, konsep Cekal (Cegah-Tangkal) menjadi instrumen yang sangat jitu. Pencegahan merupakan larangan sementara terhadap orang untuk keluar dari wilayah Indonesia berdasarkan alasan keimigrasian atau alasan lain yang ditentukan oleh undang-undang. Sedang penangkalan merupakan larangan terhadap orang asing untuk masuk wilayah Indonesia berdasarkan alasan Keimigrasian
Relasi Ajaran GAFATAR dengan Ideologi Radikal Masyhar, Ali
Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Vol 2 No 01 (2016): Revitalisasi Ideologi Pancasila dalam Aras Global Perspektif Negara Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fenomena besar yang menggoncang masyarakat Indonesia beberapa waktu ini adalah terungkapnya kelompok Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR). GAFATAR menjadi fenomena yang menarik karena secara yuridis formal, organisasi ini baru berdiri pada tahun 2012, namun jumlah pengikutnya sudah dipastikan mencapai ribuan orang. Disinyalir, GAFATAR merupakan kelanjutan dari Alqiyadah Al-Islamiyah pimpinan Ahmad Musadeq yang beberapa tahun lalu telah dinyatakan bersalah karena penyebaran ajaran sesat. Karena dianggap sebagai metamorfosis dari ajaran sesat tersebut, dan didukung dengan fakta di lapangan yang ada, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa ajaran GAFATAR adalah ajaran sesat yang perlu dilarang Dalam pengembangan lebih lanjut, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mensinyalir adanya simpatisan gerakan radikal yang bergabung dalam GAFATAR ini. Tulisan ini akan menyoroti tentang relasi ajaran GAFATAR dengan gerakan radikal yang dapat mengancam ideologi Pancasila. Relasi ini, tampak ketika GAFATAR mencoba memaknai negara sebagai Karunia Tuhan Semestea Alam.  
Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Indonesia: Tinjauan dari Perspektif Criminal Policy Masyhar, Ali
Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Vol 1 No 01 (2015): Kesiapan Sistem Hukum Sumber Daya Alam Indonesia dalam Menghadapi Era Masyaraka
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuhan telah memberikan sumber daya alam hayati Indonesia sedemikan berlimpah ruah. Namun dalam perjalanannya, kerusakan dan pencemaran terjadi di sana-sini. Diperlukan langkah strategis untuk menghentikan laju gerak kerusakan sumber daya alam hayati. Awal kelahiran Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya menjadi angin segar bagi perlindungan sumber daya alam hayati Indonesia. Namun sampai saat ini masih saja terpampang data tentang kerusakan-kerusakan ekosistem yang mengganggu sumber daya alam hayati tersebut. Oleh karena itu, kajian ulang terhadap kebijakan yang ada (khususnya kebijakan hukum pidana/penal policy) menjad harapan untuk dapat membantu menanggulangi kerusakan sumber daya alam hayati tersebut. sistem pidana yang dirumuskan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya tergolong dalam kategori konvensional karena masih mengikuti pola yang digunakan oleh Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yaitu hanya mengenal subyek hukum berupa orang perorangan (bukan korporassi), tidak mengenal sistem minimum khusus, dan berorientasi pada pembedaan kualifikasi delik (kejahatan dan pelanggaran).  
Perlindungan Hukum Guru dalam Kedinasan (Upaya Perlindungan Hukum bagi Guru-Guru MGMP PKn Kabupaten Rembang) Rasdi, Rasdi; Masyhar, Ali
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Vol 1 No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engage
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sederet kasus bisa menjadi contoh peristiwa kelam dalam dunia pendidikan seperti Nurmayani di Bentaeng Sulawesi Selatan, Samhudi di Sidoharjo dan Judi Santoso di Blitar yang harus berurusan dengan yang berwajib karena dilaporkan oleh orang tua muridnya lantaran tidak terima anaknya dikenakan “penertiban”. Tidak hanya berhadapan dengan hukum, guru juga sering menjadi sasaran penganiayaan oleh orang tua siswa/murid hanya karena persoalan yang sepele. MGMP PKn selaku wadah komunikasi guru juga berkepentingan atas perlindungan guru-guru, khususnya dalam tugas pengajaran di sekolah. Untuk itulah perlu dilakukan upaya penguatan pemahaman guru MGMP PKn Kabupaten Rembang terkait perlindungan hukum yang dimilikinya. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anggota MGMP PKn Kabupaten Rembang terkait kepastian hukum dalam pendisiplinan anak didik pada proses belajar mengajar; dan memperkuat pemahaman terkait perlindungan guru MGMP PKn Kabupaten Rembang dalam menjalankan tugas belajar mengajar. Adapun luaran yang akan dihasilkan adalah (1) tumbuhnya pemahaman terkait perlindungan guru MGMP PKn Kabupaten Rembang dalam menjalankan tugas belajar mengajar; dan (2) menghasilkan artikel yang dimuat dalam jurnal ilmiah tidak terakreditasi nasional. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah metode ceramah dan dialog, serta diskusi terfokus. Selain itu, metode brainstorming –pengumpulan pendapat- dari para audiens juga akan digunakan, sebagai upaya penggalian awal pengetahuan mereka tentang perlindungan hukum terhadap guru. Dari kegiatan ini diharapkan tumbuh pemahaman perlindungan guru dalam proses belajar mengajar.
SAMPUL BELAKANG JPHI VOL 1(1), NOVEMBER 2018 Masyhar, Ali
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Vol 1 No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engage
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Document Study of UNNES Legality as Legal Entity State University Masyhar, Ali; Maskur, Muhammad Azil; Widodo, Mulyo
Journal of Indonesian Legal Studies Vol 3 No 02 (2018): Crimes and Society: General Issues on Criminal Law in Indonesia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit of Public Service Agency (PSA Work Unit). UNNES continues to improve itself towards better community service, which is as a Legal Entity State University. Legal Entity State University will have a highly positive impact, especially the autonomy of academic and non-academic administration and management. One of the important efforts in order to achieve the status of UNNES as a Legal Entity State University, it is necessary to form a legal document that is the basis of an organization in the form of a Statute. In the preparation of the Statute, it will not be likely to obtain a suitable Statute without the study and analysis outlined in the Academic Document. Based on this background, this research was based on the formulation of the problem on what is the rationality of the Academic Document that needs to be built, in order to produce a Statute of Legal Entity State University that is suitable for UNNES? And what is the formulation/draft of the Statute of UNNES as a Legal Entity State University in order to materialize the vision of UNNES, which is the Conservation Vision-Based University and International Reputation? Based on the formulation of the problem it is intended to produce an Academic Document of the Statute of UNNES as a Legal Entity State University and the legality document of UNNES as a Legal Entity State University, especially in the form of a constitutional Draft Statute. 
Pengantar Edisi Perdana Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Masyhar, Ali
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Vol 1 No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engage
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Khutbah Jum’at dalam Mengantisipasi Radikalisme Beragama Masyhar, Ali; Rasdi, Rasdi; Harmoko, Fendi Setyo
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Vol 1 No 2 (2019): PENGABDIAN HUKUM INDONESIA
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Khutbah Jum’at dapat digunakan sebagai sarana ampuh dalam menangkal tumbuh berkembangnya ideologi/paham radikalisme di masyarakat. Kalisegoro yang secara basis masyarakatnya merupakan masyarakat pedesaan (rural), mengalami kegagapan saat banyaknya serbuan modernisme dan heterogenitas masyarakat yang datang dari latar belakang budaya. Kondisi demikian bisa dimanfaatkan oleh kalangan tertentu untuk menanamkan paham radikalisme yang bisa berujung pada tindakan terorisme. berbagai Aksi teror selalu saja diawali dengan menjalarnya paham/aliran radikalisme. Untuk itulah perlu dilakukan upaya preventif dalam menghadang penyebaran aliran-aliran radikalisme tersebut. Upaya preventif ini harus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan penguatan/upgrading konten khutbah Jum’at.  Kegiatan ini diharapkan dapat memberi solusi (1) menyusun materi khutbah jum’at antiradikalisme guna mewujudkan Islam yang Rohmatan Lil Alamin, dengan prinsip tawasuth (tengah-tengah), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang) dan i’tidal (tegak lurus); (2) memberi modal dasar/upgrading bagi Khotib dalam menyajikan materi antiradikalisme; dan (3) Pelaksanaan Khutbah Jumat antiradikalisme di Masjid Kelurahan Kalisegoro. Adapun luaran yang hendak dihasilkan dari kegiatan ini adalah dihasilkannya: (1) Materi Khutbah Jum’at Antiradikalisme; (2) Penguatan dan Upgrading Khotib agar menyampaikan materi Khutbah Jum’at yang Rohmatan Lil Alamin, dengan prinsip tawasuth (tengah-tengah), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang) dan i’tidal (tegak lurus); dan (3). Menghasilkan artikel yang dimuat dalam jurnal ilmiah.