Jusman Mansyur
Unknown Affiliation

Published : 28 Documents
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Fisika Pada Siswa Kelas X SMA Al-Azhar Palu Maemanah, Siti; Werdhiana, I Komang; Mansyur, Jusman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 1 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Fisika Pada Siswa Kelas X SMA Al-Azhar Palu. Desain penelitian adalah the non equivalen pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X pada SMA Al-Azhar Palu. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan sampel penelitian adalah kelas XC (n=19) sebagai kelas eksperimen dan Kelas XD (n=18) sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah tes kemampuan memecahkan masalah dan lembar observasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik nonparametrik dengan uji  Mann-Whitney U pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran dengan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan memecahkan masalah fisika pada siswa kelas X SMA Al-Azhar Palu.   Kata Kunci: pendekatan kontekstual, kemampuan memecahkan masalah
PENGARUH PROBLEM SOLVING LABORATORY MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONFLIK KOGNITIF TERHADAP PERUBAHAN KONSEP FISIKA SISWA SMA NEGERI 5 PALU Hadija, Sitti; Nurjannah, Nurjannah; Mansyur, Jusman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 3, No 3 (2015): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh problem solving laboratory menggunakan pendekatan konflik kognitif terhadap perubahan konsep fisika siswa SMA Negeri 5 Palu. Metode yang digunakan adalah the non equivalen, pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 5 Palu tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan tanpa penugasan random dan menggunakan kelompok yang sudah ada (inact group). Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa Kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan Kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes perubahan konsep bentuk essai. Pengujian hipotesis dilakukan dengan statistik parametrik uji-t pihak kanan pada taraf signifikan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap perubahan konsep fisika siswa berupa peningkatan hasil posttest dibandingkan dengan hasil pretest. Kata Kunci     : Problem solving laboratory, pendekatan konflik kognitif dan perubahan konsep.
Pengaruh Problem-Based Learning Menggunakan Praktikum Alat Sederhana Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA Negeri 7 Palu Saputra, Oka; Nurjannah, Nurjannah; Mansyur, Jusman
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak – Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa SMA Negeri 7 Palu setelah diterapkan model problem-based learning menggunakan praktikum alat sederhana. Sampel penelitian adalah siswa kelas XB SMA Negeri 7 Palu. Dimana sampel penelitian terdiri dari 20 orang siswa kelas XB. Hasil analisis data menunjukkan bahwa skor rata-rata tes awal sebesar 7,8 dan skor rata-rata tes akhir sebesar 13,05. Pengujian hipotesis menggunakan uji Wicolxon (satu pihak) diperoleh Whitung = 0     Wtabel = 60 pada α = 0,05. Berdasarkan hasil yang diperoleh, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning menggunakan praktikum alat sederhana. Hal ini disebabkan oleh model Problem Based Learning menggunakan praktikum alat sederhana mengharuskan siswa aktif dan membiasakan untuk berpikir kreatif, hal tersebut menyebabkan siswa menyelesaikan masalah dengan cara yang fleksibel dan mempunyai alasan mengapa memilih cara tersebut (elaborasi). Kata kunci: Model Problem Based Learning, Alat Sederhana, Praktikum dan Berpikir Kreatif
MENTAL-MODELING ABILITY MAHASISWA PADA KONSEP DASAR LISTRIK STATIS Rahmilia, Siti; Mansyur, Jusman; Saehana, Sahrul
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan mental-modeling ability (MMA) mahasiswa pada konsep dasar listrik statis. Responden penelitian adalah sembilan mahasiswa terpilih yang telah mengikuti perkuliahan Fisika Dasar II. Responden terbagi atas tiga kategori (dalam kelompok) berdasarkan penguasaan konsep yaitu kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah yang masing-masing terdiri dari tiga orang. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes penguasaan konsep pilihan ganda untuk seleksi responden, tes fisika listrik statis berbentuk essay untuk mendapatkan data MMA dan panduan wawancara. Pengumpulan data MMA dilakukan melalui aktivitas one-on-one thinking-aloud yang diikuti dengan wawancara. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat dua kategori MMA dari kesembilan responden, yaitu MMA kategori sedang dan rendah. Kedua kategori memiliki karakteristik yang spesifik. MMA tersebut dicirikan oleh kemampuan merepresentasikan sistem, kecerdasan spasial, metakognisi dan kemampuan melakukan transformasi representasi. Analisis data thinking-aloud dan wawancara menunjukkan bahwa tiga aspek yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan mahasiswa untuk memanipulasi model mental mereka, yaitu: pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan menghubungkan konsep-konsep listrik statis satu dengan yang lain. Kehilangan salah satu dari tiga aspek tersebut dapat menghambat kemampuan mahasiswa untuk memanipulasi model mentalnya. Kata kunci: listrik statis, mental-modeling ability, representasi, thinking-aloud
ALUR PENALARAN SISWA DALAM PHYSICS PROBLEM SOLVING DITINJAU DARI KERANGKA KERJA GREENO Tandiramma, Havid; Mansyur, Jusman; Darsikin, Darsikin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menyusun dan mendeskripsikan alur penalaran siswa dalam physics problem solving dengan menggunakan kerangka kerja Greeno. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes seleksi responden, tes penalaran dan panduan wawancara. Responden penelitian sebanyak 6 siswa dari sebuah SLTA di Kota Palu. Pengumpulan data melalui kegiatan thinking-aloud dan wawancara yang direkam dengan video camera. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data pendukung dalam analisis data hasil thinking-aloud. Analisis data mengenai alur penalaran menggunakan kerangka kerja Greeno dimana terdapat kombinasi dari domain abstrak, model, konkrit, dan simbolik. Berdasarkan analisis data, dapat dinyatakan bahwa alur penalaran responden dipengaruhi oleh penguasaan konsep mereka. Terbentuknya alur penalaran dalam physics problem solving yang spesifik diduga terpengaruh oleh pola guru dalam memberikan contoh soal dalam aktivitas pembelajaran. Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji produktivitas problem solving untuk alur penalaran yang berbeda. Kata kunci : kerangka kerja Greeno, alur penalaran, physics problem solving, thinking-aloud
Pengaruh Brain-Based Teaching Approach (BBTA) Terhadap Perubahan Konsep Siswa Tentang Hukum Newton Ticoalu, Vivin Grivina; Darsikin, Darsikin; Mansyur, Jusman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 1 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya pengaruh Brain-Based Teaching Approach Terhadap Perubahan Konsep Siswa tentang Hukum Newton. Desain penelitian adalah nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitan adalah seluruh siswa kelas X pada SMA Negeri 1 Biromaru. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan sampel penelitian adalah kelas X Model 1 (n=20) sebagai kelas eksperimen dan kelas X Model 2 (n=19) sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah tes perubahan konsep (tes essay). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik nonparametrik dengan uji U Mann-Whitney pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Brain-Based Teaching Approach terhadap perubahan konsep siswa tentang hukum Newton.
Analisis Kualitas Pertanyaan dan Penjelasan Siswa pada Materi Usaha dan Energi Kelas XI SMA Al-Azhar Palu Losi, Dicky Aprianus; Fihrin, Fihrin; Mansyur, Jusman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 6, No 3 (2018): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam membuat pertanyaan dan memberikan penjelasan terhadap pertanyaan pada materi Usaha dan Energi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa SMA Al-Azhar Palu Kelas XI  berjumlah 26 orang, terpilih 6 orang sebagai responden. Berdasarkan hasil skor yang diperoleh dari data pertanyaan dan penjelasan yang dibuat oleh siswa, yang terbagi ke dalam tiga kategori yaitu kategori tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan presentase pertanyaan berkategori tinggi sebesar 15,38%, kategori sedang sebesar 73,08% dan kategori rendah sebesar 11,54%, sedangkan presentase penjelasan berkategori tinggi sebesar 19,23%, sedang sebesar 76,92% dan rendah sebesar 3,85%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa kelas XI SMA Al-Azhar Palu mampu membuat pertanyaan berkualitas tinggi yaitu Pertanyaan tersebut tentunya memenuhi kriteria yaitu jelas, benar, memerlukan lebih dari cara yang sederhana dalam menjawab dan memiliki solusi yang tepat beserta penjelasannya. Berdasarkan tingkatan taksonomi bloom menemukan bahwa 38,46% dari pertanyaan yang ada dikategorikan pertanyaan yang berkualitas tinggi.Kata Kunci: kualitas pertanyaan, kualitas penjelasan, usaha dan energi
Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer dengan Menggunakan Peta Konsep Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas X Di SMA Negeri 7 Palu Amelia, Riski; Mansyur, Jusman; Kade, Amiruddin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 2 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Advance Organizer dengan menggunakan peta konsep terhadap pemahaman konsep siswa Kelas X di SMA Negeri 7 Palu. Jenis penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan desain ?nonrandom control group pretest-postest design?. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas X SMA Negeri 7 Palu. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan Kelas X B  sebagai kelas eksperimen dan Kelas X A sebagai kelas kontrol. Instrumen tes yang digunakan berupa tes esai. Berdasarkan hasil pengolahan data, pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung = 8,59 dan ttabel = 1,67. Hal ini berarti Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Advance Organizer dengan menggunakan peta konsep terhadap pemahaman konsep siswa Kelas X di SMA Negeri 7 Palu.
Analisis Pemahaman Konsep Siswa SMA Labschool UNTAD Palu tentang Fluida Statis Kurniati, Kurniati; Mansyur, Jusman; Syamsu, Syamsu
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 2 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan desskriptif kualitatif yang betujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa tentang fluida statis. Penelitian ini dilakukan di SMA Labschool UNTAD Palu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 yang terdiri dari 21 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes seleksi responden, tes esai pemahaman konsep dan wawancara. Tes seleksi terdiri dari 20 butir soal yang diberikan kepada 21 siswa untuk menentukan 6 responden serta tes esai pemahaman konsep terdiri dari 5 soal yang diberikan kepada 6 responden terpilih. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa mengenai fluida statis berada pada kategori memahami.
Konsepsi Siswa SMA tentang Percepatan Nirmayanti, Nirmayanti; Mansyur, Jusman; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 2 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk  mendeskripsikan  konsepsi  siswa  tentang konsep percepatan. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Sigi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA yang terdiri dari 30 siswa. Instrumen  pengumpulan  data  yang  digunakan  yaitu pilihan ganda beralasan berjumlah 15 butir soal yang disertai CRI untuk mengetahui tingkat keyakinan subjek penelitian dalam menjawab soal. Data hasil tes kemudian di analisis untuk menentukan presentase miskonsepsi pada setiap soal yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa miskonsepsi siswa SMA Negeri 2 Sigi tentang konsep percepatan yang teridentifikasi yakni (percepatan selalu terjadi dalam arah yang sama dengan benda yang bergerak. Responden tidak mengerti bahwa ada yang disebut perlambatan atau percepatan negatif, yang arahnya berlawanan dengan arah gerak benda).