Tria Mardiana
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN BANK SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SD MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN MACROMEDIA AUTHORWARE 7.0 DI SD NEGERI KALIMENUR SENTOLO KULON PROGO DIY Mardiana, Tria
ELEMENTARY SCHOOL Vol 1, No 1 (2014): Elementary School
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diterima: 20 September 2013. Disetujui: 1 November 2013. Dipublikasikan: Januari 2014   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan Bank Soal dan Pembahasan UN Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk membantu meningkatkan kematangan persiapan siswa dalam menghadapi UN, (2) mengungkapkan kualitas Bank Soal dan Pembahasan UN Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif ditinjau dari aspek isi, pembelajaran, tampilan, dan pemrograman, (3) mengetahui aspek daya tarik Bank Soal dan Pembahasan UN Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif yang dikembangkan, dan (4) mengetahui ketuntasan belajar siswa setelah belajar dengan menggunakan Bank Soal dan Pembahasan UN Berbasis Multimedia Interaktif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Validator penelitian terdiri dari satu orang ahli materi dan satu orang ahli media. Ahli materi menilai aspek isi dan pembelajaran; ahli media menilai aspek tampilan dan pemrograman. Subjek adalah siswa kelas VI SD Negeri Kalimenur. Pada uji coba melibatkan tiga siswa yang memiliki peringkat tertinggi di kelas VI. Pada uji coba lapangan seluruh siswa kelas VI. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket, pedoman observasi, dan soal dalam produk CD. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif. Kata kunci : pengembangan, berbasis, multimedia, pembelajaran, interaktif Abstract  *Alamat Korespondensi SD Kasihan Bantul DIY Tria_mardiana@gmail.com     This study aims to ( 1 ) developing the UN s Discussion and Question Bank Based Multimedia Interactive Learning to help improve student preparation maturity in dealing with the UN , ( 2 ) reveal the quality and Discussion Question Bank Based Multimedia Interactive Learning UN review of aspects of the content , the learning , the display , and programming , ( 3 ) determine aspects of attractiveness Discussion Question Bank and UN -Based Multimedia Interactive Learning developed , and ( 4 ) determine students mastery learning after learning to use the Question Bank and UN -Based Interactive Multimedia Discussion . This research is developing . Validator study consisted of one person matter experts and a media expert . Experts assess the material aspects of the content and learning; media experts assess aspects of the display and programming. Subject of research is trying Elementary School sixth grade students Kalimenur, Kulon Progo, Yogyakarta . Individual trials involving three students who have the highest rank in class VI . Field trials involving all sixth grade students at the elementary school . Data collection instrument used was a questionnaire , observation , and questions presented in an interactive learning CD products . Data were analyzed using descriptive statistical techniques . Keywords : Developing, Based Multimedia Interactive Learning. © 2014 Prodi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta
MANAJEMEN MUTU KERJASAMA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS DAN AKREDITASI SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN-KOTA MAGELANG Mardiana, Tria; Rasidi, Rasidi; Alawiyah, Ela Minchah Laila
WARTA WARTA LPM Volume 20, Nomor 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.133 KB) | DOI: 10.23917/warta.v19i3.3042

Abstract

Tujuan program ini adalah mengetahui langkah-langkah pelatihan mutu kerjasama dan mengoptimalkan pelatihan manajemen mutu kerjasama. Hal ini didasari pada permasalahan yang terjadi pada mitra yaitu kurangnya perhatian Kepala Sekolah dalam kerjasama lembaga, Bentuk kerjasama-kerjasama yang dimiliki oleh sekolah kurang maksimal, dan terbatasnya sumber dana yang dimiliki sekolah dalam peningkatan mutu.Target luaran dalam pengabdian ini adalah Modul Pelatihan Manajemen Mutu   Kabupaten dan Kota Magelang Kepala Sekolah Sebagai  Penunjang Kualitas Dan Akreditasi  Sekolah Dasar. Target ini meliputi beberapa aspek: 1) Model pelatihan manajemen sebagai penunjang mutu dan akreditasi sekolah dasar di Kabupaten-Kota Magelang. 2) Pemahaman Kepala Sekolah tentang pentingnya dan manfaat dari manajemen mutu kerjasama. 3) Kemampuan menyusun rencana strategis, dan tindak lanjut kerjsama Sekolah Dasar.Pelatihan yang diikuti oleh 25 kepala Sekolah Dasar di Kabupaten dan Kota Magelang ini, menggunakan model pelatihan yang tertutup dengan  keuntungan penggunaan model ini yaitu: 1) Menerangkan beberapa aspek dari perilaku manusia dan interaksi, 2) Mengintegrasikan apa yang akan diketahui dengan observasi, 3) Penyederhanaan proses hubungan antar manusia yang kompleks, 4) Membimbing observasi. Pelatihan dalam program pengabdian ini memiliki aspek yaitu, mengidentifikasi kebutuhan organisasi, penilaian dan umpan balik, spesifikasi pekerjaan, identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, menentukan tujuan, membuat kurikulum, memilih strategi pengajaran, dan pengadaan sumber–sumber pengajaran, pelaksanaan pelatihan. Efektifitas pelatihan  dilihat pengkuruan awal yaitu menggunakan pretest diperoleh skor pemahaman awal dengan persentase 67,4% dan pengukuran akhir dalam bentuk postest dengan persentase 82,95%. Terjadi peningkatan pemahaman tentang manajemen mutu kerjasama sekolah sebesar, terjadi peningkatan 15,55% dalam tahap pelatihan. Hal ini menunjukan efektifitas model pelatihan mutu kerjasama.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA “CHEMONDRO” PADA MATERI KELARUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMA Yektyastuti, Resti; Solihah, Mar’attus; Prasetyo, Yogo D.; Mardiana, Tria; Ikhsan, Jaslin; Sugiyarto, Kristian H.
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan dan penggunaan media pembelajaran berbantuan perangkat Android saat ini mulai menjadi tren penelitian di bidang pendidikan sains. Media pembelajaran  “Chemondro” merupakan software media pembelajaran kimia yang dapat dioperasikan menggunakan perangkat dengan sistem operasi Android. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran kimia “Chemondro” pada materi kelarutan terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa SMA. Penelitian dilakukan di SMAN 10 Yogyakarta dengan menggunakan desain uji coba posttest-pretest-control group design. Kemandirian belajar diukur dengan angket kemandirian belajar yang menggunakan peringkat Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan kemandirian belajar antara siswa yang menggunakan media pembelajaran “Chemondro” dan siswa yang tidak menggunakannya.
Pengembangan Desain Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Matematika SD untuk Tipe Kecerdasan Interpersonal, Naturalis, dan Logika Mardiana, Tria; Purwandari, Septiyati
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.658 KB) | DOI: 10.30651/must.v3i2.1646

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence, serta untuk mengetahui kelayakan desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Desain pengembangan pada penelitin ini mengacu pada teori Thiagarajan dengan menerapkan langkah 4D, yaitu, define, design, development, dan dissemination. Tahap define merupakan tahap yang berisi penetapan produk apa yang akan dikembangkan, beserta spesifikasinya.Tahap design merupakan pembuatan rancangan produk berdasarkan ketetapan di tahap define. Tahap developmentberisi pembuatan rancangan menjadi produk dan menguji validitas produk. Tahap disseminationberupa penyampaian hasil produk yang telah teruji untuk dimanfaatkan oleh pihak lain yang memiliki kepentingan serupa. Hasil dari penelitian ini berupa desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence. Kelayakan produk desain pembelajaran diuji oleh 2 orang ahli yang telah menerapkan pembelajaran Multiple Intelligence. Kelayakan produk dari ahli diperoleh dengan hasil amat baik.
Pelatihan Manajemen Mutu Kabupaten dan Kota Magelang bagi Kepala Sekolah Sebagai Peningkatan Kualitas dan Akreditasi Sekolah Dasar di Kabupaten-Kota Magelang Mardiana, Tria; Rasidi, Rasidi; Minchah, Ella
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.468 KB)

Abstract

Manajemen budaya dan lingkungan berbasis sekolah adalah pengaturan budaya dan lingkungan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan budaya dan lingkungan sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis sekolah. Sekolah menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembelajaran yang efisien dalam prosedur pelaksanaan. Salah satu identitas sekolah dapat dilihat dari model sekolah itu sendiri. Model adalah contoh, acuan, ragam, barang tiruan yang kecil dan tepat seperti yang ditiru, seperti model pencernaan tubuh manusia. Semakin banyak seseorang menemukan model dari suatu proses atau situasi yang dapat dipelajari maka akan semakin mudah bagi yang bersangkutan untuk memahaminya. Sebuah model yang baik dapat menolong kita untuk memahami sebuah proses yang kompleks. Ada beberapa keuntungan penggunaan model yaitu: 1) Menerangkan beberapa aspek dari perilaku manusia dan interaksi, 2) Mengintegrasikan apa yang akan diketahui dengan observasi, 3) Penyederhanaan proses hubungan antar manusia yang kompleks, 4) Membimbing observasi. Pelatihan dalam program pengabdian ini mengacu pada.. yaitu, mengidentifikasi kebutuhan organisasi, penilaian dan umpan balik, spesifikasi pekerjaan, identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, menentukan tujuan, membuat kurikulum, memilih strategi pengajaran, dan pengadaan sumber–sumber pengajaran, pelaksanaan pelatihan
GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) bagi Guru Sekolah Dasar Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang Yuliastuti, Fitriana; Hapsari, Widarika Shanti; Mardiana, Tria
Community Empowerment Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.543 KB)

Abstract

Pengetahuan tentang GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat)di kalangan masyarakat masih banyak yang belum mengetahui. Gerakan ini tujuannya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam penggunaan obat yang rasional. Pengetahuan masyarakat tentang pengobatan sendiri (swamedikasi) yang rasional masih sangat kurang. GeMa CerMat agar masyarakat dapat melakukan swamedikasi secara benar, mendapatkan obat dan informasi dengan benar, mengetahui penggunaan obat dengan benar, menyimpan obat sendiri dengan benar dan membuang obat dengan benar. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan terhadap guru sekolah dasar pengurus UKS dengan memberikan pelatihan keterampilan memilih obat untuk swamedikasi sehingga menjadi penggerak mengenai penggunaan obat rasional sebagai wujud dari Program Gema Cermat. Metode yang akan digunakan dalam meningkatkan pengetahuan adalah model pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatory Rural Apraisal (PRA) yaitu keterlibatan masyarakat dirasakan sangat penting untuk menyelesaikan masalah. Hasil dari program kemitraan universitas ini adalah meningkatnya pengetahuan Guru Sekolah Dasar tentang macam- macam obat, bentuk sediaan obat, cara penggunaan obat, cara menyimpan dan membuang obat yang sudah tidak dipakai serta mampu menerapkan dan mendampingi masyarakat terutama tentang bagaimana Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan dan Membuang Obat dengan Baik dan benar