- Lukman
Fakultas Farmasi, Universitas Hasanuddin

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

EFFECT OF AN ISOLATED ACTIVE COMPOUND (BVI03) OF Boehmeria virgata (FORST) GUILL LEAF ON ANTIPROLIFERATION IN HUMAN CANCER CERVIX HeLa CELLS THROUGH ACTIVATION OF CASPASE 3 AND p53 PROTEIN Manggau, Marianti A.; Lukman, -; Rusdi, Muhammad; Hatta, Mochammad; Rahman, Latifah; Subehan, -
MAJALAH FARMASI DAN FARMAKOLOGI Vol 16, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, we found that BVI03 an alkaloid compound isolated from B. virgate induced antiproliferation against the human cervix carcinoma cell line HeLa. A MTT assay indicated that BVI03 had a strong tumor inhibition ratio (IC50 = 0.126 mg/L), which was superior to that of tamoxifen (IC50 = 2.88 mg/L). This study also investigated the mechanism of antiproliferation induced by BVI03. Enzymatic activity using a colorimetric assay kit was performed to determine work mechanism of BVI03.  Our data indicate that p53 and caspase-3 are involved in the process of BVI03-induced antiproliferative in HeLa cell compare with untreated HeLa cells.
TOKSISITAS AKUT “TEA BAG” PALIASA (Kleinhovia hospita Linn.) PADA MENCIT (Mus musculus) GALUR Bal/C SEBAGAI PROTOTIPE SEDIAAN FITOFARMAKA Tayeb, Rosany; Wahyudin, Elly; Alam, Gemini; Usmar, -; Lukman, -
MAJALAH FARMASI DAN FARMAKOLOGI Vol 16, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan alam, baik sebagai obat maupun tujuan lain cenderung meningkat, terlebih dengan adanya slogan back to nature. Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.) merupakan tanaman obat yang potensial untuk dikembangkan sebagai fitofarmaka Indonesia yang telah dibuat sediaan “Tea Bag”. Agar diketahui batas keamanannya maka perlu dilakukan uji toksisitas akut.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan LD50 “Tea Bag” paliasa serta mengkaji kondisi histopatologi hati, ginjal, jantung dan lambung setelah pengujian. Mencit galur Bal/C sebanyak 70 ekor dibagi menjadi 7 kelompok. Tiap kelompok 10 ekor terdiri atas 5 jantan dan 5 betina. Kelompok I diberi dosis 179 mg/kg BB, kelompok II diberi dosis 358 mg/kg BB, kelompok III diberi dosis 537 mg/kg BB, kelompok IV diberi dosis 716 mg/kg BB, kelompok V diberi dosis 895 mg/kg BB, kelompok VI 1074 mg/kg BB dan kelompok VII diberi aquades (kontrol negatif). Semua mencit diamati ada tidaknya kematian pada 24 jam pertama serta munculnya perubahan otonom gejala toksik yang diamati meliputi penurunan aktifitas gerak, peningkatan laju pernafasan, kejang, urinasi, diare, salivasi dan kelumpuhan yang diamati selama 14 hari dan diakhir penelitian dilakukan pengamatan histopatologi organ hati, ginjal, jantung dan lambung. Pada pengamatan 24 jam pertama tidak ditemukan kematian dan perubahan efek otonom pada hewan uji mencit. Berdasarkan pemeriksaan hasil histopatologis tidak ada kelainan patologis pada semua pemeriksaan hati, ginjal, jantung dan lambung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa “Tea Bag” paliasa aman untuk dikonsumsi hingga 1074 mg/kg BB atau setara dengan 6x dosis.
PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG RUMAH SAKIT JEUMPA PONTIANAK Lukman, -; Lingga, Andry Alim; Supriyadi, Asep
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.593 KB)

Abstract

Makalah berisikan perencanaan struktur beton bertulang Rumah Sakit Jeumpa Pontianak. Perencanaan rumah sakit direncanakan sesuai dengan Minimun Design Load for Building and Other Structures. Analisa beban mati meliputi berat sendiri struktur serta komponen-komponen tetap seperti beban dinding, beban plesteran lantai, beban plafond, beban mekanikal elektrikal dan lainnya. Beban hidup ditentukan berdasarkan kegunaan bangunan yang diatur dalam Minimun Design Load for Building and Other Structures. Beban gempa ditentukan berdasarkan faktor pada peta zonasi gempa, tinggi bangunan, bentuk bangunan, pemanfaatan dan lainnya yang diatur dalam Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, SNI 1726-2012. Beban didistribusikan ke struktur bangunan utama dan dianalisa dengan bantuan program SAP2000. Hasil desain struktur berupa dimensi serta penulangan elemen-elemen struktur utama yang efektif. Struktur tangga dan struktur ramp dihitung terpisah dari struktur utama. Pondasi dianggap kaku sempurna sehingga dimodelkan sebagai jepit. Analisis struktur meliputi pelat, balok, kolom, dan pondasi. Dari hasil perhitungan diperoleh jumlah titik minipile pada tiap pondasi, dimensi pelat lantai, balok, dan kolom pada struktur. Dengan kata lain, gedung rumah sakit Jeumpa Pontianak berlantai 9 berlokasi dijalan Sultan Abdurrahman kota Pontianak sudah direncanakan dengan peraturan struktur beton bertulang yaitu SNI-03-2847-2013 dan peraturan gempa yang berlaku yaitu SNI 1726-2012.Kata kunci: perhitungan struktur, beton bertulang, struktur tahan gempa, pelat, balok, kolom, pondasi.