Articles

Found 22 Documents
Search

ISOLASI DAN KARAKTERISASI TERHADAP MINYAK MINT DARI DAUN MENTHA ARVENSIS SEGAR HASIL DISTILASI UAP-AIR Toepak, Erwin Prasetya; Retnowati, Rurini; Masruri, Masruri
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.536 KB)

Abstract

ABSTRAK Minyak mint yang berasal dari Mentha arvensis banyak digunakan sebagai bahan baku dalam industri makanan, kosmetik, dan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi minyak mint dari daun segar Mentha arvensis. Isolasi minyak mint dilakukan dengan metode distilasi uap air selama 4 jam, sedangkan karakterisasi sifat fisik ditentukan berdasarkan  warna, bau, indeks bias, dan massa jenis. Komponen penyusun minyak mint dianalisis menggunakan Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa (KG-SM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak mint yang diperoleh berwarna kuning muda dengan bau yang menyengat,  rendemen 0,06 %, memiliki indeks bias 1,463 (20 oC), dan massa jenis sebesar 1,126 g/mL  (25 oC). Hasil analisis dengan KG-SM menunjukkan adanya 25 komponen penyusun minyak mint, dengan komponen terbesar yaitu karvon (52,46 %). Letak geografis tumbuhnya M. arvensis diduga mempengaruhi senyawa penyusun minyak mint.   Kata kunci : disitlasi uap-air, KG-SM, Mentha arvensis , minyak mint. ABStract Mint oil from Mentha arvenis many uses as raw material in food, cosmetic, and pharmaceutical indsutries. This research were aims to isolate and to characterize the mint oil from fresh leaf of Mentha arvensis. Isolation of mint oil was carried out using water-steam distillation for 4 hours, while the physical properties characterization determined based on colour, odour, the refractive index and density. The chemical component of mint oil was analyzed using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). The experiment result showed that mint oil is light yellow liquid with strong odour and the yield of mint oil is 0.06% , refractive index value is 1.463 (20 oC), and density is 1.126 g/mL (25 oC). The results of GC-MS analyzing showed that mint oil contain 25 chemical components, with the major components are carvone (52.46 %). Geographical location of M. arvensis growing might be predicted can affect the compounds of mint oil. Key words: GC-MS, mint oil, Mentha arvensis , steam-water distillation.
STUDI WAKTU REAKSI KONDENSASI TERHADAP SINTESIS SENYAWA TURUNAN FURFURAL DENGAN 2-BUTANON Fadlilah, Lilik Nur; Ulfa, Siti Mariyah; Masruri, Masruri
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.102 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk sintesis senyawa turunan furfural melalui reaksi kondensasi aldol (Claisen-Schmidt) dari bahan dasar furfural dengan 2-butanon. Reaksi kondensasi dilakukan pada suhu ruang dengan variasi waktu reaksi 4, 8, dan 16 jam dengan katalis basa NaOH 10%. Furfural yang dipakai adalah furfural standar dan furfural hasil isolasi dari tongkol jagung dengan kemurnian 96%. Reaksi kondensasi menggunakan furfural standar selama 4, 8, dan 16 jam menghasilkan produk sebesar 15,42%, 37,92%, dan 55% (b/b). Reaksi yang sama menggunakan furfural hasil isolasi menghasilkan produk sebesar 64%, 85%, 97% (b/b). Hal ini menunjukkan bahwa waktu reaksi berpengaruh terhadap persentase produk yang dihasilkan. Bertambahnya waktu reaksi dari 4 jam ke 16 jam meningkatkan rendemen produk sampai 97%. Senyawa turunan furfural yang dapat diidentifikasi dari analisis menggunkan UV-Vis, IR, dan 1H-NMR adalah 5-furanil-4-penten-2-on dan 5-furanil-3-metil-3-buten-2-on.   Kata kunci: 2-butanon, Claisen-Schmidt, furfural, furanilketon, waktu reaksi.
MODIFIKASI PATI UMBI KETELA POHON (Manihot esculenta) DENGAN CARA ESTERIFIKASI MENGGUNAKAN ASAM ASETAT DENGAN BANTUAN ULTRASONIKASI Amini, Helda Wika; Masruri, Masruri; Ulfa, Siti Mariyah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.184 KB)

Abstract

Pati ketela pohon (Manihot esculenta) merupakan polisakarida yang tersusun atas amilosa dan amilopektin. Paper ini melaporkan hasil isolasi pati dari ketela pohon lokal asal Malang, sekaligus modifikasinya dengan cara esterifikasi menggunakan asam asetat yang dibantu dengan ultrasonikasi. Analisis produk dilakukan dengan metode spektrofotometri infra merah. Hasil isolasi pati berkisar antara 10,9-25,3% dengan kadar air antara 5,60-12,8%. Sedangkan pati yang termodifikasi adalah ester pati asetat. Produk ester pati asetat yang diperoleh memiliki nilai DS (derajad substitusi) sebesar 0,549.   Kata kunci: ketela pohon, pati, reaksi esterifikasi, nilai DS
ANALISIS MINYAK TERPENTIN (Pinus merkusii) HASIL PRODUKSI PERUSAHAAN LOKAL DAN PERDAGANGAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI GAS-SPEKTROSKOPI MASSA (KG-SM) SERTA METODE PEMURNIANNYA Amini, Rekfa Wika; Masruri, Masruri; Rahman, Mohamad Farid
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.248 KB)

Abstract

A qualitative and quantitative analysis of the turpuntine oils was undertaken by means of gas chromatography and mass spectroscopy. Two types of sample was analyzed, one was bought from local market in Malang and a sample originally from local producer. Analysis was conducted directly from raw sample after drying over magnesium sulfate anhydrate and also after purification under fractional distillation. It was found that at least 13 compounds was detected contains of turpuntine oil sample from local producer and 10 compounds compose of sample from local market in Malang. α-Pinene as the main compound composes 64.63% from the first sample meanwhile sample from local market indicate in 55.75%. Moreover, fractional distillation under reduced pressure could provide α-pinene in 88.2% purity and 11.8% of δ-carene as the minor compound, respectively.   Keywords:  turpentine oil, α-pinene, GC-MS, essential oil
PENGARUH REAKSI DEASETILASI DENGAN BANTUAN ULTRASONIKASI TERHADAP KITIN HASIL ISOLASI DARI CANGKANG Portunus pelagicus ASAL PROBOLINGGO Lusiana, Sri Eva; Sukma, Sari; Masruri, Masruri; Suratmo, Suratmo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.127 KB)

Abstract

ABSTRAK Kitosan merupakan polisakarida dari monomer glukosamin. Potensi aplikasinya untuk reaksi organik dan industri farmasi sangat luas. Paper ini melaporkan hasil studi optimasi isolasi kitosan dari cangkang rajungan lokal (Portunus pelagicus) asal Probolinggo. Optimalisasi dikerjakan dengan meningkatkan lama reaksi deasetilasi kitin dan menggunakan konsentrasi basa NaOH 70%. Proses ini dikerjakan dengan bantuan ultrasonikasi (Ultrasonication-Assisted). Kitosan hasil isolasi diperoleh berupa serbuk berwarna putih dengan kadar air rata-rata 1,0%. Derajat deasetilasi kitosan tertinggi diperoleh sebesar 97,60% ketika reaksi deasetilasi dilangsungkan selama 8 jam. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan hasil yang dilaporkan dalam penelitian sebelumnya yang mencapai sekitar 60%.   Kata kunci: derajat deasetilasi, kitin, kitosan, Portunus pelagicus, rajungan
SKRINING FITOKIMIA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK METANOL DARI KULIT BATANG MAHONI (Swietenia mahagony Jacq.) Qodri, Udrika Lailatul; Masruri, Masruri; Utomo, Edi Priyo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.882 KB)

Abstract

Mahoni Jawa (Swietenia mahagon Jacq.) merupakan tanaman yang banyak tumbuh dan telah dibudidayakan di Indonesia. Namun masih sangat terbatas kajian terhadap senyawa-senyawa metabolit sekunder sebagai penyusunnya. Paper ini melaporkan hasil skrining metabolit sekunder bagian kulit batang kayu mahoni. Metode yang digunakan adalah ekstraksi menggunakan soxhlet serta melakukan uji fitokimia dengan beberapa reagen pendeteksi senyawa metabolit sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa kulit kayu mahoni jawa mengandung senyawa metabolit sekuder golongan alkaloid, flavonoid, saponin, fenolik hidrokuinon, dan tanin.
KITOSAN DARI RAJUNGAN LOKAL PORTUNUS PELAGICUS ASAL PROBOLINGGO, INDONESIA Sukma, Sari; Lusiana, Sri Eva; Masruri, Masruri; Suratmo, Suratmo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.863 KB)

Abstract

ABSTRAK Kitosan merupakan polisakarida yang tersusun atas monomer glukosamin dengan ikatan glikosida. Kitosan dapat diperoleh melalui proses deasetilasi kitin dari cangkang kulit rajungan (Portunus pelagicus). Dalam paper ini dilaporkan hasil studi dalam proses optimasi deasetilasi kitin dari cangkang kulit rajungan asal Probolinggo. Optimasi ditujukan untuk mendapatkan kitosan dengan derajat deasetilasi (DD) yang tinggi. Proses ini dikerjakan dengan menggunakan konsentrasi basa 70% dalam mengkatalisis proses deasetilasi, serta mengkaji pengaruh lama reaksinya. Reaksi dikerjakan dengan metode batch pada suhu didih campuran dan diaduk secara konvensional menggunakan pengaduk magnetik. Kitosan yang diperoleh berupa serbuk berwarna putih dengan persentase antara 29,25-46,25%. Nilai DD tertinggi 87,96% pada konsentrasi basa 70% ketika reaksi dikerjakan selama 24 jam. Derajat deasetilasi ini lebih baik jika dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya dengan nilai sekitar 70% DD. Kata kunci: kitin, kitosan, Portunus pelagicus, rajungan  
Renewable Oil Extracted from Indonesian Srikaya’s (Annona squamosa sp.) Seed: Another Potent Source for Biodiesel Masruri, Masruri; Sharma, Mukesh; Warsito, Warsito; Adi, Prasetyo
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.268 KB) | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2012.001.01.106

Abstract

This study looks at the wastes derived from Indonesian fruit as prospect for biofuels. This report investigates the chemical composition of Srikaya (Annona squamosal sp.) seed, which is disposed as waste products from traditional markets. The seeds were extracted with various extraction methods and the oil obtained was analysed by means of gas chromatography (GC/FID), gas chromatography-mass spectrometry (GC/MS), infra-red spectrometry and ultra-violet-visible spectrometry. It was found 2 h extraction using soxhlet apparatus with diethyl ether as solvent gave the optimum time extraction. Moreover, five major components were isolated from i.e.: ethyl hexadecanoate, ethyl hexadec-9-enoate, ethyl octadecanoate, 2-hydroxy-1,3-propanediyl hexadecanoate, octadec-9-enaldehyde, and unknown compound, respectively.
Board Editor Masruri, Masruri
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.455 KB)

Abstract

Application of Moringa Oleifera Seed Powder For Iron (III) Coagulation on Local Water Resources Prasetyaningtyas, Fadillah Utami; Rumhayati, Barlah; Masruri, Masruri
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.581 KB) | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2013.002.03.159

Abstract

This research aims to know the effect of the use of powder moringa seed to coagulant mass and coagulation process, and its effectiveness to increase the quality of pure water. This research uses factorial research design and statistic test MANOVA. To analyse water quality, the researcher uses Fe parameter.  A graphic of coagulant mass and time for each parameter is used to analyse the data. Based on the research result, the uses of moringa seed as coagulant in each 300 mL mineral water gives a possitives result to the river water sample using 100 mg coagulant mass and sedimentations time for 60 minutes, well water sample using 500 mg coagulant mass and sedimentations time for 60 minutes, tap water sample using 300 mg  coagulant mass and sedimentations time for 90 minutes. The effective coagulant that increase the water quality on well water is 98,32% of moringa seed powder, on river water is 96,64%  and for tap water is 25,62%.