Lina Listiana
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN BERPIKIR DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE GI (GROUP INVESTIGATION) DAN TTW (THINK, TALK, WRITE) Listiana, Lina
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.277 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad 21 ini, menuntut reformasi pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, mampu bersaing dan memiliki kemampuan  intelektual seperti kemampuan berpikir tinggi. Keterampilan berpikir menjadi sangat penting untuk dikembangkan dalam pendidikan kita. Upaya meningkatkan keterampilan berpikir siswa dalam proses pembelajaran masih jauh dari harapan, hal ini antara lain disebabkan kurangnya pemahaman para guru tentang hakekat keterampilan berpikir sehingga guru tidak termotivasi untuk merancang dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang dapat memberdayakan keterampilan berpikir siswa. Salah satu alternative strategi atau model pembelajaran yang mempromosikan keterampilan berpikir siswa yaitu dengan penerapan model kooperatif tipe Group Investigatiaon  (GI) dan Think Talk Write  (TTW) dalam pembelajaran biologi. Kedua strategi ini memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga dapat saling melengkapi dalam aplikasinya. Pembelajaran biologi yang kontekstual menuntut siswa untuk terampil dalam mengobservasi fenomena, mendeskripsikan, menganalisis, mensintesis, mampu memecahkan masalah, dengan kemampuan berpikir  kritis  dan kreatif sehingga sampai pada membuat keputusan sebagai solusi masalah dalam kehidupan nyata. Kata kunci: Pembelajaran Biologi, Keterampilan Berpikir, Group Investigation, Think Talk Write.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR SISWA Puspitasari, Dewi Heri; Listiana, Lina; Daesusi, Ruspeni
PEDAGO BIOLOGI Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejauh ini guru belum pernah melatihkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa, mendiskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, dan mendiskripsikan respon siswa terhadap model PBL. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, desain penelitian One Shot case Study. Prosedur penelitian dilaksanakan 2 siklus yang terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-4 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tes tulis dan angket. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kesimpulan penelitian ini adalah model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa SMA Muhammadiyah 1 Surabaya, yaitu secara individu ditunjukkan pada siklus I siswa yang memiliki kategori SK sebesar 2 siswa dan pada siklus II menjadi 16 siswa, sedangkan secara klasikal pada siklus I 22% dan pada siklus II sebesar 83%. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal sebesar 12.90% pada siklus I dan pada siklus II sebesar 93.54%. Keterlaksanaan model PBL skor rata-rata keseluruhan pada siklus I sebesar 2,45 dan pada siklus II sebesar 3,73. Respon positif siswa terhadap model PBL rata-rata positif dan 100% siswa merasa dapat mengasah kemampuan berpikir kreatif.
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP, KEMAMPUAN MERANCANG SKENARIO PEMBELAJARAN BIOLOGI DAN KOMUNIKASI MAHASISWA MELALUI PEMODELAN PADA PERKULIAHAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR Gayatri, Yuni; Fiqriyati, Amiq; Rahmayati, Kamaliyah; Listiana, Lina
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pemodelan dalam perkuliahan strategi belajar mengajar untuk meningkatkan penguasaan konsep, kemampuan merancang skenario pembelajaran biologi dan komunikasi mahasiswa. Subyek penelitianadalah mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMSurabaya angkatan tahun 2013 pada semester 3 tahun akademik 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan prosedur Lesson Study Cycle (Plan, Do, See) sebanyak 4 siklus. Instrumenyang digunakan adalah lembar tes tulis untuk penguasaan konsep model-model pembelajaran, lembar penilaian produk untuk kemampuan merancang skenario pembelajaran biologi dan lembar observasi untuk menilai kemampuan komunikasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa:1). Rancangan pembelajaran yangdihasilkan memuat kegiatan inti yang terdiri dari (a) tahap eksplorasi merupakan pemodelan suatu model pembelajaran tertentu yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa bertindak sebagai siswa dan sekaligus sebagai pengamat (observer). Pemodelan ini menggunakanRPP dan LKS pemodelan; (b). Tahap elaborasi di mana mahasiswa secara berkelompok berdiskusi untuk mengerjakan LKM berdasarkan hasil pengamatan mereka; (c). Pada tahap konfirmasi, dosen membimbing mahasiswa mengerjakan LKM dan melakukan diskusikelompok serta memberi umpan balik. Penggunaan pemodelan dapat meningkatkan:1). Penguasan konsep model-model pembelajaran pada mahasiswa mencapai nilai rata-rata 80,3; 2). Kemampuan mahasiswa dalam merancang skenario pembelajaran biologi, secara kelompok mencapai nilai rata-rata 82,62, sedangkan secara individu mencapai 89,15; 3). Kemampuan komunikasi mahasiswa dalam menyampaikan hasil pengamatan dan hasil rancangan dalam diskusi kelompok/kelas, serta kemampuan mahasiswa memberikan tanggapan/jawaban pertanyaan termasuk kategori baik.
Contributions Of Metacognitive Skills Toward Students’ Cognitive Abilities Of Biology Through The Implementation Of GITTW (Group Investigation Combined With Think Talk Write) Strategy Listiana, Lina; Susilo, Herawati; Suwono, Hadi; Suarsini, Endang
Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education Vol 1, No 1 (2016): Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.399 KB)

Abstract

Metacognitive skill is an important aspect that must be developed and empowered in learning activities because it helps the development of thinking skills as well as its implications on students’ cognitive abilities. Therefore, the learning process should be designed to empowered metacognitive skills. This is a correlational study which aims to find (1) the relationship of metacognitive skills with cognitive abilities of Biology, and (2) the contribution of metacognitive skills on cognitive abilities of Biology on the application of the GI, TTW and GITTW strategies. The population of this study is Muhammadiyah high school students of grade 10th at Surabaya in the 1st academic year 2014/2015 in the science major. Samples were students of grade 10th which consists of six classes determined by random sampling. Data had been collected by conducting pre-test and posttest during the learning process for one semester. Learning instruments used in this study are syllabus, lesson plan (RPP), and students’ worksheet (LKS). All learning devices are using GI, TTW and GITTW strategies. The forms of instruments used are an essay test and cognitive skills rubrics. Metacognitive skills had been measured by metacognitive rubric integrated with cognitive ability test. Data was analysed by correlation and regression techniques. The results of the study showed that there were a significant correlation between metacognitive skills with cognitive abilities of Biology in GI strategy with a correlation coefficient (r) of 0.906, the TTW strategies correlation coefficient (r) of 0.951 and the strategies GITTW correlation coefficient (r) of 0.881. Metacognitive skill level of contribution to the cognitive abilities of Biology at GI strategy is 82%, the TTW strategy is 90.5%, and the GITTW strategy is 77.7%.
PENGARUH FILTRAT ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) PADA MEDIA AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea reptans, Poir) DENGAN MEDIA HIDROPONIK WICK SYSTEM DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA INFORMASI BAGI PENDIDIKAN KE MASYARAKAT Widodo, Adi; Suharti, Peni; Listiana, Lina
PEDAGO BIOLOGI Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study to see the effect of the provision aims to filtrate the water hyacinth (Eichornia crassipes) on media AB MIX on the height of plant growth, fresh weight and number of leaves of the plant with Wick Hydroponic System. Treatments ie, control by using AB MIX with 0% filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX plus 25% of the filtrate water hyacinth, AB MIX plus 50% filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX plus 75 % filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX plus 100% filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) and the filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) 100% without AB MIX. The parameters observed plant height, fresh weight and number of leaves of the plant water spinach (Ipomoea reptans, Poir). Plant height and number of leaves are highest in treatment AB MIX written filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) with a concentration of 100% with an average of 21.275 high and the average number of leaves 10. As for the wet weight of kale plants by the filtrate water hyacinth ( Eichornia crassipes) with a concentration of 100% with no nutritional AB MIX provides the greatest impact with the average reaching 1.1325. Based on these results it could be concluded that the filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) had an effect as plant growth regulators naturally on media AB MIX on the growth of high, wet weight and number of leaves of the plant water spinach (Ipomoea reptans. P) with a wick hydroponic system.Keywords: Water Hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX, water spinach (Ipomoea reptans, Poir), Hydroponics
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU DENGAN SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR SISWA Hikmah, Mabrotul; Listiana, Lina; Suharti, Peni
PEDAGO BIOLOGI Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teachers must have academic qualifications and competence as a learning agent. Academic qualification meant is the minimum educational level to be met by an educator. Competency as learning agents in elementary and high educations includes four competencies, namely pedagogical competence, personal competence, and professional competence and social competence. This research aims to determine the relationship between students’ perception about teachers’ competence with social attitudes and students’ learning outcomes. This research used descriptive analysis and correlation methods in which these methods are supported by data collection techniques include questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis technique used in this research is product moment technique. Based on the data processing result obtained that the next step was classified and produced so that the final data produced Rxy as follows: on Muhammadiyah 1 Senior High School Surabaya, it has obtained the results of students perceptions teachers’ competence with social attitudes and students’ learning outcomes Ro of 0.99 and 0.81 whereas in Muhammadiyah 7 Senior High School Surabaya in consecutive obtained Ro of 0.40 and 0.75. Both of these data showed a positive correlation between student perceptions teachers’ competence with social attitudes and students’ learning outcomes. Thus, it can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected, it does show that student perceptions teachers’ competence relating to social attitudes and students’ learning outcomes.Keyword: learning outcomes, student perceptions, teacher competence, social attitudes.