Lilies Lilies
Unknown Affiliation

Published : 19 Documents
Articles

Found 19 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Tentang Makhluk Hidup Dan Lingkungan Dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) di Kelas IV SDN Mekar

Jurnal Kreatif Online Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah model pembelajaran PBI dapat meningkatkan hasil belajar Siswa pada mata pelajaran IPA Kelas IV di SDN Mekar” Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Mekar melalui penerapan PBI Problem Based Intruction.Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang berisi alur penelitian yang bersiklus meliputi empat tahapan, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, tes hasil belajar, observasi, dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan guru mengalami peningkatan yang cukup berarti dari siklus I ke siklus II. Hasil tes formatif tindakan siklus I diperoleh persentase daya serap klasikal 68,2% dan ketuntasan klasikal 64,3%. Pada siklus II diperoleh daya serap klasikal 79,6% dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 92,8 %. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPA mengalami peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PBI dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelsa IV SDN Mekar.

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Lariang Melalui Metode Demonstrasi

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN Lariang. Alternatif pemecahan masalah adalah menerapkan metode demonstrasi. Penelitian ini dilakukan bersiklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Lariang berjumlah 27 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa dan guru (observasi), tes hasil tindakan, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan guru  mengalami peningkatan yang cukup berarti dari siklus I ke siklus II. Tes hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 62,96% dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan pada ketuntasan  belajar yaitu 92,59%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar -29,63%. Hasil daya serap klasikal pada siklus I adalah 64,69% dan siklus II daya serap klasikal adalah 74,76%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA dari siklus I ke siklus II sebesar -10,07%. Hasil wawancara dari siklus I ke siklus II menunjukkan bahwa siswa senang dengan pembelajaran menggunakan metode demonstrasi yang diterapkan guru. Berdasarkan indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi yang diterapkan dalam pembelajaran IPA siswa dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV SDN Lariang. Kata kunci: Hasil Belajar, IPA, Metode Demonstrasi

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 1 KAMONJI

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA melalui Metode Pembelajaran Kontekstual di Kelas IV SDN 1 Kamonji. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa dan guru serta analisis hasil belajar siswa dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode Pembelajaran Kontekstual dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN 1 Kamonji. Hal ini ditunjukkan dengan hasil Pra tindakan; ketuntasan klasikal mencapai 50% dan daya serap klasikal 58,48%. Hasil tindakan siklus I; ketuntasan klasikal mencapai 73,91% dan daya serap klasikal mencapai 67,39% Hasil tindakan siklus II; ketuntasan klasikal mencapai 86,95%% dan daya serap klasikal mencapai 82,60%.  Berdasarkan hasil di atas, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah dari hasil analisis data pada penelitian ini diperoleh bahwa penerapan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SDN 1 Kamonji.   Kata Kunci :  Hasil Belajar,  Metode Pembelajaran Kontekstual

Meningkatkan Prestasi Belajar IPA melalui Penggunaan Media Gambar pada Kelas IV SDN Majene

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian yang dilakukan di SDN Majene. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN Majene yang berjumlah 35 orang dengan  menggunaan media gambar. Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar IPA siswa pada siswa kelas IV SDN Majene. Alternatif pemecahan masalah adalah dengan menerapkan media gambar. Penelitian ini dilakukan bersiklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Majene berjumlah 35 orang yang terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 17 orang siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa dan guru (observasi), tes hasil tindakan, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan guru  mengalami peningkatan yang cukup berarti dari siklus I ke siklus II. Tes hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 62,85% dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan pada ketuntasan  belajar yaitu 97,14%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar -34,29%. Hasil daya serap klasikal pada siklus I adalah 64,85% dan siklus II daya serap klasikal adalah 73%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran sains dari siklus I ke siklus II sebesar -8,15%. Hasil observasi siswa pada siklus I  dan siklus II terjadi peningkatan. Berdasarkan indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan media gambar dapat meningkatkan prestasi belajar IPA khususnya kelas IV SDN Majene. Kata kunci: Prestasi Belajar, Media Gambar

Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Pendekatan Kontekstual (CTL) Pada Perubahan Sifat Benda Siswa Kelas V SDN 3 Ogotua

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 10 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam Penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa Kelas V SDN 3 Ogotua. Hal ini di sebabkan penggunaan pendekatan pembelajaran yang kurang membangkitkan kreatifitas belajar siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 3 Ogotua melalui pendekatan kontekstual. Rancangan penelitian ini mengikuti model Kemmis oleh MC Tanggart yang dilaksanakan 2 siklus yang masing-masing terdiri dari 4 tahap yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Penelitian ini di laksanakan di kelas V SDN 3 Ogotua dengan jumlah 30 orang siswa. Pengumpulan data di lakukan dengan pemberian tes akhir tindakan dan lembar observasi aktifitas guru dan siswa pada setiap siklus. Pengelolahan data dilakukan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perolehan yaitu tes awal dengan skor daya serap individu 59,33% dan ketuntasan klasikal 23,33% siklus 1 skor daya serap individu 66% dan ketuntasan klasikal 76,66%, siklus 2 skor daya serap individu 85,3% dan ketuntsan klasikal 90%. Peningkatan daya serap individu dan ketuntasan belajar klasikal membuktikan bahwa pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 3 Ogotua. Kata kunci: Hasil Belajar IPA, Pendekatan Kontektual (CTL).

Meningkatkan Hasil Belajar IPA Tentang Konsep Energi melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Head Together) di Kelas IV SD Inpres Llimori

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan di SD Inpres Lilimori. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang konsep energi melalui model pembelajaran kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) di Kelas IV SD Inpres Lilimori. Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa tentang konsep energi pada siswa kelas IV SD Inpres Lilimori. Alternatif pemecahan masalah adalah menerapkan metode Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini dilakukan bersiklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Inpres Lilimori berjumlah 27 orang yang terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa dan guru (observasi), tes hasil tindakan, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan guru  mengalami peningkatan yang cukup berarti dari siklus I ke siklus II. Tes hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 62,96% dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan pada ketuntasan  belajar yaitu 92,59%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar -29,63%. Hasil daya serap klasikal pada siklus I adalah 64,69% dan siklus II daya serap klasikal adalah 74,76%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA dari siklus I ke siklus II sebesar -10,07%. Hasil wawancara dari siklus I ke siklus II menunjukkan bahwa siswa senang dengan pembelajaran menggunakan pendekatan Numbered Head Together (NHT). yang diterapkan guru. Berdasarkan indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Numbered Head Together (NHT) yang diterapkan dalam pembelajaran IPA tentang konsep energi dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV SD Inpres Lilimori. Kata kunci: Hasil Belajar, Konsep Energi, Metode Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT).

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Lariang Melalui Metode Demonstrasi

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN Lariang. Alternatif pemecahan masalah adalah menerapkan metode demonstrasi. Penelitian ini dilakukan bersiklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Lariang berjumlah 27 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa dan guru (observasi), tes hasil tindakan, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan guru  mengalami peningkatan yang cukup berarti dari siklus I ke siklus II. Tes hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 62,96% dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan pada ketuntasan  belajar yaitu 92,59%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar -29,63%. Hasil daya serap klasikal pada siklus I adalah 64,69% dan siklus II daya serap klasikal adalah 74,76%, hal ini menunjukkan persentase peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA dari siklus I ke siklus II sebesar -10,07%. Hasil wawancara dari siklus I ke siklus II menunjukkan bahwa siswa senang dengan pembelajaran menggunakan metode demonstrasi yang diterapkan guru. Berdasarkan indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi yang diterapkan dalam pembelajaran IPA siswa dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV SDN Lariang. Kata kunci: Hasil Belajar, IPA, Metode Demonstrasi

Penerapan Model Pembelajaran Paikem Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Di Kelas V SDN 3 Tompoh

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 10 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 3 Tompoh. Masalah yang diselidiki adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Alternatif  pemecahan masalah adalah menerapkan metode pembelajaran PAIKEM. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 3 Tompoh dengan jumlah siswa 26 siswa. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data  kualitatif  adalah data yang diperoleh dari guru dan siswa berupa data hasil observasi aktivitas dalam kegiatan belajar mengajar. Sedangkan data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I aktivitas siswa sebesar 68,42% dan aktivitas guru 78,29% meningkat pada tindakan siklis II aktivitas siswa sebesar 90,79% dan aktivitas guru 94,08%. Untuk hasil belajarnya terjadi peningkatan seiring dengan diterapkannya tindakan pembelajaran PAIKEM dari siklus I menuju siklus  II. Hasil belajar siklus I ketuntasan belajar klasikal yakni 69,23% dan daya serap klasikal 69,61% dengan jumlah yang tuntas sebanyak 19 orang dan yang belum tuntas sebanyak 7 orang. Pada siklus II  mengalami peningkatan keberhasilan dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 92,31% dan daya serap klasikal mencapai 85,96 %  dengan rincian 24 orang  yang tuntas dan 2 orang yang belum tuntas. Berdasarksan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran PAIKEM dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran PAIKEM

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Perubahan Makhluk Hidup Melalui Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses di Kelas III SDN 2 Salumbone

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 10 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.628 KB)

Abstract

ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana cara meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perubahan pada mahluk hidup di kelas III SDN 2 Salumbone. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan keterampilan proses. Untuk menjawab permasalahan di atas, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: 1) perencanaan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan  di kelas III SDN 2 Salumbone tahun ajaran 2014/2015. Adapun subjek penelitian berjumlah 17 siswa yang terdiri dari 10 laki-laki dan 7 perempuan. Data penelitian dikumpulkan melalui tes hasil belajar siswa dan pengamatan terhadap aktivitas siswa. Pada siklus I diperoleh 9 siswa mencapai KBK (52,94%), aktivitas siswa 55% dan aktivitas guru 75%. Pada siklus II mengalami peningkatan, jumlah siswa mencapai KBK 16 orang (94,12%), aktivitas siswa  86,11% dan aktivitas guru 81,82%.  Terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 41,18% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 2 Salumbone pada materi perubahan pada mahluk hidup. Kata Kunci :  Hasil Belajar, Pendekatan keterampilan proses, perubahan makhluk hidup.

Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Melalui Pembelajaran Langsung Pada Siswa Kelas IV SDN Batuoge

Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.528 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN Batuoge dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat tahapan yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan atau observasi, (4) refleksi. Keempat tahapan ini dilaksanakan secara sinergis dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 64% dan nilai rata-rata dan nilai rata-rata hasil belajar siswa 71,17.Hasil observasi aktivitas guru sebesar 40% dan observasi aktivitas siswa pertemuan pertama sebesar 59,37%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 88% dan nilai rata-rata hasil belajar siswa 78,38%. Hasil observasi aktivitas guru pertemuan pertama sebesar 60%, pertemuan kedua sebesar 62,5% dan observasi aktivitas siswa pertemuan pertama sebesar 59,3%, pertemuan kedua sebesar 87,5%. Hal ini menunjukkan bahwa pemelajaran pada siklus II telah memenuh indicator keberhasilan yang telah ditetapkan dengan nilai rata-rata hasil belajar minimal 70 dan ketuntasan klasikal sudah mencapai indicator keberhasilan minimal 80%. Kata kunci: Model, pembelajaran langsung, observasi, refleksi, klasikal.