Articles

Found 10 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA Jasminum sambac Ait. TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Shigella flexneri ATCC 1202 Maghfiroh, Maghfiroh
Prosiding Seminar Biologi Vol 11, No 1 (2014): Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.277 KB)

Abstract

Abstrak- Tanaman melati (Jasminum sambac Ait.) berpotensi dimanfaatkan sebagai  tanaman obat karena adanya senyawa metabolit sekunder pada akar, batang daun dan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan ekstraksi dan penapisan awal senyawa aktif bunga melati yang dilanjutkan dengan pengujian aktivitas antibakterinya. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi bertingkat dengan menggunakan tiga pelarut yaitu kloroform, etil asetat dan etanol. Pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan kertas cakram dengan pelarut etil asetat pada variasi konsentrasi 20%, 30%, 40% dan 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga J. sambac Ait. mempunyai tingkat kepolaran yang berbeda. Hasil penapisan awal terhadap aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat mempunyai daya hambat terbesar terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Shigella flexneri. Zona hambat terbesar pada pengujian aktivitas antibakteri dihasilkan oleh ekstrak etil asetat dengan konsentrasi 50% terhadap bakteri S.aureus. Kata kunci : antibakteri, ekstraksi, Jasminum sambac
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI NIAT MEMBELI MAKANAN KEMASAN BERLABEL HALAL LPPOM-MUI Maghfiroh, Maghfiroh
Jurnal Economia Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.563 KB)

Abstract

Abstrak: Faktor-faktor yang Memengaruhi Niat Membeli Makanan Kemasan Berlabel Halal LPPOM-MUI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor personal, faktor sosial, faktor informasi dan sikap terhadap niat membeli produk makanan kemasan berlabel halal LPPOM-MUI pada mahasiswa nonmuslim UNY baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini termasuk penelitian kausal asosiatif yang meneliti pengaruh hubungan variabel bebas dan variabel terikat. Populasi penelitian adalah mahasiswa S-1 nonmuslim di UNY tahun 2011-2014. Sampel penelitian berjumlah 92 mahasiswa dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, analisis data mengunakan metode regresi probit. Hasil penelitian menunjukkan dari 4 variabel bebas terdapat 3 variabel yang tidak berpengaruh. Variabel yang tidak berpengaruh tersebut yaitu variabel faktor personal, sosial, informasi sedangkan variabel yang berpengaruh yaitu variabel sikap. Secara simultan terdapat pengaruh faktor personal, sosial, informasi dan sikap terhadap niat membeli makanan kemasan berlabel halal LPPOM-MUI pada mahasiswa nonmuslim UNY.Kata kunci: niat membeli, personal, sosial, informasi, sikapAbstract: The Determinants of Intention to Buy Labeled Halal Foods By LPPOM-MUI. This study aims to investigate the effect of personal, social, information factors and attitudes on the intention to buy packed labeled halal food products by LPPOM-MUI among non-Muslim students of Yogyakarta State University. This was an associate causal study investigating the effects of independent variables on a dependent variable. The sample, consisting of 92 students was selected by means of the purposive sampling technique. The data were collected through a questionnaire and were analyzed using the probit regression method. The results showed of four independent variables, three of them had no effect on independent variable. Those three variables were personal, social, and information. Simultaneously there was an influence of personal, social, information and attitude variables toward the intention of buying packaged labeled halal food by LPPOM-MUI on non-Muslim students of Yogyakarta State University.Keywords: intention to buy, personal, social, information, attitude
Pengetahuan Bidan Mengenai Hak-Hak Wanita Hamil Suparni, Suparni; Nurlaela, Emi; Maghfiroh, Maghfiroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 8, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH KESEHATAN
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Hak-hak wanita hamil merupakan hak setiap individu atau wanita hamil untuk menerima atau memperoleh standar pelayanan kesehatan yang terbaik. Bidan dalam memberikan asuhan kebidanan pada masa kehamilan dapat memperhatikan hak-hak wanita hamil sehingga asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan bersifat komprehensif, merasa dihargai, dan ibu dalam masa kehamilan mendapatkan pelayanan yang nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan bidan mengenai hak-hak wanita hamil. Desain penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang ada di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster rondom sampling didapat 5 puskesmas (20%) dari 27 puskesmas yaitu sebanyak 84 bidan yang memenuhi kriteria inklusi di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Hasil penelitian diperoleh lebih dari separuh (61,9%) bidan berpengetahuan cukup, sebagian kecil (25%) bidan berpengetahuan kurang. Namun ada 85,71% responden yang masih salah menjawab pada poin ibu hamil berhak mendapatkan keterangan mengenai kondisinya. Saran bagi bidan diharapkan dapat mencari informasi untuk memperoleh pengetahuan mengenai hak-hak wanita hamil sehingga dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Kata kunci : pengetahuan, bidan, hak-hak wanita hamil   Midwife Knowledge Of Pregnant Women Rights In The Health Abstract. Pregnant womens rights is the right of any individual or pregnant women to receive or obtain the best health service standards. Midwives in providing midwifery care during pregnancy can pay attention to the rights of pregnant women so that care provided according to the needs and are comprehensive, feel appreciated, and the mother during pregnancy get comfortable service. The purpose of this study is to describe the midwife knowledge about the rights of pregnant women. This is a descriptive study design. The population in this study were all midwives in health centers Region Pekalongan. The sampling technique using cluster sampling rondom gained 5 health centers (20%) of the 27 health centers as many as 84 midwives who meet the criteria for inclusion in the Regional Health Center Pekalongan. The results were obtained more than half (61.9%) midwives knowledgeable enough, a small portion (25%) less knowledgeable midwife. However, there are 85.71% of respondents are still one answered at points pregnant women are entitled to information about his condition. Suggestion for the midwife is expected to seek information to gain knowledge about the rights of pregnant women so as to provide care in accordance with the standards of health care. Keywords: knowledge, midwife, the rights of pregnant women
Sintesis dan Karakterisasi eidible film kitosan termodifikasi PVA dan Sorbitol Maghfiroh, Maghfiroh; Sumarni, Woro; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimum sintesis produk kemasan makanan yang bersifat biodegradable dan dapat dimakan (edible film) serta karakterisasinya, sehingga mampu menggantikan material sintetis polipropilen. Edible film dapat disintesis dari bahan baku biopolimer kitosan. Penambahan plasticizer PVA dan sorbitol dilakukan untuk memperbaiki karakter mekanik edible film kitosan, sehingga memenuhi karakter mekanik polipropilen. Pengukuran karakter mekanik edible film kitosan digunakan standar ASTM D 638-03. Hasil karakterisasi sifat mekanik edible film kitosan termodifikasi PVA dan sorbitol menunjukkan bahwa sorbitol lebih berpengaruh terhadap penambahan nilai persen elongasi sedangkan PVA lebih berpengaruh terhadap nilai kuat tarik edible film kitosan. Edible film kitosan yang memiliki nilai kuat tarik tertinggi, yaitu 54,79 MPa ditunjukkan oleh edible film kitosan dengan penambahan 0,75 gram PVA dalam 50 ml larutan kitosan 3%. Sedangkan nilai persen elongasi tertinggi yaitu 115,71% dimiliki oleh edible film kitosan dengan penambahan 0,75 gram sorbitol. Karakter mekanik edible film kitosan tersebut relatif stabil pada masa penyimpanan maksimum, yaitu 14 hari. Hasil FT-IR menunjukkan bahwa plasticizer PVA dan sorbitol tidak banyak mengubah gugus fungsi dari edible film kitosan.
Perlindungan Hak Anak Dalam Perspektif Pendidikan Islam Ibn Khaldun Sari, Kanthi Pamungkas; Maghfiroh, Maghfiroh
Cakrawala: Jurnal Studi Islam Vol 10 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang dilatarbelakangi oleh semakin maraknya hak anak yang dirampas oleh orang-orang dewasa dalam dunia pendidikan secara tidak bertanggungjawab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pandangan Ibn Khaldun tentang perlindungan hak anak dalam pendidikan Islam. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang telah dikumpulkan menggunakan adalah induksi, deduksi dan analisis isi. Penelitian ini menunjukan bahwa dalam konsep pendidikan Islam Ibn Khaldun memperhatikan perlindungan hak anak ditinjau dari segi tujuan pendidikan, materi pendidikan, metode pengajaran dan prinsip pengajaran. Konsep pendidikan Islam Ibn Khaldun adalah pendidikan yang memanusiakan manusia. Pendidikan yang memanusiakan manusia merupakan salah satu bentuk perlindungan anak, dimana pendidikan berupaya memenuhi hak-hak anak secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaannya. Di dalam pendidikan Islam, perlindungan anak dapat dilakukan dengan dua tahap. Pertama, cara pandang terhadap anak. Kedua, cara memperlakukan anak. Pandangan seseorang terhadap anak merupakan langkah pertama dalam pelaksanaan perlindungan anak dalam dunia pendidikan Islam. Setelah mengetahui dan memahami hakikat anak, maka seseorang dapat melaksanakan perlindungan terhadap hak anak. Perlindungan anak dapat dilakukan dengan cara pemenuhan hak-hak anak yang meliputi hak hidup, tumbuh dan berkembang; hak beribadah, berpikir, dan berekspresi; hak memperoleh pendidikan; hak menyatakan dan didengar pendapatnya; dan hak mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Penanggung jawab hak perlindungan anak yaitu orang tua, sekolah, masyarakat dan negara.
KARAKTERISASI DAN KOMPARASI PARAMETER PENCEMAR LIMBAH CAIR BATIK ZAT WARNA ALAM DAN ZAT WARNA SINTETIS GOLONGAN BEJANA Maghfiroh, Maghfiroh; Astuti, Sri Puji; Kurdi, Mutadin
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 4, No 2 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di industri batik warna alam tidak menjadi prioritas karena sementara ini, zat warna alam batik diklaim sebagai jenis zat warna ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi dan studi komparasi terhadap limbah cair batik zat warna sintetis (indantren navy blue) dan warna alam (indigo) golongan bejana. Parameter pencemar yang akan diteliti meliputi konsentrasi warna, nilai COD, TDS, dan pH. Analisis konsentrasi warna dianalisis dengan metode sesuai SNI 06-6989.80-2011, nilai COD dengan SNI 06-6989.2-2009, TDS dengan konduktiviti meter dan pH dengan SNI 06-6989.11-2004. Karakterisasi gugus fungsional dari kedua jenis zat warna dilakukan dengan FT-IR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur molekul dari kedua zat warna memiliki kemiripan, yang dibuktikan dengan munculnya serapan pada bilangan gelombang pada daerah yang sama. Nilai konsentrasi warna, COD, TDS dan pH air sisa celupan dari zat warna indigo masing-masing adalah 8047,5 mg/L, 6697,5 mg/L, 22100 mg/L, dan 12,163, sedangkan untuk zat warna indantren navy blue masing-masing adalah 6697,5 mg/L, 157104 mg/L, 11700 mg/L, dan 12,567. Nilai dari semua parameter yang diuji dari kedua zat warna tersebut melebihi baku mutu air limbah industri tekstil menurut Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Air Limbah dan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tanggal 14 Desember 2001 Tentang Pengolahan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air. Kata kunci : batik, zat warna alam, zat warna golongan bejana, zat warna sintetis. The existance of IPAL in the natural dyes batik industry is not a priority, because natural dyes are claimed to be environtmentally friendly. This study aims to characteriz and study comparative level for batik liquid waste of synthetic dyes and natural dyes of the vat dyes. Polutan parameters to be studied include color concentration, COD, TDS, and pH values. Color concentration is analyzed by SNI 06-6989.80-2011 methode, COD values with SNI 06-6989.2-2009 methode, TDS values with conductivitymeters, and pH values with SNI 06-6989.11-2004 methode. Characterization of functional group of two types of dyes carried out with FT-IR. The result showed that the molecular structure of the two dyes had similarities, as evidenced by the appearance of absorption in wave numbers in the same area. The color concentration, COD, TDS, and pH of the batik liquid waste of indigo dyes was respectively 8047.5 mg/L, 6697.5 mg/L, 22100 mg/L, and 12.163, while indantren navy blue dyes was 6697.5 mg/L, 157104 mg/L, 11700 mg/L, and 12.567.  The value of all tested parameters of two types dye exceeded the quality standards of textile industry liquid waste according to Central Java Provincial Regulation Number 5 of 2012 concerning Wastewater Quality Standards and Government Regulation Number 82 of 2001 14th December 2001 concerning Water Quality Management and Water Pollution Control. Keywords : batik, natural dyes, vat dyes, synthetic dyes.
KARAKTERISTIK SENSORIS SUSU KETAPANG (Terminalia Catapa L.) SUBTITUSI SUSU KEDELAI HIGH PROTEIN Maghfiroh, Maghfiroh; Wijaya, Achmad Alfan; Sa'adah, Elis; Arisa Valla, Moh Iqbal; Romadhon, Faizal
AGROINTEK Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v8i2.2007

Abstract

Milk is a food that is essential to human life because milk contains nutrients, especially protein, vitamins and minerals. Milk not only from animal materials but also made from plant materials such as legumes including soybeans. The purpose of this study was to determine the sensory characteristics of ketapang milk made by substituing soy with ketapang seed in the making of soy milk. Experimental designwasarranged according to Response Surface Methodology (RSM) using 2-factorsand 5 levels in each factor. The first factor was concentration of soybean (0%, 10%, 15% , 20%, and 25%) and the second factor was concentration of Na-CMC (0%, 0.5%, 1%, 1.5%, 2%). The results showed that the best characteristics possessed by the best formula contained in the treatment with the highest soy concentration of 25% (75% seed ketapan and the addition of Na-CMC concentration lows of 0%, but in the manufacture of soy milk ketapan added Na-CMC 0.05% since without the addition of Na-CMC will form a precipitate in the milk. The results of the proximate test showed that the levels of protein in every 100 grams of material was 18.058%.
KARAKTERISASI DAN KOMPARASI PARAMETER PENCEMAR LIMBAH CAIR BATIK ZAT WARNA ALAM DAN ZAT WARNA SINTETIS GOLONGAN BEJANA Maghfiroh, Maghfiroh; Astuti, Sri Puji; Kurdi, Mutadin
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 4, No 2 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di industri batik warna alam tidak menjadi prioritas karena sementara ini, zat warna alam batik diklaim sebagai jenis zat warna ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi dan studi komparasi terhadap limbah cair batik zat warna sintetis (indantren navy blue) dan warna alam (indigo) golongan bejana. Parameter pencemar yang akan diteliti meliputi konsentrasi warna, nilai COD, TDS, dan pH. Analisis konsentrasi warna dianalisis dengan metode sesuai SNI 06-6989.80-2011, nilai COD dengan SNI 06-6989.2-2009, TDS dengan konduktiviti meter dan pH dengan SNI 06-6989.11-2004. Karakterisasi gugus fungsional dari kedua jenis zat warna dilakukan dengan FT-IR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur molekul dari kedua zat warna memiliki kemiripan, yang dibuktikan dengan munculnya serapan pada bilangan gelombang pada daerah yang sama. Nilai konsentrasi warna, COD, TDS dan pH air sisa celupan dari zat warna indigo masing-masing adalah 8047,5 mg/L, 6697,5 mg/L, 22100 mg/L, dan 12,163, sedangkan untuk zat warna indantren navy blue masing-masing adalah 6697,5 mg/L, 157104 mg/L, 11700 mg/L, dan 12,567. Nilai dari semua parameter yang diuji dari kedua zat warna tersebut melebihi baku mutu air limbah industri tekstil menurut Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Air Limbah dan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tanggal 14 Desember 2001 Tentang Pengolahan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air. Kata kunci : batik, zat warna alam, zat warna golongan bejana, zat warna sintetis. The existance of IPAL in the natural dyes batik industry is not a priority, because natural dyes are claimed to be environtmentally friendly. This study aims to characteriz and study comparative level for batik liquid waste of synthetic dyes and natural dyes of the vat dyes. Polutan parameters to be studied include color concentration, COD, TDS, and pH values. Color concentration is analyzed by SNI 06-6989.80-2011 methode, COD values with SNI 06-6989.2-2009 methode, TDS values with conductivitymeters, and pH values with SNI 06-6989.11-2004 methode. Characterization of functional group of two types of dyes carried out with FT-IR. The result showed that the molecular structure of the two dyes had similarities, as evidenced by the appearance of absorption in wave numbers in the same area. The color concentration, COD, TDS, and pH of the batik liquid waste of indigo dyes was respectively 8047.5 mg/L, 6697.5 mg/L, 22100 mg/L, and 12.163, while indantren navy blue dyes was 6697.5 mg/L, 157104 mg/L, 11700 mg/L, and 12.567.  The value of all tested parameters of two types dye exceeded the quality standards of textile industry liquid waste according to Central Java Provincial Regulation Number 5 of 2012 concerning Wastewater Quality Standards and Government Regulation Number 82 of 2001 14th December 2001 concerning Water Quality Management and Water Pollution Control. Keywords : batik, natural dyes, vat dyes, synthetic dyes.
ANALISA LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN METODE DU PONT UNTUK MENGUKUR KINERJAKEUANGAN PT. BERKAT KRISHAN GRAHA Maghfiroh, Maghfiroh
JEBI | Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Vol 8 No 01 (2013): JEBI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan pada PT. Berkat KrishanGraha denganmenggunakan data laporan keuangan neraca dan laporan labarugi tahun 2006- 2010. Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data sekunder dari PT. Berkat Krishan Graha. Data sekunder tersebut kemudian dianalisis melalui analisa rasio keuangan terhadap likuiditas, profitabilitas dan metode du pont. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisa deskriptif kuantitatif yaitu menjelaskan dan memaparkan data yang diperoleh, sehingga dilakukan penilaian atas informasi yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan bahwa kinerja keuangan PT. Berkat Krishan Graha tahun 20062010 tidak baik yang diketahui dari hasil rasio likuiditas, rasio profitabilitas danmetode du pont.
Pengetahuan Bidan Mengenai Hak-Hak Wanita Hamil Suparni, Suparni; Nurlaela, Emi; Maghfiroh, Maghfiroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 8, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH KESEHATAN
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.028 KB)

Abstract

Abstrak.Hak-hak wanita hamil merupakan hak setiap individu atau wanita hamil untuk menerima atau memperoleh standar pelayanan kesehatan yang terbaik. Bidan dalam memberikan asuhan kebidanan pada masa kehamilan dapat memperhatikan hak-hak wanita hamil sehingga asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan bersifat komprehensif, merasa dihargai, dan ibu dalam masa kehamilan mendapatkan pelayanan yang nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan bidan mengenai hak-hak wanita hamil. Desain penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang ada di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster rondom sampling didapat 5 puskesmas (20%) dari 27 puskesmas yaitu sebanyak 84 bidan yang memenuhi kriteria inklusi di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Hasil penelitian diperoleh lebih dari separuh (61,9%) bidan berpengetahuan cukup, sebagian kecil (25%) bidan berpengetahuan kurang. Namun ada 85,71% responden yang masih salah menjawab pada poin ibu hamil berhak mendapatkan keterangan mengenai kondisinya. Saran bagi bidan diharapkan dapat mencari informasi untuk memperoleh pengetahuan mengenai hak-hak wanita hamil sehingga dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Kata kunci : pengetahuan, bidan, hak-hak wanita hamil   Midwife Knowledge Of Pregnant Women Rights In The Health Abstract. Pregnant women's rights is the right of any individual or pregnant women to receive or obtain the best health service standards. Midwives in providing midwifery care during pregnancy can pay attention to the rights of pregnant women so that care provided according to the needs and are comprehensive, feel appreciated, and the mother during pregnancy get comfortable service. The purpose of this study is to describe the midwife knowledge about the rights of pregnant women. This is a descriptive study design. The population in this study were all midwives in health centers Region Pekalongan. The sampling technique using cluster sampling rondom gained 5 health centers (20%) of the 27 health centers as many as 84 midwives who meet the criteria for inclusion in the Regional Health Center Pekalongan. The results were obtained more than half (61.9%) midwives knowledgeable enough, a small portion (25%) less knowledgeable midwife. However, there are 85.71% of respondents are still one answered at points pregnant women are entitled to information about his condition. Suggestion for the midwife is expected to seek information to gain knowledge about the rights of pregnant women so as to provide care in accordance with the standards of health care. Keywords: knowledge, midwife, the rights of pregnant women