This Author published in this journals
All Journal JIKI
Lilis Martutik
Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid Surakarta

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN FREKUENSI HOSPITALISASI ANAK DENGAN KEMAMPUAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK PRE SCHOOL PENDERITA LEUKEMIA DI RSUD Dr. MOEWARDI

JIKI Vol 6, No 3 (2013)
Publisher : JIKI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Leukemia Limfositik Akut (ALL) adalah bentuk leukemia  yang paling lazim dijumpai pada anak, insiden tertinggi terdapat pada usia 3-7 tahun. Hospitalisasi secara berulang yang dilakukan anak Leukemia limfositik akut agar perawatan dapat dilakukan dengan baik. Selama hospitalisasi berulang tersebut anak mengalami berbagai masalah baik penyesuaian lingkungan, kesempatan untuk beraktivitas sehari-hari. Tujuan:  Mengetahui hubungan frekuensi hospitalisasi anak dengan Kemampuan perkembangan motorik kasar pada anak pre school penderita leukemia Di RSUD Dr. Moewar di.Metode : Jenis penelitian adalah penelitian adalah penelitian kuantatif, dengan metode penelitian deskriptif korelatif, rancangan penelitian adalah cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien anak preschool yang menderita leukemia limfositik akut di RSUD Dr. Moewardi sebanyak 19 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Isntrumen penelitian menggunakan kuesioner frekuensi hospitalisasi dan dengan lembar DDST II. Alat analisis menggunakan uji Kendall Tau.Hasil :    Hasil penlitian menunjukkan 5 responden (26,3%) dengan frekuensi hospitalisasi jarang, 11 responden (57,9%) dengan frekuensi sedang, dan 3 responden (15,8%) dengan frekuensi sering. Perkembangan motorik kasar diketahui 12 responden (63,2%) mempunyai motorik kasar kategori normal, 5 responden (26,3%) dengan kategori suspect dan 2 responden (10,5%) dengan kategori untestable. Hasil uji statistik  Kendall Tau  diperoleh nilai r= 0,457 p = 0,036 Kesimpulan:  Terdapat hubungan frekuensi hospitalisasi anak dengan kemampuan perkembangan motorik kasar pada anak pre school penderita leukemia di RSUD Dr. Moewardi.

PENGARUH INTUBASI TRAKEA TERHADAP HEMODINAMIK PASIEN KANKER SERVIKS DENGAN PEMBERIAN PROPOFOL DI RUANG OBSGIN IBS RSUD Dr. MOEWARDI

JIKI Vol 6, No 3 (2013)
Publisher : JIKI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hasil studi pendahuluan diketahui bahwa banyaknya kejadian kanker serviks yang dilakukan operasi diantara 35-60 tahun yang 70% diantaranya mempunyai  riwayat hipertensi. Angka kejadian operasi kanker serviks di ruang obsgin IBS RSUD Dr. Moewardi selama tahun 2012 sekitar 360 pasien. Dan pada bulan Januari 2013 ada 32 pasien.Tujuan:  Mengetahui perbedaan pengaruh pemberian propofol terhadap hemodinamik  pada tindakan intubasi trakea pada pasien kanker serviks di ruang Obsgyn IBS RSUD Dr. Moewardi.Metode:  Jenis penelitian dengan  descriptive analitik  dan pendekatan yang digunakan pre and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker serviks dengan pemberian propofol dan secara intubasi trakea selama 3 minggu di ruang obsgin IBS RSUD Dr. Moewardi sebanyak 20 pasien dan sampel yang diambil seluruh populasi.  Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis t-test. Hasil:  (1) Tekanan  darah sistol dan diastol pada pasien sebelum pemberian propofol pada tindakan intubasi trakea = 71 mmHg dan = 124 mmHg; (2) Tekanan darah sistol dan diastol pada pasien sesudah pemberian propofol pada tindakan intubasi trakea, rata-rata 1’ = 89,96 mmHg; 3’ = 124,02 mmHg; 5’ = 121,32 mmHg dan tekanan darah diastole rata-rata 1’ = 84,54 mmHg; 3’ = 75,13 mmHg; 5’ = 71,84 mmHg; (3) Laju jantung pada pasien sebelum pemberian propofol pada tindakan intubasi trakea rata -rata = 91,10x dan laju jantung sesudah pemberian propofol pada tindakan intubasi trakea pada 1’ = 97,09x; 3’ = 94,21x; dan 5’ = 89,79x; (4) Terdapat perbedaan tekanan darah sistole sebelum dan sesudah pemberian propofol pada tindakan intubasi trakea (thit= 20,062 ;  p  = 0,000); (5) Terdapat perbedaan tekanan darah diastole sebelum dan sesudah pemberian propofol pada tindakan intubasi trakea (t hit= 36,065 ; p  = 0,000); (6) Terdapat perbedaan laju jantung sebelum dan sesudah pemberian propofol pada tindakan intubasi trakea pada pasien kanker serviks  di ruang Obsgin IBS RSUD Dr. Moewardi Surakarta (thit= 11,827 ; p = 0,000).Simpulan:  Ada perbedaan pengaruh pemberian propofol terhadap hemodinamik dengan tindakan intubasi trakea pada pasien kanker serviks di Ruang Obsgin IBS RSUD Dr Moewardi.

HUBUNGAN KADAR ALBUMIN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMY DI RUANG MAWAR RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI SURAKARTA

JIKI Vol 6, No 3 (2013)
Publisher : JIKI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Studi pendahuluan di RST Slamet Riyadi  Surakarta  diketahui data pasien post operasi  laparatomy  pada bulan Januari 2013 di ruang Mawar RS Slamet Riyadi ada 160 pasien, yang dilakukan operasi laparatomi ada 31 pasien (19,38%). Dijumpa juga  pasien post operasi laparatomy eksplorasi di ruang Mawar RS Slamet  Riyadi Surakarta sebagian besar mengalami nyeri yang tinggi setelah tindakan operasi, dan  diantaranya menjalani perawatan lebih dari 7 hari hal ini terjadi karena belum menyatunya jaringan kulit sehingga diperlukan perawatan lebih lama.Tujuan  :  Mengetahui  hubungan Kadar Albumin dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi  laparatomy  di Ruang Mawar Rumah Sakit Slamet Riyadi Surakarta.Metode  : Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional.  Populasi penelitian ini adalah semua pasien  post operasi laparatomy  di Ruang Mawar RST Slamet Riyadi Surakarta yang berjumlah 31 orang.  Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post operasi laparatomy  dengan teknik  total sampling. Teknik analisis yang digunakan dengan analisis Chi-Square.Hasil: (1) Kadar albumin pasien yang mempunyai kadar albumin normal (antara 3,5  –  5,2 g/dl ada 12 orang (37,5%) dan tidak normal (< 3,5 g/dl yaitu ada 20 orang (62,5%); (2) Tingkat penyembuhan luka diketahui yang termasuk belum sembuh  ada  6 orang (18,8%) dan yang sudah sembuh  ada  26 orang (81,3%); (3) Ada hubungan yang signifikan antara kadar albumin dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi  laparatomy  di ruang Mawar RS Slamet Riyadi Surakarta (2hit= 5,492 ; p = 0,013).Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara kadar albumin dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi  laparatomy  di ruang Mawar Rumah Sakit Slamet Riyadi Surakarta.