Abdul Madjid
Prodi Ilmu Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Inseptisol Asal Rawa Lebak yang Diinokulasi Berbagai Konsorsium Bakteri Penyumbang Unsur Hara Wuriesyliane, Wuriesyliane; Gofar, Nuni; Madjid, Abdul; Widjajanti, Hary; Putu SR, Ni Luh
Jurnal Lahan Suboptimal Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Lahan Suboptimal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.808 KB)

Abstract

The aim of this research was to study the effect of multisynergism bacterial isolates growth of rice plants as well as to obtain best composition of endophytic bacterial isolates, Azotobacter, Azospirilium and phosphate solubilizing bacteria in spurring growth of rice plants. This research was conducted in October 2012 to February 2013. This study arranged in a completely randomized design (All treatments of multiple bacterial isolates resulted in increase of soil N x P Content). The results showed that multibacterial isolates B (endophytic bacteria + Azospirillum) increased vegetative and generative growth of rice plants. Treatment G (composition of endophytic bacterial isolates, Azotobacter, Azospirilium and phosphate solubilizing bacteria) can increase rice yields. Some soil N and P content increased in response to all treatments of multiple bacterial isolates. The similar result was also observed in the N and P uptake that some multiple bacterial isolates improved N and P uptake of plants
Karakteristik Pemikiran Islam Nuruddin Ar-Raniry Madjid, Abdul
Substantia Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Substantia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the 17th century, during the time of Sultan Iskandar Thani, Muslims in Aceh had known and had contact with Sufi ideology of Wahdatul Wujuh, the belief about God, nature, human and wujudiyyah as well as other philosophical ideologies. This perception attracts the Islamic scholars, including Muslim scholars, because it offers a new ideology as opposed to that embraced by Ar-Raniry. Ar-Raniry had a lot of expertise beside Sufi such as theologians, expert in Islamic jurisprudence, scholars of hadith, historians, experts in comparative religion, and politicians. Hamzah Fansuris rational of this belief was considered as conflicting to the teachings of Islam (understood by Ar-Raniry) which eventually led to controversies among the Muslim communities. Despite the controversies continued to emerge, the understanding of the new ideology by Ar-Raniry was growing like mushrooms in the rainy season. In opposing the wujudiyyah ideology by Hamzah Fansuri that had become the belief of the people at that time, there are four specification points of his thinking, namely; God, nature, people and wujudiyyah. These four points were used as the bases by Ar-Raniry in opposing Fansuri Hamzah and his followers. Pada abad 17, pada masa Sultan Iskandar Tsani, umat Islam saat itu mengenal dan bersinggungan dengan pemikiran sufi wahdatul wujuh keyakinan  tentang Tuhan, alam, manusia, wujudiyyah dan pemahaman filsafat lainnya. Pemahaman ini menggiurkan para ulama, termasuk sarjana muslim, karena menawarkan aliran baru yang dianut oleh Ar-Raniry. Ar-Raniry memiliki banyak keahlian selain sebagai sufi, juga ahli teolog, ahli fikih, ahli hadis, sejarahwan, ahli perbandingan agama, dan politisi. Wacana rasional Hamzah Fansuri keyakinan ini dianggap bertentangan dengan ajaran Islam (yang dipahami Ar-Raniry) yang akhirnya melahirkan kontroversi di kalangan masyarakat muslim. Meskipun kontroversi terus bermunculan, namun paham aliran baru Ar-Raniry ini terus berkembang bagaikan jamur di musim hujan. Dalam menentang paham wujudiyyah Hamzah Fansuri yang sudah menjadi keyakinan bagi masyarakat pada waktu itu, ada empat poin mengenai spesifikasi dari pemikirannya, yaitu; Tuhan, alam, manusia dan wujudiyyah. Empat landasan inilah yang dijadikan pijakan Ar-Raniry dalam menentang Hamzah Fansuri dan pengikutnya.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KEJAR PAKET C PADA PKBM GUMILANG DI KELURAHAN PASIR JAYA KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR Madjid, Abdul; Gatot, Masitowati; Maulana, Ahmad
ANDRAGOGI Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : ANDRAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.79 KB)

Abstract

Prestasi belajar adalah perubahan yang terjadi pada individu setelah melakukan suatu kegiatan pembelajaran, bukan hanya perubahan dalam pengetahuan, tetapi juga perubahann dalam kecakapan, kebiasaan, sikap, pengertian, penguasaan dan penghargaan dalam diri pembelajar. Untuk meningkatkan prestasi belajar dibutuhkan kemampuan Penyesuaian diri, baik kemampuan yang merupakan bawaan atau hasil latihan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan, atau mengubah lingkungan sesuai dengan kehendak diri. Penyesuaian diri yang baik ditandai dengan sikap yang sehat terhadap fungsi tubuh, merasa diterima sebagai anggota kelompok, percaya diri dan tidak merasa rendah diri di hadapan orang banyak dan dapat memahami mengapa seseorang melakukan tindakan atau memiliki sikap tertentu terhadap orang lain atau peristiwa tertentu.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi, studi pustaka dan wawancara. Dari hasil penelitian, diperoleh simpulan sebagai berikut :1) Nilai rhitung sebesar 0,65 berada pada interval 0,60 – 0,799 menunjukan tingkat hubungan yang KUAT. Demikian pula setelah dikonsultasikan dengan nilai rtabel product moment (n-2 = 28), ? = 0,05, diperoleh rtabel = 0,361, menunjukkan rhitung > rtabel (0,65 > 0,361). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang KUAT antara kemampuan penyesuaian diri dengan prestasi belajar peserta didik Kejar Paket C pada PKBM Gumilang di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.2) Nilai thitung sebesar 4,525 dengan ? = 0,05 dan n – 2 = 28, diperoleh ttabel sebesar 2,04841, sehingga thitung > ttabel (4,525 > 2,04841). Hal ini berarti nilai thitung berada pada wilayah penolakan hipotesis Uji. Dengan demikian maka penelitian ini menolak Hipotesis uji (H0) dan menerima Hipotesis alternatif (H1) yaitu: “Terdapat Hubungan Antara Kemampuan Penyesuaian Diri Dengan Prestasi Belajar peserta didik Kejar Paket C pada PKBM Gumilang di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Kota Bogor”.3) Harga Koefisien Determinasi (KD) sebesar 42%. A mengandung arti kemampuan penyesuaian diri memberikan kontribusi sebesar 42% terhadap prestasi belajar pesertra didik Kejar paket C pada PKBM Gumilang di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor, sedangkan sisanya sebesar 58% merupakan kontribusi dari faktor-faktor lain.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAYANAN PROMOSI KESEHATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG EBONI LANTAI 3 RS PMI BOGOR TAHUN 2017 Lestari, Erlina Puji; Madjid, Abdul; Nasution, Andreanda
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.808 KB)

Abstract

Promosi kesehatan yang dilakukan oleh perawat khususnya pada pasien TB adalah untuk memutuskan rantai penularan TB, karena penularan TB dapat terjadi akibat dari perilaku pasien yang salah. Metode kualitatif dan penerapan study kasus dengan populasi perawat RS PMI Bogor dan perawat Ruang Eboni sebagai sampel penelitiannya, dilakukan dalam proses pencarian data.Wawancara mendalam dilaakukan untuk memperoleh data dan dilakukan triangulasi data serta analisa data. Hal terpentng yang harus diperhatikan oleh perawat dalam pelayanan Promosi Kesehatan, antara lain: Pengetahuan, sikap terhadap pasien dengan TB, waktu edukasi, cara komunikasi, media promosi dan cara memodifikasi lingkungan. Peningkatan pengetahuan pasien melalui promosi kesehatan oleh perawat diharapkan dapat memutuskan rantai penularan TB.
Batasan Kewenangan Penyidik Anak Terkait Pelaksanaan Diversi dalam Proses Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Anak Endriyanti, Megah Novita; Aprilianda, Nurini; Madjid, Abdul
Jurnal Cakrawala Hukum Vol 9, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to analyze the limits of the authority of the child investigator related to the implementation of diversion in the process of resolving cases of child crimes. To answer the purpose of this paper, normative legal research is used, using the legal approach and case. The results of the study indicate that child investigators in solving cases of child crimes can apply discretion related to the implementation of diversion. The authority limit for discretion of child investigators, namely the reason for implementing diversion that does not fulfill the implementation requirements in the SPPA Law, must be logical and reasonable, not for serious crimes such as criminal acts against the body and life, and not repetitive crimes. In the case of theft with weights, the results of which have been determined by the Chairperson of the Pasuruan City District Court, discretion is taken by the police with various considerations. One of them is because the perpetrators and the victims agreed that the case would be settled in a family manner because the perpetrator still had a brotherly relationship with the victim. Therefore, with several agreements the victims decided to settle the case outside the court process, namely diversion. DOI: https://doi.org/10.26905/idjch.v9i2.2259
EVALUASI PROGRAM TB PARU DI PUSKESMAS BELONG KOTA BOGOR TAHUN 2018 Chotimah, Indira; Oktaviani, Sari; Madjid, Abdul
PROMOTOR Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan 2030, WHO menargetkan untuk menurunkan kematian akibat Tuberkulosis sebesar 90% dan menurunkan insidens sebesar 80% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun 2014. Di Puskesmas Belong pada Tahun 2017 angka keberhasilan program TB Paru yaitu 55,56% dari target 90% yang telah di tentukan oleh Kementerian Kesehatan RepublikIndonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan informasi seacara mendalam mengenai Input, proses dan output pada program TB Paru di Puskesmas Belong Kota Bogor tahun 2018. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif , informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 orang yaitu Penanggung jawab program TB Puskesmas Belong, petugas TB Puskesmas Belong, KepalaTU dan petugas Laboratorium. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar checklist observasi dan daftar checklist telaah dokumen. Hasil penelitian yang didapat dari komponen input dalam program TB Paru sudah optimal. Hasil dari komponen proses di Puskesmas Belong Kota Bogor belum Optimal. Penemuan kasus dan diagnosa penderita dilakukansecara aktif dan pasif, akan tetapi pasien ada yang sulit untuk mengeluarkan dahak. Pengobatanpenderita TB Paru sudah sesuai dengan pedoman TB Paru. Cross check di Puskesmas Belong tidaktersedia karena Puskesmas Belong adalah Puskesmas Satelit jadi, tidak bisa melakukan cross check.Sedangkan output dalam program TB Paru di Puskesmas Belong Kota Bogor dalam angkapenemuan sudah mencapai target sedangkan angka konversi dan angka kesembuhan belummencapai target yang ditentukan. Erorr Rate di Puskesmas Belong tidak ada karena yang melakukanerorr rate hanyadi puskesmas rujukan. Dalam upaya meningkatkan keberhasilan program Tb Paru diPuskesmas Belong Kota Bogor maka diperlukan perbaikan yaitu dengan dilakukan analisis manfaatdan ketepatan biaya agar diketahui anggaran program TB Paru yang dibutuhkan untuk mencapaitarget program. Pasien yang mangkir dari pengobatan harus dibuat perencanaan agar pasien tersebuttidak mangkir dari pengobatan dan menyelesaikan pengobatannya.
Pengaruh Penggunaan Beberapa Stimulansia Terhadap Produksi Berberapa Klon Karet (Hevea brasilliensis Muell Arg.) Renitasari, Eka; Fatimah, Titien; Madjid, Abdul
Agriprima, Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 3, No 1 (2019): MARET
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.886 KB)

Abstract

Salah satu penunjang produksi tanaman karet dalam menghasilkan getah lateks adalah pengaplikasian stimulansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara klon karet dengan stimulansia terhadap produksi tanaman karet. Penelitian ini dilakukan di PTP N XII Kebun renteng Ajung Kabupaten Jember pada 26 desember 2017 – 15 Januari 2018. Penelitian ini mengguunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah faktor klon menggunakan 4 taraf yaitu, taraf K1 (PB 260), K2 (GT 1), K3 (RRIC 100), K4 (BPM 24). Faktor kedua adalah stimulansia dengan 3 taraf yaitu, S1 (Amcotrel 10 PA), S2 (karet full), S3 (non stimulansia). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi yang baik ditunjukkan oleh kombinasi perlakuan antara klon RRIC 100 dengan stimulansia karet full dan kombinasi perlakuan GT 1 dengan stimulansia amcotrel 10 PA. Namun, hasil produksi getah lateks menunjukkan bahwa perlakuan kontrol lebih tinggi dari semua perlakuan stimulansia.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD), EKSPOSITORI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS Herlina, Rina; Yanuardi, Yanuardi; Madjid, Abdul
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.984 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji: (1) perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran STAD dan strategi pembelajaran ekspositori dalam mata pelajaran bahasa Inggris. (2) ada tidaknya pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar bahasa Inggris. (3) perbedaan hasil belajar siswa dengan kemandirian belajar tinggi yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran STAD dan strategi ekspositori dalam mata pelajaran bahasa Inggris. (4) perbedaan hasil belajar siswa dengan kemandirian rendah yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran STAD dan strategi ekspositori dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran STAD lebih tinggi dibandingkan menggunakan strategi ekspositori dengan selisih rata – rata 1,61. (2) terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris. (3) hasil belajar siswa dengan kemandirian tinggi yang belajar menggunakan strategi pembelajaran STAD lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan strategi ekspositori dengan selisih rata – rata 5,22. (4) hasil belajar siswa dengan kemandirian rendah yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran STAD lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan strategi ekspositori dengan selisih rata – rata 2,00
Implikasi Yuridis Penetapan Hakim Berkaitan Diversi yang Melanggar Ketentuan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak Endriyanti, Megah Novita; Aprilianda, Nurini; Madjid, Abdul
Jurnal Cakrawala Hukum Vol 10, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This diversion is the process of resolving cases of violations of law that occur, namely by bringing together the victims and their families and the perpetrators as well as their families to sit together to discuss the settlement of cases in a family manner. Legislation on the juvenile justice system. To answer the purpose of the paper, normative legal research is used, using a legal approach used to examine the Child Criminal Justice System Act, while the case approach uses the determination of judges in the case of Children. The results of the study indicate that the juridical implication of the judges’ determination regarding diversion which violates the provisions of the law on juvenile criminal justice systems is that they can be canceled, which can still be carried out as long as no party submits a cancellation. This diversion effort is a manifestation of restorative justice which aims to avoid children from the judicial process. So when the diversion is successfully carried out and an agreement arises, it means that the goal of restorative justice has been achieved.DOI: https://doi.org/10.26905/idjch.v10i1.2947.