Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA SIKAP TERHADAP ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BAGIAN OHS PT. COCA-COLA BOTTLING INDONESIA SEMARANG PLANT

Empati Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komitmen organisasi adalah kesediaan karyawan untuk mengidentifikasikan dirinya, menerima tujuan dan nilai-nilai organisasi serta bersedia untuk memberikan usaha dan kemampuan kepada organisasi demi tercapainya tujuan dan kelangsungan organisasi. Bersedianya karyawan dalam organisasi tersebut dapat ditumbuhkan dengan meningkatkan akan pentingnya sikap terhadap Alat Pelindung Diri (APD) untuk meminimalisir angka kecelakaan akibat kerja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris korelasi antara sikap terhadap Alat Pelindung Diri (APD) dengan komitmen organisasi pada karyawan bagian OHS PT. Coca-cola Bottling Semarang Plant dan mengetahui besarnya sumbangan efektif sikap terhadap Alat Pelindung Diri (APD) pada komitmen organisasi. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan Bottle Washer bagian OHS PT. Coca-cola Bottling Semarang Plant. Jumlah subjek dalam Penelitian ini adalah 30 orang. Metode pengumpulan data dengan teknik sampling kuota. Alat pengumpulan data menggunakan skala psikologi, yaitu Skala Sikap Terhadap APD yang terdiri dari 24 aitem valid (α = 0,873), Skala Komitmen Organisasi yang terdiri dari 21 aitem valid (α = 0,856).Hasil analisis data dengan metode analisis regresi sedehana dengan bantuan program SPSS versi 17.0 diperoleh hasil rxy= 0,564 dengan p= 0,001 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara sikap terhadap APD dengan komitmen organisasi pada karyawan Bottle Washer bagian OHS PT. Coca-cola Bottling Semarang Plant. Semakin positif sikap terhadap APD maka akan semakin tinggi komitmen organisasi. Sebaliknya, semakin negatif sikap terhadap APD maka akan semakin rendah pula komitmen organisasi. Hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima. Efektifitas regresi sikap terhadap APD ditunjukan oleh angka 0,318. Hasil tersebut menunjukan bahwa dalam penelitian ini sikap terhadap APD mempengaruhi komitmen organisasi sebesar 31,8%. Jadi masih ada 68,2% faktor lain yang berpengaruh terhadap komitmen organisasi pada karyawan Bottle Washer bagian OHS PT. Coca-cola Bottling Semarang Plant.

Water Allocation Based on Economic Criteria Using Aquarius Model (A Case Study in Ambang-Brantas subbasin, Indonesia)

Agromet Vol 31, No 2 (2017): DECEMBER 2017
Publisher : PERHIMPI (Indonesian Association of Agricultural Meteorology)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.684 KB)

Abstract

The use of economic approach on water allocation are inclusively becoming integrated on water resource management. Competing among water users is expected to escalate due to increasing water demand despite of limited water availability. This research used economic approach aiming to optimize water allocation in Ambang-Brantas subbasin, Malang, and to calculate the total benefit for different sectors of allocated water. We distinguished two scenarios (2012–2015 and 2016–2035) to reflect the existing and the future water allocation. We modelled the water allocation with the Aquarious application. In this subbasin, three main sectors of water users were identified i.e. domestic, agriculture, and industries. The results showed that the agricultural sector was the highest water demand compared to other sectors. This finding was consistent both monthly and annually. Our findings revealed that industries sector show the maximum benefit per unit water used. Based on the scenario, either a decreasing water availability by 10% or an increasing water demand by 10% will decline the total benefit by 44%. If we increase the scenario to 20% it will reduce the total benefit until 71%. This modelling exercise using Aquarius application shows that the model is a promising tool for water resource management with integration of economic approach.

PERANAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Jurnal Kependidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.361 KB)

Abstract

The low quality of student learning outcomes is caused by two factors, namely internal and external factors. Internal factors are experienced and internalized factors that affect students learning process and results include : attitudes toward learning, interest and motivation to learn, learning concentration, while external factors include such things as : the teacher as learning coaches, infrastructure and learning facilities, policies assessment, the social environment of students at school and at home as well as school curriculum . Learn something thatattracts attention, would be more readily accepted than in studying things that do not attract attention, learning this also can not be underestimated or not important. In the case of interest, of course, someone who took an interest in a certain field will be easier to learn the field. Learning course will culminate with school performance achieved which will illustrate the success and success in learning . To achieve good learning, a lot of things that influence it, among others, the learning method used by teachers. Learning achievements will be achieved best when all factors support, such as teaching methods, with an interesting method which can be a bridge to reach the competencies. Rendahnya kualitas hasil belajar siswa disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal . Faktor internal yang berpengalaman dan faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar siswa dan hasil yang diinternalisasi meliputi: sikap terhadap belajar, minat dan motivasi belajar , konsentrasi belajar, sedangkan faktor eksternal meliputi hal-hal seperti : guru sebagai pelatih belajar, infrastruktur dan fasilitas belajar, kebijakan penilaian, lingkungan sosial siswa di sekolah dan di rumah serta kurikulum sekolah. Pelajari sesuatu yang menarik perhatian, akan lebih mudah diterima daripada dalam mempelajari hal-hal yang tidak menarik perhatian, belajar ini juga tidak bisa dianggap remeh atau tidak penting. Dalam kasus yang menarik, tentu saja, seseorang yang menaruh minat pada bidang tertentu akan lebih mudah untuk belajar lapangan. Belajar tentunya akan berujung dengan kinerja sekolah yang akan dicapai menggambarkan keberhasilan dan kesuksesan dalam belajar. Untuk mencapai belajar yang baik, banyak hal yang mempengaruhinya, antara lain, metode pembelajaran yang digunakan oleh guru. Prestasi belajar akan tercapai dengan baik ketika semua faktor mendukung, seperti metode pengajaran, dengan metode yang menarik yang dapat menjadi jembatan untuk mencapai kompetensi.

GAMBITS FOUND IN THE CONVERSATIONS OF LOOK AHEAD 2 (An English Textbook for Senior High School Students Year XI Published by Erlangga)

ELT Forum: Journal of English Language Teaching Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan IKM FIK UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMBUATAN PUPUK KALIUM SULFAT DARI EKSTRAK ABU SERABUT KELAPA DAN AIR KAWAH ITEM GUNUNG UNGARAN

Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan pupuk di Indonesia masih cukup besar karena sebagian besar penduduk Indonesia masih bermata pencaharian sebagai petani. Hasil pertanian dapat meningkat bergantung pada pemberian pupuk, seperti pupuk nitrogen, fosfat, dan kalium dalam jumlah besar. Kebutuhan pupuk yang cukup besar dapat dipenuhi melalui pembuatan pupuk kalium sulfat dari ekstrak abu serabut kelapa dan air kawah Item gunung Ungaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui cara mendapatkan pupuk kalium sulfat yang optimal dari ekstrak abu serabut kelapa dan air Kawah Item Gunung Ungaran dengan memvariasikan komposisi, temperatur dan lama pengadukan dan mengetahui pengaruh pupuk kalium sulfat yang dilakukan terhadap tanaman jagung manis. Penelitian ini diharapkan memberikan perkembangan terhadap pengetahuan khususnya mengenai pembuatan pupuk kalium sulfat dari sumber nabati. Pupuk Kalium sulfat yang dihasilkan dengan kadar kalium dan sulfat yang optimal terdapat pada komposisi 100 mL ekstrak abu serabut kelapa dan 100 mL dengan temperatur 100 oC, dan lama waktu pengadukan selama 25 menit dengan kadar K2SO4 sebesar 0,02435 ppm. Pupuk yang dihasilkan memberi pengaruh yang efektif pada pertumbuhan awal tanaman jagung manis.

Faktor-Faktor yang Berhubungan Kejadian Plasenta Previa

Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2016): June
Publisher : STIKes Aisyah Pringsewu Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.404 KB)

Abstract

Abstrak: Perdarahan pada trimester ketiga pada umumnya merupakan perdarahan yang berat, yang dapat menyebabkan syok dan kematian ibu dan bayinya. Salah satu penyebabnya adalah placenta previa. Penyebab plasenta previa dapat disebabkan beberapa faktor antara lain umur, dan paritas, riwayat endometrium yang cacat (riwayat SC, riwayat keguguran dan plasenta manual). Angka kejadian plasenta previa di Ruang Bersalin RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dalam 3 tahun terakhir terjadi peningkatan kasus plasenta previa yaitu pada tahun 2011 sebanyak 113 orang (6,49%) dari 1741 persalinan, tahun 2012 berjumlah 101 orang (7,48%) dari 1350 persalinan tahun 2013 berjumlah 103 orang (7,78%) dari 1325 persalinan). Tujuandiketahuinya Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian plasenta previa pada ibu bersalin di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2014. Metode penelitianyang digunakan yaitu metode analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu dengan kasus perdarahan di ruang bersalin RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2014 berjumlah 372 ibu. Sampel diambil dengan menggunakan rumus berjumlah 193 ibu dan diambil dengan tehnik simple random sampling. Hasil penelitian diperoleh hasil Hubungan antara usia ibu bersalin dengan kejadian plasenta previa (p-value = 0,026), hubungan antara paritas ibu bersalin dengan kejadian plasenta previa (p-value = 0,035) dan hubungan antara ibu riwayat keguguran dengan kejadian plasenta previa (p-value = 0,015) Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan antara usia dan paritas ibu dengan kejadian plasenta previa di RSUD Dr. H. Abdul Moloek tahun 2014.Kata Kunci: Usia, Paritas, Riwayat keguguran, Plasenta previa  FACTORS  ASSOCIATED  WITH  PLACENTA  PREVIAThird  trimester  bleeding  in  general  is  severe  bleeding, which can lead to shock and death of mother and baby.One reason is placenta previa. Causes of placenta previa can be caused by several factors such as  age,  parity,  history  of  endometrial  defects  (SC  history,  history  of  miscarriage  and  placental  manual).The  incidence  of  placenta  previa  in  Delivery  Room  Dr.  H.  Abdul  Moeloek  Lampung  province in the last 3 years an increase in cases of placenta previa that in 2011 as many as 113  people (6,49%) of 1741 deliveries, in 2012 amounted to 101 people (7,48%) of 1350 deliveries in  2013 amounted to 103 people (7,78%) of 1325 deliveries).Destination this study aims to determine the general factors associated with the incidenceof placenta previa in maternal in Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province in 2014. The  method  used  is  an  analytical  method  with  cross  sectional  design.  The  population is all mothers with haemorrhages in the delivery room Dr. H. Abdul Moeloek Lampung  Province 2014 amounted to 372 mothers. Samples were taken by using the formula 193 mothers  and  taken  by  simple random sampling  technique.Results: The results of the research results that The  relationship  between  maternal  age  with  the  incidence  of  placenta  previa  (p-value  =  0,026),  the  relationship between maternal parity with the incidence of placenta previa (p-value=0,035) and the relationship between maternal history of miscarriage with the incidence of placenta previa (p-value= 0,015).  Conclusion: of the study that there is a relationship between maternal age and parity with the  incidence of placenta previa in Dr. H. Abdul Moloek in 2014. Keywords  :  Age, Parity, History of miscarriage and Placenta previa 

PENGGUNAAN LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI

Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan ancaman bagi kaum wanita. Walaupun kini sudah ada pengobatan, tetapi perjuangan melawan kanker payudara tidak selalu berhasil. Hal itu karena masih kurangnya minat kaum wanita dalam memahami kanker payudara guna menghindarkan diri dari serangan kanker payudara serta cara melakukan deteksi sejak dini dengan SADARI ( Pemeriksaan Payudara Sendiri). Saat ini ada kecenderungan kanker payudara dialami oleh perempuan dengan usia (15-20an), ini berarti tidak ada kata terlalu dini untuk memulai memberikan pengetahuan SADARI secara rutin (7-10 hari setelah haid) setiap bulan.Informasi yang dapat berpengaruh terhadap pengetahuan seseorang dapat di peroleh dari berbagai cara salah satunya dengan menggunakan leaflet, dimana leaflet paling sering dipergunakan oleh tenaga kesehatan dalam penyuluhan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan leaflet SADARI terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang SADARI. Bentuk analisis statistik yang digunakan menggunakan Uji -t berpasangan (peried t-test). Penelitian ini dilaksanakan di RT 01 RW 14 Kalurahan Kerten Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri RT 01 RW 14 Kalurahan Kerten Surakarta, sedangkan tehnik sampling yang digunakan adalah accidental sampling sejumlah 31 orang .Penelitian ini memperoleh hasil.bahwa ada peningkatan pengetahuan SADARI dengan penggunaan leaflet SADARI.

فعالية استخدام وسائل البطاقة ((Make a Match لترقية فهم الطلاب في مهارة القراءة العربية

EL-IBTIKAR Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : EL-IBTIKAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

الوسائل إحدى آلة لتحقيق أهداف التعلم. الطرق التى اعتقدت ناجحة في مهارة القراءة بقراءة استخدام بطاقة الأسئلة و الأجوبة. وأما وسائل البطاقة فتساعد على تحقيق الهدف المرجو وتساعد على فهم الطلاب في ترقية مهارة القراءة. ولذلك تريد الباحثة أن تبحث فعالية استخدام وسائل البطاقة لترقية فهم الطلاب في مهارة القراءة العربية. وأهداف البحث لمعرفة فهم الطلاب الذين لا يستخدمون وسائل البطاقة في مهارة القراءة، ومعرفة قدرة الطلاب الذين يستخدمون وسائل البطاقة على مهارة القراءة ولمعرفة فعالية استخدام وسائل البطاقة لترقية فهم الطلاب في مهارة القراءة. وأما منهج البحث في كتابة هذه الرسالة فهي المنهج الكمي، ونوع البحث فيها هي دراسة تجريبية، تعني البحث لتحليل فعالية إستخدام وسائل البطاقة ولترقية فهم الطلاب في مهارة القراءة بدراسة تجريبية في الفصل الثامن بمدرسة الوحدة المتوسطة الإسلامية سومبر شربون. واستخدامت الباحثة 1. تحليل الحساب الاحصائى للاستفتاء و 2. بالامتحان القبلى والإمتحان البعدى لفرقة لدى الطلبة في الفصل الثامن بدراسة تجريبية في الفصل الثامن بمدرسة الوحدة المتوسطة الإسلامية سومبر شربون. وطريقة هذه الرسالة استخدام البطاقة لترقية مهارة قراءة الطلاب بتحويل ببطاقة  الأسئلة والأجوبة. وفي تلك البطاقة السؤال والإجابة ستكتب على كل بطاقة مع المواد الموجودة. أساسا على تحليل البيانات عن وسائل البطاقة بردود الطلاب على المعدلة 73،1 % وهي نسبة المتقارب إلى الأكثرية. وتلك الحقائق تدل على أن الفعالية بمستوى الدلالة 0،05   %. وأما بالامتحان القبلى والامتحان البعدى لفرقة المراقبة فحصلت على النتيجة (x1) في الامتحان القبلى هي 7،65 وفي الامتحان البعدى هي 6،71. وهذا دليل على أن في فرقة التربة ارتفاع يعني 1،31. وبالامتحان القبلى والامتحان البعدى لفرقة التجربة فتحصل على نتيجة (x2) في الإمتحان القبلى 6،31 وفي الامتحان البعدى 6،21. وهذا دليل على أن في فرقة المراقبة ارتفاع في النتيجة يعني 1،40. واما النتائج في هذه الرسالة فتحصل على النتائج t-hitung لفرقة التجربة هي 13،1 وt-tabel لفرقة المراقبة هي 8،75 في الدلالة 0،05. لأن النتيجة t-hitung لفرقة التجربة اكبر من فرقة المراقبة توجد فعالية استخدام وسائل البطاقة لترقية فهم الطلاب في مهارة القراءة العربية.الكلمات الأساسية: وسائل البطاقة ومهارة القراءة. 

PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA) Vol 4, No 11 (2015)
Publisher : STIESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is meant to find out the influence of characteristic of intellectual capital element to the financial performance on the manufacturing companies which are listed in Indonesia Stock Exchange. The research data is taken from the financial statement which has been issued by Indonesia Stock Exchange in 2011-2013 periods. The method which has been used in this research is quantitative research and this research is meant to test the correlation between the efficiency of Value Added Intellectual Coefficient (VAIC) or intellectual capital which consists of three basic elements i.e.: Value Added Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), and Structural Capital Value Added (STVA) and the financial performance of the company which is Return on Assets (ROA).Based on the result of the research, it shows that partially intellectual capital (VAIC), Value Added Human Capital (VAHU) and Structural Capital Value Added (STVA) do not have any significant influence to the financial performance. But, simultaneously VACA, VAHU, and STVA have an influence to the performance of the company. And VACA is the most significant indicator for VAIC and financial performance because it can run all variables in creating a better value.Keywords: Intellectual Capital, Value Added Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), Structural Capital Value Added (STVA), Return on Assets (ROA).

HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA DAN JARAK KELAHIRAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK

Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 3, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perdarahan postpartum adalah perdarahan lebih dari 500 cc yang terjad isetelah bayi lahir pervaginam atau lebih dari 1000 ml setelah persalinan  abdominal. Data AKI pada tahun 2013 menurut SDKI (Survei Demografi dan Kependudukan Indonesia) sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kasus kematian ibu di Provinsi lampung tahun 2014 disebabkan oleh perdarahan sebanyak 47 kasus, eklamsi sebanyak 46 kasus, infeksi sebanyak 9 kasus, partus lama sebanyak 1 kasus, aborsi sebanyak 1 kasus dan lain-lain sebanyak 54 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk diketahui hubungan Riwayat anemia dan jarak kelahiran dengan kejadian perdarahan postpartum pada ibu bersalin di RSUD.Dr.H.Abdul Moeloek Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional yang menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin berjumlah 997 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan systematik random sampling berjumlah 285 responden. Pengumpulan data menggunakan checklist. Lokasi penelitian yaitu di RSUD.Dr.H.Abdul Moeloek Bandar Lampung dan penelitian dilakukan selama satu bulan. Hasil penelitian dari 285 responden, ada 164 (57,6 %) yang mengalami perdarahan postpartum dan 121 (42,4%) tidak mengalami perdarahan postpartum dengan 194 (68,1 %) mengalami anemia dan 183 (64,2%) jarak kelahiran beresiko. Setelah dilakukan analisis bivariate ditemukan hubungan riwayat anemia dengan kejadian perdarahan postpartum (p =0,0011< 0,05) dan hubungan jarak kelahiran dengan perdarahan postpartum (p =0,005 < 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan antara riwayat anemia dan jarak kelahiran dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD.Dr.H.Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2016, sehingga disarankan agar dapat melakukan deteksi dini terhadap anemia dan jarak kelahiran ibu sehingga dapat menurunkan angka kejadian perdarahan postpartum dan penanganan yang cepat pada perdarahan postpartum sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu. Abstract: Postpartum haemorrhage is bleeding more than 500 cc that occurs after the baby is  pervaginam labor or more than 1000 ml after abdominal labor. AKI  in 2013 according to IDHS (Demographic and Population Survey of Indonesia) of 228 per 100,000 live births. The cause of maternal mortality cases in Lampung province 2014 is caused by 47 cases of bleeding, 46 cases of epidemic, 9 infections, 1 year old case, 1 case abortion and 54 cases. The purpose of this study is to know the relationship History of anemia and birth distance with the incidence of postpartum hemorrhage in maternal mothers in hospitals. Dr.H.AbdulMoeloek Bandar Lampung Year 2016. The type of research used is quantitative research. The research design used was analytic with cross sectional approach using secondary data. The population in this study were all maternal mother amounted to 997 with sampling technique using systematic random sampling amounted to 285 respondents. Data collection using checklist. The research location is in RSUD. Dr.H.AbdulMoeloek Bandar Lampung and research conducted for one month. Results of the study of 285 respondents, there were164 (57,6 %) who experienced postpartum haemorrhage and 121(42,4%)  did not experience postpartum haemorrhage with  194(68,1 %)anemia and183 (64,2%) risk of birth distance . After bivariate analysis, the association of anemia with postpartum hemorrhage (p = 0,0011<0,05) and relation between birth and postpartum haemorrhage (p = 0,005 <0,05) was found. Conclusion there is correlation between history anemia and birth distance with incidence of postpartum haemorrhage in RSUD. Dr.H.AbdulMoeloek Bandar Lampung In 2016, it is suggested that early detection of anemia and maternal distance can reduce the incidence of postpartum hemorrhage and rapid handling of postpartum hemorrhage in order to reduce morbidity and maternal mortality.