Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : NUANSA

Lingkungan Sekolah terhadap Peningkatan Prestasi Belajar PKN Pada Siswa Kelas XI SMK Islam Al-Irsyad Kebon Kongok Suka Makmur Kecamatan Gerung Lombok Barat Tahun Pelajaran 2017-2018 Mastur, Mastur
NUANSA Vol 7 No 1 (2018): Edisi Maret - Agustus 2018
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.063 KB)

Abstract

Kontribusi Lingkungan sekolah terhadap Pendidikan Kewarganegaraan sangat dibutuhkan dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber belakar baik pada pendidikan formal (sekolah) maupun pendidikan non formal dilingkugan masyarakat. Pendidikan secara luas, merupakan dasar pembetukan kepribadian, kemajuan ilmu pengetahuan, dan teknologi serta kemajuan kehidupan sosial pada umumnya. Metode yang kdi gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Observasi, Metode Dokumentasi dan Metode Wawancara. Dari hasil analisis data maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Kondisi lingkungan sekolah harus bersih, kondusip dan tidk cemar olehhal-hal lain yang dapat mengganggu jalannya proses pembelajaran. Prestasi siswa pada bidang studi PKn kelas XI SMK Islam Al-Irsyad Kebon Kongok Suka Makmur Kecamatan Gerung Lombok Barat dipenaruhi oleh perbedaan lingkungannya. Kondisi fisik sarana dan prasarana kelas XI SMK Islam Al-Irsyad Kebon Kongok Suka Makmur Kecamatan Gerung Lombok Barat cukup memadai, walaupun masih terdapat kekurangan terutama sarana belajar siswa, seperti buku penunjang, namun pihak pengelola mengatur dengan sebaik-baiknya guna memperlancar jalannya proses belajar mengajar. Kompetensi guru adalah kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik. Kompetensi kepribadian adalah kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif dan berwibawa dan menjadi teladan peserta didik. Kompetensi profesional adalah penguasan materi pelajaran secara luas dan mendalam. Kompetensi sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berintraksi secar efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orang tua/wali peserta didik dan seluruh masyarakat
Kelanjutan Pendidikan Anak di Dusun Jogot Tengah Desa Bagik Polak Barat Kecamatan Labuapi Lombok Barat Tahun 2018-2019 Mastur, Mastur
NUANSA Vol 7 No 2 (2019): Edisi September 2018 - Februari 2019
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam meningkatkan kecerdasan, keterampilan serta upaya peningkatan mutu pendidikan, maka perlu diperhatikan faktor penunjang untuk mencapai tujuan tersebut. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan dan berpengaruh pula terhadap prestasi belajar yang dicapai selanjutnya menentukan mutu pendidikan seorang siswa di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Namun yang paling banyak memberikan pengaruh adalah lingkungan keluarga. Antara keluarga dan pendidikan adalah dua istilah yang tidak dapat dipisahkan sebab, dimana ada keluarga disitu ada pendidikan. Di mana ada orang tua di situ ada anak, merupakan sesuatu kemestian dalam keluarga. Ketika ada orang tua yang ingin mendidik anaknya, maka pada waktu yang sama akan ada yang menghajatkan pendidikan dari orang tua. Pendidikan merupakan hal terbesar yang selalu diutamakan oleh para orang tua. Saat ini masyarakat semakin menyadari pentingnya memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak-anak mereka sejak dini. Untuk itu orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam membimbing dan mendampingi anak dalam kehidupan keseharian anak. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa teknik penelitian, yaitu:TehnikObservasi (Pengamatan), Tehnik Wawancara (Interview) dan Tenik Dokumentasi Problema orang tua di Dusun Jogot Tengah Desa Bagik Polak Barat Kecamatan Labuapi Lombok Barat Desa Peteluan Indah Kecamatan Lingsar dalam melanjutkan pendidikan anak ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) disebabkan oleh beberapa hal, yaitu: Faktor lemahnya ekonomi keluarga, seperti biaya kehidupan sehari-hari (makan minum), transportasi anak ke sekolah, kebutuhan perlengkapan sekolah (seragam sekolah, alat tulis dan lainnya). Kurangnya motivasi, dorongan, dan bimbingan orang tua kepada anak dalam melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi Kurangnnya pemahaman orang tua terhadap arti pendidikan bagi anak Karena faktor lingkungan dan budaya sehingga anak di Dusun Jogot Tengah Desa Bagik Polak Barat Kecamatan Labuapi Lombok Barat lebih cendrung untuk menikah dari pada melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.