Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapan e-learning moodle untuk pembelajran siswa yang melaksanakan prakerin

Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 2, No 3 (2012): November
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengembangkan e-learning memperbaiki alat reproduksi sinyal audio video CD (2) mengetahui kelayakan e-learning yang dihasilkan sebagai sumber belajar siswa, dan (3) mengungkap keefektifan e-learning terhadap pencapaian hasil belajar siswa kelas XI teknik elektronika SMK Negeri 5 Banjarmasin yang melaksanakan Prakerin.Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) e-learning yang dikembangkan dengan LMS Moodle melalui tiga tahapan, yaitu : perencanaan, desain, dan pengembangan. E-learning menyajikan materi standar kompetensi memperbaiki alat reproduksi sinyal audio video CD untuk siswa kelas XI Teknik Elektronika yang sedang melaksanakan Prakerin, (2) elearning tersebut layak digunakan pada siswa kelas XI Teknik Elektronika SMK N 5 Banjarmasin yang melaksanakan Prakerin. Kelayakan e-learning berdasarkan ahli materi termasuk katogori baik dengan skor rerata 3,98, berdasarkan ahli media termasuk katogori baik dengan skor rerata 3,90 berdasarkan uji beta termasuk kategori sangat baik dengan skor rerata 4,15, dan berdasarkan uji produk termasuk kategori baik dengan skor rerata 3,90, (3) Penggunaan e-learning untuk siswa kelas XI Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Banjarmasin yang melaksanakan Prakerin efektif meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Hal ini terbukti dengan perbedaan skor peningkatan pretest ke posttest untuk kedua kelas tersebut sebesar 13,24. IMPLEMENTATION OF E-LEARNING FOR STUDENTS OF ELECTRONICS ENGINEERING IN SMK NEGERI 5 BANJARMASIN JOINING THE INDUSTRIAL WORK PRACTICUMAbstractThis study aims to: (1) develop e-learning for repairing a signal reproduction device for audio video CD; (2) investigate the appropriateness of the developed e-learning as a learning resource for students; and (3) investigate the effectiveness of elearning in the attainment of learning outcomes of Year XI students of Electronics Engineering in SMK Negeri 5 Banjarmasin joining the industrial work practicum. This study was a research and development (R & D). The results of the study are as follows. (1) The e-learning is developed by means of in three stages, i.e. planning, design, and development. The e-learning development presents the materials for the competence standard in repairing a signal reproduction device for audio video, (2) The e-learning is appropriate to be used by Year XI students of Electronics Engineering in SMK Negeri 5 Banjarmasin joining the industrial work practicum. Its appropriateness is in the good category with a score of 3.98 by the material expert, is in the good category with a mean of 3.90 by the media expert, is in the very good category with a score of 4.45 by the beta test, and is in the good category with a score of 3.90 by the product testing. (3) The use of the e-learning is effective to improve their cognitive learning outcomes. This is indicated by difference in the score improvement from the pretest to the posttest in the two classes is 13.24.

Pengembangan DSS untuk menentukan metode pelatihan e-learning berbasis moodle bagi guru SMK

Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 3, No 2 (2013): Juni
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain DSS dan mengetahui kualitas DSS yang dipakai instruktur dalam menentukan metode pelatihan e-learning berbasis Moodle bagi guru SMK.Penelitian dan pengembangan ini melalui lima fase yaitu: asesmen/analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subyek penelitian adalah guru SMK di Kota Yogyakarta, Sleman dan Magelang 75 responden need assessment and analysis, 15 guru uji beta, 24 guru untuk evaluasi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar kuesioner need assessment and analysis, lembar validasi ahli pelatihan, lembar uji alfa, lembar uji beta dan lembar evaluasi pelatihan.HasilpenelitianmenunjukkanDSS memberikan alternatif keputusan secara cepat melalui empat pertimbangan berdasarkan peserta, tujuan, keuntungan, dan level. Hasil uji alfa dan beta DSS menunjukkanskor 4,14dan 4,02 atau kategori “baik”.SedangkanakurasiDSS melalui evaluasi terhadap 24 pesertapelatihane-learningmenunjukkan 88,14%akurat. DEVELOPING A DSSFOR DETERMINING THE METHOD OF MOODLE-BASEDE-LEARNINGTRAINING FOR VOCATIONAL HIGH SCHOOL TEACHERSAbstractThis study aims to produce the DSS design and knowing the quality of the DSS is used in determining instructor training method based on Moodle e-learning for Vocational High School teachers. This study was a research and development conducted in five steps, i.e. need assessment/analysis, design, development, implementation and evaluation. The subject was teachers of SMK at Yogyakarta City, Sleman and Magelang, there were 75 respondents for needs assessment and analysis 15 teachers for beta testing, 24 teachers for evaluation. The instruments of the data collection were validation sheets for the needs assessment and analysis, alpha test sheets, beta test sheets and training evaluation sheets.The result of the study shows the following: the DSSprovides an alternativerapiddecisionsthroughfourconsiderationsbased on: participants, objectives, benefits, andlevel.The Alpha test and Beta test results show a mean score of 3.92 and 4.02 or the DSS is in the “good” category. While, the accuracy of the DSS through an evaluation of 24 participants of the e-learning training shows 88,14% accuracy.

MOBILE INTERNETBERBASIS TELEPON SELULER MULTIKONEKSI UNTUK MENDUKUNG E-LEARNING

Jurnal Penelitian Saintek Vol 16, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknologi alternatif dalam mengembangkan sistem layanan akses Internet bergerak (mobile internet). Sistem yang diteliti adalah Mobile   Internet Berbasis Telepon Seluler Multikoneksi (MIBTSM). MIBTSM menggunakan modem  GSM/CDMA, dengan mengimplementasikan penyeimbangan beban sehingga menghasilkan    Quality of Service (QoS) khususnya laju bit yang tinggi. Hasil penelitian berupa prototipe MIBTSM menggunakan Zeroshell dengan eksperimen konfigurasi dan implementasi penyeimbangan beban roundrobin atau failover. Hasil pengujian menunjukkan bahwa  sistem dapat bekerja dengan baik. Koneksi Internet menggunakan 2 modem telepon  seluler GSM dengan layanan Tsel Flash Corporate dimana laju bit masing-masing saat melakukan  unduhan adalah 500 Kbps s.d. 700 Kbps. Sistem multikoneksi dengan penyeimbangan   beban 2 modem tersebut menghasilkan laju bit saat melakukan unduhan sebesar 1 Mbps s.d. 1,5 Mbps.   Kata  kunci:  mobile   internet, modem  GSM/CDMA, e-learning, penyeimbangan beban (load  balancing).

PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN PENDEKATAN TEORI KOGNITIF MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DI JURUSAN TKJ SMK MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA

Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): April
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan, mengetahui kelayakan, dan mengetahui keefektifan implementasi e-learning dengan pendekatan teori belajar kogntif multimedia pembelajaran di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah R&D, yang meliputi empat tahap, yaitu: planning, design, development, dan summative evaluation. Hasil pengembangan produk e-learning berupa manajemen pembelajaran online dengan software aplikasi moodle versi 2.4 dengan alamat alamat http://etkj.web.id. Kelayakan produk e-learning pada aspek media mendapatkan nilai 3.88 (kategori baik), pada aspek materi mendapatkan nilai 3.88 (kategori baik), dan aspek respon siswa mendapatkan nilai 3.64 (kategori baik). E-learning dengan pendekatan teori kognitif multimedia pembelajaran efektif meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: e-learning, kognitif multimedia pembelajaran

PENGEMBANGAN JARINGAN KOMUNIKASI DATA PAKET RADIO ANTAR LEMBAGA PENDIDIKAN: SEBAGAI REALISASI TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

INOTEK Vol 1, No 1 (1999): INOTEK Vol 1 Thn 1 1999
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaksesan   data  sudah  sangat  maju  namun  banyak  kendala  yang  dihadapi  oleh  para  sivitas  akademika   dan  lembaga-    idikan  baik pada  sisiem  operasi  maupun  biaya  operasi  jaringan   komputer  lewat telepon  yang dirasa  masih  berat.   Salah"   alternatif   untuk  memecahkan    masalah   tersebut   adalah  mengembangkan    jaringan   komunikasi   data  paket  radio,   dan-   ~ anfaatkan  untuk  kepentingan   pendidikan.   Pendirian  jaringan   komunikasi   data  lewat  radio  memerlukan   izin  frekuensi,.".~ dapat  dimiliki  dalam  bentuk  konsesi,  di mana  1 band  frekuensi  dipakai  bersama  di antara  para  pemakai  jaringan.   Oleh zrena itu, untuk mengembangkanjaringan     komunikasi  data paket radio perlu dibentuk  paguyubanjaringan    sistem komunikasi...:zc:::  di Daerah  Istimewa  Yogyakarta   dengan  nama  Yogya-Net.    Melalui  penerapan   IPTEK  ini diharapkan   terbentuk   pagu-...:-cmjaringan komunikasi   data paket radio  dengan  nama Yogya-Net  yang berfungsi  sebagai  Gateway.  Manfaat  yang didapat..:n:-;  pengabdian   masyarakat   dalam  penerapan   IPTEK  ini adalah  terjadinya   pertukaran   informasi  antar  lembaga  pendidikan ngga  hasil-hasil   penelitian   dan  produk-produk    pendidikan   dapat  di lihat  secara  cepat.  Di samping   itu dengan  jaringan unikasi  paket  radio  dimungkinkan    adanya  saling  tukar  pengalaman   dan  pengetahuan,   pengembangan    dan  penerapan zn  komunikasi   data  di antara  sivitas  akademika   di perguruan   tinggi  negeri  dan  swasta,  para  penggemar   dan  pemakai..:::,:,anbagi anggota  RAPI  dan ORARI. :_-ntukmemecahkan  masalah  ditempuh  beberapa  langkah secara bertahap:  (1) mengusahakan  izin frekuensi;  (2) membentuk~..:::,uban Yogya-Net  yang anggotanya  terdiri  dari  11 perguruan  tiaggi dan 2 organisasi  profesi;  (3) pengembangan   hardware software. Pengabdian   dilaksanakan    an tara  Agustus  sampai  dengan  7 Desember   1996.  Kegiatan   awal  dimulai  dengan,""ll""""crnudain antara  calon  anggota   Yogya-Net,   pembuatan   dan  percobaan   modem,   dan  dilanjutkan   dengan  pembentukan~.a-Net. Hasil yang  dicapai  adalah  telah  terbentuk  Yogya- Net dengan  susunan  anggota  seperti  pada  lampiran.  Telah dimiliki  izin ensi dari RAP!  dan Parpostel   terlampir.  Para  peserta  telah  dapat  merakit  modem  dan menggunakan   untuk komunikasi.  Dari pelaksanaan   pengabdian   masyarakat   ini dapat  disimpulkan   bahwa  telah  terbentuk   Yogya-Net,  merupakan   sarana ikasi lewat radio,  masyarakat   menunjukkan   antusias  dalam mengikuti  program  ini mulai dari pembentukan   Yogya-Net,cuatan   modem   dan  percobaan    mengoperasikan     alat  komanikasi.    Selanjutnya    disarankan    untuk  mensosialisasikan ikasi  data  paket  radio  kepada  para  sivitas  akademika,   perguruan   tinggi,  dan  masyarakat   luas  di  Daerah  IstimewaI: akarta.

Pengembangan multimedia pembelajaran praktik individu instrumen pokok dasar siswa SMK di bidang keahlian karawitan

Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 6, No 2 (2016): Juni
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar, (2) mengetahui kelayakan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar, dan (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan desain model pengembangan Stephen M. Alessi dan Stanley R. Trollip. Langkah-langkah pengembangannya yaitu: (1) perencanaan; (2) desain; dan (3) pengembangan. Teknik analisis data untuk uji coba produk menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ditinjau dari aspek media dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,27 oleh ahli media;(2) ditinjau dari aspek materi dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,47 oleh ahli materi; (3) ditinjau dari aspek penggunaan dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,23 oleh siswa; (4) peningkatan hasil belajar siswa menunjukkan kenaikan rerata skor siswa kelas yang menggunakan multimedia sebesar 31,53 sedangkan kelas yang tidak menggunakan multimedia meningkat sebesar 20,11. Kata kunci: pengembangan, pembelajaran, multimedia pembelajaran, kelayakan. DEVELOPING LEARNING MULTIMEDIA OF INDIVIDUAL PRACTICE IN FUNDAMENTAL MUSIC INSTRUMENT FOR SMK STUDENTS IN THE EXPERTISE OF KARAWITAN Abstract The purposes of this research were: (1) to produce multimedia learning on the subject of individual practice in fundamental music instrument; (2) to determine the appropriateness of the learning multimedia in the subject of individual practice in fundamental music instrument; and (3) to determine the improvement in the students’ learning outcomes from the use of multimedia in teaching the subject of individual practice in fundamental music instrument.This research was a research and development, with the development model design by Alessi and Trollip. The development stages were as follows: (1) planning; (2) design; and (3) development. The data of the try-out of the product was analyzed using descriptive statistics. The results showed that: (1) the media aspects were rated "very good" with a score of 4.27 by the media expert; (2) the material aspects were rated "very good" with a score of 4.47 by the materials expert; (3) the aspects of using product were rated "very good" with a score of 4.23 by the students; (4)the improvement of the students’ learning outcomes in the class using the multimedia showed a mean score increase of 31.53 which was greater than that of the nonmultimedia class which was only 20.11. Keywords: development, learning, learning multimedia, appropriateness

Kontribusi laboratorium komputer, internet dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa RPL se-Kabupaten Bantul

Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 4, No 1 (2014): Februari
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui kontribusi manajemen operasi laboratorium, (2) pemanfaatan internet, dan (3) motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa jurusan RPL seKabupaten Bantul. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan kuesioner. Statistik inferensial digunakan dengan metode analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) manajemen operasi laboratorium komputer cenderung pada kategori sangat baik; (2) Pemanfaatan internet cenderung pada kategori buruk; (3) motivasi berprestasi cenderung pada kategori baik; (4) hasil belajar cenderung pada kategori cukup. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa (1) terdapat kontribusi positif dan signifikan antara manajemen operasi laboratorium komputer dengan hasil belajar siswa; (2) terdapat kontribusi positif dan signifikan antara pemanfaatan internet dengan hasil belajar siswa; (3) terdapat kontribusi positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar siswa; (4) terdapat kontribusi positif dan signifikan antara manajemen operasi laboratorium komputer, pemanfaatan internet dan motivasi berprestasi dengan hasil belajar siswa SMK jurusan RPL se-Kabupaten Bantul. THE CONTRIBUTIONS OF COMPUTER LABORATORY, THE INTERNET AND ACHIEVEMENT MOTIVATION TO STUDENT’S ACHIEVEMENT OF SOFTWARE ENGINEERING DEPARTMENT IN THE DISTRICT OF BANTULAbstractThis research is aimed to: (1) find out the contribution of laboratory operation management, (2) the use of internet, and (3) the achievement motivation on the students learning outcomes in Software Engineering in Bantul district. Questionnaire and test was used to explore the data. Inferential statistic was used with the descriptive analyse and multiple linier regression analayse. to test the validity and reliability of the research instruments. The results obtained are as follows: (1) The score of the computer lab operation management is at a very good category. (2) The score of the use of the internet is at poor category. (3) Achievement motivation scores obtain good category. (4) The score of the variables of outcome studied at fairl category. Hypothesis testing shows the following result: (1) There is a positive and significant contribution of the operations labs computer management to student learning outcomes; (2) There is a positive and significant contribution of the use of the internet to student learning outcomes; (3) There is a positive and significant contribution of the achievement motivation to student learning outcomes; (4) There is a positive and significant contribution of the operation management of computer laboratory, internet utilization and achievement motivation to student learning outcomes of vocational students majoring in Software Engineering in Bantul district.

Pengembangan e-book interaktif mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk SMK kelas X

Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): April
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan produk media pembelajaran e-book interaktif TIK yang layak pada peserta didik kelas X SMK N 2 Yogyakarta, dan (2) mengetahui efektifitas produk media pembelajaran e-book interaktif TIK terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMK N 2 Yogyakarta.Penelitian pengembangan ini mengacu langkah yang dikembangkan oleh Alessi & Trollip. Prosedur pengembangan terdiri dari dari tiga fase, yaitu perencanaan, desain, dan pengembangan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi produk untuk ahli media, lembar validasi produk untuk ahli materi, kuisioner untuk pengguna, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran e-book interaktif TIK dinilai sangat baik yang diperoleh melalui uji alpha dan uji beta, sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar peserta didik. Uji efektivitas menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran e-book interaktif TIK lebih efektif daripada pembelajaran TIK biasa. Rerata N-gain antara kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa nilai nilai kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol dan berbeda secara signifikan.Kata kunci: TIK, e-book, interaktif DEVELOPING INTERACTIVE E-BOOK ON INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) LESSON FOR  GRADE OF VOCATIONAL HIGH SCHOOLAbstractThis study aimed to: (1) describe the development of instructional media products based on appropriate ICT interactive e-book on students for  grade of SMK N 2 Yogyakarta, and (2) to know the effectiveness of ICT interactive e-book based learning e-book products on participants learning outcomes for 10th grade of SMK N 2 Yogyakarta. This development research refers to the steps developed by Alessi & Trollip. The development procedure consisted of three phases, namely planning, design, and development. Data collection was performed using product validation sheets for media experts, product validation sheets for material experts, questionnaires for users, and learning result tests. The data analysis techniques used qualitative and quantitative descriptive techniques. The result of the research showed that ICT interactive e-book learning media was very good which was proved through alpha test and beta test, so it was suitable to be used as a learning resource for learners. The effectiveness test showed that the use of interactive ICT e-book learning media was more effective than regular ICT learning. The mean N-gain between the experimental class and the control class indicated that the value of the experiment class grade was higher than the control class and differed significantly.Keywords: ICT, e-book, interactive

Faktor-faktor eksternal yang memengaruhi hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa PTIK STKIP PGRI PONTIANAK

Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 5, No 2 (2015): Juni
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran tentang dosen, mahasiswa, dan fasilitas laboratorium komputer di STKIP PGRI Pontianak; (2) pengaruh motivasi mengajar dosen terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa; (3) pengaruh kreativitas dosen terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa; (4) pengaruh kompetensi dosen terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa; (5) pengaruh fasilitas laboratorium komputer terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa; (6) pengaruh motivasi mengajar dosen, kreativitas dosen, kompetensi dosen, dan fasilitas laboratorium komputer terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa secara bersama-sama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) motivasi mengajar dosen, kreativitas dosen, kompetensi dosen, dan fasilitas laboratorium komputer termasuk dalam kategori baik; (2) motivasi mengajar dosen berpengaruh terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa dengan nilai p=0,000 dan r2 =0,136; (3) kreativitas dosen berpengaruh terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa dengan nilai p=0,000 dan r2=0,343; (4) kompetensi dosen berpengaruh terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa dengan nilai p=0,000 dan r2 =0,258; (5) fasilitas laboratorium komputer berpengaruh terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa dengan nilai p=0,000 dan r2=0,179; dan (6) motivasi mengajardosen, kreativitas dosen, kompetensi dosen, dan fasilitas laboratorium komputer secara bersamasama berpengaruh terhadap hasil belajar pemrograman komputer mahasiswa dengan nilai p=0,000 dan R2=0,564.

DEKOMPOSISI TUGAS-TUGAS SOFTWARE-DEFINED RADIO (SDR)

Jurnal Teknologi Technoscientia Vol 2 No 1 (2009): Vol 2 No 1 Agustus 2009
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper addresses decomposition of the tasks of Software-Defined Radio (SDR) computation by taking Gaussian Minimum Shift Keying (GMSK) as a case study. The aim of this research was to produce a task graph of the SDR that was needed in scheduling of distributed computing with task parallelism using genetics algorithm. Based on the tasks decomposition and the evaluation of execution time of each task, we obtained a task graph of SDR computation. We conclude that there are eleven tasks for the modulator and fifteen for the demodulator.