Articles

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN INTELLECTUAL CAPITAL Zulkarnaen, Eric Iskandarsjah; Mahmud, Amir
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 5, No 1 (2013): March 2013
Publisher : Jurnal Dinamika Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v5i1.2565

Abstract

Pengungkapan Intellectual Capital merupakan pengungkapan unsur neraca berdasar pada item berbasis ilmu pengetahuan yang dimiliki perusahaan dan menghasilkan manfaat pada masa depan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan publik yang terdaftar dalam indeks LQ 45 di BEI, dengan populasi yang berjumlah 45 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan hasil sampel berjumlah 37 perusahaan. Berdasar pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh baik secara simultan maupun secara parsial antara komisaris independen, direksi independen dan komite audit terhadap luas pengungkapan Intellectual Capital. Intellectual Capital disclosure is a disclosure of elements in the balance sheet based on the science-based items owned by a company.It generates benefits for the company’s future.The population in this study is 45 public companies listed on the Stock Exchange LQ 45 index. In selecting the sample, purposive sampling is used; and it results 37 companies. Based on the study done, it can be concluded that there are not any simultaneous and partial influences between independent commissioner, independent director and audit committee to the disclosure of Intellectual Capital
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN INTELLECTUAL CAPITAL Zulkarnaen, Eric Iskandarsjah; Mahmud, Amir
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang (UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan Intellectual Capital merupakan pengungkapan unsur neraca berdasar pada item berbasis ilmu pengetahuan yang dimiliki perusahaan dan menghasilkan manfaat pada masa depan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan publik yang terdaftar dalam indeks LQ 45 di BEI, dengan populasi yang berjumlah 45 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan hasil sampel berjumlah 37 perusahaan. Berdasar pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh baik secara simultan maupun secara parsial antara komisaris independen, direksi independen dan komite audit terhadap luas pengungkapan Intellectual Capital. Intellectual Capital disclosure is a disclosure of elements in the balance sheet based on the science-based items owned by a company.It generates benefits for the company’s future.The population in this study is 45 public companies listed on the Stock Exchange LQ 45 index. In selecting the sample, purposive sampling is used; and it results 37 companies. Based on the study done, it can be concluded that there are not any simultaneous and partial influences between independent commissioner, independent director and audit committee to the disclosure of Intellectual Capital
PENERAPAN METODE PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA SISWA SMA Mahmud, Amir
Dinamika Pendidikan Vol 3, No 2 (2008): Desember 2008
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifvitas penerapan metode problem posing dalam pembelajaran akuntansi, khususnya pokok bahasan laporan keuangan. Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa XI SMA N 1 Wanasari Brebes berjumlah 180 orang yang terbagi dalam empat kelas. Sampel penelitian diambil berdasarkan cluster random sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu prestasi belajar dengan metode problem posing dan prestasi belajar dengan menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdaapt perbedaan prestasi belajar akuntansi antara siswa yang diajar dengan menggunakan metode problem dan metode konvensional. Metode problem posing terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar akuntansi siswa. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada guru untuk mempertimbangkan penggunaan metode problem posing dalam pembelajaran akuntansi. Kata kunci: Prestasi Belajar, Metode Problem Posing
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP MINAT MAHASISWA UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI Mahmud, Amir
Dinamika Pendidikan Vol 3, No 1 (2008): Juni 2008
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi motivasi terhadap mahasiswa untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntan. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa akuntansi di Kota Semarang. Sampel penelitian berjumlah 388 yang berasal dari empat perguruan tinggi, yaitu UNNES, UNDIP, UNIKA dan UDINUS. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu motivasi yang terdiri atas motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi, dan motivasi sosial. Sedangkan variabel dependennya adalah minat mengikuti PPA. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dan data dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti PPA sebesar 23,2%. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada lembaga penyelenggara PPA untuk selalu mengembangkan kurikulum PPA. Kata kunci: Motivasi, Minat, Pendidikan Profesi Akuntan.
PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI MENGENAI ETIKA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Mahmud, Amir
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 37, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the goals of accounting education in Indonesia is to introduce the students to the ethics and values of accounting profession. This research focused on the effectiveness of accounting curriculum in developing students’ responsibility towards the financial statement’s users. We find that no different perception on ethics occurs between the new accounting students and senior accounting students. These results show that there are needs to reform the accounting curriculum particularly in accounting department faculty of economics Semarang State University, to emphasize more on ethics and values of the accounting profession. Kata Kunci: persepsi, etika penyusunan laporan keuangan
KAJIAN FOLKLOR DALAM TRADISI SURAN DI DESA TLOGO PRAGOTO KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN Mahmud, Amir
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 4, No 3 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan permasalahan yaitu: (1) Prosesi tradisi Suran di  desa Tlogo Pragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, (2) Makna simbolis yang terkandung dalam ubarampe yang digunakan dalam tradisi Suran di desa Tlogo Pragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, (3) Fungsi tradisi Suran di desa Tlogo Pragoto bagi masyarakat pendukungnya. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan di desa Tlogo Pragoto, waktu penelitian dimulai dari bulan November 2013 sampai Maret 2014. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dengan wawancara terstruktur dan teknik catat terhadap para informan yang aktif dalam pelaksanaan tradisi Suran dan mengetahui tentang tradisi Suran. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, teknik catatan lapangan, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu (1) prosesi tradisi Suran di desa Tlogo Pragoto yaitu: (a) tirakatan, (b) penyembelihan kerbau, (c) ziarah kubur, (d) kenduri di pasar, (e) pagelaran wayang di pasar, (f) pagelaran wayang di rumah Kepala Desa. (2) ubarampe yang mempunyai makna simbolis yaitu: (a) jenang abang, bermakna jenis penghormatan kepada Ibu (b) jenang putih, bermakna jenis penghormatan kepada Ayah, (c) jajan pasar, bermakna agar para petani mudah dalam bertani dan hasilnya melimpah, (d) ketan dan gula jawa bermakna agar hubungan orang yang sudah mati dengan orang yang masih hidup selalu dekat, (e) pisang raja, bermakna jenis penghormatan kepada Nabi, (f) nasi golong, bermakna agar masyarakat selalu bersatu, (g) nasi tumpeng, bermakna menyembah Tuhan dan menghormati antar sesama manusia, (h) ingkung, bermakna menyucikan orang yang punya hajat dan orang yang ikut tirakatan, dan (i) kembang telon, bermakna untuk mengenang leluhur. (3) fungsi tradisi Suran di Desa Tlogo Pragoto yaitu: (a) berfungsi sebagai pewaris norma sosial, (b) berfungsi sebagai sarana kerukunan hidup, (c) berfungsi sebagai pengungkap kegotong-royongan, dan (d) berfungsi sebagai pelestarian budaya. Kata Kunci: Kajian Folklor, Tradisi Suran
KONFORMITAS HEDONIS DAN LITERASI EKONOMI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MELALUI GAYA HIDUP KONSUMTIF Oktafikasari, Eva; Mahmud, Amir
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Economic Education Analysis Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to examinate the effect of hedonist conformity and economic literacy on consumtive behavior through consumtive lifestyle. This research is a quantitative research. The research population is bidikmisi student force 2014 at Universitas Negeri Semarang. Sample of this research are 297 students and determined using proportional random sampling. Methods of data collection is using questionnaires, analyzed by descriptive analysis and path analysis. Based on descriptive analysis consumtive behavior, hedonist conformity, economic literacy, and consumtive lifestyle respectively are in the low, low, high, and moderate category. The results showed that (1) hedonist conformity had an effect on consumtive behavior; (2) economic literacy affects consumtive behavior; (3) consumtive lifestyle affects consumtive behavior; (4) hedonist conformity affects consumtive lifesyle; (5) economic literacy has no effect on consumtive lifestyle; (6) consumtive lifestyle mediate hedonist conformity to consumtive behavior; (7) consumtive lifestyle do not  mediate economic literacy on consumtive behavior. The conclusion of this research is a role of consumtive lifestyle in mediating hedonist conformity, and has no role in mediating economic literacy on consumtive behavior. The suggestions from this research is that bidikmisi students is not easily affected by their environment.
DETERMINANT RETURN TO EDUCATION IN INDONESIA Azhar, Mukhamad; Suwatno, S.; Mahmud, Amir
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 17, No 1 (2018): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.96 KB) | DOI: 10.17509/manajerial.v17i1.9761

Abstract

Badan Pusat Statistik. (2016). Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Lapangan Pekerjaan Utama dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan. Jakarta: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik.(2016). Keadan Angkatan Kerja Provinsi Banten Agustus 2016. BPS Banten.Becker, Gary S. (1975). Human Capital, A Theoretical and Empirical Analysis with Special Reference to Education, 2nd Edition. Diakses dari http://www.nber.org/Deolalikar, Anil. (1993). Gender Differences in the Returns to Schooling and in School Enrollment Rates in Indonesia. Journal of Human Resources. 28 (4), 899-932[Friedman, Howard S., Schustack, Miriam W. (2008). Kepzribadian Teori Klasik dan Riset Modern. Jakarta: Penerbit Erlangga.Heckman, James J., Lochner, Lance J., dan Todd, Petra E. (2003) Fifty Years of Mincer Earnings aKrueger, Alan B., and Lindahl, Mikael. (2000). Education for Growth: Why and For Whom?. Working Paper No. 7591.Megasari,  Diah Nurulia, (2014). Analisis Tingkat Pengembalian Investasi Pendidikan Antara Laki-Laki Dan Perempuan Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2014. Universitas Negeri YogyakartaOECD Stat. Extract. Dzaiakses dari: http://stats.oecd.org, pada 1 April 2015.OECD. (2000). Estimating Economic and Social Returns to Learning: Session 3 Issues for Discussion.Perkins, D.H, Radelet, S, Snograss, R.R, Gillis, M, and Roemer, M. 2001. Economics of Development.WW. Norton & Company, Inc. United States of America.Psacharopoulos, G. 1985. “Returns to education: A further international update andimplication”. The Journal of Human Resources, 20 (4), 583-597.Psacharopoulos, George 1994 “Returns to Investment in Education: A Global Update”.World development vol. 22 no. 9 pp 1325-43.Psacharopoulos, George. (1993). Return to Investment in Education: A Global    Update.               Diaksesdari:             http://www- wds.worldbank.org/servlet, pada 10 Agustus 2015.Psacharopoulos, George. (2006). The Value of Investment in Education: Theory, Evidence, and Policy. Journal of Education Finance. 32(2), 113-136.Purnastuti, L., dkk. (2011). Economic Return to Schooling in a Less Developed Country: Evidence for Indonesia. Diakses dari: http://kastoria.teikoz.gr/icoae2/, pada 20 Desember 2014.Purnastuti, L., dkk. (2015). Analisis Tingkat Pengembalian Investasi Pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional 9 Mei 2015. Hlm. 797-806Purnastuti, L., Miller, P., dan Salim, R. (2013). Decilining Rates of Return to evidence for Indonesia. Bulletin of Indonesia Economic Studies.49(2), 213-236.Purnastuti, Losina., Miller, Paul., and Salim, Ruhul (2012). Economic Returns to Schooling in A Less Developed Country: Evidence for Indonesia. Journal of European Economy. Vol. 11. Sepecial Issue.Purnastuti, Losina., Miller, Paul., and Salim, Ruhul (2013). Declining rates of return to education: evidence for Indonesia, Bulletin of Indonesian Economic Studies.Schultz, Theodore, W (1961). Investment in Human Capital. Diakses dari: www.ssc.wisc.edu, pada 23 Februari 2015.
KARAKTERISTIK DAN AKAR MASALAH KEMISKINAN Kasus Pada 4 Tipologi Desa di Kabupaten Sumbawa Iskandar, Syaifuddin; Mahmud, Amir; Muslim, Muslim
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 11, No 1 (2010): JEP Juni 2010
Publisher : Universitas Muhammdaiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.079 KB)

Abstract

This research meant to dig and comprehends indicators distinguishing characteristic and poorness problem root in Sumbawa regency. Because of research region broadness, hence research subject is determined in purposive by four countrysides assessed representation able to in geographical typology complete and characteristic countryside public and also level of poorness of resident Sumbawa regency in general. As for fourth of countryside typology is rural area, mountain area, coastal area, and sub urban area. Analyzer applied to comprehend characteristic and poorness problem root of the countryside public, that is using analysis Method Participative Poorness, which developed with method Root Cause Analysis (RCA). This method applied to comprehend characteristic and poorness problem root in each countryside typology. The result of data analysis in general inferential that the poorness characteristic in each countryside typology actually not solely determined by region typology, because at most all countryside typologies there is poor resident amounts which relative still big. This condition altogether determined by economic indicators as factor that is very influences level of prosperity/ poorness of countryside public.
Zonasi Konservasi untuk Siapa? Pengaturan Perairan Laut Taman Nasional Bali Barat Mahmud, Amir; Satria, Arif; Kinseng, Rilus A.
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 18, No 3 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.795 KB)

Abstract

The zoning is not as usual and natural issues but complicated processes that determines allowed and prohibited activities of resources user. From economic views, zonation could potentially take advantages and disadvantages, and socially it create a conflict as consequence of limited accesses. This research as qualitative research aims to observe zones utilization and it impacts to marine resource users in Bali Barat National Parks (BBNP). The results show that utilization of marine zoning in BBNP is to ecology-biology protection, tourist and fisheries with resources user namely Boarding of BBNP, tourist company and fishers. Zoning results in regulating user activities including limited activities.