Dwi Mandaris
Laboratorium Kelistrikan, Lingkungan dan Konversi Energi Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian-LIPI

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

KARAKTERISTIK KOMPOR GAS BERBAHAN BAKAR DME (DIMETHYL ETHER) BERBASIS SNI 7368:2011 Mandaris, Dwi; Bakti, Prayoga; Tjahjono, Hari
JURNAL STANDARDISASI Vol 16, No 1 (2014)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengujian performansi kompor gas, salah satu parameter yang paling penting adalah asupan panas dan efisiensi pemakaian gas. Pada panelitian ini telah dilakukan kajian karakteristik nilai asupan panas dan efisiensi untuk kompor gas berbahan bakar DME 100% dengan mengacu pada standar SNI 7368:2011. Prototipe kompor gas DME ini didesain dan dibuat khusus, terutama pada bagian bentuk burner, tinggi grid serta ukuran diameter nozzle yang dapat diganti. Sistem dan metode pengujian dilakukan berdasarkan SNI diatas, tetapi dengan melakukan eksperimen pengukuran dengan variasi diameter nozzle antara 0,75 sampai 0,9 mm dengan variasi tekanan kerja sebesar 200 mmH2O sampai dengan 560 mmH2O. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan bentuk nozzle yang normal, maka DME tetap tidak akan dapat menyalakan kompor gas, kecuali jika dilakukan pada tekanan kerja diatas 280 mmH2O. Kompor gas akan menyala bila ukuran diameter nozzle sama dengan atau lebih besar dari 0,8 mm pada tekanan sesuai dengan SNI yang berlaku. Pada tekanan kerja 560 mmH2O, efisiensi tertinggi terjadi pada diameter nozzle 0,85 mm sebesar 64,61%.
PENERAPAN STANDAR IEC 60335 PADA PENGUKURAN KENAIKAN TEMPERATUR UNTUK PERALATAN RUMAH TANGGA REFRIGERATOR Utomo, Bayu; Mandaris, Dwi; Tjahjono, Hari
JURNAL STANDARDISASI Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pengujian keamanan untuk menjamin mutu produk peralatan rumah tangga refrigerator adalah pengukuran kenaikan temperatur komponen penyusun sistem refrigerasi. Tujuan makalah ini adalah menampilkan metode pengukuran kenaikan temperatur dan kesesuaiannya pada peralatan rumah tangga refrigerator berdasarkan standar IEC 60335. Pengukuran kenaikan temperatur dilakukan dalam dua metode yaitu metode termokopel dan metode resistansi. Hasil pengukuran menunjukkan adanya pengaruh besarnya tegangan masukan dan nilai resistansi pada nilai kenaikan temperatur terutama untuk komponen-komponen yang terhubung dengan proses refrigerasi. Pada metode resistansi, rentang waktu pengambilan data nilai resistansi adalah faktor yang mempengaruhi akurasi nilai kenaikan temperatur. Kelas refrigerator dan spesifikasi komponen adalah faktor penting dalam menentukan kesesuaian.
Rancang Bangun Attenuator 105 MHz-990 MHz Permana, Agus Mulya; Wibowo, Priyo; Mandaris, Dwi; Prayitno, Gunarwan; Fayakun, Kun; Harjadi, R. Harry
Rekayasa Teknologi Vol 1 No 1 (2011): Rekayasa Teknologi
Publisher : Rekayasa Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Band Stop Filter pada Attenuator banyak digunakan karena rentang frekuensi attenuasi yang besar, serta perhitungan komponen yang tidak rumit. Penggunaan dioda pada rangkaian digunakan sebagai pemotong level tegangan pada sisi rangkaian pararel dan penahan arus DC pada sisi rangkaian serial. Model tipe π digunakan dengan cara pemberian arus pada baterai agar dapat memberikan level attenuasi yang besar. Rangkaian didalam attenuator ini menggunakan komponen pasif dimana komponen yang digunakan adalah sebuah dioda sebagai penyearah, kapasitor, resistor dan induktansi dan lain-lain. Metode pembuatan alat ini dengan cara merancang sebuah rangkaian yang telah ditentukan nilai komponennya. Di dalam pengujian alat ini digunakan sebuah spectrum analyzer atau function generator untuk melihat frekuensi gelombang radio yang sudah diredam.
PENGUKURAN TINGKAT EMISI RADIASI ELEKTROMAGNETIK KERETA REL LISTRIK TERHADAP LINGKUNGANNYA Ardiatna, Wuwus; Mandaris, Dwi; Andiani, Dini; Arjadi, R. Harry
Teknologi Indonesia Vol 33, No 2 (2010)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The amount of voltage that is used to run Electric Drive Train (Kereta Rel ListrikKRL) system simultaneously resulted on the electromagnetic fi eld radiation (EM). If the level of EM radiation exceeded the threshold of specifi ed standard, it will cause adverse effects to the environment. In this paper, measurements of EM radiation levels emitted by KRL (especially on Serpong-Tanah Abang) have been conducted. System and method of this measurement are based on the standard BS-EN 50121-2:2006. The results showed that the value of EM radiation levels generated by the KRL is below the threshold set by standard. The highest radiation levels occurred at frequency 936 MHz with fi eld strengths of 48.59 dB dB?V/m at horizontal antenna polarization.