Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Journal of Biology Education

PENERAPAN STRATEGI BIOEDUTAINMEN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATERI EKOLOGI DI SMA

Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran materi ekologi membutuhkan sumber belajar yang nyata untuk memahaminya. Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 7 Semarang diketahui bahwa nilai ketuntasan klasikal masih rendah yaitu sebesar 67,5%. Perlu adanya inovasi pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu strategi dan model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk membangkitkan aktivitas dan semangat belajar siswa adalah dengan menggunakan strategi bioedutainmen dengan model pembelajaran group investigation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan strategi bioedutainmen dengan model pembelajaran group investigation. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 7 Semarang pada Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan cara purposive sampling dan terpilih 2 kelas yaitu X MIA 4 dan X MIA 6. Rancangan penelitian ini adalah pre experiment design dengan one shot case study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar dari dua kelas mencapai ketuntasan klasikal sebesar 98,6%. Rata-rata aktivitas siswa dari kedua kelas sampel mencapai 90,5%. Hasil penelitian tersebut sudah melampaui kriteria minimum yang ditetapkan yaitu sebesar ≥85%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi bioedutainmen dengan model pembelajaran group investigation berpengaruh positif terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Learning materials ecology requires real learning resources to understand. Based on early observations in SMA Negeri 7 Semarang is known that the classical completeness is still low at 67.5%. Need for innovation to improve activity and the results of learning students. One of the strategies and learning model that can be applied to generate activity and enthusiasm of student learning is to use a bioedutainmen strategy with model group investigation learning. This study aims to know the activity and the results of learning students after following the learning bioedutainmen strategy with group investigation learning model. This research was conducted in SMA Negeri 7 Semarang in the second Semester in Academic Year 2015/ 2016. Samples were taken using purposive sampling and selected two classes of X MIA 4 and X MIA 6. The research was pre experiment design with one shot case study. The results of research showed that the average learning outcomes of the two classes achieve classical amounted to 98.6%. The average activity of students of second grade sample reached 90,5 %. The results of these studies have exceeded the minimum criteria set forth in the amount of ≥85%. Based on the results of this study concluded that the use of the learning bioedutainmen strategy with group investigation learning model have positive effect on the results of learning and student activity.

EFEKTIVITAS KOMBINASI KOOPERATIF TIME TOKEN DENGAN PICTURE PUZZLE MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH

Journal of Biology Education Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the research is knowing learning cooperative of combination effectivity time token with picture puzzle in material system of blood circulary at Junior High School of 2 Gabus. The population in the research is VIII grade of student Junior High School 2 Gabus, the research samples are VIIIA, VIIIB and VIIIE grade was taken with random sampling technique. The research design wich used is one shot case study. The result of research is showing that 83% student actived in class studying, and the result of 86,56% styudent reached KKM≥75. The other hand, the average of student motivation reached 95,7%. The concluded is effective to apply in the material system of blood circulatory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi pembelajaran kooperatif time token dengan picture puzzle pada materi sistem peredaran darah di SMPN 2 Gabus. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Gabus, sampel penelitian yaitu siswa kelas VIIIA, VIIIB dan VIIIE diambil dengan teknik random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One Shot Case Study.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83% siswa aktif dalam pembelajaran dan hasil belajar siswa 86,56% telah melampaui KKM ≥75. Rata-rata motivasi siswa mencapai 95,7%. Berdasar hasil penelitian dapat disimpulkan kombinasi pembelajaran kooperatif tipe time token dengan picture puzzle efektif diterapkan pada materi sistem peredaran darah.

PENERAPAN PENDEKATAN SAVI (SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, DAN INTELEKTUAL) PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA

Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The using approaches , methods , and models of learning that monotonous can cause less motivated students. The purpose of the research is for analizing the effectivity of the SAVI approach toward activity and result of students of SMA Negeri 1 Sragi on biodiversity material . The experiment held in SMA Negeri 1 Sragi Pekalongan second semester in the academic year of 2012/2013. Population of research is a SMA Negeri 1 Sragi students. The sample in this research was taken by purpose sampling. The research design using pre - experimental design approach that is One-Shot Case Study. Result of the research shown that  activity of students is 90% reached active and very active criteria. Result of completeness of study by student reach ≥ 75. Base on the result of research, we can conclude that SAVI approach is effective if it used in biodiversity material in senior high school.  Penggunaan pendekatan, metode, dan model pembelajaran yang monoton dapat mengakibatkan siswa kurang termotivasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan SAVI terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa SMA pada materi keanekaragaman hayati. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sragi Pekalongan semester genap tahun ajaran 2012/2013. Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Sragi. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan purposive sampling. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan pre-experimental design yaitu One-Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa sebesar 90% mencapai kriteria aktif dan sangat aktif. Hasil ketuntasan belajar siswa mencapai nilai ≥ 75. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan SAVI efektif diterapkan pada materi keanekaragaman hayati di SMA.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN METODE GALLERY WALK PADA PEMBELAJARAN MATERI SEL DI SMA

Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokok bahasan sel merupakan materi dasar dalam pembelajaran biologi untuk menunjang materi selanjutnya .Tingkat penguasaan materi yang baik oleh siswa dapat ditunjang melalui model pembelajaran aktif. Salah satu model pembelajaran yang dapat menunjang keaktifan serta interaksi siswa di dalam kelas yaitu pembelajaran berbasis proyek dengan metode gallery walk.. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dengan metode gallery walk pada pembelajaran materi sel. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (pre-experimental design) yang  menggunakan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Populasi dalam  penelitian ini adalah kelas XI MA Al irsyad Gajah demak yang terdiri dari 2 kelas, penentuan  sampel dari penelitian ini diambil dari seluruh populasi yang ada dikarenakan keterbatasan sampel yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, observasi, dan angket. Hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata diatas KKM (≥80) pada kedua kelas yaitu sebesar 86.38 pada kelas XI IPA 1 dan 84.85 pada kelas XI IPA 2. Hasil uji  N-gain menunjukkan bahwa lebih dari 75% siswa memperoleh nilai N-gain pada kategori sedang dan  tinggi. Hasil penilaian aktifitas siswa menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi yaitu lebih dari 70% siswa aktif selama pembelajaran berlangsung yang mencakup 5 kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dengan metode gallery walk efektif untuk membelajarkan materi sel di kelas XI MA Plus keterampilan Al Irsyad Gajah Demak. The subject matter of cell is the basic material in Biology learning to support the further material. The mastery level of the material can be supported by the students through active learning model. One model of learning that can support the activity and interaction of students in the classroom is project-based learning with a gallery walk methods. This study aimed to test the effectiveness of project-based learning model with a gallery walk method Pre-experimental design was carried out in the design of one-group pretest-posttest. Two classes of eleventh grade students of MA AL Irsyad Gajah Demak were employed as the population of this study. The data was collected through test, observation, and questionnaire as the instrument.Students’ learning result indicated the average score in two classes were above KKM (≥80) that is 86.38 on the class XI IPA 1 and 84.85 on the XI IPA 2. N-gain test result showed that over 75% students were on the medium and high categories. Students’ activity assessment result indicate high level of activity that is over 70% students active during the learning process that consist of 5 meetings. Based on the results of this research, it can concluded that the project-based learning with a gallery walk- method is effective to be applied to the cell material in class XI MA Plus Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN JAS TERHADAP PENGUASAAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA

Journal of Biology Education Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to find out the application of Jelajah Alam Sekitar (JAS) Approach in teaching the digestive system for the student’s science process skills at SMA N 12 semarang. This research was a Quasi Experimental Design research with Pre-test and Post-test of Non-equivalent Control Group Design which was for XI IPA 1 class as the experimental group and XI IPA 2 class as the control group. Method of choosing the sample was purposive sampling. The data were in the form of science process skills, learning result, students’ and teacher’s response. The analysis resulted in a correlation coefficient of 0.31 and determination coefficient of 10%. The percentage of experimental class’ result was higher than control class (100% > 57%). 97% of the students responded well towards whereas the teacher gave positive response for the learning procedure. According to those results, it can be concluded that the application of Jelajah Alam Sekitar (JAS) in learning the digestive system had positive effect in the students’ mastery on science process skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Jelajah Alam sekitar dalam pembelajaran materi sistem pencernaan terhadap penguasaan keterampilan proses sains siswa SMA N 12 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperimental design dengan pola Pre and Post-test Non-equivalent Control Group Design dan diterapkan pada kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Data berupa penguasaaan keterampilan proses sains, hasil belajar, tanggapan siswa, dan tanggapan guru. Hasil analisis menunjukkan harga koefisien korelasi sebesar 0,31 dan koefisisen determinasi sebesar 10%. Persentase hasil belajar kelas eksperimen > hasil belajar kelas kontrol (100% > 57%). Pembelajaran yang dilakukan ditanggapi baik oleh guru dan ditanggapi sangat baik oleh 97% siswa. Berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Jelajah Alam sekitar dalam pembelajaran materi sistem pencernaan berpengaruh positif terhadap penguasaan keterampilan proses sains siswa.

PENGEMBANGAN ELECTRIC TORSO PADA PEMBELAJARAN SISTEM PEREDARAN DARAH UNTUK SMP

Journal of Biology Education Vol 1 No 3 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMBELAJARAN BIOLOGI MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH DENGAN PENDEKATAN SETS PADA SISWA SMA

Journal of Biology Education Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran biologi materi sistem pertahanan tubuh dengan pendekatan SETS pada siswa SMA. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan pendekatan One-Shot Case Study. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 13 Semarang. Sampel yang digunakan adalah kelas XI MIPA-1 dan XI MIPA-3. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan berupa data hasil belajar siswa aspek kognitif, afektif, psikomotorik, serta data tanggapan siswa dan guru. Metode pengambilan data aspek kognitif melalui tes, aspek afektif melalui angket, aspek psikomotorik dengan penugasan serta data tanggapan siswa dan guru  melalui angket. Analisis hasil belajar siswa mencapai ketuntasan sebesar ≥ 75 %. Hasil belajar siswa aspek kognitif kelas XI MIPA-1 memperoleh ketuntasan klasikal sebesar 89 % sedangkan kelas  XI MIPA-3 memperoleh  85 % ketuntasan belajar klasikal. Hasil belajar siswa aspek afektif dan psikomotorik kelas XI MIPA-1 dan XI MIPA-3 memperoleh ketuntasan sebesar 100%. Berdasarkan hasil analisis post test dengan uji t one sampel diperoleh hasil t hitung sebesar 7,376. Karena harga t hitung > t tabel maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran biologi materi sistem pertahanan tubuh dengan pendekatan SETS pada siswa SMA berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa The purpose of this study was to explore the effect of SETS-approach biology learning in concept of the immune system on high school students. This study is a Pre-Experimental Design with One-Shot Case Study. The population was all students of class XI SMA Negeri 13 Semarang MIPA. The sample is class XI MIPA 1 and XI MIPA-3 by purposive sampling technique. Data collected was student learning outcomes of cognitive, affective, psychomotor, students’ and teachers’ response.  The data of cognitive aspect was from test, affective from questionnaires, psychomotor aspects from the assignments and data of students’ and teachers’ response were from questionnaires. Analysis of learning outcomes showed that students achieved ≥ 75% mastery. The students’ classical cognitive aspect of XI MIPA-1 was 89% while XI MIPA-3 was 85%. The students affective and psychomotor aspects completeness of XI MIPA -1 and XI MIPA-3 were both 100%. The post-test analysis with one sample t-test gave t-calculate of  7.376. Because the t-count> t-table, it can be concluded that the SETS-approach biology learning in concept of  the immune system gave a positive effect on senior high school students’ learning outcome.

PROBLEM POSING CARD (PPC): MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN HASIL BELAJAR SISWA

Journal of Biology Education Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kayen Pati. Penelitian ini merupakan penelitian Colaborrative Action Research (CAR). Tahap-tahap penelitian ini meliputi kegiatan: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatandan 4) refleksi.Penelitian ini dilakukan selama tiga siklus pada pembelajaran materi sistem pertahanan tubuh. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa setelah diterapkan PPC. Persentase keterampilan bertanya siswa meningkat dari siklus I sebesar 74.19%, siklus II sebesar 77.42% dan siklus III sebesar 90.32%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 67.74%, siklus II sebesar 70.97% dan siklus III sebesar 90.32%. Hasil analisis korelasi antara keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan nilai korelasi (r) pada siklus I sebesar 0.452 dengan kategori sedang, siklus II sebesar 0.563 dengan kategori sedang dan pada siklus III sebesar 0.669 dengan kategori kuat. Hubungan positif tersebut diartikan semakin tinggi nilai keterampilan bertanya maka hasil belajar juga akan meningkat. Simpulan penelitian ini yaitu: PPCdapat meningkatkan keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa kelas XI-IPA 2 SMA Negeri 1 Kayen Pati dan terdapat hubungan positif dan signifikan antara keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa.     This study aims to improve questioning skill and studentslearning outcomesof class XI-IPA 2 SMA Negeri 1 Pati Kayen. This research is Colaborration Action Research (CAR).The procedures of the research are: 1) planning, 2) acting, 3) observating and 4) reflecting.There are three cycles to do this research in the learning of system immune in human body.The results showed there are increased questioning skills and student learning outcomes after application ofPPC. The percentage of questioning skill is 74.19% of first cycle, 77.42% of second cycle and 90.32% of third cycle.Student learning outcomes also show theincreased from 67.74% of first cycle, 70.97% of the second cycle and 90.32% of the third cycle.The results of correlation analysis between the questioning skills and student learning outcomes showed positive and significant relation of the correlation (r) for  0.452 of first cycle in medium categorize, 0.563 of second cycle in medium categorize, and 0.669 of third cycle in strong categorize.This relation means that if the questioning skill is rise, so the result of the study is also rise.The conclusions of this research can be seen as following: PPC can improve the questioning skills and students learning outcomes of class XI-IPA 2 SMA Negeri 1 Kayen Pati and moreover there is a positive and significant relation between questioning skills and student learning outcomes.

PENERAPANSTRATEGI BIOEDUTAINMENT PADA PEMBELAJARAN MATERI TUMBUHAN DI SMA NEGERI 1 WELERI

Journal of Biology Education Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterterapan strategi bioedutainment pada pembelajaran materi tumbuhan di SMA Negeri 1 Weleri. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One Shot Case Study.Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X SMA Negeri 1 Weleri, sampel penelitian yaitu siswa kelas XE dan XF ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Variabel bebas berupa penerapan strategi biedutainment pada pembelajaran materi tumbuhan dan variabel terikat berupa aktivitas siswa, hasil belajar dan tanggapan siswa. Jenis data berupa aktivitas siswa, hasil belajar, dan tanggapan siswa. Data dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa yang sangat aktif pada kelas XE dan XF sama yaitu 90%. Ketuntasan klasikal siswa kelas XE93,3%dankelas XF 96,67%. Tanggapan siswa menunjukkan bahwa 98% siswa kelas XE dan 97% siswa kelas XF memberikan tanggapan sangat senang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi bioedutainment efektif diterapkan pada pembelajaran materi tumbuhan di SMA Negeri 1 Weleri.     Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this research was  to identify the effect of  the bioedutainment teaching strategy on  learning achievement on  Plantae subject matter at  SMA Negeri 1 Weleri. One Shot Case Study research design  was implemented in the study with  grade X students of SMA Negeri 1 Weleri, treated as populations, and the students from Grade XE and XF classes were selected as samples by the  random sampling technique. Independent variable was bioedutainment strategy implemented  to the study of Plant learning matterials, while its dependent  variables were students activities, learning results, and students responses. The data collected were  students’ acivities, learning results, and students’ responses. These data were then analyzed by descriptive percentage. The result of this research showed that 90% of XE students were very active and so were  XF students. The clasical learning achievements of XE students was 93,3% and 96,67% for XF students. The result of students’ responses indicated that 98% of XE students and 97% of XF students were very excited. The  bioedutainment strategy could be applied for the study of Plantae lesson  by the students at  SMA Negeri 1 Weleri.

PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERPENDEKATAN ETNOSAINS PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Journal of Biology Education Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berpendekatan etnosains mendorong siswa untuk berpikir melalui proses pemecahan masalah yang berorientasi pada masalah autentik kehidupan nyata siswa dengan mengintegrasikan budaya, nilai-nilai kearifan lokal, pengetahuan yang ada di lingkungan sekitar siswa dengan pembelajaran sains (biologi) sehingga memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berpendekatan etnosains terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan quasi experimental design dengan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kendal tahun ajaran 2015/2016. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling, XI IPA 2 (kelas kontrol) dan  XI IPA 3 (kelas eksprimen).Pengambilan data kemampuan berpikir kritis siswa melalui post-test, LOS dan LDS, dan aktivitas kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa kelas kontrol (metode konvensional) dengan kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran PBL berpendektan etnosais. Hasil analisis uji t diperoleh bahwa thitung > ttabel, yaitu 6,161> 1,997. Hasil obeservasi kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen memperoleh  rata-rata 80,71%. Kesimpulan penelitian ini adalah model PBL berpendekatan etnosains dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Learning withPBL model used etnosains approach get students to think through the process problem solving about real life students  problems with integrating culture, local knowledge, knowledge which was around the neighborhood students with learning science allowing students develop the ability think critically. Purpose of this research is to know influence of learning with PBL model used etnosains aprroach toword critical thinking of student. The reserch was quasy experimental desidegn used post-test only control group design. The populatiaon was all of XI Science setudents of Senior High School 2 Kendal. Sample was collected by purposive sampling technique, and XI Science 2 (control class) and XI Science 3 (exsperiment class). Data was connucted by test, LOS and LDS, and observation about critcal thinking of students,The results of the research were received H1 and rejected H0. It means there was a difference of critical thinking between control class (conventional models) and experiment class using PBLused etnoscience aprroach.The resut of t test that tcount > ttable,6, 161> 1,997.The result of observation af critical thinking in exsperiment class was 80,71%. The conclusion of the research was PBLby etnoscience approach significantly influenced the critical thinking students.