Eni Masruriati
T.N. Saifullah S, Elok Syarifah, Eni Masruriati

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI PERTUMBUHAN RAMBUT KELINCI DENGAN KRIM EKSTRAK SELEDRI, KRIM MINYAK KEMIRI, KRIM EKSTRAK SELEDRI - MINYAK KEMIRI DAN PENGUJIAN FISIK SEDIAAN Wulansari, Endang Dwi; Masruriati, Eni; Dewanti, Dini
STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhir-akhir ini minat orang terhadap obat dan kosmetika tradisional meningkat kembali. Secara tradisional banyak tanaman disekitar kita yang telah digunakan untuk pemacu pertumbuhan rambut, diantaranya adalah seledri dan kemiri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan rambut yang diujikan pada kelinci dalam bentuk sediaan krim rambut dan pengujian fisik sediaan meliputi organoleptis, homogenitas, pH, tipe emulsi, daya sebar dan daya lekat sediaan krim yang dibuat. Cara ekstraksi seledri adalah maserasi, dengan pelarut etanol 80%. Minyak kemiri dibuat dengan biji kemiri disangrai, dihaluskan dan diperas. Pertumbuhan rambut dilakukan dengan mengukur panjang rambut dengan mikrometer setiap tiga hari sekali, pada hari ke-3, ke-6, ke-9, ke-12, ke-15, ke-18. Hasil pertumbuhan rambut kelinci hari ke-18 setelah diberi krim ekstrak seledri adalah 11,26 mm, krim minyak kemiri adalah 11,20 mm, dan krim ekstrak seledri-minyak kemiri adalah 11,43 mm, kontrol negatif adalah 9,16 mm, dan kontrol positif (hair tonic Mustika Ratu) adalah 11,23 mm. Hasil pengujian karakteristik fisik sediaan : pH krim 5,27 , memiliki tipe emulsi air dalam minyak. Basis krim (kontrol negatif) mempunyai daya sebar lebih lebar dibanding krim ekstrak seledri, krim minyak kemiri dan krim ekstrak seledri-minyak kemiri. Krim minyak kemiri memiliki daya lekat lebih kuat dibanding basis krim, krim ekstrak seledri, krim ekstrak seledri-minyak kemiri. Disimpulkan bahwa krim ekstrak seledri, krim minyak kemiri dan krim ekstrak seledri-minyak kemiri dapat menumbuhkan rambut pada kelinci, dan tidak ada perbedaan yang signifikan antar kelompok krim tetapi jika dibandingkan dengan kontrol negatif terdapat perbedaan yang signifikan.   Kata kunci : ekstrak seledri, minyak kemiri, krim, pertumbuhan rambut
PENGARUH BAHAN PENGERING LAKTOSA, DEKSTROSA, SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr) S, TN Saifullah; Syarifah, Elok; Masruriati, Eni
STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to know the physical characteristics of effervescent granul produced from pineapple extract with different drying material, there were formula I (lactose), formula II (dextrose), and formula III (sucrose). Physical characteristics test of effervescent granul from pineapple extract, moisture content, bulk volume, flow time, angle of repose, absorbance capacity and solubility time of effervescent granul were held. The data examined was analized statistically by one way anava, non parametric data was tested by Kruskal-Wallis test and Mann-Whytney test using SPSS programme. Based on this research, it is concluded that formula II with dextrose material has the best physical characteristics of effervescent granul, it was shown by the parameter tested of moisture content (1.60%), bulk (48.10 g/100ml), flow time (5.76 sec), angle of repose (34.64°), absorbance capacity (3.48%) and solubility time (0.28 minute). Microbiological test also qualified for the minimum value of Total Plate Count. There is significant difference of formulas with lactose, dextrose, and sucrose as drying materials.   Key word : Physical characteristic, effervescent granul, pineapple fruit
Perbandingan Mutu Ekstrak Daun Dan Kulit Batang Tanaman Kelor(Moringa Oleifera)Dari Langenharjo Kendal Ariyanti, Ariyanti; Masruriati, Eni; Angellia, Rhyra
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 3, No 1 (2019): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.263 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v3i1.40

Abstract

Pendahuluan: Tanaman obat bahan alam di Indonesia telah semakin banyak dimanfaatkan menjadijamu, obat herbal terstandar danfitofarmaka. Daundankulitbatangtanamankelor (Moringa oleifera)memiliki senyawa flavonoid, saponin, tannin. Pada penelitian ini dilakukan standarisasi mutu terhadap simplisia daundankulit batangtanamankelordaridaerahLangenharjo Kendal.Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu simplisia kulit daunkelor dariLangenharjo Kendal. Langkahawaldaripenelitianiniadalahdengan mengekstrak serbuk daundankulitbatangtanamankelor dengan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi.Pengujian yang dilakukanadalah uji skrining fitokimia, parameter senyawa terlarut.Hasil: Hasil uji skrining fitokimia pada ekstrak etanol daundankulitbatangtanamankelor menunjukkan adanya senyawa flavonoid, saponin dan tanin. Hasil uji kelarutan dalam air ekstrak etanol dauntanamankelor dengan rata-rata 8,58% dan kulitbatangtanamankelor 8,89%. Hasil uji kelarutan dalam etanol ekstrak daundankulitbatangtanamankelor dari Kendal dengan rata-rata 18,96% dan 22,92%.