Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS LAJU KOROSI DENGAN PENAMBAHAN POMPA PADA BAJA KOMERSIL DALAM MEDIA AIR LAUT Zuchry, Muhammad; Magga, Ramang
Jurnal MEKANIKAL Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Mekanikal Juli 2017
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.383 KB)

Abstract

Korosi merupakan penurunan mutu logam yang diakibatkan oleh lingkungan atau zat kimia dan berpengaruh pada kondis suatu material, demikian halnya pada baja komersil. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap laju korosi diantaranya salinitas, pH, temperatur dan kelarutan oksigen dalam media korosi.Untuk menghitung laju korosi baja komersil dalam media air laut dapat digunakan metode kehilangan berat (Weight Losst) dan metode elektrokimia. Penelitian ini menggunakan metode kehilangan berat. Dan untuk media korosi digunakan  air laut kondisi pasang dan kondisi surut dengan penambahan pompa untuk mensirkulasi oksigen dalam media korosi.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengurangan berat pada kondisi surut lebih besar dibandingkan kondisi pasang yang berpengaruh pada laju korosi.Kata kunci : Korosi, Baja komersil, Metode kehilangan berat (Weight Lost), air laut 
ANALISA NILAI KETANGGUHAN HASIL PENGELASAN PADA SAMBUNGAN PIPA DENGAN PREHEAT DAN TANPA PREHEAT Magga, Ramang
MEKTEK Vol 10, No 1 (2008)
Publisher : MEKTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.105 KB)

Abstract

This paper aim to analyze the effect of preheat in welding process of pipe joints on weld strength value .speciment which tested in strength and micro structures show that the process with out preheat before welding have bigger strength than process with preheat ,particularly seen HAZ area
LAJU KOROSI PADA STAINLESS STEEL DALAM MEDIA PERTALITE Suparman, Sidik Teguh; Magga, Ramang; Zuchry, Muhammad
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Mekanikal Januari 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.208 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju korosi pada stainless steel dalam media 100% pertalite, pertalite + 15% etanol, pertalite + 25% etanol dan pertalite + 35% etanol. Waktu perendaman yaitu selama 840, 1680 dan 2520 jam. Metode yang digunakan untuk mengukur laju korosi yaitu kehilangan berat (weight lost). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Hasil pengujian laju korosi pada spesimen didapatkan laju korosi tertinggi terjadi pada pertalite + 35% etanol dengan waktu perendaman selama 2520 jam sebesar 0,408 mpy dan untuk laju korosi terendah terjadi pada 100 % pertalite, Pertalite + 15% etanol, pertalite + 25% etanol dengan waktu perendaman 2520 jam sebesar 0.204 mpy. Laju korosi berbanding lurus terhadap waktu perendaman, hal ini dipengaruhi oleh besarnya nilai kehilangan berat yang diakibatkan adanya reaksi korosi yang terjadi antara spesimen dan media perendaman.
SIFAT KUAT TARIK MATERIAL KOMPOSIT HIBRID BERPENGUAT SERAT IJUK DAN SABUT KELAPA DENGAN ORIENTASI SERAT ACAK Ilham, Ilham; Bakri, Bakri; Magga, Ramang
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Mekanikal Juli 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.641 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmelakukan pengujian sifat kuat tarik pada material komposit hibrid dengan penguat serat ijuk dan serat sabut kelapa, guna mengetahui kemampuan mekanis material tersebut dalam kaitannya menahan beban atau  gaya yang bekerja, sehingga dapat diketahui nilai kuat tarik yang ditimbulkan.Bahan penyusun komposit yang digunakan adalah serat sabut kelapa yang mengalami perendaman NaOH 5% selama 24 jam dan serat ijuk tanpa perlakuan. Dengan fraksi volume serat ijuk dan serat sabut kelapa 30%:0%, 10%:20%, 15%:15%, 20%:10% dan 0%:30%. Komposit hibrid yang telah dicetak kemudian dibentuk menjadi spesimen uji tarik dengan standar ASTM D 638-02.Hasil pengujian kekuatan tarik tertinggi pada fraksi volume serat ijuk dan serat sabut kelapa 15%:15%, yaitu 23,48 MPa. Kemudian kekuatan tarik terendah 0%:30% yaitu 17,19 MPa. Regangan tarik tertinggi pada fraksi volume 20%:10% yaitu 31,49%. Kemudian regangan tarik terendah 30%:0% yaitu 27,38%. Modulus elastisitas tertinggi pada fraksi volume 30%:0% yaitu 76,14 MPa. Kemudian modulus elastisitas terendah 0%:30% yaitu 55,33 MPa. Hasil foto makro disetiap variasi serat ijuk dan serat sabut kelapa cenderung menunjukkan pada patah getas atau brittle serta mengalami fiber pull out.Kata Kunci :Komposit hibrid, kuat tarik, serat ijuk, serat sabut kelapa, acak.
EFEK VARIASI ARUS DAN WAKTU PENCELUPAN PADA PROSES ELECTROPLATING PLAT BAJA KOMERSIL TERHADAP KETEBALAN LAPISAN DAN LAJU KOROSI Fadly, Muhammad Syaiful; Iqbal, Muhammad; Magga, Ramang
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Mekanikal Januari 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.215 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Jurusan Teknik Mesin Universitas Tadulako dengan tujuan untuk mengetahui efek variasi arus dan waktu pencelupan terhadap ketebalan lapisan dan laju korosi pada proses electroplating plat baja komersil dengan menggunakan pelapis nikel. Proses electroplating dilakukan dengan variasi kuat arus sebesar 3,6,9, dan 12 ampere dengan waktu pencelupan 1800 dan 3600 detik. Setelah itu dilakukan proses pengkorosian dengan waktu yang sama untuk semua spesimen yaitu 3600 detik.Hasil pengujian ketebalan lapisan tertinggi diperoleh pada waktu pencelupan 3600 detik dengan arus 12 ampere yaitu sebesar 0,93 mm dan ketebalan lapisan terendah pada waktu pencelupan 1800 detik dengan arus 3 ampere yaitu 0,48 mm. Semakin lama waktu pelapisan dan kuat arus maka semakin kecil nilai laju korosi. Semakin tebal lapisan pelindung nikel di permukaan, maka spesimen memiliki ketahanan korosi yang semakin baik, yaitu pada arus 12 ampere dengan waktu electroplating 3600 detik sebesar 25909,14 mpy terutama bila dibandingkan dengan spesimen yang tidak dilapisi mengalami laju korosi yang paling besar yaitu sebesar 111318,37 mpy.Kata kunci : electroplating, waktu, kuat arus, ketebalan, laju korosi, plat baja komersil, nikel, katoda, mpy
Desain Hybrid Panel Surya Tipe Monocrystalline dan Thermal Kolektor Fluida Air Mustofa, ; Magga, Ramang; Arifin, Yusnaini
Jurnal IPTEK Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.762 KB) | DOI: 10.31284/j.iptek.2015.v19i2.11

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendesain dan menguji hybrid panel surya type monocrystalline daya 60 Wh pada laju aliran fluida 0,027 kg/s. Dari hasil beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa panel monocrystalline menyerap panas yang besar dibandingkan dengan yang jenis polycrystalline pada kondisi cuaca yang sama. Jika ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka suhu permukaan panel akan semakin tinggi yang berimplikasi menurunnya efisiensi elektrik dan/atau konversi energi panas menjadi energi listrik akan berkurang. Oleh karena itu dibutuhkan media pendingin yang saling menguntungkan. Artinya dengan menhybrid dengan sirkulasi fluida (T) pada photovoltaic (PV) atau PVT, akan mempertahankan bahkan meningkatkan efisiensi elektrik PVT meskipun efisiensi thermal pada artikel ini masih perlu ditingkatkan. Disamping itu, arus yang dihasilkan lebih besar jika dengan PVT dibandingkan PV, sementara tegangan listrik cenderung tetap. Efisiensi elektrik maksimum PVT yang dihasilkan adalah sekitar 18,87% dengan suhu air panas sekitar 49oC, sementara yang PV adalah 10,89%. Ada peningkatan sekitar 8% yang menunjukkan hasil yang signifikan.
PERANCANGAN SINGLE AXIS TRACKING SYSTEM Arifin, Yusnaini; Magga, Ramang; Hatib, Rustan
FORISTEK : Forum Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : FORISTEK : Forum Teknik Elektro dan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.263 KB)

Abstract

The aim of this research is to track photovoltaic panel following sun orientation in order to obtain maximum output of the panel. This research has been conducted in mechanical and electrical laboratory. The tracking system has used dc motor that utilizes AT Mega 8535 microcontroller to control the movement of the tracking system. The movement is 15o every hour, from east to west (8 pm ? 4 am). Keywords: photovoltaic, single axis, tracking system.
PENGGUNAAN STRAIN GAGE (LOAD CELL) UNTUK ANALISA TEGANGAN PADA PEMBEBANAN STATIK BATANG ALUMINIUM Magga, Ramang
Jurnal MEKANIKAL Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.562 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of strain (vertical and horizontal directions) in analyzing the static loading stress on the aluminum rod. Research use aluminum rod with dimensions of 110 cm long and 30 cm, height 32.8 mm and 1.2 mm thick, two strain gage to the vertical direction and two for the horizontal direction. Giving the load from 500 grams to 10,000 grams is done. Results show that areas closed to vertical support (T2 = 26647375.311) has very high voltage compared to area in the middle (T1 = 2628679.465). Whereas, for the horizontal direction shows that the area near the support (T2 = 2629098.313) is much greater than in the middle pedestal (T1 =2659709.133).