Articles

Found 16 Documents
Search

PENILAIAN DIMENSI INTERNAL SERVICE QUALITY DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS UNTUK PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN DI RS XYZ Malahayati, Malahayati; Tambunan, Mangara M.; Syahputr, Khalida
Jurnal Teknik Industri USU Vol 3, No 4 (2013): Jurnal Teknik Industri USU
Publisher : Departemen Teknik Industri Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.165 KB)

Abstract

RS XYZ merupakan salah satu perusahaan penyedia pelayanan kesehatan. Dalam hal ini pihakrumah sakit memiliki beberapa permasalahan berkaitan dengan dimensi kualitas layanan internalseperti sikap, perilaku dan keramahan pihak rumah sakit, waktu tanggap dokter yang lambat, kuranginisiatif dalam membantu pasien, kerjasama dan job desk yang kurang jelas, pelayanan yang kurangakurat dan tidak sesuai standar, serta jam pelayanan yang tidak sesuai dengan yang ditentukan.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan solusi ideal terhadap peningkatan kualitas layananberdasarkan penilaian dimensi kualitas layanan internal. Penilaian dimensi kualitas layanan internalkesehatan (Internal Health Care Service Quality) dilakukan dengan menggunakan metode TOPSIS(Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution). Hasil yang diperoleh dengan metodeTOPSIS kemudian akan dianalisis dengan menggunakan Importance-Performance Analysis (IPA) untukmenentukan dimensi yang perlu ditingkatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanandengan nilai preferensi yang paling rendah adalah unit layanan rawat inap yaitu 0,3884. Sedangkandimensi kualitas yang perlu ditingkatkan pada unit layanan rawat inap adalah responsiveness,collaboration, access, dan equity. Adapun upaya yang dilakukan untuk peningkatan kualitas adalahmeminimalkan waktu menunggu dengan standarisasi waktu pelayanan, serta meningkatkan komitmenstaf dalam menangani pasien, menerapkan sistem atau kebijakan yang mengatur interaksi diantaraberbagai profesi kesehatan, serta meningkatkan komunikasi yang efektif guna menghasilkan kerjasamayang baik antar staf, meningkatkan ketersediaan sumber daya baik ketersediaan tenaga, ketersediaanfasilitas, maupun alokasi waktu untuk kelancaran pelayanan, dan menciptakan kesetaraan danketerbukaan di lingkungan rumah sakit.
Sifat Aljabar Banach Komutatif dan Elemen Identitas pada Kelas D(K) Malahayati, Malahayati
CAUCHY Vol 3, No 1 (2013): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ca.v3i1.3112

Abstract

The first Baire class of bounded functions on separable metric spaces K denoted by B1(k). One of the most important subclass of B1(k) is D(K), by D(K) is denoted the class of all functions on K which are differences of bounded semicontinuous functions. In this paper we proved that D(K) is abelian Banach algebra and identity element
Teorema Titik Tetap Pada Ruang Quasi Metrik Terasing Tanpa Menggunakan Sifat Kekontinuan Fungsi Malahayati, Malahayati; Utami, Mutia
Jurnal Fourier Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.727 KB) | DOI: 10.14421/fourier.2014.31.31-47

Abstract

Dislocated quasi metric spaces is spaces with distance function that only satisfies two conditions from four conditions of distance function in metric spaces. Every metric spaces is dislocated quasi metric spaces, but the convers not satifies, so the characters that satisfies in metric spaces may not satisfies in dislocated quasi metric spaces.  This paper is to recite fixed point theorems without continuity of any mapping in dislocated quasi metric spaces, also gives an example using the theorems that has recited
ANALISA KETUNGGALAN TITIK TETAP PADA PEMETAAN KONTRAKTIF DI RUANG METRIK LENGKAP DENGAN MEMANFAATKAN JARAK-W Malahayati, Malahayati
Jurnal Matematika: MANTIK Vol 1 No 2 (2016): Mathematics and Aplications
Publisher : Mathematics Department, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.105 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang sifat titik tetap pada jarak-w diruang metrik lengkap. Di dalam penelitian ini diberikan pula suatu contoh penggunaan sifat titik tetap berdasarkan sifat yang telah dibahas
Ketunggalan Titik Tetap di Ruang Dislocated Quasi B-Metrik pada Pemetaan Siklik malahayati, malahayati
Jurnal Matematika: MANTIK Vol 3 No 1 (2017): Mathematics and Applications
Publisher : Mathematics Department, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.203 KB)

Abstract

The quasi b-metric dislocated space (dqb-metric space) was first introduced by Klin-eam and Suanoom in 2015. They had been proven the uniqueness of the fixed point in the dqb-metric space on cyclic mapping that provides the cyclic Banach contraction conditions. Furthermore, in 2016 Dolicanin et al showed that the fixed point singularity properties in the dqb-metric space can be proven without requiring the mapping to satisfy the cyclic metrics Banach contraction conditions. Both statements are proved equivalent in this paper.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI BERBASIS PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMAN 2 MEUREUDU PADA MATERI RANGKAIAN LISTRIK Malahayati, Malahayati; Saminan, Saminan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.77 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis pada materi rangkaian listrik setelah siswa belajar melalui model pembelajaran inquiri berbasis praktikum. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen melalui nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Meureudu. Pengumpulan data dilakukan dengan tes pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis, lembar kerja siswa, Lembar observasi dan angket. Hasil olah data yang digunakan dengan uji N-gain keterampilan berpikir kritis diperoleh persentase nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 76,7% termasuk kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 65,9% termasuk kategori sedang. Hasil penelitian di peroleh rata-rata N-gain penguasaan konsep kelas eksperimen sebesar 73% termasuk kategori tertinggi pada subkonsep rangkaian hambatan dan untuk kelas kontrol diperoleh sebesar 68% termasuk kategori sedang. Penggunaan model pembelajaran inquiri berbasis praktikum memberi tanggapan yang positif, karena sangat membantu siswa dalam berpikir kritis, sehingga siswa lebih cenderung bertanya, membuat kesimpulan dan membuat hipotesis. Model pembelajaran inquiri berbasis praktikum secara signifikan dapat meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.
BENTUK PENYAJIAN TARI SAPU TANGAN DI SANGGAR MELATI LAE GENTUYUNG KABUPATEN ACEH SINGKIL Malahayati, Malahayati; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.518 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Bentuk Penyajian Tari Sapu Tangan di Sanggar Melati Lae Gentuyung Kabupaten Aceh Singkil” mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari Sapu Tangan di Sanggar Melati Lae Gentuyung Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Sapu Tangan di Sanggar Melati Lae Gentuyung Kabupaten Aceh Singkil. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah ketua pimpinan sanggar Melati Lae Gentuyung, pelatih sanggar Melati Lae Gentuyung, dan penari sanggar Melati Lae Gentuyung. Lokasi penelitian dilakukan di desa Kilangan Kecamatan Singkil. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwah tari Sapu Tangan diciptakan oleh Bundo Kandung yang berasal dari Sumatera Barat. Tari Sapu Tangan tergolong dalam tari kelompok. Tari Sapu Tangan ditarikan oleh empat penari lelaki yang menggunakan Sapu Tangan. Tari Sapu Tangan diiringi dengan alat musik tradisional seperti rapa-i. Tari Sapu Tangan mempunyai ciri khas tersendiri dimana tari ini ditarikan dengan menggunakan properti Sapu Tangan yang diletakkan di sela-sela jari penari. Bentuk Penyajian tari Sapu Tangan sangatlah sederhana. Tari ini menceritakan sekelompok dayang-dayang  yang  diperintahkan  oleh  seorang  raja  untuk  mencari  bunga  yang  dibalut dengan kain Sapu Tangan untuk diberikan kepada seorang putri yang cantik jelita. Kata kunci: bentuk penyajian, makna, tari Sapu Tangan
Penyelesaian Masalah Nilai Batas Persamaan Diferensial Mathieu–Hill Santosa, Santosa; Musthofa, Muhammad Wakhid; Malahayati, Malahayati
Jurnal Fourier Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.98 KB) | DOI: 10.14421/fourier.2013.22.91-103

Abstract

Berbagai masalah fisis dan geometri yang melibatkan dua fungsi atau lebih peubah bebas sangat berkaitan dengan persamaan diferensial. Salah satu analisis fisis tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan diferensial. Ilmuwan matematika yang bernama George W. Hill dan Mathieu meneliti tentang getaran pada pendulum gantung yang bisa dimodelkan dalam bentuk persamaan diferensial Mathieu-Hill. Persamaan diferensial Mathieu-Hill adalah persamaan diferensial orde dua yang didalam fungsi tersebut terdapat fungsi periodik. Persamaan diferensial Mathieu-Hill dapat diselesaikan dengan menggunakan metode aljabar matriks. Pada tahun 2005 sudah diteliti tentang solusi dari persamaan diferensial Mathieu-Hill. Penelitian ini menjelaskan tentang penyelesaian masalah nilai batas pada persamaan diferensial Mathieu Hill yang akan manghasilkan suatu solusi dalam bentuk persamaan periodik. Untuk lebih memahami penyelesaian masalah nilai batas pada persamaan diferensial Mathieu-Hill diberikan salah satu contoh aplikasinya dalam menghitung getaran pada mesin lokomotif kereta yang dimodelkan dalam bentuk persamaan diferensial Hill-Meissner.
Beberapa Sifat Integral Henstock Sekuensial Malahayati, Malahayati
Jurnal Fourier Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.89 KB) | DOI: 10.14421/fourier.2017.62.55-68

Abstract

Perkembangan teori integral khususnya integral Henstock yang terbaru berhasil dikemukakan oleh Laramie Paxton, yaitu integral Henstock Sekuensial. Pendefinisian Integral Henstock Sekuensial hampir sama seperti mendefinisikan integral Henstock, bedanya pada integral Henstock Sekuensial partisinya melibatkan barisan fungsi positif yang disebut partisi tag δn-fine. Laramie membuktikan bahwa fungsi yang terintegral Henstock juga terintegral Henstock Sekuensial begitupun sebaliknya, sehingga sifat-sifat yang berlaku pada integral Henstock juga belaku pada integral Henstock Sekuensial. Di dalam tulisan ini dibuktikan beberapa sifat integral Henstock Sekuenisial dan teorema-teorema dasar seperti yang berlaku pada integral Henstock.
Konsep Fungsi Semikontinu Malahayati, Malahayati
Jurnal Fourier Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.354 KB) | DOI: 10.14421/fourier.2014.32.91-104

Abstract

This paper discusses the basic concepts and some of semicontinuous function, begins by introducing the concept of upper limit and lower limit.