Sigit Dwi Maryanto
Universitas Gadjah Mada

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

UJI ADAPTASI MULTIMUSIM KARAKTER FENOTIP KULTIVAR MELODI GAMA 3 (Cucumis melo L.): USAHA PENGUATAN INDUSTRI BENIH NASIONAL Sidiq, Yasir; Maryanto, Sigit Dwi; Daryono, Budi Setiadi
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.947 KB)

Abstract

Tanaman melon (Cucumis melo  L.) merupakan tanaman pertanian yang banyak dibudidayakan untuk konsumsi buahnya. Salah satu permasalahan dalam budidaya melon adalah benih yang diperoleh secara impor sehingga harganya relatif mahal. Perakitan kultivar MelodiGama 3 (MG3) merupakan strategi untuk mengurangi ketergantungan terhadap benih impor. Kultivar MG3 merupakan hasil persilangan antara kultivar ♀ MG1 dengan ♂ La-3 (tahun 2011). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan adaptasi kultivar MG3 terhadap kondisi lingkungan pada musim kemarau (tahun 2012) dan musim penghujan (tahun 2013) dan mengamati kestabilan kultivar MG3 di kedua musim tersebut di demplot milik Kebun Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP4) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa karakter melon MG3 dari penanaman musim penghujan umumnya lebih unggul daripada penanaman musim kemarau. Melon MG3 penanaman musim penghujan unggul pada karakter berat buah, keliling buah, ukuran buah, dan berat biji. Namun terdapat penurunan karakter unggul yaitu tingkat kemanisan (brix) dari 11,53% menjadi 9,98%. Hasil tersebut terjadi karena musim penghujan yang mempengaruhi kadar air dalam buah sehingga tingkat kemanisanya menurun. Kata kunci: MG3, Karakter Fenotip, Pemuliaan Tanaman
Stability Phenotypic Characters and The Scent of Gama Melon Parfum Cultivar Maryanto, Sigit Dwi; Ranis, Rini Etika; Daryono, Budi Setiadi
IPTEK Journal of Proceedings Series Vol 1 (2014): International Seminar on Applied Technology, Science, and Arts (APTECS) 2013
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20882033.v1i1.286

Abstract

Parfume is one of the cosmetic product and its use is consistent. High prices of cosmetic product cause dependence on imported product. Innovative research is needed to reduce dependence on imported product. Melon is one of the potential horticultural crops to be developed in plant breeding. Gama Melon Parfum cultivars has strong of fragnant so its potentially to be used as parfume material. Research on morphological characters to support of Gama Melon Parfum as superior cultivar. The research aims to determine the level of stability of phenotypic characters and aroma of melon Gama Melon Parfum cultivar. Research methods was cultivated Gama Melon Parfum in Kebun Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP4) UGM Yogyakarta. Furthermore, the phenotypic characters was observed consist of qualitative and quantitative characters. The methods of sampling used Randomize Complete Block Design (RCBD) and quantitative phenotypic characters were analyzed using software PKBT-STAT-2. The result of qualitative characters on Gama Melon Parfum cultivars has oblate shape, small size, yellow-orange skin of colour with 9-10 lobes and longitudinal, white of flesh colour, crunchy texture, bitter taste, zero score of nett (not netted), strong of fragnant, and has spesific qualitative characters called turbin. Quantitative characters on Gama Melon Parfume cultivars consist of average weight of 160 gram; circumference of 21,8 cm; horizontal diameter of 6,89 cm; vertical diameter of 6,44 cm; thick skin of 1 mm, thick flesh of 1,06 cm; the number of seed of 200-300; weight of 100 seed of 1,74 gram; harvest 63-65 day after cultivate; and 17 days of storage time.
Phenotypic Characters Stability of Melodi Gama-3 Melon (Cucumis melo L.) Cultivar in Rainy Season Based on Multilocation Test Daryono, Budi Setiadi; Hadi, Rizko; Sidiq, Yasir; Maryanto, Sigit Dwi
IPTEK Journal of Proceedings Series Vol 1 (2014): International Seminar on Applied Technology, Science, and Arts (APTECS) 2013
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20882033.v1i1.253

Abstract

The study was conducted to determine the stability of MG3 cultivar characters in rainy season based on multilocation test. Used materials were MG3 melon cultivar originating from the Laboratory of Genetics, Faculty of Biology, UGM, and Action 434, Glamour Sakata, MAI, and LADIKA melon cultivars as commercial cultivars. Multilocation test was conducted in March – July 2013 (rainy season) in 3 provinces i.e., East Java, Daerah Istimewa Yogyakarta, and Central Java. Observation of phenotypic characters was conducted at the Laboratory of Genetics, Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada. Qualitative phenotypic characters data of cultivar MG3 and cultivars Action 434, Glamour Sakata, MAI, and LADIKA were compared qualitatively, while the quantitative characters data were analyzed by balanced ANOVA using PKBTSTAT 2.0 software. The results showed that fruit weight, fruit girth, skin thickness, and fruit vertical and horizontal diameter (longitudinal section) has a very significant difference by looking at the interaction of cultivar x locations, while flesh thickness has no significant difference. Qualitative characters were discussed according to its uniformity in three location. It was concluded that melon can also give yield in rainy season. MG3 was unstable for fruit weight and girth, skin thickness, and fruit vertical and horizontal diameter characters, while stable for flesh thickness character. MG3 having uniformity for fruit shape, unripe and ripe skin color, netting intensity, flesh color, flesh texture, and water content characters from three cultivating location, while for netting distribution, cavity shape, flesh flavor, and flesh aroma characters, it have not uniform yet.
PENGEMBANGAN SENTRA BUDIDAYA MELON DI PANTAI BOCOR KABUPATEN KEBUMEN MELALUI IMPLEMENTASI EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT Daryono, Budi Setiadi; Purnomo, Purnomo; Sidiq, Yasir; Maryanto, Sigit Dwi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesisir Pantai Bocor yang terletak di selatan Kabupaten Kebumen, merupakan salah satu lokasi yang berpotensi sebagai lahan pertanian. Sepanjang Pantai Bocor terbentang gumuk pasir yang berfungsi sebagai penghalang angin dan gelombang. Wilayah tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi menanam melon yang menjadi komoditas unggulan daerah. Oleh sebab itu dikembangkan melon ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian gumuk pasir. Upaya pengembangan melon ramah lingkungan termasuk dalam Education for Sustainable Development (ESD).  yang didanai UGM. Pogram ini bertujuan untuk pengembangan masyarakat Desa Setrojenar, Kabupaten Kebumen berbasis ESD. Kegiatan program ini antara lain sosialisasi tentang pelestarian gumuk pasir, pengenalan alternatif tanaman pangan yaitu umbi-umbian, penanaman tanaman Casuarina equisetifolia Linn. sebagai barier, dan pendampingan budidaya melon menggunakan potensi lokal oleh petani. Hasil kegiatan antara lain partisipasi masyarakat tinggi, gumuk pasir tidak rusak, tanaman barier dapat tumbuh baik dan petani dapat panen melon dengan kualitas baik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi role model bagi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya melon dan tetap menjaga kelestarian gumuk pasir.
PENGEMBANGAN SENTRA BUDIDAYA MELON DI PANTAI BOCOR KABUPATEN KEBUMEN MELALUI IMPLEMENTASI EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT Daryono, Budi Setiadi; Purnomo, Purnomo; Sidiq, Yasir; Maryanto, Sigit Dwi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i1.1580

Abstract

Pesisir Pantai Bocor yang terletak di selatan Kabupaten Kebumen, merupakan salah satu lokasi yang berpotensi sebagai lahan pertanian. Sepanjang Pantai Bocor terbentang gumuk pasir yang berfungsi sebagai penghalang angin dan gelombang. Wilayah tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi menanam melon yang menjadi komoditas unggulan daerah. Oleh sebab itu dikembangkan melon ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian gumuk pasir. Upaya pengembangan melon ramah lingkungan termasuk dalam Education for Sustainable Development (ESD).  yang didanai UGM. Pogram ini bertujuan untuk pengembangan masyarakat Desa Setrojenar, Kabupaten Kebumen berbasis ESD. Kegiatan program ini antara lain sosialisasi tentang pelestarian gumuk pasir, pengenalan alternatif tanaman pangan yaitu umbi-umbian, penanaman tanaman Casuarina equisetifolia Linn. sebagai barier, dan pendampingan budidaya melon menggunakan potensi lokal oleh petani. Hasil kegiatan antara lain partisipasi masyarakat tinggi, gumuk pasir tidak rusak, tanaman barier dapat tumbuh baik dan petani dapat panen melon dengan kualitas baik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi role model bagi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya melon dan tetap menjaga kelestarian gumuk pasir.