Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Sains Indonesia

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA MATERI LAJU REAKSI DI SMAN 4 BANDA ACEH Oktaviani, Coryna; Nurmaliah, Cut; Mahidin, Mahidin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.431 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kreativitas peserta didik setelah diimplementasikan model PBL pada materi laju reaksi. Proses pengumpulan data dilaksanakan pada semester ganjil dari tanggal 12 sampai 26 Oktober 2016 di SMAN 4 Banda Aceh. Metode yang digunakan berbentuk pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design pada peserta didik kelas XI IA-5 yang berjumlah 26 orang secara purposive sampling. Instrumen berupa lembar penilaian kreativitas peserta didik yang dianalisis menggunakan rumus perbandingan diterapkan dalam tindakan ini. Berdasarkan hasil data, diperolehlah tingkat kreativitas peserta didik sebesar 92 (kategori sangat baik). Dengan demikian, bagi peneliti lanjutan dapat disarankan mampu melakukan pengembangan bentuk kreativitas lainnya pada peserta didik
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Asnaini, Asnaini; Adlim, Adlim; Mahidin, Mahidin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v4i1.6597

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis pendekatan scientific pada konsep larutan penyangga. LKPD divalidasi oleh para pakar dan diuji cobakan pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah melihat hasil belajar, aktivitas  dan tanggapan peserta didik. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 11 Banda Aceh dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian reasearch and development (R&D). Penelitian ini menggunakan metode  kuasi eksperimen dengan desain Pre –test and Post-test Group. Rata-rata skor penilaian para pakar sebesar 3,28 (baik). Hasil uji coba LKPD menunjukkan bahwa 95,31% guru dan 97,5% peserta didik memberikan respon positif terhadap LKPD. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data homogen dan berdistribusi normal. Hasil uji-t diperoleh thitung>ttabel (4,58>2,072) yang artinya terjadi perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas. Aktivitas peserta didik juga menunjukkan adanya perbedaan yaitu kelas eksperimen menunjukkan aktivitas yang lebih baik daripada kelas kontrol. Peserta didik juga memberikan tanggapan yang positif terhadap penggunaan LKPD, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis pendekatan scientific dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas peserta didik.
PENGEMBANGAN VIDEO PENGOLAHAN EMAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MUATAN LOKAL UNTUK MENGETAHUI TINGKAT PEMAHAMAN DAN RESPON SISWA TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN Mardziah, Ainun; Adlim, Adlim; Mahidin, Mahidin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.404 KB)

Abstract

Menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap sumber daya alam dapat dilakukan dengan mengembangkan kurikulum dan pembelajaran muatan lokal yang mengintegrasikan konsep lingkungan hidup. Kenyataannya, hampir seluruh sekolah di Aceh Jaya belum mengembangkan kurikulum muatan lokal yang berorientasi terhadap lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan video pengolahan emas yang layak digunakan sebagai media pembelajaran serta untuk mengetahui tingkat pemahaman dan respon siswa terhadap video tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R and D). Kelayakan media dinilai dari segi materi, narasi, penggunaan bahasa, efek suara, visualisasi, penyajian, dan kepraktisan. Penilaian kelayakan video dilakukan oleh 2 orang validator. Respon siswa meliputi minat belajar dengan menggunakan video pembelajaran dan sikap siswa terhadap lingkungan setelah menyaksikan video pembelajaran pengolahan emas. Pengumpulan data respon siswa dilakukan dengan menggunakan angket. Tingkat pemahaman siswa yang diukur adalah tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran dalam video menggunakan instrumen soal uji pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran pengolahan emas dinyatakan layak, dengan total validasi 93,84%. Minat belajar siswa menunjukkan bahwa rata-rata 90,53% siswa tertarik terhadap video tersebut, sedangkan sikap siswa terhadap lingkungan menunjukkan bahwa rata-rata 97,12% siswa memberi respon positif atau perduli terhadap kelestarian lingkungan. Hasil perolehan nilai uji pemahaman menunjukkan sangat baik dengan nilai ketuntasan sebanyak 86,28%. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa video pengolahan emas layak digunakan dan dapat memudahkan siswa memahami materi ajar serta memberikan respon positif terhadap kepedulian lingkungan.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Z, Zulhelmi; Adlim, Adlim; Mahidin, Mahidin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.931 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif pada konsep termokimia terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas XI-IPA MAN Banda Aceh 1.Desain penelitian eksperimen semu (quasy exsperimen) dengan rancangan the pretest and posttest nonequivalent control group design. Data yang diperoleh dianalisis melalui pendekatan kuantitatif dengan uji statistik uji t dan N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan sebagai berikut: pemanfaatan media pembelajaran interaktif pada materi termokimia terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Peningkatan tertinggi terjadi pada memfokuskan pertanyaan indikator dengan N-Gain sebesar 74,583% dan terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 76,75, dan kelas kontrol sebesar 70,5. dengan hasil analisis uji t sebesar thitung 2,107 > ttabel 2,093, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran interaktif pada materi termokimia terdapat perbedaan nyata terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP Barlenti, Ilmas; Hasan, Muhammad; Mahidin, Mahidin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.797 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKS berbasis PjBL untuk meningkatkan pemahaman konsep. Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest and posttest. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan metode research and development (R & D) dan model pengembangan analysis, design, develop, implement, and evaluate (ADDIE). Sampel yang terdiri dari 24 orang siswa kelas IX IPA1 dipilih secara purposive sampling.Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar penilaian ahli, angket siswa, dan tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa LKS berbasis PjBL telah memenuhi kriteria baik. Penilaian kelayakan LKS berbasis PjBL oleh para ahli mendapatkan skor rata-rata 4,80 dengan kategori baik, hasil tes belajar siswa memperlihatkan rata-rata N-Gain sebesar 55,7 dengan kategori sedang, dan tanggapan siswa sebesar 88,96% dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa LKS berbasis PjBL yang telah dikembangkan sudah layak untuk diterapkan pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).