Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Kelembaban Adherend pada Durabilitas Perbaikan Komposit

Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2006): OCTOBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this paper, the effect of moisture on the durability of composite repair is investigated using fracture mechanics approach. The specimens of double cantilever beam were made from two composites adherend (fiberglass/unsaturated polyester) bonded by epoxy adhesives. The adherend were immersed in the distillate water to gain moisture and then dried in different drying conditions at room temperature (RT) for 12 hours followed by 100 oC for 15 minutes, 50 oC for 5 hours and 100 oC for 2.5 hours. The spesimen was wedged tested in both dry and wet condition in room temperature. The results show that the lower moisture about 2.8%wt according to drying temperature 100 oC give the better durability followed by drying temperature of 50 oC and room temperature. The indication is shown by stable crack growth at higher fracture energy and also by low crack speed at higher fracture energy. Whereas, for wet testing, the better result is reached by drying temperature of 50 oC (moisture contents of 4,4 %wt) and for dry temperature of 100 oC give the worst result. The contradiction suggested that drying temperature for adherend of composite repair should not higher than 100 oC. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam paper ini pengaruh kelembaban pada perbaikan durabilitas komposit fiberglass/polyester telah diselidiki dengan pendekatan fracture mechanics. Spesimen berupa Double Cantilever Beam yang terbuat dari dua adherend komposit fiberglass/polyester yang direkatkan dengan perekat epoxy. Adherend direndam dalam air distilat untuk memperoleh kelembaban dan kemudian dikeringkan dengan beberapa suhu pengeringan, yaitu suhu kamar selama 12 jam diikuti dengan 100 oC selama 15 menit, 50 oC selama 5 jam dan 100 oC selama 2,5 jam. Spesimen diuji baji pada kondisi kering (lingkungan udara) dan kondisi basah (lingkungan air). Hasil pengujian menunjukkan bahwa untuk pengujian kering, kelembaban yang rendah sesuai dengan suhu pengeringan 100 oC memberikan durabilitas yang lebih baik diikuti dengan suhu pengeringan 50 oC dan kemudian pada suhu kamar. Hal tersebut ditunjukkan dengan energi patah yang relatif cukup tinggi dan juga kecepatan retak yang rendah pada energi patah tinggi. Sedangkan pada pengujian basah, hasil yang lebih baik diperoleh pada suhu pengeringan 50 oC (kelembaban 4,4%) dan suhu pengeringan 100 oC memberikan hasil yang terendah. Hal ini menyarankan bahwa suhu pengeringan seharusnya tidak pada atau lebih tinggi dari 100 oC untuk kondisi lingkungan basah. Kata kunci: Perbaikan, kelembaban, pengeringan, double cantilever beam, uji baji, durabilitas.

Perubahan Titik Muatan Nol dan Muatan Negatif Abu Terbang Batubara akibat Penambahan Kotoran Ayam dan Waktu Inkubasi

E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology) Vol.3, No.4, Oktober 2014
Publisher : E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Changes in Point of Zero Charge and Negative Charge of Coal Fly Ash due to Chicken Manures Addition Fly ash, coal combustion residue of thermal power plants, has been regarded as a problematic solid waste all over the world. Due to the environmental problems created by large-scale fly ash generation, efforts are being made to recycle these materials, such as to improve soil fertility as an ameliorant. In the present study, the possibility to improving the status of point of zero charge (PZC) and negative charge in fly ash (FA) and chicken manure (CM) mixtures was investigated. Fly ash was mixed with chicken manure composition of 0, 25, 75, and 100 % FA (w/w basis) and incubated for 15, 30, 45, and 60 days. Treatments arranged in factorial completely randomized design with 3 replicates. The results showed that the compositions of FA-CM and incubation period significantly affect the status of TMN, negative charge, P sorption and available-P. The mix of 50% FA with 45 days incubation tend to have a lower PZC and P sorption and higher negative charge and P-available. This composition could be use as an amelioran to improve the soils chemical properties in terms to decrease PZC and increase negatif charge, and it is necessary for further research.   Keywords: chicken manure, coal fly ash, point of zero charge, negative charge

PENCARIAN JALUR TERPENDEK PADA SNAKE GAME MENGGUNAKAN ALGORITMA A*

SISFOTENIKA Vol 4, No 1 (2014): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.426 KB)

Abstract

Abstrak Game sebagai media hiburan telah berkembang dengan pesatseiring juga teknologi. Salah satu unsur yang berperan penting dalam sebuah game adalah kecerdasan buatan. Dengan kecerdasan buatan, diharapkan elemen-elemen permainan Ular ( Snake ) ini penulis menerapkan konsep logika fuzzy dalam menentukan starategi pada ular.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan bentuk penelitian studi litelatur.Penulis menggunakan metode perancangan Agile Software Development.Di dalam perancangan game ini, penulis menggunakan perangkat lunak Visual basic 6.0 dan Algoritma A-Star.Algoritma A Star (A*) pada komputer dalam permainan ini teruji sangat efektif dalam mendapatkan makanannya dengan jalur terpendek.Komputer menggunakan Algoritma A Star (A*) untuk mencari makanannya. Algortima A Star (A*) adalah algoritma pencarian terbaik dalam mencari jalur terpendek dengan perhitungan terkecil pada jalur dengan simpul awal menuju simpul akhir. Kata Kunci :Permainan Ular, Algoritma A*, Agile Software Development.

MINAT SISWA TERHADAP EKSTRAKURIKULER CABANG OLAHRAGA DI SMP NEGERI 18 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2016

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.041 KB)

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler olahraga merupakan suatu teknik yang dapat meningkatkan minat siswa untuk berolahraga. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah minat siswa terhadap ekstrakurikuler cabang olahraga di SMP Negeri 18 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016. Secara khusus didalam penelitian ini peneliti bertujuan mengetahui minat siswa terhadap ekstrakurikuler cabang olahraga di SMP Negeri 18 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016. Adapun pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016 sebanyak 159 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yaitu 15% atau sebanyak 24 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket. Adapun angket didalam penelitian ini bersifat tertutup dengan menggunakan skala Likerts. Simpulan dalam penelitian adalah (1) Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti dapat menguraikan kesimpulan bahwa cabang olahraga yang di lakukan oleh siswa adalah cabang olahraga bola voli dengan persentase adalah 29% dapat dikatakan kurang, kedua cabang olahraga sepakbola dengan dengan persentase adalah 25% dapat dikatakan kurang, ketiga cabang olahraga bulutangkis dengan persentase adalah 25% dapat dikatakan kurang baik, keempat cabang olahraga bola basket dengan persentase adalah 22% dapat dikatakan kurang. (2) Faktor penghambat siswa didalam mengikuti ekstrakurikuler cabang olahraga di SMP Negeri 18 Banda Aceh adalah kemampuan guru memberikan mataeri, melatih serta dana sekolah yang kurang dan partisipasi siswa sangat minim. Kata kunci : minat, ekstrakurikuler cabang olahraga

HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN TENIS MEJA PADA KLUB ATLET INDONESIA MUDA TAHUN 2013

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 2 (2015): MEI 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.817 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Hubungan power otot lengan dengan keterampilan bermain tenis meja pada klub atlet indonesia muda tahun 2013”. Tenis meja merupakan salah satu cabang olah raga prestasi dari berbagai cabang olahraga lain yang membutuhkan power. Agar memiliki keterampilan yang baik atlet tersebut harus memiliki keadaan fisik yang baik pula yaitu power yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot lengan dengan keterampilan bermain tenis meja pada  klub atlet Indonesia muda tahun 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet tenis meja Indonesia muda yang berjumlah 20 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah atlet klub tenis meja indonesia muda tahun 2013. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Tes power otot lengan, diukur dengan tes two hand medicine ball push, (2) Tes keterampilan bermain Tenis Meja diukur dengan 6 item test diantaranya (a) Memantulkan bola selama 30 detik, (b) pukulan forehand, (c) pukulan backhand (d) servis (e)defensive, (f) smash. Pengolahan data dilakukan menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot lengan dengan keterampilan bermain tenis meja pada atlet klub indonesia muda (rxy = 0.80). Power otot lengan memberi sumbangan sebesar 64% terhadap keterampilan bermain tenis meja. Sedangkan nilai t hitung = 5,65 lebih besar dari t-tabelpada derajat kebebasan 20-2 (dk =18) pada taraf signifikan α = 0,05 adalah sebesar 1,734. Artinya nilai t-hitung= 5.65 > dari nilai t-tabel = 1,734. Maka Ho ditolak, artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot lengan  dengan keterampilan bermain tenis meja pada klub atlet indonesia muda tahun 2013. Kata kunci: power otot lengan, keterampilan bermain tenis meja

TINGKAT KAPASITAS VITAL PARU PENJAGA TERUMBU KARANG DI PULAU RUBIAH KECAMATAN SUKAKARYA KOTA SABANG TAHUN 2015

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.978 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Tingkat Kapasitas Vital Paru Penjaga Terumbu Karang di Pulau Rubiah Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Tahun 2015”. Penjaga terumbu karang merupakan faktor yang paling dominan dengan keberhasilan suatu ekosistem terumbu karang dan bertugas melindungi dari ancaman luar maupun dalam Negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kapasitas vital paru penjaga terumbu karang di Pulau Rubiah Kota Sabang. Penelitian ini dilakukan di Iboh Kecamatan Sukakarya Kota Sabang. Populasi penelitian ini adalah seluruh penjaga terumbu karang yang berjumlah 15 orang. Jumlah populasi tersebut ditetapkan sebagai sampel (total sampling) sebesar 15 orang. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif yang salah satu ciri penelitian ini adalah tidak adanya hipotesis dan data yang terkumpul di persentasekan. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik tes dengan menggunakan alat spirometer. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui tingkat kapasitas vital paru penjaga terumbu karang katagori baik sekali (0%) tidak ada, katagori baik (0%) tidak ada, katagori sedang 3 orang (20%), katagori kurang 8 orang (53%), katagori kurang sekali 4 orang (27%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa penjaga yang beraktivitas menjaga terumbu karang di Pulau Rubiah Tahun 2015 mayoritas memiliki tingkat kapasitas vital paru dalam keadaan kurang. Disarankan penelitian yang berhubungan dengan aspek kapasitas vital paru penjaga terumbu karang dapat dilanjutkan oleh peneliti lainnya sehingga dapat terungkap hal-hal yang belum terungkap melalui penelitian ini, seperti hal-hal yang membuat penjaga terumbu karang menjadi cepat lelah saat beraktivitas menjaga terumbu karang. Kata kunci : kapasitas vital paru, penjaga terumbu karang

MINAT MAHASISWA MEMILIH PROGRAM STUDI PENJASKESREK FKIP UNSYIAH TAHUN AKADEMIK 2016/2017

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.798 KB)

Abstract

 Penelitian ini berjudul: “Minat Mahasiswa Memilih Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017”. Minat merupakan kecenderungan seseorang untuk tertarik terhadap suatu objek yang disenanginya sehingga timbul kegairahan untuk dapat diekspresikan melalui pernyataan atau partisipasi pada suatu aktivitas. Mahasiswa merupakan sebutan bagi pelajar yang terdaftar secara administrasi di perguruan tinggi serta memiliki ciri dengan tingkat intelektualitas yang tinggi, kecerdasan dalam berpikir, serta perencanaan dalam bertindak. Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah merupakan salah satu satuan pendidikan tinggi yang menyelenggarakan program sarjana serta memiliki peran sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang berada dibawah naungan FKIP Unsyiah dalam menghasilkan tenaga kependidikan yang profesional.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2016 yang berjumlah 101 orang mahasiswa. Sampel yang berjumlah 32 responden dilakukan secara acak/random.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengunakan angket/kuesioner tertutup. Pernyataan angket berdasarkan variabel minat yang mencakup dua faktor yaitu faktor internal berupa inteligensi, perhatian, dan percaya diri serta faktor eksternal berupa keluarga dan sekolah. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase.Data hasil penelitian yang diperoleh menggambarkan bahwa pada umumnya mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017 sangat berminat memasuki Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah dengan persentase 81.50%. Berdasarkan pengaruh faktor inteligensi 87.65% umumnya mahasiswa memiliki keunggulan pada bidang akademik dan keterampilan.Berdasarkan pengaruh faktor perhatian 89.16% umumnya mahasiswa ingin fokus meningkatkan prestasi baik secara akademik maupun keterampilan pada bidang Pendidikan Jasmani. Berdasarkan pengaruh faktor percaya diri 78.37% umumnya mahasiswa mengalami peningkatan tingkat performa diri dalam aktivitas sehari-hari setelah mendapat kesempatan mengembangkan diri, prestasi, dan karir di bidang pendidikan jasmani. Sementara pengaruh faktor keluarga 74.37% umumnya mahasiswa mendapat dorongan dari orang tua, saudara, dan teman-teman untuk melanjutkan pendidikan ke Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah. Sedangkan berdasarkan pengaruh faktor sekolah 81.4% umumnya mahasiswa melibatkan sekolah dalam melakukan perencanaan studi ke perguruan tinggi.Kata kunci:Minat, Mahasiswa, Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah.

HUBUNGAN KECEPATAN LARI 50 METER DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA KLUB SEPAK BOLA MAS BABUN NAJAH ULEE KARENG TAHUN AJARAN 2016/2017

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain atau atlet sepakbola yaitu menggiring bola.Untuk menguasai teknik dasar diperlukan kemampuan fisik yang baik pula.Kemampuan fisik yang penting dimiliki oleh pemain sepakbola seperti daya tahan, kecepatan, kelincahan, daya ledak otot, kelentukan dan ketepatan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan kecepatan lari 50 meter dengan kemampuan menggiring bola pada klub sepakbola  MAS Babun Najah Ulee Kareng tahun ajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi.Populasi dalam penelitian ini adalah pemain klub MAS Babun Najah Ulee Kareng sebanyak 18 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah pemain klub MAS Babun Najah Ulee Kareng sebanyak 18 orang.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu menarik sample yang dilakukan secara keseluruhan yang ada dalam populasi.Pengumpulan data dilakukan dengan tes keterampilan.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan tes kecepatan lari 50 meter dan tes kemampuan menggiring bola. Agar data dapat dipercaya, peneliti menggunakan alat bantu seperti stopwatch, meteran, pluit.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka dapat diambil kesimpulan bahwa : (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kecepatan lari 50 meter dengan kemampuan menggiring bola pada klub sepak bola MAS Babun Najah Ulee Kareng Tahun Ajaran 2016/2017 dapat diterima kebenarannya, dimana koefisien korelasinya  adalah sebesar 0,627,Nilai 0,627 sebagai rhitungdibandingkan dengan nilai rtabelyaitu 0,468 maka ditemukan  bahwa nilai rhitung= 0,627 lebih tinggi dan rtabel= 0,468 (0,627 > 0,468). (2) variabel kecepatan lari 50 meter (X) memberikan hubungan terhadap kemampuan menggiring bola (Y) pada klub sepakbola MAS Babun Najah Ulee Kareng sebesar 38,44% dan sisanya 61,56% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, (3) hasil pengujian hipotesis sebesar 3,219 sebagai thitung. Nilai thitungtersebut selanjutnya dibandingkan dengan nilai ttabelyaitu 2,120.Maka ditemukan bahwa nilai thitung 3,219 lebih tinggi dari ttabel 2,120 (3,219 > 2,120) dengan ini maka hipotesis diterima. Kata kunci: kecepatan lari 50 meter, kemampuan menggiring bola.

UPAYA GURU MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PERMAINAN SEPAKBOLA DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI SUNGAI LIMPAH SIBREH, ACEH BESAR

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.11 KB)

Abstract

Permainan sepakbola merupakan salah satu  dari materi pembelajaran pendidikan jasmani yang berada dalam ruang lingkup mata pelajaran permainan bola besar yakni pembelajaran cabang olahraga beregu. Olahraga permaian bola besar ini sangat membutuhkan keterampilan dasar, kerjasama tim, dan pengetahuan yang cukup untuk bisa memainkan permainan sepakbola, selain itu kemauan atau minat dalam memainkan permainan ini sangat mendukung berlangsungnya tingkat kemampuan permainannya, maka motivasi merupakan aspek terpenting dalam proses belajar dan mengajar memainkan sepakbola., Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dan sekolah dalam memotivasikan siswa belajar permainan sepakbola pada MIN sungai limpah sibreh. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik propusive sample atau sampel bertujuan yakni siswa putra kelas 4 (empat), kelas 5 (lima) dan kelas 6 (enam) yang berjumlah 27 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan menggunakan Angket sebagai intrumen kunci dan lembar observasi serta wawancara sebagai instrumen pendukung. Hasil analisis penelitian diketahui peranan guru dalam mengajar, mengfasilitasi sarana permainan sepakbola serta  meningkatkan Motivasi Siswa Terhadap Permainan Sepakbola pada MIN sungai limpah mengambarkan masih banyak kendala yang harus di optimalkan dan dipertimbangkan hal ini untuk meningkatkan potensi siswa khusunya pada pelajaran permainan sepakbola. Motivasi siswa yang di upayakan oleh guru pendidikan jasmani pada MIN Sungai Limpah sudah menunjukan hasil yang baik dilihat dari upaya sekolah yang mengfasilitasi pembelajaran khususnya permainan sepakbola serta upaya guru dalam mengembangkan pembelajran permainan sepakbola untuk meningkatkan potensi siswa. Kata Kunci : Motivasi, Sepakbola

TANGGAPAN ORANG TUA/WALI TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN RENANG PADA SMA NEGERI 4 KOTA BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2014/2015

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 4 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.13 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Tanggapan Orang Tua/Wali Siswa Terhadap Proses Pembelajaran Renang Pada SMA Negeri 4 Banda Aceh Tahun Ajaran 2014/2015”. Proses pembelajaran renang yang mengikuti kurikulum sekolah SMA Negeri 4 Banda Aceh ini untuk mengetahui bagaimana Tanggapan Orang Tua/Wali Siswa Terhadap Proses Pembelajaran Renang disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tanggapan Orang Tua/Wali Siswa Terhadap Proses Pembelajaran Renang Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh kelas I yang berjumlah 256 siswa. Penentuan sampel dilakukan secara Random Sampling, maka sampel di tetapkan sebanyak 25 orang dengan secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket atau kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan perhitungan persentase dan menghitung nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh dari jumlah sampel 15 orang responden sebesar 57% dan sisanya berjumlah 10 orang adalah 43% disebut kurang dari setengah. Dengan demikian, Tanggapan Orang Tua/Wali Siswa Terhadap Proses Pembelajaran Renang Pada SMA Negeri 4 Banda Aceh Tahun Ajaran 2014/2015 berada pada kategori lebih dari setengah.  Kata kunci : tanggapan, orang tua, pembelajaran renang