Articles

Found 8 Documents
Search

HUBUNGAN SOSIAL DALAM KESUKUBANGSAAN DI ROUTA Marzuki, Muhammad
Academica Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.081 KB)

Abstract

Dinamika sebagai sebuah kondisi perubahan yang terjadi didalam suatu masyarakat seperti pada pemahaman di atas, jugadialami oleh masyarakat yang tinggal di Kecamatan Routa padaumumnya. Secara historis menurut informasi diceritakan bahwamasyarakat yang tinggal di Routa (baca: wilayah kecamatan Routa)telah mengalami perubahan dari berbagai dimensi, seperti dimensisistem pemerintahan, sistem ekonomi, sistem sosial, dan budaya.Terjadinya perubahan yang terjadi pada masyarakat Routa tidakhanya disebabkan karena faktor internal dalam hal ini sumberdaya(resource) yang dimiliki, tetapi juga didukung oleh adanya faktoreksternal dalam hal ini terjadinya kontak-kontak budaya antara orangRouta dengan masyaraka di luar Routa. Sejauh mana kontak-kontakbudaya tersebut dalam memengaruhi terjadinya perubahan,perkembangan dalam masyarakat Routa menjadi fokus utama dalamkajian ini.Kata Kunci : Hubungan Sosial dan Kesukubangsaan
PERSPEKTIF ETNIK SITUASIONAL DALAM KOMUNIKASI POLITIK ANGGOTA DPRD PADA WILAYAH MULTI ETNIK Marzuki, Muhammad
Academica Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.064 KB)

Abstract

Sentimen etnik seringkali dinilai sebagai salah satu kekuatan sekaligusproblematika dalam arena demokrasi. Tak terkecuali pada kontestasi Pemiludan Pilkada di Indonesia. Etnisitas sebagai salah satu kategori dalamsosiologi politik berkembang seiring dengan perubahan pola politikidentitas. Dalam tatanan rezim politik yang bersifat tertutup, etnisitas secarasengaja dicoba untuk dieliminasi dari panggung arena politik. Kendatidemikian, etnisitas dalam kadar tertentu terus bermain dalam politikidentitas dalam panggung kekuasaan secara laten. Sementara itu, dalamtatanan rezim politik yang bersifat terbuka, etnisitas justru nampak terusmengalami penguatan, mendapatkan ruang ekspresi yang semakin luas.Bahkan etnisitas seringkali menjadi dasar legitimasi sejarah sosial politikstruktur politik pada level lokal atau daerah.Kata Kunci: Komunikasi Politik, Multi Etnik, Anggota Dewan.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 005 SEDINGINAN KECAMATAN TANAH PUTIH KABUPATEN ROKAN HILIR Marzuki, Muhammad
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Wisuda Oktober 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack: Given the importance of foster or create interaction in learning ,application of learning strategies in an attempt to create such interactions , because thechosen strategy influential teacher in learning. Selection of strategy in learning mustpay attention to the conditions , needs and abilities of students . In connection with theschool as a venue for the educational process is expected to be able to equip thestudents to have the ability mendimensi cognitive , effective and psychomotor inharmony , so that produce human resources that are reliable and responsible for theprogress of society and the nation in addition to competing with the nation other. Afterresearchers made observations and experiences in the fourth grade primary school 005Sedinginan subdistrict Tanah Putih district Rokan Hilir.Keywords : Model Word squre and Student Motivation
TINJAUAN DIMENSI EKONOMI KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN BUDIDAYA LAUT DI TELUK SALEH KABUPATEN SUMBAWA Marzuki, Muhammad; Nurjaya, I Wayan; Purbayanto, Ari; Budiharso, Sugeng; Supriyono, Eddi
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 8, No 2 (2013): DESEMBER (2013)
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Eonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jsekp.v8i2.5670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status keberlanjutan pada dimensi ekonomi dan memberikan rekomendasi kebijakan pengelolaan budidaya di Teluk Saleh Kabupaten Sumbawa. Analisis keberlanjutan budidaya laut untuk komoditi rumput laut dan ikan kerapu sistem KJA dilakukan dengan metode Rap-Insus-Seaweed (Rapid Appraisal –Indeks Sustainability of Seaweed) dan Rap-Insus-Grouper (Rapid Appraisal –Indeks Sustainability of Grouper) telah dimodifikasi dari program RAPFISH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks tingkat keberlanjutan pada dimensi ekonomi budidaya rumput laut sebesar “39,74” dan untuk budidaya ikan kerapu sistem KJA sebesar “31,23”. Nilai tersebut terletak antara 25,00 - 49,9 berarti “Kurang Berkelanjutan”. Nilai indeks dan status keberlanjutan saat ini menunjukkan kondisi ekonomi wilayah perairan tersebut kurang mendukung pengelolaan budidaya laut, sehingga diperlukan intervensi kebijakan melalui pemberian bantuan mudal usaha, pelatihan teknis budidaya dan pengolahan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan pemasaran untuk meningkatkan status keberlanjutan pengelolaan dimensi ekonomi.Title: Sustainability Analysis of Mariculture Management in Saleh Bay of Sumbawa DistrictThis study aimed at determiny value of the index and the sustainability status in terms of economic dimension and provide recommendations for policies on marine aquaculture management in the Saleh Bay. Rap-Insus-Seaweed (Rapid Appraisal of Sustainability-Index Seaweed) and Rap-Insus-Grouper (Rapid Appraisal of Sustainability-Index Grouper) modified from Rapfish program were use in this study. Results showed that the index level of sustainability in terms of economic dimension were “39.74” and “31.23” for seaweed grouper  espectively. This value laid between 25.00 and 49.9 indicating that both management status were “Less Sustainable”. These values indicate that the economic conditions of that particular site was not support sustainable management of the marine aquaculture. Hence, government policing intervention through increased capital, technical training in aquaculture and processing as well as improvement in market institution are required.
POTENCY OF EEL Anguilla marmorata in NORTH LOMBOK REGENCY, WEST NUSA TENGGARA PROVINCE Setyono, Bagus Dwi Hari; Junaidi, Muhammad; Marzuki, Muhammad; Paryono, Paryono; Azhar, Fariq
AQUASAINS Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v6i2.p589-596

Abstract

Anguilla spp. is one of the fishery commodities that have high economic value.North Lombok regency is one of the central part of Indonesia which is suspected to have potential as an eel migration route. This study aims to obtain information about the identification of Anguilla spp fish populations. in North Lombok Regency. The results showed that the waters area of North Lombok Regency has the potential of eel fish source Anguilla marmorata. The timing of eel migration is still unknown, so further research is needed which will cover a full year.
PENGARUH DEBIT AIR YANG BERBEDA PADA PROSES PERGANTIAN AIR TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP LARVA lKAN BAWAL BINTANG Trachinotus blochii Hilyana, Sitti; Apriani, Anita Eka; Marzuki, Muhammad
Jurnal Perikanan Unram Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Perikanan
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.334 KB)

Abstract

  Ikan bawal bintang Trachinotus blochii merupakan ikan yang tergolong baru dibudidayakan di Indonesia. Permintaan pasar untuk ikan ini cukup tinggi, mulai dari tingkat lokal, hingga intemasional dengan harga Rp 65.000-Rp 90.000 atau sekitar USD 8/kg. Dalam peningkatan produksi budidaya bawal bintang yang perlu diperhatikan adalah selain kualitas induk juga proses pemeliharaan larva sehingga dapat menurunkan tingkat mortalitas pada fase ini. Salah satu faktor penting dalam pemeliharaan larva ikan bawal adalah pengelolaan kualitas air serta besar kecilnya aliran (debit) air yang masuk kedalam bak pemeliharaan pada proses pergantian air sangat menentukan dalam keberhasilan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debit air yang berbeda pada proses pergantian air terhadap tingkat kelangsungan hidup larva ikan bawal bintang T. blochii. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2014 di Balai Budidaya Laut Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan debit air yang digunakan yaitu 0,001 Iiter/detik (PI), 0,003liter/detik (P2), 0,005Iiter/detik (P3), 0,007Iiter/detik (P4)  dan 0,009Iiter/detik (P5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan debit air pada saat pergantian air tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan bawal bintang T. blochii dan kualitas air pada media pemeliharaan larva bawal bintang T. blochii masih dalam kisaran normal yakni dengan pH 8,1- 8,3, salinitas 33-35 ppt, suhu 26,6-29,7 OC, dan DO 5,1-6,9 mg/1.
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP BENIH lKAN BAWAL BINTANG Trachinotus blochii Adekayasa, Yudika; Waspodo, Saptono; Marzuki, Muhammad
Jurnal Perikanan Unram Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Perikanan
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.782 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian pakan terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup benih ikan bawal bintang Trachinotus blochii,Untuk mengetahui frek­ uensi pemberian pakan yang paling baik untuk menunjang laju pertumbuhan benih ikan bawal bintang T. blochii. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2015 di Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok Sekotong Lombok Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) yang terdri dari lima perlakuan dan empat ulangan yaitu frekuensi pemberian pakan 1 kali sehari, 2 kali, 3 kali, 4 kali dan 5 kali sehari. Hasil penelitian menggunakan sidik ragam taraf nyata (a) 5% dan dilakukan uji beda nyata jujur (BNJ) menunjukkan bahwa frekuensi pemberian pakan dapat meningkatkan pertumbuhan berat dan panjang serta tingkat kelangsungan hidup benih ikan bawal bintang. Frekuensi pemberian pakan 5 kali sehari menghasilkan pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak dan laju pertumbuhan berat dan panjang tertinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Untuk kelangsungan hidup (SR) menunjukan hasil 100% pada perlakuan 3,4, dan 5 sedangkan pada.perlakuan I yaitu 89,29 dan 2 yaitu 96,43. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa frekuensi pemberian pakan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kel­ angsungan hidup. Perlakuan 4 dan 5 menunjukkan pertumbuhan tertinggi dengan tingkat kelangsungan hidup 100 %.
THE EFFECT OF DIFFERENT WATER LEVEL ON THE GROWHT AND SURVIVAL OF EELS (Monopterus albus) ningtyas, atiasyifa kusuma; Junaidi, Muhammad; Marzuki, Muhammad
Jurnal Perikanan Unram Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Perikanan
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.298 KB) | DOI: 10.29303/jp.v8i2.102

Abstract

Mud substrate so far is commonly used for eel cultivation. However, this method has some weaknesses as to the long time preparation and the difficulty in monitoring. One of the solutions is the use of clear water as a medium of maintenance. This research is aimed at finding the effect of water level on the growth and the life sustainability of rice eel without substrate. The eel used in this study has an average weight of 19.38+ 1.30 gram and an average length of 6.78 + 1.01 cm which is kept for the period of 70 days in two different water levels; that is, (A) 3 cm and (B) 5 cm. Result of the free t test shows that treatment B gives higher absolute length growth with a value of 2.24 cm and the life sustainability around 80%. However, there is no real difference (P˃0.05) in the absolute weight growth (2.47-2.83) and growth rate of specific weight (0.45-050%). Keywords: eels, water level, survival rate, growth