Articles

SINTESA 1,2-BIS(FOSFINO) ETANA UNTUK PREPARASI TETROFOSMIN DAN SENYAWA TURUNANNYA Purwoko, Purwoko; Pardede, Ratlan; Maskur, Maskur; Mutalib, Abdul; Hashimoto, K.
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 9 (2006): jurnal PRR 2006
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.886 KB)

Abstract

SINTESA 1,2-BIS(FOSFINO) ETANA UNTUK PREPARASI TETROFOSMIN DAN SENYAWA TURUNANNYA. Senyawa 1,2-bis (fosfino)etana adalah senyawa khelat bidentat sederhana dengan atom fosfor sebagai donor ligan. Telah dilakukan sintesa 1.2bis(fosfino)etana melalui dua tahap: reaksi trietil fosfit dengan 1,2 dibromo etana didapat senyawa tetra etil etilen difosfonat (fosforan), reduksi fosforan dengan LiAlH4 diperoleh senyawa fosfin 1.2- bis(fosfino)etana. Analisa hasil dari setiap tahap reaksi dilakukan dengan mengamati spektrum infra merah, spektrum massa serta kromatografi cairan dan telah diperoleh hasil senyawa fosfin 1,2 bis-(fosfino) etana sebagai starting material dalam sintesa tetrofosmin dan senyawa turunannya dengan kemurnian lebih 98 % dan rendemen sebesar 34%. Kata kunci: 1,2-bis (fosfino)etana, khelat bidentat, sintesa SYNTHESIS OF 1.2-BIS(PHOSPHINO)ETHANE FOR PREPARATION OF TETROFOSMINE AND DEREVATIVES. 1.2-bis(phosphino)ethane is a simple chelate bidentate based on phosphorous as a donor ligands . The 1.2-bis(phosphino)ethane was synthesized through two steps reaction: triethyl phosphite was coupled with dibromo ethane to give tetra ethyl ethylene diphosphonate (phosphorane), the reduction of phosphorane by LiAlH4 gave the phosphine compound 1.2-bis(fosfino)etana. Investigation of the product every steps reaction by observing infra red spectra, as well as mass spectrometric and high performance liquid chromatographic analysis showed that the product was pure phosphine 1,2 bis-(phosphino) ethane as starting material in the synthesis of tetrofosmine and derivatives, the purity more than 98% and yield was around 34 %. Key words: 1.2-bis(phosphino)ethane, chelate bidentate, synthesis.
SISTEM KOMPUTASI TABEL PELURUHAN RADIOAKTIVITAS MENGGUNAKANTURBO PASCAL WINDOWS Maskur, Maskur; Rustendi, Cecep T.
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 9 (2006): jurnal PRR 2006
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.665 KB)

Abstract

SISTEM KOMPUTASI TABEL PELURUHAN RADIOAKTIVITAS MENGGUNAKAN TURBO PASCAL WINDOWS. Dalam usahanya untuk mencapai keadaan stabil, radioisotop melakukan transformasi inti melalui peluruhan dengan cara memancarkan partikel α,β atau sinar γ, x atau sekaligus memancarkan gabungan diantaranya. Program tabel peluruhan radioaktivitas dalam bahasa Turbo Pascal Windows yang telah dibuat merupakan sebuah program yang dapat menghitung peluruhan dan faktor peluruhan radioaktivitas dalam bentuk tabel untuk segala jenis radionuklida dalam periode waktu tertentu, jenis radionuklida dan periode waktunya tergantung data masukan yang diberikan. Dari hasil uji internal, diketahui bahwa penulisan (pengkodean) listing program telah ditulis dengan benar dalam bahasa Turbo Pascal Windows, terbukti sistem program dapat dieksekusi run. Dari hasil uji eksternal diketahui bahwa sistem program secara logika dan matematika telah berjalan sesuai perancangan. Sistem pilihan menu, hasil perhitungan peluruhan dan faktor peluruhan berjalan dengan benar. Program ini dapat menghitung dengan cepat dan akurat, sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja. Kata kunci: Tabel Peluruhan Radioaktivitas, Tabel Faktor Peluruhan Radioaktivitas, Turbo Pascal Windows THE COMPUTATION SYSTEM OF RADIOACTIVITY DECAY TABLE USING TURBO PASCAL WINDOWS. In order to obtain a stabil state, radioisotope transform to do the decay and emit α,β particle or γ, x ray or both of them as a unity. Radioactivity decay table program in Turbo Pascal Windows that has been made is a program which could count the decay and decay factor of radioactivity with table form used for every radionuclide in period of time given, the radionuclide and its time period depending on the data entry given. From the internal test result, we know that writing (codying) program listing has been written correctly in Turbo Pascal Windows language proved by the system which could be executed (run). From the external test result we know that the system could work logically and mathematically proper with the design. Menu choice system, decay and decay factor counting has given the result and running well. This program could count fast and accurate, therefore the efficiency of work could be raised. Key words : Radioactivity decay table, Radioactivity decay factor table, Turbo Pascal Windows
METODE HYBRID MAXIMUM TSALLIS ENTROPY DAN HONEY BEE MATING OPTIMIZATION UNTUK PENCARIAN MULTILEVEL THRESHOLD PADA CITRA GRAYSCALE Azhar, Yufis; Maskur, Maskur; Kholimi, Ali S
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 10, No 1, Januari 2012
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thresholding merupakan metode yang cukup populer untuk segmentasi suatu gambar. Untuk mensegmentasi suatu gambar grayscale menjadi gambar biner, bi-level thresholding bisa digunakan. Sedangkan untuk mensegmentasi citra grayscale ke dalam beberapa varian digunakanlah multi-level thresholding. Metode Maximum Tsallis Entropy (MTT) adalah salah satu metode yang bisa digunakan.untuk pencarian multi threshold pada suatu citra grayscale. Akan tetapi metode ini memiliki waktu komputasi yang sangat besar jika jumlah threshold yang dicari semakin banyak. Oleh karena itu, suatu metode baru diusulkan dalam penelitian ini yang merupakan penggabungan antara metode Maximum Tsallis Entropy dan algoritma Honey Bee Mating Optimization (HBMO) untuk mendapatkan multilevel threshold dari suatu citra grayscale dalam waktu yang relatif singkat. Metode penggabungan yang diusulkan ialah dengan memfungsikan algoritma MTT sebagai alat untuk mencari nilai fitness dari suatu individu dalam algoritma HBMO. Semakin baik nilai fitness yang dimiliki oleh individu, semakin baik pula threshold yang ditemukan. Hasil yang didapat dari ujicoba menunjukkan bahwa algoritma hybrid ini mampu mencari multi threshold dengan tingkat akurasi mencapai 98% dan waktu komputasi hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan waktu komputasi dari metode MTT untuk mencari 3 level threshold.
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, PROFITABILITAS, STRUKTUR AKTIVA DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFACTURE GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008 – 2010 Maskur, Maskur
Students Journal of Economic and Management Vol 1, No 1 (2012): VOL. 1 NO. 1 EDISI PERTAMA 2012
Publisher : Students Journal of Economic and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today the business world depends on all the funding issues, some experts agree that in order to get out of this economic crisis in the real sector should be mobilized to stimulate economic growth. However, many obstacles faced by the business, one of the most crucial is the problem of funding. The business world suffered a setback due to the credit crunch - credit given to the business regardless of the legal lending limit in the past by banks and credit worthiness issues approved. Therefore, both the management and the creditors are supposed to determine the factors associated with these funding issues. By knowing the factors that affect the capital structure is expected to be taken into consideration for management evaluation.
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, PROFITABILITAS, STRUKTUR AKTIVA DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFACTURE GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008 – 2010 Maskur, Maskur
Students Journal of Accounting and Banking Vol 1, No 1 (2012): Vol. 1 No. 1 Edisi Pertama 2012
Publisher : Students Journal of Accounting and Banking

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur modal adalah perimbangan atau perbandingan antara modal asing (jangka panjang) dengan modal sendiri. Masalah struktur modal merupakan masalah yang penting bagi setiap perusahaan, karena baik buruknya struktur modal  akan mempunyai efek yang langsung terhadap posisi finansiil perusahaan. Suatu perusahaan yang mempunyai struktur modal yang beresiko, di mana mempunyai utang yang sangat besar yang akan memberikan beban yang berat kepada perusahaan yang bersangkutan. Struktur modal merupakan cermin dari kebijakan perusahaan dalam menentukan jenis securities yang dikeluarkan. Sebagaimana diuraikan di muka masalah struktur modal adalah erat berhubungan dengan masalah kapitalisasi, di mana susunan dari jenis-jenis funds yang membentuk kapitalisasi adalah merupakan struktur modalnya
SINTESA DAN PENANDAAN SENYAWA 5’-O-(4,4’-DIMETOKSITRITIL)- 2,3-ANHIDROTIMIDIN UNTUK PREPARASI RADIOFARMAKA [ 18 F]FLT Purwoko, Purwoko; Maskur, Maskur; Chaeruman, Chaeruman; Sugiarto, Yono
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 16, No 1 (2013): JURNAL PRR 2013
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.797 KB)

Abstract

ABSTRAKSINTESA DAN PENANDAAN SENYAWA 5’-O-(4-4’-DIMETOKSITRITIL)-2,3-ANHIDROTIMIDIN UNTUK PREPARASI RADIOFARMAKA [18F]FLTTelah diketahui bahwasenyawa 3-deoksi-3- [18F] Florotimidin  atau [18F]FLT adalah radiofarmaka turunan timidin yangdigunakan untuk deteksi kanker berdasar pada metabolisme DNA. Telah dilakukan kegiatan penelitiantentang sintesa dan penandaan senyawa prekursor 5-O-(4,4-dimetoksitritil)-2,3 anhidrotimidin untukpreparasi radiofarmaka [18F]FLT. Sintesa dan penandaan prekursor dilakukan sesuai metoda literatur  dantelah diperoleh produk berupa kristal hablur  84,37 mg (yield  32,4 %) dengan kemurnian kimia lebih dari95 % (HPLC). Karakterisasi dilakukan dengan mengamati hasil pengujian liquid chromatography-massspectrometry LC/MS dan  penentuan1H-NMR,  menunjukkan bahwa produk 5-O-(4,4-dimetoksitritil)-2,3 anhidrotimidin dari hasil sintesa tidak berbeda jauh dengan hasil yang diperoleh dari literatur. Penandaansenyawa prekursor dilakukan melalui reaksi florinasi nukleofilik menggunakan18Florida pada suhu 1600Cselama 15 menit dengan katalisator kriptofix 2.2.2, dilanjutkan dengan hidrolisa menggunakan HCl padasuhu 1000C selama 10 menit, kemudian dinetralkan dengan NaOH. Pemurnian [18F]FLT terhadap pengotordilakukan dengan kartrid tunggal Alumina-N sebagai pengganti pemurnian dengan HPLC. Pengujiankualitas [18F]FLT yang dilakukan meliputi kejernihan larutan, pH dan kemurnian radiokimia.Hasilpengujian terhadap empat kali percobaan penandaan menunjukkan bahwa telah  diperoleh senyawa [18F]FLTberupa  larutan jernih tak berwarna dengan pH antara 6,0 – 7,5, kemurnian radiokimia 97,93 ± 1,48 %dengan perolehan 8,18 ± 1,54 % (tanpa koreksi waktu peluruhan) dan waktu proses penandaan selama 73 ± 4menit.Kata kunci : Sintesa - Radiofarmaka - [18F]FLT - Deteksi- KankerABSTRACTSYNTHESIS AND LABELING 5-O-(4-4-DIMETOXYTRITYL) -2,3-ANHIDROTHYMIDINE  FORPREPARATION OF RADIOPHARMACEUTICAL [18F]FLT.It is has been known that the compoundof 3-deoxy-3-[18F] Fluorothymidine or [18F] FLT is a thymidine derivative radiopharmaceutical used forcancer detection based on DNA metabolism. Synthesis and labeling of 5-O-(4,4 -dimetoxytrityl) -2,3anhidrothymidine precursor for preparation of the radiopharmaceutical [18F]FLT was carried out. Theprecursor was synthesized in similar manner and procedure literature and it have been obtained a crystallineproduct with total yield of 32,4 %. The chemical purity of the product which determined by HPLC wasfound to be more than 95%. Characterization of the product was done by observing the results of the LC /MS and1H-NMR test, the resulted data were found to be very closed to those reported in the literature.Labeling of the precursor was done by nucleophilic fluorination reactions using18Fluoride at 1600C for 15minutes with kryptofix 2.2.2 catalyst followed hydrolysis using HCl at 1000C for 10 minutes and thenneutralized with NaOH. Purification [18F]FLT was performed by single cartridge Alumina-N as a substituteHPLC methods. The results have been obtained a label compound [18F]FLT with high purity as a bulk forpreparation of the radiopharmaceutical [18F]FLT. The label compound of [18F]FLT undergone a quality testwhich included a clarity, pH and a radiochemical purity. The results of quality control on four batches of[18F]FLT showed that these products were colorless clear solution with pH between 6.0-7.5, andradiochemical purity 97.93 ± 1,48% and showed that the label compounds have been obtained [18F]FLTfree particles form a clear solution with a pH between 6,0 - 7,5, radiochemical purity of 97.93 ± 1,48 %,radiochemical yields 8.18 ± 1.54% (decay uncorrected ) and processing time 73 ± 4 minutes.Keywords: Synthesis - Radiofarmaka - [18F]FLT - Detection-CancerSintesa dan Penandaan Senyawa 5’-O-(4,4’-Dimetoksitritil)- 2,3-Anhidrotimidin untuk Preparasi Radiofarmaka [1
EVALUASI PEMBUATAN l31I-MIBG RADIOFARMAKA DIAGNOSA DAN TERAPI NEUROBLASTOMA Astuti, Laksmi Andri; Purwoko, Purwoko; Setyowati, Sri; Maskur, Maskur; Ardianto, Cahya Nova; Gunawan, Adang Hardi
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 15, No 2 (2012): JURNAL PRR 2012
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKEVALUASI PEMBUATAN 13tI-MIBG SEBAGAI RADIOFARMAKA DIAGNOSA DANTERAPI NEUROBLASTOMA.Telah dilakukan evaluasi pembuatan 1311-MIBGsebagai radiofarmakadiagnosa dan terapi neuroblastoma. Preparasi 13t1_MIBGdilakukan dengan cara menandai MIBG hasilsintesa dengan radionuklida 1311,hasil penandaan dianalisis dengan kromatografi lapis tipislkromatografikertas untuk mengetahui kemumian radiokimianya. Uji stabilitas 1311-MIBGmeliputi uji stabilitas sediaanpada plasma darah manusia, pada suhu kamar, serta pada suhu pendingin (8°C). Hasil sintesis MffiG yangtelah dilakukan sebelumnya menunjukkan kemumian kimia > 95 %, penandaan MIBG dengan 1-131 telahdilakukan dengan kemumian radiokimia > 95%. Hasil pengamatan uji stabilitas 1311_MffiGpOOasuhukamar menunjukkan bahwa sediaan stabil pada suhu kamar sampai 120 jam. Pada plasma darah manusiastabil sampai 141jam, sedangkan pada suhu pendingin kulkas (8°C) sediaan stabil141 jam. Hasil penandaandari tahun 2011-2012 menunjukkan bahwa sediaan radiofarmaka 1311MIBG berupa larutan jemih takberwarna, pH antara 5,5-7,0, steril dan bebas pirogen, kemumian radiokimia > 95 %, dan memenuhipersyaratan sebagai sediaan injeksi untuk digunakan dalam diagnosa maupun terapi neuroblastoma di rumahsakif.Kata kunci : radiofarmaka, 1-131,MIBG, neuroblastomaABSTRACTEVALUATION FOR PREPARATION OF 131I_MIBG FOR NEUROBLASTOMADIAGNOSIS AND THERAPY.Evaluation for preparation of l311-MIBG has been carried out.Production/preparation of 1311-MIBGwas carried out by labeling MIBG with 1-131.The radiochemical purityof 1311-MIBGwas analysed using TLC/paper chromatography. The stability testing in the fresh humanplasma, at room temperature and at 8°C was carried out . The chemical purity of synthesized MIBG wasfound to be > 95%. The radiochemical purity of l311-MIBGwas obtained at higher than 95 %. The labeledMIBG in fresh human plasma and at 8°C was stable up to 141 hours, while at room temperature was stableup to 120 hours.The results of labeling of l311-MlBG from 2011-2012 showed that these products werecolorless clear solution with pH between 5.5 -7.0, sterile and pyrogen-free, radiochemical purity> 95%. Thequality control results be met the requirements of l311-MlBG injection solution used for diagnosis andtherapy of neuroblastoma in hospital.Key-words: radiopharmaceutical, MIBG, 1-131,neuroblastoma57
PREPARASI RADIOFARMAKA 99mTc-DTPA-INH UNTUK DIAGNOSIS TUBERKULOSIS Astuti, Laksmi Andri; Setyowati, Sri; Triningsih, Triningsih; Maskur, Maskur; Widjaksana, Widyastuti
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 14, No 1 (2011): Jurnal PRR 2011
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPREPARASI RADIOFARMAKA 99mTc__DTPA_INH UNTUK DIAGNOSIS TUBERKULOSIS.Radiofarmaka telah menunjukkan manfaat yang nyata dan spesifik dalam pelayanan kesehatan terutama untuk diagnosis dan terapi antara lain untuk penyakit kanker dan infeksi. Salah satu cara. menangani banyaknya kasus tuberkulosis yang banyak terdapat di Indonesia, teknik kedokteran nuklir menggunakan radiofarmaka diethylenefriaminepenfaacetic acid-isonicotinic acid hydrazide (DTP A-INH) yang yang ditandai dengan teknesium-99m dapat dipakai salah satu metoda altematif untuk diagnosis tuberkulosis. Saat ini telah dilakukan preparasi 99mTc_DTP A-INH, 991~C_DTPA-INH dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: konyugasi DTPA-INH dan analisis hasil konyugasi dengan HPLC kolom C-18. Penandaan DTP A-INH dengan Tc-99m dilakukan dengan menambahkan SnClz sebagai reduktor dan larutan 99mTcperteknetat dan generator 99Mo;99mTc.Hasil penandaan dianalisis dengan menggunakan kromatografi kertas dan kromatografi lapis tipis, sedangkan stabilitas DTP A-INH dilakukan untuk menentukan waktu kadaluwarsanya. Hasil analisi dengan HPLC menggunakan kolom C-18 menunjukkan telah terjadi konyugasi antara DTPA dengan INH, sedangkan analisis dengan kromatografi kertas dan kromatografi lapis tipis menunjukkan kemurnian radiokimia lebih besar dari 90 % dan hasil pelabelan terbaik didapatkan pada penambahan SnClz sebanyak 200 ).lg. Hasil uji stabilitas untuk sediaan yang belum dilabel, menunjukkan sediaan masih stabil pada minggu ke 13. Pengujian kestabilan 99mTc_DTPA-INH pada suhu kamar menunjukkan kemurnian radiokimia masih stabil sampai 3 jam setelah penandaan. Kata kunci : radiofarmaka, Tc-99m, DTP A, INH, diagnosis, tuberkulosis. ABSTRACT PREPARATION OF 99mTc-DTPA-INH RADIO PHARMACEUTICALS FOR TUBERCULOSIS DIAGNOSIS. Radiopharmaceuticals have shown a real and spesifik usefulness in medical services, especially for diagnosis and therapy of several deadly diseases such as cancer and infection. To handle Tubeculosis which is common in Indonesia, nuclear medicine teclmiques which uses DTPA-INH radiophannaceutical labeled with technetium-99m offer an alternative method for tuberculosis 99m diagnosis. Preparation of Tc-DTP A-INH and its analysis have been carried out. The preparation consisted 99111 of several steps, conjugation of DTPA with INH and the conjugated DTPA-INH was labeled with Tc, 99m followed by C-18 HPLC analysis. Radiochemical purity of Tc-DTP A-INH was ana lysed using TLC/paper chromatography. Stability test of DTP A-INH to know the expiry date was carried out. The HPLC result showed that the conjugated DTP A-INH has been formed. The radiochemical purity of 99mTc_TPA-INH analysed with TLC/paper chromatography was obtained at higher than 90 %. Best result was obtained by addition of 200 ).lgram of SnClz. The stability test showed that DTP A-INH was stable until 13 weeks and thestability of labeled DTP A-INH at room temperature was stable after 3 hours incubation post labeling. Key words: radiophannaceutical, Tc-99m, DTP A, INH, diagnosis, tuberculosis    
IDENTIFIKASI KONDISI FISIK DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SUNGAI TOAYAKECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH Maskur, Maskur
Gravitasi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian identifikasi Kondisi Fisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah telah dilakukan. Pada penelitian ini  dilakukan pengukuran debit air dan pengambilan sampel air sedimen sungai Toaya di 3 lokasi yang berbeda. Masing di sebelah barat jembatan baja di Desa Toaya, di sebelah jembatan putus di Desa Toaya, dan di bendungan di Desa Taripa. Dari hasil pengukuran debit air sungai Toaya diperoleh data nilai rata-rata debit air sungai: 5,668 m3/detik atau 489.681,129 m3/hari dan hasil pengukuran debit sedimen air sungai Toaya diperoleh nilai rata-rata debit sedimen air sungai: 1,906 ton/hari, secara umum relatif kecil, tetapi pada musim penghujan debit sedimen tersebut meningkat. Dampak dari tingginya debit sedimen tersebut adalah terjadinya pendangkalan di muara sungai Toaya dan menjauhnya biota laut, khususnya ikan, dari perairan laut Desa Toaya.Kata Kunci : DAS, Sungai Toaya, debit, air. sedimen.
Contribution of Supervision of School Supervisor and School Quality Culture on Primary School’s Managerial Competence Maskur, Maskur; Haryono, Haryono; Hidayah, Isti
Educational Management Vol 7 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervision of school supervisor is one of the instruments in improving the quality of education at schools. An effective school has strong cultures with particular characteristics. An effective school also needs a leader who is expert in implementing school based management. This research was aimed to find out the amount of contribution of school supervisor’s supervision and school quality culture towards elementary school principals’ managerial competence in Kendal regency. This research used quantitative approach. The population of this research is all elementary school principals in Kendal regency. The sample was 50 elementary school principals randomly selected from 5 districts in Kendal regency, namely Brangsong district, Weleri district, Pageruyung district, Kaliwungu district and Kendal Kota district. Data collection was conducted by using Likert scale questionnaire. Data analysis was carried out by using multiple linear regression analysis. The result shows that there is a significant influence of school supervisor’s supervision on principals’ managerial competence. This scale shows the strong influence between the two variables. These include the rectification and improvement of teaching learning process, construction and development of curriculum, and schools’ teachers and staffs human resource development. The responses of the principal on the points reflected the process of supervision conducted by school supervisor on the leadership and the condition of school in which he is in charge. The second result shows that there is a significant influence of school quality culture on principals’ managerial competence. This scale shows the strong influence between the two variables. Things which are related to school quality culture includes principal’s roles, work’s situation and the giving of feedback. The response of the principal reflected the condition of quality culture in the school he leads. Then, the other result of the research shows that school supervisor’s supervision and school quality culture together have significant influence on principals’ managerial competence. The variable of principals’ managerial competence can be explained by the variable of school supervisor’s supervision and school quality culture. It means the increase or decrease of the principal’s managerial competence score can be predicted by the two independent variables.  Suggestions which can be given based on the result of this research are that school supervisors should maintain the supervision process on their supervised schools, the principals who have already had good managerial competence should maintain it by supporting the supervision of school supervisors and keeping the good school quality cultures. Meanwhile, the principals who have not had the good managerial competence should start to respond supervision of school supervisors seriously, do some rectifications at school, and create conducive school quality culture. Also, school teachers and staff should always support the supervision process and the good condition  of school quality culture so that effective school can be achieved.
Co-Authors Abdul Mutalib Abdullah, Ahmad Imam Adang H G Adang Hardi Gunawan Adolong, Nixon Al Rosid, Moh. Harun Ali S Kholimi Alimuddin Alimuddin Annas, Muhamad Annisa Utami Anwar Anwar Armada, Muhammad Ifal Aulia Saputra, Aulia Badaruddin Badaruddin Boedi Rachman Cahaya Nova A. Cahya Nova Ardianto Cecep T. Rustendi Chaeruman Chaeruman Chairussyuhur Arman Chalista, Igna Aquila Dede Kurniasih Endang Sarmini Enny Lestari Evi Dwi Wahyuni, Evi Dwi G, Adang H. Gustiyana, Gustiyana H., M. Rusydi H.G., Adang Haryono Haryono Herdianto, Dian R Herlan S, Herlan Husni Husni Irfan Noor, Irfan Isti Hidayah Jamari Jamari K. Hashimoto Khuzaini, Khuzaini Komar Sumantadinata Kusumawardani, Mutiara Laksmi Andri Astuti Lalu Muhammad Kasip Lama, Yuyu Lamrens Lestari Lestari Made Sriasih, Made Mahmud, Moh. Mamlukhah, Mamlukhah Moh. Dahlan Th Musa, Moh. Dahlan Th Moh. Dahlan Th. Musa Moh. Dahlan Th. Musa, Moh. Dahlan Th. Mokodongan, Rusliy Mujib Mujib, Mujib Nining Syarifulaya, Nining Nur Hayatin Nurul Huda Nurul Inayah ODANG CARMAN P, Anung Petrus Demon Sili Purwoko Purwoko Putra, Amal Rezka Putra, Amal Rezka Putra, Deny Qutara R, Rien Rahma Jan Rahmat Agus Hidayat, Rahmat Agus Ratlan Pardede Ratu Siti Aliah Rozi, Tapaul Rustan Efendi Sandra Kasim, Sandra Sandra Sandra Siska Andriani, Siska Sri Setyowati Sri Wahyuni Sugeng Prasetyo Sukmajaya, Yade Sulaiman Ngongu Depamede Suropaty, Rifki Pujiansyah Tahyudin, Nur Talo, Joni Loe Tjahjo Winanto, Tjahjo Toiba, Yesberlin Triningsih Triningsih Tristiana Yuniarti Widyastuti Widjaksana Yayan Tahyan Yono S. Yono Sugiarto Yufis Azhar